<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961</id><updated>2012-01-04T22:25:17.857-08:00</updated><category term='Akuntansi'/><category term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category term='Pendidikan Olahraga'/><category term='Sosiologi'/><category term='Pendidikan Seni'/><category term='Informatika dan Komputer'/><category term='Peternakan'/><category term='Ekonomi Pembangunan'/><category term='Pendidikan Akuntansi'/><category term='Pendidikan Fisika'/><category term='Ilmu Kesehatan'/><category term='Hukum'/><category term='Pendidikan Agama Islam'/><category term='Pendidikan Bahasa Jawa'/><category term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><category term='Pendidikan'/><category term='Keperawatan'/><category term='Pendidikan Matematika'/><category term='Pemasaran'/><category term='Keuangan'/><category term='Komunikasi'/><category term='Teknik Mesin'/><category term='MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><category term='Teknik Elektro'/><category term='Pendidikan Geografi'/><category term='Administrasi Publik'/><category term='Psikologi'/><category term='Bimbingan dan Konseling'/><category term='Perpajakan'/><category term='Administrasi Bisnis'/><category term='Ilmu Sosial'/><category term='Pemerintahan'/><category term='Agama Islam'/><category term='Teknik Industri'/><category term='Teknik Telekomunikasi'/><category term='Administrasi Niaga'/><category term='Teknologi Pendidikan'/><category term='Kedokteran'/><category term='Administrasi Negara'/><category term='Pendidikan Biologi'/><category term='Syariah'/><category term='Pendidikan Luar Sekolah'/><category term='Sistem Informasi'/><title type='text'>Kumpulan Skripsi Lengkap</title><subtitle type='html'>Judul Skripsi Lengkap, Contoh Skripsi, Download Skripsi, daftar judul skripsi, koleksi skripsi, skripsi gratis, judul skripsi, semua jurusan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>327</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6096133828593397156</id><published>2011-07-23T03:25:00.000-07:00</published><updated>2011-07-23T03:29:12.169-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Pelaksanaan Pemindahtanganan Izin Pemilik Kios Berdasarkan Pasal 14 Peraturan Daerah Nomor 7 Thn 2006 Ttg Retribusi Pasar Di Pasar Manonjaya (HK-23)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang&lt;br /&gt;Untuk mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara, pemerintah mengeluarkan berbagai peraturan yang  diundangkan secara benar dan berdasarkan prosedur yang syah, “dimana Undang-undang merupakan suatu keputusan pemerintah yang menetapkan peraturan-peraturan pemerintah yang mengikat secara umum”1.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dibentuknya suatu peraturan perundang-undangan adalah untuk menciptakan tata tertib masyarakat dan melindungi manusia beserta kepentingannya dan mengatur tingkah laku manusia dan diberi sanksi setiap pelanggarnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, diatur dalam Undang-Undang No.22 tahun 1999 dirubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, yang telah dirubah dengan Undang-Undang No 12 tahun 2008  tentang pemerintahan daerah, bahwa setiap daerah diberikan hak dan kewajiban untuk menyelenggarakan Otonomi Daerah yang mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya sesuai dengan asas otonomi yang diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dari suatu daerah dalam sistem negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan pembangunan pemerintahan dan untuk mendukung penyelenggaraan otonomi Daerah, salah satu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah adalah pajak daerah dan retribusi daerah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 yang telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan asli daerah berupa Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diharapkan dapat dijadikan salah satu sumber pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, untuk memantapkan Otonomi Daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, pemerintah menempatkan jenis-jenis pajak dan retribusi daerah yang dapat dipungut daerah terdiri dari :&lt;br /&gt;1. Jenis-jenis pajak provinsi terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Pajak kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air&lt;br /&gt;b. Bea balik nama kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air&lt;br /&gt;c. Pajak bahan bakar kendaraan bermotor&lt;br /&gt;d. Pajak pengambilan dan pemanfaatan air di bawah tanah dan air permukaan&lt;br /&gt;2. Jenis-jenis pajak Kabupaten atau kota terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Pajak Hotel&lt;br /&gt;b. Pajak Restoran&lt;br /&gt;c. Pajak Hiburan&lt;br /&gt;d. Pajak Reklame&lt;br /&gt;e. Pajak Penerangan Jalan&lt;br /&gt;f. Pajak Pengambilan Bahan Galian&lt;br /&gt;g. Pajak Parkir&lt;br /&gt;3. Jenis-jenis retribusi daerah terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Retribusi jasa umum&lt;br /&gt;b. Retribusi jasa usaha&lt;br /&gt;c. Retribusi perijinan tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar pemungutan pajak dan retribusi tidak menimbulkan hambatan atau perlawanan, maka pemungutan pajak harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Pemungutan pajak harus adil&lt;br /&gt;2. Pemungutan pajak harus sesuai dengan UU di Indonesia di atur dalam UUD 1945 pasal 23 ayat (2) hal ini memberikan putusan hukum untuk menyatakan keadilan baik negara maupun warganya&lt;br /&gt;3. Tidak mengganggu perekonomian&lt;br /&gt;4. Pemungutan pajak harus efisien&lt;br /&gt;5. Sistem pemungutan pajak harus sederhana 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Retribusi merupakan pungutan sebagai pembayaran atas pemakaian atau karena memperoleh jasa pekerjaan, usaha atau fasilitas pemerintah bagi yang berkepentingan atau karena jasa yang diberikan oleh pemerintah berdasarkan peraturan umum telah di buat pemerintah, dalam hal ini salah satunya adalah retribusi pasar yang merupakan pungutan dari fasilitas atas luas atau sarana lain dari pasar seperti wc, lahan parkir, dan meja-meja pedagang kaki lima. Para pengguna fasilitas tersebut, hendaklah memperhatikan dan sadar akan kewajibannya membayar retribusi karena sangat diperlukan untuk menunjang pembangunan daerah umumnya, khususnya pasar itu sendiri.&lt;br /&gt;Retribusi pasar umumnya dipungut sebulan sekali, salah satu retribusi yang sering kali tidak dibayar oleh pemilik kios yaitu retribusi pemindahtanganan izin kios, yang seharusnya dilakukan oleh pemilik baru kios yang dijual, hal ini sering diabaikan oleh pemilik kios yang baru, sehingga di lapangan banyak dijumpai,  dalam kartu abudemen tercantum nama-nama pemilik lama. Padahal berdasar pasal 14 Bab XII Perda No. 7 Tahun 2006 disebutkan bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pemindahtanganan ijin terlebih dahulu harus mendapat persetujuan Bupati dan kepada pemegang ijin baru harus menyelesaikan balik nama surat ijin tersebut dengan dikenakan biaya sebesar 5% dari jumlah harga jual beli berdasarkan harga pasar.&lt;br /&gt;Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, diperlukan suatu pengkajian secara ilmiah, dan oleh karenanya penulis  tertarik untuk melakukan penelitian yang hasilnya dibahas, dianalisis dan disusun secara sistematik dalam sebuah karya tulis ilmiah dalam bentuk skripsi dengan judul :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“PELAKSANAAN PEMINDAHTANGANAN IZIN PEMILIK KIOS BERDASARKAN PASAL 14 PERATURAN DAERAH NOMOR 7 TAHUN 2006 TENTANG RETRIBUSI PASAR DI PASAR MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6096133828593397156?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6096133828593397156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6096133828593397156&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6096133828593397156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6096133828593397156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/pelaksanaan-pemindahtanganan-izin.html' title='Pelaksanaan Pemindahtanganan Izin Pemilik Kios Berdasarkan Pasal 14 Peraturan Daerah Nomor 7 Thn 2006 Ttg Retribusi Pasar Di Pasar Manonjaya (HK-23)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7228874907286288013</id><published>2011-07-22T17:35:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T17:37:51.543-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komunikasi'/><title type='text'>Peranan  Diskusi  Pemecahan  Masalah Pd Event Semarak  Pesta  Fanta Yg  Dilakukan Oleh Event Department Radio Ardan Dalam Menumbuhkan Prestasi  (KM-8)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.1 Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt; Faktor manusia dalan kegiatan organisasi, antara pimpinan dengan staf dalam hubungan mereka satu sama lain adalah suatu hal terpenting yang harus diperhatikan dalam usaha mencapai produktivitas yang optimal. Tidak ada perusahaan yang dapat mengabaikan hubungan manusia tersebut, walau imbalan materi kepada tenaga kerjanya setinggi apapun.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam kebanyakan organisasi, kita dapat melihat orang-orang bekerja dalam kelompok dan tim untuk menyelesaikan masalah. Kualitas setiap keputusan merupakan fungsi dari proses-proses yang digunakan sampai membuahkan keputusan. Jadi butuh usaha dan waktu yang cukup panjang dalam proses pengambilan keputusan. Proses yang diikuti oleh kelompok dalam memecahkan masalah mempengaruhi kualitas solusinya.&lt;br /&gt; Dalam kehidupan sehari-hari, pengertian diskusi merupakan istilah yang sudah lazim dan telah sama-sama kita kenal. Diskusi atau musyawarah merupakan suatu cara untuk memecahkan masalah (problem solving), kegiatan diskusi merupakan bagian dari kegiatan komunikasi kelompok. Diskusi dipandang sebagai kegiatan pemecahan masalah, sebagai proses yang melibatkan dua atau lebih manusia yang saling berinteraksi satu sama lain atau berkomunikasi secara lisan dalam kelompok tatap muka yang kecil.&lt;br /&gt;Suatu kelompok memiliki tujuan yang hendak dicapai salah satunya adalah pemecahan masalah (problem solving), dan pemecahan masalah itu dapat dilakukan dengan cara diskusi. Diskusi kasus biasanya diadakan untuk tujuan pengajaran yaitu diskusi suatu kasus yang disampaikan secara tertulis atau lisan. Kasus yang dibahas biasanya adalah mengenai suatu keadaan nyata atau hipotesis yang dalam beberapa hal berhubungan dengan materi yang akan dipelajari kelompok.  (Soemiati &amp;amp; Yusuf, 1985:91). Diskusi dapat dibedakan berdasarkan penggunaannya, yaitu : apakah untuk memberikan informasi, merangsang perhatian, memecahkan masalah atau merangsang kreativitas. Titik berat dari sebagian diskusi-diskusi yang sengaja dilakukan adalah memusatkan perhatiannya pada pemecahan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kelompok Pemecahan Masalah adalah : “ Sekumpulan individu yang bertemu untuk memecahkan suatu masalah tertentu atau untuk mencapai suatu keputusan mengenai beberapa masalah tertentu “. (Devito, 1996:304).&lt;br /&gt;Diskusi adalah : “ Memperbincangkan keuntungan dan kerugiannya, bentuk pikiran atau perdebatan. Jadi diskusi ialah : semacam pembicaraan bebas (free talk) yang diarahkan untuk pemacahan masalah “. (Kartono, 1994:131).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; PT. Radio Ardan Swaratama adalah salah satu radio swasta di Bandung. Ardan adalah sebuah stasiun radio anak muda yang dilengkapi fasilitas berupa music room (musro), café, internet (dapat didengar melalui fasilitas real audio diseluruh dunia), dan sebuah OB Van yang diberi nama Cyber Obee (siaran langsung dari lokasi). Smart, cuek, positif, kreatif, low profile, dan peduli terhadap sekeliling adalah gaya siaran Ardan. Akan tetapi dengan banyaknya Radio swasta yang bermunculan, maka persaingan pun semakin ketat, oleh karena itu salah satu cara untuk mengatasi persaingan tersebut adalah mendirikan sebuah department yang diberi nama Bussines Development Department (BDD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bussines Development Department (BDD) ini dikepalai oleh seorang Head Of BDD, dan Bussines Development Department ini membawahi beberapa divisi, antara lain yaitu : yang pertama Ardan Music Studio, merupakan studio musik yang dipergunakan untuk rental band, dan bisa digunakan untuk ruangan meeting. Yang kedua Event , yang tidak hanya melaksanakan Event yang bersifat lokal, tetapi juga bersifat nasional, misalnya Event “Djarum Super Insomniac” dilaksanakan dibeberapa kota besar di Jawa seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Yang ketiga Café. Dan divisi yang terakhir dari BDD adalah Koperasi.&lt;br /&gt;Dengan adanya event-event yang akan dilaksanakan, membuat para karyawan Event Department dituntut untuk mengeluarkan ide mereka dalam diskusi pemecahan masalah, mengenai konsep acara yang akan dilaksanakan dalam event yang akan berlangsung. Begitu pula pada saat event Semarak Pesta Fanta akan berlangsung, seluruh karyawan diminta untuk mengeluarkan ide-ide mereka mengenai konsep acara yang akan dilaksanakan nantinya dalam sebuah diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model diskusi yang digunakan pada saat diskusi berlangsung adalah model diskusi Brainstorming (curah pendapat), dimana semua peserta diminta mengemukakan saran secara cepat dan spontan, kemudian seluruh anggota mengevaluasi saran tersebut. Pendapat atau ide-ide yang datangnya dari sekelompok orang tentunya akan lebih berkualitas daripada yang datangnya dari satu orang. Satu orang tidak bisa mendatangkan argumentasi dan masukan yang cukup, hal tersebut penting untuk diperoleh guna mencapai satu jalan keluar atau solusi yang berkualitas. Masalahnya ialah apabila pengalaman dan latarbelakang pendidikan tiap individu dalam kelompok bisa digali dan dimanfaatkan, hasilnya (output) yang dikeluarkan juga tentu lebih bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event Semarak Pesta Fanta, tidak hanya dilaksanakan di Bandung tetapi dilaksanakan dibeberapa kota besar di Jawa yaitu Semarang, Bogor, Malang, Yogyakarta, dan Jakarta. Team pelaksana acara “Semarak Pesta Fanta’ sepenuhnya dilaksanakan oleh Visicomm yang bekerjasama dengan Local Operation (daerah). Untuk pelaksanaan di Bandung Visicomm menunjuk Event Radio ardan sebagai Local Partner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama dari acara semarak Pesta Fanta adalah : yang pertama menguatkan positioning Fanta ‘hura-hura bareng teman’ dengan memberikan kesempatan kepada kawula muda untuk menikmati Fanta sekaligus memberikan berbagai macam acara yang menarik. Yang kedua meningkatkan loyalitas konsumen Fanta melalui peningkatan intensitas hubungan emosional konsumen dengan Fanta. Yang terakhir membantu Coca-cola Amatil untuk meningkatkan penjualan dan market share di wilayahnya.&lt;br /&gt;Konsep acara yang dilaksanakan pada Event Pesta Semarak Fanta adalah acara musik yang diisi oleh Band Top Indonesia dan Band Local. Untuk pelaksanaan di Bandung Band Top Indonesia diisi oleh Coklat dan The Groove. Sedangkan untuk Band Local diisi oleh Kremlin, Cantique, D’lyreeks, Bobibenz, Copper Head, Beruang Madu, dan Cheers Leaders dari SMU BPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dimeriahkan oleh acara musik, Event Semarak Pesta Fanta dimeriahkan juga oleh stand-stand games seperti paint ball, man table soccer, sharp shooting, dart game, remote control &amp;amp; race, lempar bola, lempar gelang. Selain stand game ada juga stand fortune teller, nail &amp;amp; hair coloring, temporary tattoo, pernak-pernik, junk food, traditional food, jajanan pasar, stand oleh-oleh dan stand merchandise.&lt;br /&gt;Objek yang diteliti dalam penelitian ini dan yang menjadi responden adalah Karyawan Event Department Radio Ardan. Dari uraian yang telah dijelaskan diatas, maka penulis  merasa  tertarik  untuk  mengadakan  penelitian  mengenai : “ Peranan Diskusi Pemecahan Masalah Pada (Event Semarak Pesta Fanta) Yang Dilakukan Oleh Event Department Radio Ardan Dalam Menumbuhkan Prestasi Kerja Karyawan ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7228874907286288013?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7228874907286288013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7228874907286288013&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7228874907286288013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7228874907286288013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/peranan-diskusi-pemecahan-masalah-pd.html' title='Peranan  Diskusi  Pemecahan  Masalah Pd Event Semarak  Pesta  Fanta Yg  Dilakukan Oleh Event Department Radio Ardan Dalam Menumbuhkan Prestasi  (KM-8)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-2481018157182176210</id><published>2011-07-22T17:22:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T17:35:46.468-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komunikasi'/><title type='text'>Pesan Tentang Narkoba Dalam Film Trainspotting (Studi Dengan Pendekatan Semiotika) (KM-09)</title><content type='html'>B A B  I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Film sebagai hasil karya manusia dalam proses aktivitas berfikirnya telah mampu ikut berperan dalam merubah dan mempengaruhi peradaban dunia hingga saat ini. Hal ini diawali dengan peristiwa pada 28 Desember 1895 bertempat di ruang bawah tanah Grand Café di Boulevard de Capucines No. 14 Perancis, dimana Lumiere bersaudara mempertontonkan “hasil percobaannya” kepada para pengunjung kafe itu. Pertunjukan yang diiklankan sebagai “keajaiban gambar hidup” itu dalam kenyataannya membuat penonton takjub, tertawa-tawa, dan juga riuh karena terkaget-kaget.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak peristiwa itu film terus berkembang dari waktu ke waktu tidak hanya teknis pembuatannya yang sebelumnya hanya sebuah gambar bergerak (motion picture) dan berlangsung tanpa pelengkap suara. Tetapi juga perkembangan fungsi, film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan saja tapi lebih dari itu bisa sebagai media propaganda dengan muatan pesan guna mempengaruhi khalayak penontonnya sebagaimana yang dikehendaki oleh pembuatnya. Hal ini disadari dalam sebuah kajian tentang keefektifan pesan yang disampaikan melalui media film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun pada awal kemunculannya film dipahami sebagai karya seni sebagai wujud kreatifitas manusia, tetapi dalam perkembangannya film tidak lagi dimaknai sekedar hanya sebagai karya seni (film as art), tetapi juga sebagai “praktik sosial”  serta “komunikasi massa”. Terjadinya pergeseran perspektif ini, paling tidak , telah mengurangi bias normative dari teoritisi film yang cenderung membuat idealisasi dan karena itu mulai meletakkan film secara objektif (Irawanto, 1999:10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik perspektif praktek sosial maupun komunikasi massa, sama-sama lebih melihat kompleksitas aspek-aspek film sebagai medium komunikasi massa yang beroperasi didalam masyarakat. Dalam perspektif praktek sosial, film tidak dimaknai sebagai ekspresi seni pembuatnya, tetapi melibatkan interaksi yang komplek dan dinamis dari elemen-elemen pendukung proses produksi. Bahkan, lebih luas lagi, perspektif ini mengasumsikan interaksi antara film dengan ideologi kebudayaan dimana film diproduksi dan dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam perspektif komunikasi massa, film dimaknai sebagai pesan-pesan yang disampaikan dalam komunikasi filmis, yang memahami hakikat, fungsi dan efeknya. Perspektif ini memerlukan pendekatan yang terfokus pada film sebagai proses komunikasi. Disamping itu, dengan meletakkan film dalam konteks sosial, politik dan budaya dimana proses komunikasi itu berlangsung, sama artinya dengan memahami pilihan penonton  yang pada gilirannya menciptakan citra penonton film. Pendeknya, akan lebih bisa  ditangkap hakikat dari proses menonton, dan bagaimana film berperan sebagai sistem komunikasi simbolis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan film dalam menjangkau banyak segmen sosial, telah menyadarkan para ahli bahwa film memiliki potensi untuk mempengaruhi khalayaknya. Karena itu mulai merebaklah studi yang hendak melihat dampak film terhadap masyarakat. Ini bisa dilihat dari sejumlah penelitian film yang mengambil berbagai topik tentang pengaruh film terhadap anak, film dan masyarakat, film dan politik dan seterusnya.&lt;br /&gt;Dalam banyak penelitian tentang dampak film terhadap masyarakat, hubungan antara film dan masyarakat selalu dipahami secara linier. Artinya, film selalu mempengaruhi dan membentuk masyarakat berdasarkan muatan pesan (message) dibaliknya, tanpa pernah berlaku sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik film sebagai media juga mampu membentuk semacam konsensus publik secara visual (visual public concensus), karena film selalu bertautan dengan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dan selera publik. Dengan kata lain, film merangkum pluralitas nilai yang ada dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Dalam perspektif Marxian, film sebagai institusi sosial dianggap memiliki aspek ekonomis sekaligus ideologis. Film senantiasa berkisar pada produksi representasi, bagi masyarakat yang telah disiapkan untuk berharap memperoleh kesenangan di dalam sistem yang menjamin berputarnya kapital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Claire Johnston (Turner, dalam Irawanto, 1999:11), pentingnya kajian film dalam kebudayaan Marxis terletak pada fokus film dalam hubungannya dengan produksi, dibandingkan pada konsumsi. Film sebagai produksi makna melibatkan baik pembuat maupun penonton film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proposisi yang ekstrem, kajian marxis tentang film bukanlah terfokus pada bentuk atau isi, tetapi pada beroperasinya film dalam pertautannya dengan subjektivitas proses konstruksi, apapun jenis”pencipta’ dan “penikmat” yang dihasilkannya. Dengan kata lain, pentingnya kajian film dalam perspektif Marxian terletak pada cara representasi itu sendiri yang juga tampak sebagai pertanyaan politis (Irawanto, 1999:13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, hubungan antara film dan ideologi kebudayaannya bersifat problematis. Karena film adalah produk dari struktur sosial, politik, budaya tetapi juga sekaligus membentuk dan mempengaruhi dinamika struktur tersebut.&lt;br /&gt;Dengan demikian posisi film sesungguhnya berada dalam tarik ulur dengan ideologi kebudayaan dimana film itu diproduksi. Bagaimanapun ini menunjukkan bahwa film tidak pernah otonom dari ideologi yang melatarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran masyarakat akan pengaruh film, sangatlah diperlukan sekali guna menghindari pengaruh film yang negatif begitu juga sebaliknya mengambil manfaat film yang positif, karenanya dibutuhkan daya apresiasi masyarakat yang baik terhadap sebuah film, yaitu dengan menangkap muatan pesan, baik yang nampak  maupun yang tersirat melalui kode-kode atau simbol-simbol yang terkandung didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai refleksi realitas kehidupan sosial, film seringkali menjadi tolak ukur peristiwa yang terjadi di masyarakat yang akhirnya diangkat kelayar lebar. Hal ini juga yang mendasari sutradara Danny Boyle mengangkat sebuah novel karya Irvine Wels ke dalam bentuk film dengan judul “trainspotting” yang dibuat pada tahun 1996.&lt;br /&gt;Sebuah film yang bercerita tentang perilaku anak muda yang terjebak dan terbelenggu dalam dunia narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba), dimana narkoba telah menghancurkan masa depan para penggunanya. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa ternyata menjadi problem tersendiri didalam masyarakat dengan perilaku yang telah dibuatnya, sebagai efek dari penyalahgunaan obat yang dikonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film trainspotting  ini termasuk salah satu film independen, yang dibuat bukan untuk tujuan komersial melainkan lebih merupakan tanggung jawab moral terhadap realitas yang terjadi, lalu mengangkatnya kedalam bentuk film dengan muatan pesan tentang informasi narkoba, bahaya penyalahgunaan narkoba dan akibat-akibat yang ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film ini menarik untuk diteliti, karena mengandung muatan pesan yang dikemas begitu apik, yang menggambarkan kondisi sosial tidak hanya satu negara tetapi sudah hampir semua negara mempunyai problem semacam ini, yang merepresentasikan keprihatinan semua pihak guna menyadarinya untuk menjadikannya tanggung jawab bersama dalam menangani bahaya penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-2481018157182176210?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/2481018157182176210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=2481018157182176210&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2481018157182176210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2481018157182176210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/pesan-tentang-narkoba-dalam-film.html' title='Pesan Tentang Narkoba Dalam Film Trainspotting (Studi Dengan Pendekatan Semiotika) (KM-09)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7400139034086499644</id><published>2011-07-22T07:49:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T07:52:28.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Dampak Penyalahgunaan Perjanjian Kredit Investasi Dari PT. Bank Niaga Oleh CV. Rahayu Terhadap Tanah Objek Hak Tanggungan (HK-22)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Meningkatnya pembangunan nasional yang bertitik berat pada bidang ekonomi sehingga dibutuhkan penyediaan dana yang cukup besar. Oleh karena itu diperlukan lembaga hak jaminan yang kuat dan mampu memberi kepastian hukum bagi pihak-pihak yang berkepentingan, yang dapat mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan perkembangan tata ekonomi Indonesia, Staatsblad 1937-190 tentang Credietverband dipandang tidak sesuai lagi dengan kebutuhan kegiatan perkreditan, sedangkan perkembangan mengenai hak-hak atas tanah menuntut harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat banyak. Selain Hak Milik, Hak Guna Usaha, dan Hak Guna Bangunan sebagai hak atas tanah yang dapat dibebankan Hak Tanggungan berdasar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Hak Pakai atas tanah tertentu yang wajib didaftar dan menurut sifatnya dapat dipindahtangankan, perlu juga dimungkinkan untuk dibebani Hak Tanggungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas, maka dibentuklah undang-undang yang mengatur masalah hak tanggungan atas tanah secara tersendiri, sekaligus mewujudkan unifikasi Hukum Tanah Nasional. Undang-undang yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 4 tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah, yang kemudian disebut dengan Undang-Undang Hak Tanggungan (UUHT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak tanggungan adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, berikut atau tidak berikut benda-benda lain yang merupakan satu kesatuan dengan tanah itu, untuk pelunasan utang tertentu yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditur tertentu terhadap kreditur-kreditur lain. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hak tanggungan lahir dengan sebuah perjanjian. Adapun beberapa unsur pokok dari hak tanggungan adalah:&lt;br /&gt;1. Hak yaitu hak jaminan yang dibebankan atas tanah sebagai yang dimaksud oleh UUPA;&lt;br /&gt;2. Berikut atau tidak berikut dengan benda-benda yang merupakan satu kesatuan dengan tanah itu;&lt;br /&gt;3. Untuk pelunasan utang tertentu;&lt;br /&gt;4. Memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditur tertentu terhadap kreditur yang lain.&lt;br /&gt;Adapun ciri-ciri hak tanggungan adalah memenuhi asas spesialitas dan asas publisitas. Asas spesialitas yaitu asas yang mewajibkan dalam muatan akta pemberian hak tanggungan harus mencantumkan ketentuan-ketentuan seperti ditegaskan dalam pasal 11 UUHT. Sedangkan asas publisitas yaitu asas yang mewajibkan didaftarkannya hak tanggungan pada kantor pertanahan setempat sesuai Pasal 13 UUHT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek hak tanggungan adalah hak-hak atas tanah yang diatur dalam UUPA. Benda-benda (tanah) akan dijadikan jaminan atas suatu utang dengan dibebani hak tanggungan harus memenuhi syarat sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Dapat dinilai dengan uang;&lt;br /&gt;2. Harus memenuhi syarat publisitas;&lt;br /&gt;3. Mempunyai sifat droit de suite apabila debitor cidera janji;&lt;br /&gt;4. Memerlukan penunjukkan menurut UU.&lt;br /&gt;Hak tanggungan tidak dapat berdiri sendiri tanpa didukung oleh suatu perjanjian (perjanjian kredit) antara debitor dan kreditor. Dalam perjanjian itu diatur tentang hubungan hukum antara kreditor dan debitor, baik menyangkut besarnya jumlah kredit yang diterima oleh debitor, jangka waktu pengembalian kredit, maupun jaminan yang nantinya akan diikat dengan hak tanggungan. Oleh karena hak tanggungan tidak dapat dilepaskan dari perjanjian kredit, itulah sebabnya maka hak tanggungan dikatakan accessoir (mengikuti) perjanjian pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kredit yang diberikan oleh kreditor mengandung risiko, maka dalam setiap pemberian kredit, bank tidak diperkenankan memberikan kredit tanpa ada suatu perjanjian tertulis. Itu sebabnya diperlukan suatu jaminan kredit dengan disertai keyakinan akan kemampuan debitor melunasi utangnya. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan yang menyatakan dalam memberikan kredit, bank umum wajib mempunyai keyakinan atas kemampuan dan kesanggupan debitor untuk melunasi hutangnya sesuai yang diperjanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan suatu perjanjian khususnya dalam perjanjian kredit, para pihak (debitor, kreditor) selalu dibebani dua hal yaitu hak dan kewajiban. Menurut J. Satrio bahwa suatu perikatan yang dilahirkan oleh suatu perjanjian, mempunyai dua sudut: sudut kewajiban-kewajiban (obligations) yang dipikul oleh suatu pihak dan sudut hak-hak atau manfaat, yang diperoleh oleh lain pihak, yaitu hak-hak menurut dilaksanakannya sesuatu yang disanggupi dalam perjanjian itu. Jadi hak tanggungan merupakan jaminan atas tanah untuk pelunasan utang tertentu, yang memberi kedudukan diutamakan kepada kreditor tertentu terhadap kreditor-kreditor lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreditor sebagai pemegang hak tanggungan mempunyai hak mendahului daripada kreditor-kreditor yang lain (“droit de preference”) untuk mengambil pelunasan dari penjualan tersebut. Selain itu hak tanggungan akan tetap membebani obyek hak tanggungan ditangan siapapun benda itu berada, ini berarti bahwa kreditor pemegang hak tanggungan tetap berhak menjual lelang benda tersebut, biarpun sudah dipindahkan haknya kepada pihak lain (“droit de suite”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal terjadinya pengalihan barang jaminan kepada pihak lain tanpa seizing pihak kreditor maka kreditor dapat mengajukan upaya hukum untuk membatalkan seluruh tindakan deditor yang dianggap merugikan. Dengan demikian, dalam perjanjian tanggungan, pihak kreditor tetap diberikan hak-hak yang dapat menghindarkannya dari praktek-praktek “nakal” debitor atau kelalaian debitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam perjanjian hak tanggungan, seorang kreditor diberikan hak untuk mendapatkan pelunasan terlebih dahulu dari pihak pemberi tanggungan selain itu, pihak kreditor dapat pula mengajukan hak mendahuluinya, dalam hal terjadinya pengalihan barang jaminan oleh debitor tanpa izin kreditor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan hak tanggungan atas tersebut di atas, sering terdapat kasus-kasus terkait dengan hak tanggungan yang muncul ke permukaan dan merupakan bahan pemberitaan di media massa. Secara makro penyebab munculnya kasus-kasus pertanahan tersebut adalah sangat bervariasi yang antara lain harga tanah yang meningkat dengan cepat, kondisi masyarakat yang semakin sadar dan peduli akan kepentingan/haknya, iklim keterbukaan yang digariskan pemerintah. Pada hakikatnya, kasus tersebut merupakan benturan kepentingan (conflict of interest) antara siapa dengan siapa, sebagai contoh konkret antara perorangan dengan perorangan, perorangan dengan badan hukum, badan hukum dengan badan hukum, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang menjadi fokus pembahasan penulis dalam penulisan ini adalah kasus perdata tanah mengenai kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan untuk memiliki obyek Hak Tanggungan apabila debitur cidera janji sebagaimana diputuskan oleh Mahkamah Agung melalui Putusan No. 901/Pdt/2007, tanggal 24 Oktober 2007 tentang Perkara Permohonan Eksekusi Hak Tanggungan No. 147/PEN.EKS/APHT/2003/PN.TNG. Sengketa hak tanggungan atas tanah inii terjadi antara PT. Bank Niaga selaku Pemohon Kasasi dahulu Tergugat I - Pembanding I melawan Ny. Han Moy selaku Termohon Kasasi dahulu Penggugat – Terbanding dan CV. Rahayu, Yohan Suparman, Pemerintah RI cq. Departemen Keuangan RI cq. Direktorat Jenderal Piutang Dan Lelang Negara, cq. Kantor Wilayah IV Bandung cq. Kantor Pelayanan Piutang Dan Lelang Negara Serang selaku para turut Termohon Kasasi dahulu para Tergugat – Pembanding II dan para turut Terbanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus ini berawal dari perjanjian kredit antara CV. Rahayu dengan Bank Niaga dengan tujuan untuk investasi perluasan modal kerja, masa berlakunya kredit ini efektif mulai berlaku pada tanggal 14 Nopember 2002 dan harus dilunasi pada tanggal 14 Nopember 2005. Namun setelah pinjaman kredit diterima oleh CV. Rahayu, ternyata pelaksanaan program perluasan usaha sebagaimana yang tertuang dalam persetujuan fasilitas kredit tidak dilaksanakan, dan ternyata dialihkan kebidang usaha lain yaitu pembebasan tanah Bandara Soekarno Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu persyaratan dalam perjanjian kredit investasi adalah kewajiban dari CV. Rahayu, untuk menyerahkan sebagai jaminan yaitu 3 (tiga) bidang tanah Sertipikat Hak Guna Bangunan milik Penggugat yang asalnya dari Sertipikat Hak Milik No. 344, No. 421 dan No. 538 yang kini telah dibalik nama oleh PT. Bank Niaga menjadi :&lt;br /&gt;1. Sertipikat HGB No. 8563/Cibodas, luas 650 m2, gambar situasi tanggal 15 Desember 2004 No. 271/Cibodas/2004, tertanggal 10 Juli 1987 yang tercatat atas nama PT. Bank Niaga Tbk ;&lt;br /&gt;2. Sertipikat HGB No. 8564/Cibodas, luas 1.133 m2, gambar situasi tanggal 15 Desember 2004 No. 272/Cibodas/2004, tertanggal 15 Oktober 1991 yang tercatat atas nama PT. Bank Niaga Tbk ;&lt;br /&gt;3. Sertipikat HGB No. 8565/Cibodas, luas 1.500 m2, gambar situasi tanggal 15 Desember 2004 No. 273/Cibodas/2004, tertanggal 10 April 1996 yang tercatat atas nama PT. Bank Niaga Tbk ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik Penggugat tersebut diatas telah dijadikan sebagai jaminan karena berdasarkan kesepakatan bersama yang tertuang dalam Akta pendirian perusahaan yang dibuat oleh Notaris Nani Wahyudi, SH dan Akta perubahan yang dibuat oleh Notaris Herry Sosiawan, SH, Sdr. Anton Wijaya selaku Direktur CV. Rahayu berjanji untuk dengan segera selambat-lambatnya pada tanggal 14 Maret 2003, setelah sertipikat hak atas tanah tersebut selesai segera menyerahkan kepada PT. Bank Niaga sebagai jaminan, dan melaksanakan serta menandatangani akta pemberian jaminan atas tanah dan bangunan sesuai dengan Akta Perjanjian Kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena CV. Rahayu tidak melaksanakan program perluasan usaha sebagaimana yang tertuang dalam persetujuan fasilitas kredit antara Bank Niaga dengan CV. Rahayu dan ternyata dialihkan kebidang usaha lain yaitu pembebasan tanah Bandara Soekarno Hatta. Maka seluruh jumlah pinjaman baik karena hutang pokok, bunga, provisi, fee dan biaya lainnya wajib dibayarkan kembali dengan seketika dan seluruhnya kepada Bank Niaga, karena kelalaian dari CV. Rahayu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena CV Rahayu terhitung sejak April 2003 tidak melakukan pembayaran atas kelalaiannya tersebut kepada Bank Niaga. Dengan berdasar pada Pasal 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) dan Pasal 6 UUHT, Bank Niaga melakukan tindakan penyitaan atas harta milik Penggugat berupa Sertipikat Hak Milik No. 344 No. 421, No. 583 atas bidang tanah dan bangunan milik suami istri yang tercatat atas nama Yohan Suparman yang telah dijual lelang oleh Kantor Lelang Negara yang lelangnya telah dilaksanakan pada tanggal 3 September 2004 No. 426/2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam proses pelelangan objek hak tanggungan dalam hal ini sertipikat hak milik (yang juga merupakan objek hak tanggungan CV. Rahayu terhadap Bank Niaga) yang dilakukan oleh Bank Niaga tersebut, namun dalam proses pelelangan tersebut Bank Niaga juga bertindak sebagai pembeli lelang dari sertipikat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berdasar pada Pasal 10 Undang-Undang Nomor 49/PRP/1960 yang mengatur mengenai penyelesaian kredit macet menyatakan bahwa penyelesaian kredit macet harus diadakan kesepakatan terlebih dahulu antara debitur dengan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) yang menghasilkan surat pernyataan bersama yang berkepala ‘Atas Nama Keadilan’. Kemudian surat pernyataan bersama ini mempunyai kekuatan eksekutorial sebagai landasan hukum untuk melakukan penyitaan barang agunan dan pelelangan, serta Pasal 12 UUHT yang menyebutkan bahwa "pemegang Hak Tanggungan dilarang untuk membeli tanah dimaksud dari pelelangan, jadi ikut dalam pelelangan apa akibatnya, pasti bahwa hal-hal yang sangat memprihatinkan akan terjadi dan yang menjadi korban adalah rakyat”, pihak penggugat Ny. Han Moy yang juga merupakan istri dari Yohan Suparman (Direktur Keuangan CV Rahayu yang mengadakan perjanjian kredit dengan Bank Niaga) menggugat bahwa pelelangan yang dilakukan oleh Bank Niaga cacat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap gugatan dari Ny. Han Moy tersebut di atas Pengadilan Negeri Tangerang telah membuat putusan, melalui Putusan No. 215/PDT.G/2005/PN.TNG, tanggal 21 Februari 2006 yang amarnya sebagai berikut : “Menyatakan tidak sah penjualan lelang atas tanah-tanah milik Yohan Suparman yaitu Serfikat Hak Milik No. 344, No. 421, dan No. 583 oleh Bank Niaga melalui perantaraan Kantor Pelayanan Piutang Dan Lelang Negara Serang. Menyatakan Risalah Lelang 426/2004 tertanggal 3 September 2004 yang dibuat oleh turut Tergugat I tidak mempunyai kekuatan hukum. Dan menghukum turut Tergugat I dan turut Tergugat II tunduk dan patuh terhadap putusan ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan Pengadilan Negeri tersebut diambil alih sebagai pertimbangan hukum dari Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Banten di Serang dan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Banten dengan putusan No. 41/Pdt/2006/PT.Banten tanggal 18 September 2006.&lt;br /&gt;Dalam perkara ini dengan mendasarkan diri Pasal 12 A (1) UU No. 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan atas UU No. 7 Tahun 1992 Tentang PERBANKAN yang berbunyi "Bank Umum dapat membeli sebagian atau seluruh agunan, baik melalui pelelangan maupun diluar pelelangan berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual diluar lelang dari pemilik agunan dalam hal Nasabah Debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya ; yang selanjutnya penjelasan dari pasal ini menyatakan bahwa "Pembelian agunan oleh bank melalui pelelangan dimaksudkan untuk membantu bank agar dapat mempercepat penyelesaian kewajiban Nasabah Debiturnya. Dalam hal Bank sebagai pembeli agunan Nasabah Debiturnya, status bank adalah sama dengan pembeli bukan bank lainnya. Bank dimungkinkan membeli agunan diluar pelelangan dimaksudkan agar dapat mempercepat penyelesaian kewajiban Nasabah Debiturnya. Bank Niaga melakukan permohonan kasasi secara lisan pada tanggal 14 Desember 2006 sebagaimana ternyata dari akte permohonan kasasi No. 215/Pdt.G/2005/PN/TNG yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Tangerang, permohonan mana disertai dengan/diikuti oleh memori kasasi yang memuat alasan-alasan yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri tersebut pada tanggal 27 Desember 2006.&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut Mahkamah Agung pada tanggal 24 Oktober 2007 melalui Putusan No. 9001 K/Pdt/2007, memutuskan untuk membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Banten di Serang No. 41/Pdt/2006/PT.Banten tanggal 18 September 2006 yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang No. 215/Pdt.G/2005/PN.TNG, tanggal 21 Februari 2006, menolak gugatan Penggugat, dan menghukum Termohon Kasasi/Penggugat untuk membayar biaya perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut di ataslah yang menjadi fokus pembahasan dari penulisan ilmiah ini, yaitu mengenai keabsahan dari pemegang Hak Tanggungan untuk ikut menjadi peserta lelang dan membeli tanah yang merupakan objek Hak Tanggungan dalam suatu pelelangan dari objek tersebut. Ini terjadi karena adanya kerancuan yang terkandung dalam Pasal 12 UUHT yang berbunyi “Janji yang memberi kewenangan kepada pemegang hak tanggungan untuk memiliki obyek Hak Tanggungan apabila cidera janji, akan batal demi hukum”.&lt;br /&gt;Selain itu bagaimana dengan pertimbangan hukum dari Termohon Kasasi/dahulu Penggugat dengan berdasar pada Pasal 10 Undang-Undang Nomor 49/PRP/1960 yang mengatur mengenai penyelesaian kredit macet menyatakan bahwa penyelesaian kredit macet harus diadakan kesepakatan terlebih dahulu antara debitur dengan PUPN yang menghasilkan surat pernyataan bersama yang berkepala ‘Atas Nama Keadilan’. Kemudian surat pernyataan bersama ini mempunyai kekuatan eksekutorial sebagai landasan hukum untuk melakukan penyitaan barang agunan dan pelelangan. Apakah hal ini dapat menyebabkan proses kepemilikan tanah Serfikat Hak Milik No. 344, No. 421, dan No. 583 yang di beli melalui pelelangan tersebut menjadi cacat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, penulis merasa tertarik untuk mengangkat permasalahan yang timbul ke dalam suatu penulisan skripsi yang berjudul: “Dampak Penyalahgunaan Perjanjian Kredit Dari PT. Bank Niaga Oleh CV. Rahayu Terhadap Tanah Objek Hak Tanggungan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7400139034086499644?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7400139034086499644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7400139034086499644&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7400139034086499644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7400139034086499644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/dampak-penyalahgunaan-perjanjian-kredit.html' title='Dampak Penyalahgunaan Perjanjian Kredit Investasi Dari PT. Bank Niaga Oleh CV. Rahayu Terhadap Tanah Objek Hak Tanggungan (HK-22)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-9047942411010817129</id><published>2011-07-20T19:01:00.000-07:00</published><updated>2011-07-20T19:02:58.830-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Elektro'/><title type='text'>Aplikasi Webserver Berbasis Mikrokontroler Atmel Atmega32 (TE-6)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini web/internet berkembang dengan pesat. Webserver merupakan suatu kebutuhan mutlak di dunia teknologi informasi sekarang ini. Salah satu fungsi utamanya adalah menyediakan layanan web yang mampu memberikan informasi tertentu kepada penggunanya. Bahasa yang masih sering digunakan dalam mengimplementasikan web adalah HTML (Hyper Text Markup Language).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mikrokontroler merupakan miniatur komputer dengan teknologi baru yang banyak dikembangkan. Banyak aplikasi-aplikasi baru menggunakan mikrokontroler sebagai basisnya. Atmel, salah satu perusahaan pembuat mikrokontroler terbesar, menciptakan mikrokontroler baru yang lebih canggih daripada generasi sebelumnya. Mikrokontroler tersebut adalah mikrokontroler jenis AVR. Salah satu contohnya adalah mikrokontroler atmel atmega32. Mikrokontroler ini memiliki banyak keunggulan, antara lain mempunyai kecepatan eksekusi yang lebih cepat dari mikrokontroler versi sebelumnya dan memiliki kapasitas memori yang lebih besar dari versi yang sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, webserver dibuat pada suatu perangkat komputer dengan harga yang relatif mahal baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak. Padahal, tidak semua sumber daya pada komputer tersebut dapat digunakan secara maksimal. Sedangkan saat ini teknologi mikrokontroler semakin berkembang dengan harga yang jauh lebih murah dari harga seperangkat komputer. Dengan ini akan jauh lebih ekonomis jika membuat webserver dengan menggunakan mikrokontroler sebagai basisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka dalam tugas akhir ini masalah yang dirumuskan adalah pembuatan webserver sederhana menggunakan mikrokontroler atmel atmega32.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Batasan Masalah&lt;br /&gt;Rumusan masalah di atas memiliki cakupan yang luas, oleh karena itu diperlukan pembatasan masalah dalam tulisan ini. Batasan masalah tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. Aplikasi webserver yang dikembangkan berbasis mikrokontroler atmel atmega32.&lt;br /&gt;2. Webserver hanya mendukung bahasa pemrograman HTML (Hyper Text Markup Language).&lt;br /&gt;3. Mikrokontroler yang digunakan untuk membuat webserver memakai bahasa basic.&lt;br /&gt;4. Tidak membahas faktor keamanan webserver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-9047942411010817129?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/9047942411010817129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=9047942411010817129&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/9047942411010817129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/9047942411010817129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/aplikasi-webserver-berbasis.html' title='Aplikasi Webserver Berbasis Mikrokontroler Atmel Atmega32 (TE-6)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8215436285143324118</id><published>2011-07-19T16:46:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T16:48:38.584-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Usaha Orang Tua Dalam Pembinaan Pendidikan Agama Anaknya Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kecamatan Amuntai Selatan Kab Hulu Sungai (PAI-4)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah dan Penegasan Judul&lt;br /&gt;Dalam rangka membangun negara kita ini, maka sangat  diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas baik dalam penguasaan ilmu pengetahuan maupun teknologi. Terlebih lagi dalam pemilikan kepribadian yang dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk mencapai hal ini adalah dengan melalui proses pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai cita-cita  tersebut dilaksanakan satu sistem pendidikan Nasional yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang Sisdiknas tahun 2003 tentang pendidikan nasional yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa ,bertyujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa,berakhlak mulia ,sehat ,berilmu ,cakap kreatif,mandiri dan menjadi warga negara yang demograsi serta bertanggung jawab1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membentuk manusia yang berkualitas sebagaimana tujuan diatas, bukanlah hal yang mudah tetapi harus diusahakan dengan kerja keras dan pengorbanan yang tidak sedikit. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah lewat jalur pendidikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan itu merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, pemerintah dan masyarakat. Atas dasar inilah maka pendidikan di negara kita  dibedakan kepada dua jalur, yaitu jalur sekolah dan jalur luar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua merupakan pendidik pertama  dan utama bagi anak-anak mereka, karena dari merekalah anak-anak mulai menerima pendidikan. Dengan demikian bentuk pertama dari pendidikan terdapat dalam keluarga. Orang tua atau ibu dan ayah memegang peranan penting dan amat berpengaruh atas pendidikan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama seorang anak menerima pendidikan adalah dalam keluarga, maka baik tidaknya situasi dalam keluarga akan sangat berpengaruh bagi setiap pribadi anak, kepada orang tua diberikan amanah untuk memelihara dan mendidiknya. Firman Allah dalam Surah At-Thahrim ayat 6 :&lt;br /&gt;يَا أيـُّهَـا الّــذِ يـْـنَ أ مَـنـُوْا قـُوآ اَ نـْــفـُـسَــكـُـمْ وَا َهْـلِــيْـكـُـمْ نـَـارًا وَقـُـوْدُهـَا الــنـَّـا سُ   وَالـْحِـجـَـــا رَة ُ عـَلـَيـْــهَا مَـلـَــئِــكـَـــة ٌغِـــــلا ظ ٌ شِــــــدَا د لآ يـَعـْـصُـــوْ نَ ا للـّــــهَ مـَـــــآ أمَـــرَهـُـــمْ وَيـَــفـْـعـَـلـُـــوْن َمـَــــا يـُــؤ مـَــــــرُوْنَ  ( أ لـتـحـريـــم :2 )       &lt;br /&gt;Kemudian sabda Nabi SAW :&lt;br /&gt;عـن أبى هــــريــرة أ نـــه كـــان يــــقــول قـال : رســــول ا للـــه صـــلى ا للــه عـلـيــه وســلــم : مَــا مِـنْ مَـوْ لُـوْدٍ إلاّ يـُوْ لـَـدُ عَـلىا لـفِــطْــرَةِ فـَـأبَـوَاهُ يـُهَـــِوّدَا نِــهِ وَيُــــنَـصِّــــرَا نِـــــهِ وَيُــمَــجِّــسَـــــا نِـــــهِ   ( رواه  مـســـلــم (  2&lt;br /&gt;Dari kutipan ayat dan hadits datas dapatlah kita ketahui bahwa betapa tegasnya ajaran Islam yang menyangkut tanggung jawab orang tua dalam melaksanakan pendidikan agama kepada anak-anaknya, dan juga orang tualah yang menjadi penentu apakah anaknya nanti menjadi orang Islam atau tidak tergantung pada pendidikan orang tua dalam keluarga. Karena itulah orang tua harus dapat menciptakan suasana dan kesan yang terbaik sehingga menjadi panutan bagi anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan agama harus secara dini diberikan kepada anak-anak, karena dengan pendidikan  agama itulah nanti akan menjadikan anak mempunyai pedoman dan pandangan serta arahan bagi anak-anaknya untuk masa depan mereka. Juga tidak diragukan lagi bahwa tanggung jawab pendidikan secara mendasar terpikul kepada orang tua, apakah itu diakuinya secara sadar atau tidak, diterimanya dengan sepenuh hati atau tidak, hal itu adalah merupakan “fitrah” yang telah dikodratkan Allah kepada  orang tua. Mereka tidak bisa mengelakan tanggung jawab itu, karena menjadi amanat Allah SWT yang dibebankan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Arifin mengemukakan bahwa pendidikan itu hakekatnya adalah “Ikhtiar manusia untuk membantu dan mengarahkan fitrah manusia supaya berkembang sampai titik maksimal yang dapat dicapai sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan”3&lt;br /&gt;Karena itulah perlunya pada masa dini anak-anak betul-betul dibiasakan dan dilatih serta dibimbing secara mantap. Lain halnya dengan orang  tua  yang berpandangan sempit, dan menanggap pergi ke sekolah hanya pekerjaan yang ringan, tidak perlu banting tulang dan peras keringat. Sehingga bila  anak pulang sekolah terus diajak bekerja. Bahkan tidak jarang anak-anak  kecil tersebut disuruh membolos dari sekolah, demi membantu orang tuanya di sawah. Biasanya ini terjadi pada musim tanam atau musim panen padi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dari persoalan di atas dan  berdasarkan penjajakan pertama serta mengalaman secara umum, menunjukkan bahwa usaha orang tua terhadap pembinaan agama kepada anaknya pada Sekolah Mengangah pertama Negeri 2 Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara ini masih belum terlaksana dengan baik, hal ini dapat dilihat dari aspek ibadah, baik shalat, puasa, membaca Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah penulis merasa tertarik dan ingin mengetahui lebih jauh hal tersebut, sehingga disusunlah menjadi sebuah skripsi dengan judul “USAHA ORANG TUA DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN AGAMA ANAK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8215436285143324118?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8215436285143324118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8215436285143324118&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8215436285143324118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8215436285143324118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/usaha-orang-tua-dalam-pembinaan.html' title='Usaha Orang Tua Dalam Pembinaan Pendidikan Agama Anaknya Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kecamatan Amuntai Selatan Kab Hulu Sungai (PAI-4)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5607406902520540683</id><published>2011-07-19T16:28:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T16:30:40.829-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Rancang Bangun Sistem Pengukuran Suhu Ruang Berbasiskan Mikrokontroler AT89C52 (IK-26)</title><content type='html'>BAB 1&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Pada masa sekarang ini bidang elektronika mengalami kemajuan yang sangat pesat dan tidak terlepas pada bidang komputerisasi. Komputer saat ini telah menjadi alat bantu utama bagi manusia dan digunakan bukan hanya untuk menyelesaikan permasalahan di tempat kerja, membuat program atau bermain game, tetapi dapat digunakan untuk mengontrol alat melalui berbagai port yang tersedia dan dikenal dengan istilah interfacing komputer (hubungan antar muka komputer). Dan ini sangat membuat penulis tertarik untuk membuat sebuah alat yang dikontrol oleh komputer.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya teknologi yang terus berkembang saat ini, maka akan semakin mudah untuk mengetahui apakah tanda-tanda aktifitas itu akan berprospek menjadi bencana alam ataukah dapat dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu teknologi terapan itu adalah alat yang berfungsi untuk mengukur suhu panas bumi. Namun peralatan yang ada sekarang masih sederhana sehingga memerlukan pengembangan teknologi yang lebih efektif sehingga teknisi tidak harus selalu siap di lapangan untuk mencatat setiap perubahan suhu dengan rentang waktu tertentu sesuai yang diperlukan pada saat pengambilan sample suhu untuk kemudian diteliti lebih lanjut supaya dapat ditindaklanjuti baik dampak positif maupun negatifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu timbul ide penulis untuk membuat sistem pengukuran suhu ruangan, yang dibangun sebagai suatu sistem  yang mampu mengukur perubahan suhu dan menyimpan data pengukuran itu pada memori internal alat sebagai penyimpan data sementara untuk dipindahkan ke komputer sebagai penyimpan data permanen, sehingga akan lebih mengefektifkan waktu dan biaya operasional karena alat ini mempunyai fasilitas yang lebih lengkap dan menunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. Perumusan dan Pembatasan Masalah&lt;br /&gt;Dalam merancang sistem perangkat keras pengukuran suhu timbul beberapa masalah. Masalah-masalah itu antara lain mengenai bagaimana rancangan perangkat kerasnya. Masalah berikutnya adalah mengenai perancangan program yang berfungsi untuk menjalankan rangkaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5607406902520540683?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5607406902520540683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5607406902520540683&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5607406902520540683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5607406902520540683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/rancang-bangun-sistem-pengukuran-suhu.html' title='Rancang Bangun Sistem Pengukuran Suhu Ruang Berbasiskan Mikrokontroler AT89C52 (IK-26)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5991221494940455905</id><published>2011-07-19T16:17:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T16:18:51.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Perancangan Dan Pembuatan Komunikasi Serial Handphone Dengan Mikro Sebagai Alat Kontrol Jarak Jauh (IK-25)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Pada saat ini pengendalian on/off berbagai piranti listrik kebanyakan masih dikendalikan secara manual dengan menekan tombol saklar on/off. Perkembangan gaya hidup dan dinamika sosial saat ini menunjukkan semakin pentingnya kepraktisan dan efisiensi menyebabkan kebutuhan untuk mengendalikan berbagai piranti listrik tidak hanya dilakukan secara manual yang mengharuskan kita berada didepan piranti listrik tersebut dan menekan tombol saklar on/off untuk mengaktifkannya tetapi bisa juga dilakukan dari jarak jauh (remote control).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi remote control telah banyak dikembangkan dengan memanfaatkan berbagai media transmisi. Beberapa diantaranya adalah remote control dengan memanfaatkan media infra merah, gelombang radio, internet dan saluran telepon. Sistem remote control melalui saluran telepon memiliki keunggulan dalam hal jarak jangkauan dan kepraktisan dibanding media lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirnya Telepon bergerak (seluler) atau handphone yang telah dikenal dan digunakan banyak orang, yang mampu melakukan komunikasi dimanapun mereka berada tanpa dibatasi oleh ruang dan rentang panjang kabel bisa menjadi solusi bagi kebutuhan pengendalian jarak jauh (remote control) seperti yang telah diuraikan diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu fungsi handphone yang paling populer ialah untuk mengirim dan menerima SMS. SMS ini sangat cocok digunakan untuk sistem pengontrol wireless real time karena kecepatan pengiriman datanya, efisiensi dan luasnya jangkauan, namun kelebihan handphone dengan fasilitas SMS-nya ini masih perlu dihubungkan ke suatu perangkat kontrol untuk dapat melakukan pengendalian on/off  piranti listrik dari jarak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ini salah satu perangkat kontrol yang cukup praktis dan banyak digunakan adalah mikrokontroler yaitu sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan dapat menyimpan program didalamnya. Kelebihan utama mikrokontroler ialah tersediannya RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga memiliki ukuran yang sangat ringkas dan lebih leluasa untuk dihubungkan dan melakukan pengontrolan  terhadap perangkat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 RUMUSAN MASALAH&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Bagaimana cara membuat antarmuka yang bisa mengkomunikasikan handphone dengan mikrokontroler melalui konektor data serial yang terdapat pada tiap jenis handphone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;2. Perintah apa yang akan dikirimkan mikro untuk dapat mengakses handphone agar menjalankan fasilitasnya seperti mengirim dan membaca SMS.&lt;br /&gt;3. Bagaimana caranya agar perintah SMS dari handphone bisa dipahami mikro untuk diproses sehingga dapat mengontrol on/off suatu perangkat listrik dari jarak jauh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5991221494940455905?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5991221494940455905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5991221494940455905&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5991221494940455905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5991221494940455905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/perancangan-dan-pembuatan-komunikasi.html' title='Perancangan Dan Pembuatan Komunikasi Serial Handphone Dengan Mikro Sebagai Alat Kontrol Jarak Jauh (IK-25)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7823044611438714789</id><published>2011-07-19T15:30:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T15:32:04.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Perancangan Perangkat Lunak Pembelajaran Kriptografi Metoda GOST (IK-24)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;Sekarang ini, sering ditemukan berbagai macam perangkat lunak pembelajaran. Perangkat lunak yang penulis ingin rancang adalah mengenai kriptografi. Kriptografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang pengamanan data atau informasi, dalam kriptografi banyak ditemukan metoda-metoda kriptografi. Salah satunya adalah metoda GOST, GOST ini merupakan singkatan dari “Gosudarstvennyi Standard” atau “Government Standard”. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Algoritmanya merupakan algoritma enkripsi sederhana yang memiliki jumlah proses sebanyak 32 round dan menggunakan 64 bit block cipher dengan 256 bit key. Metoda GOST juga menggunakan 8 buah S-Box yang permanen dan operasi XOR serta Rotate Left Shift.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis memilih topik perangkat lunak pembelajaran karena penulis ingin membuat bagaimana cara user (pengguna) lebih memahami serta menambah minat user terhadap pembelajaran tersebut, dengan menampilkan teori-teori serta animasi yang mendukung. Jenis perangkat lunak pembelajaran yang penulis singgung tentunya adalah pembelajaran kriptografi metoda GOST. Perangkat lunak pembelajaran ini dirancang supaya metoda GOST  dapat lebih mudah dipahami baik algoritma maupun operasi-operasi yang terkandung dalam metoda GOST ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, penulis bermaksud untuk mengambil tugas akhir (skripsi) dengan judul “Perancangan Perangkat Lunak Pembelajaran Kriptografi Metoda GOST”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7823044611438714789?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7823044611438714789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7823044611438714789&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7823044611438714789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7823044611438714789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/perancangan-perangkat-lunak.html' title='Perancangan Perangkat Lunak Pembelajaran Kriptografi Metoda GOST (IK-24)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-9213840824666277435</id><published>2011-07-19T07:11:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T07:12:29.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Desain Dan Pembuatan Program Aplikasi Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Borland Delphi 7.0  Politeknik Negeri Jember (IK-23)</title><content type='html'>I. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;1.1  Latar Belakang&lt;br /&gt; Di era globalisasi sekarang ini banyak terjadi perkembangan di bidang ilmu pengetahuan, terutama perkembangan di bidang informasi. Bidang informasi mengalami perkembangan yang begitu cepat dikarenakan adanya teknologi yang berkembang sudah semakin maju.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salah satu bentuk perkembangan teknologi maju adalah komputer. Dengan menggunakan komputer, kita tidak perlu lagi menghitung dan menganalisa data secara manual, selain itu data atau informasi yang diperoleh  dari komputer lebih cepat dan akurat. Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan manusia mulai menggunakan teknologi komputer yang memang dirasa cukup praktis dan lebih mudah dalam membantu menyelesaikan pekerjaannya, mulai dari bidang pendidikan, industri, jasa, keamanan, sampai bidang hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perpustakaan adalah salah satu bentuk usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan di lingkungan masyarakat, sekolah, perguruan tinggi, dan instansi lainnya, dalam dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi, peranan perpustakaan sangat membantu mahasiswa dalam proses belajar ataupun menambah wawasan karena perpustakaan mampu menyediakan berbagai macam buku sebagai wacana yang berhubungan dengan pendidikan. Di perpustakaan, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk mendapatkan buku yang di inginkan, tetapi harus melalui prosedur yang telah ditetapkan  dan ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setiap lembaga pendidikan lazimnya mempunyai perpustakaan demi kelancaran proses balajar mengajar. Namun, tidak semua perpustakaan mempunyai  desain program aplikasi yang akurat dan efisien. Politeknik Negeri Jember adalah salah satu contoh perguruan tinggi yang sudah mempunyai desain dan program aplikasi tetapi masih perlu adanya suatu perbaikan program aplikasi mulai dari absensi anggota, katalog buku, proses peminjaman, proses pengembalian, laporan absensi anggota, laporan katalog buku, dan laporan peminjaman pengembalian. Oleh karena itu, penulis membuat suatu desain dan program aplikasi sistem informasi di perpustakaan Politeknik Negeri Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-9213840824666277435?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/9213840824666277435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=9213840824666277435&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/9213840824666277435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/9213840824666277435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/desain-dan-pembuatan-program-aplikasi.html' title='Desain Dan Pembuatan Program Aplikasi Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Borland Delphi 7.0  Politeknik Negeri Jember (IK-23)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-2441559018016583545</id><published>2011-07-19T07:10:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T07:11:17.565-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Sistem Informasi Peralatan Laboratorium dan Kantor serta Ruang Jurusan Teknik Elektro FT-UGM berbasis Web (IK-22)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;Saat ini di Jurusan Teknik Elektro belum terdapat suatu Sistem Informasi yang terpadu tentang peralatan laboratorium dan kantor serta ruang yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Elektro. Pengelolaannya masih bersifat manual yaitu dengan menyimpan di dokumen perangkat lunak lembar kerja. Dokumen-dokumen ini disimpan di masing-masing komputer laboran atau pegawai TU yang bertanggung jawab atas data-data tersebut. Sehingga bila kita ingin melihat data-data secara keseluruhan maka kita harus mengumpulkan data-data itu dari masing-masing komputer dari si penanggung jawab. Akibatnya yang lain data-data akan rawan dari proses kerusakan data seperti dari virus, perubahan/penghapusan tidak sengaja.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkankan fakta diatas, dipandang perlu adanya suatu basis data untuk menyimpan semua data peralatan dan ruang dari masing-masing penanggung jawab secara terpusat di sebuah komputer yang relatif aman dari proses kerusakan data. Basis Data ini juga harus mudah diakses oleh siapa saja yang membutuhkan sesuai dengan hak aksesnya.&lt;br /&gt;Di Jurusan Teknik Elektro sudah terdapat beberapa komputer yang difungsikan sebagai server Internet/Intranet yang tentu saja mempunyai mekanisme pengamanan untuk menanggulangi kerusakan data yang jauh lebih baik dari komputer yang dipakai para laboran dan pegawai TU. Komputer-komputer ini bisa kita manfaatkan untuk menyimpan data-data tersebut. Selain itu, infrastruktur LAN di Jurusan Teknik Elektro sudah memadai karena hampir semua kantor/laboratorium sudah terdapat komputer yang terhubung ke LAN dan server yang ada. Sebagai media penyebar informasi mengenai data-data peralatan dan ruang di server basis data kita bisa menggunakan halaman web di web browser. Web dipilih untuk digunakan karena pemakaiannya sebagai sarana pencari informasi bagi para civitas akademika  Jurusan Teknik Elektro FT-UGM  sudah lazim dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menampilkan data-data di server basis data pada halaman web diperlukan aplikasi web berbasis server. Aplikasi Web berbasis server tersebut, sedapat mungkin kompatibel pada infrastruktur perangkat lunak server-server Jurusan Teknik Elektro FT-UGM sehingga mudah diimplementasikan. Sistem operasi yang digunakan pada server-server yang ada di LAN Jurusan Teknik Elektro FT-UGM adalah Linux dan FreeBSD. Maka dari itu penulis memilih PHP (sebagai script pembangun aplikasi web), MySQL (sebagai server basis data) , dan Apache (sebagai server web) sebagai infrastruktur perangkat lunak pembangun Sistem Informasi Peralatan Laboratorium dan Kantor serta Ruang di Jurusan Teknik Elektro FT –UGM. Semua perangkat lunak ini kompatibel pada sistem operasi Linux/FreeBSD dan dapat diperoleh secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-2441559018016583545?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/2441559018016583545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=2441559018016583545&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2441559018016583545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2441559018016583545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/sistem-informasi-peralatan-laboratorium.html' title='Sistem Informasi Peralatan Laboratorium dan Kantor serta Ruang Jurusan Teknik Elektro FT-UGM berbasis Web (IK-22)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6253171905540954412</id><published>2011-07-19T07:08:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T07:09:54.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Web untuk Sistem Informasi Laboratorium Sistem Digital Jurusan Teknik Elektro FT-UGM (IK-21)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul&lt;br /&gt;Laboratorium Sistem Digital merupakan salah satu laboratorium di Jurusan Teknik Elektro FT-UGM. Keterbatasan petugas laboratorium dalam  memberikan informasi kepada civitas akademika khususnya mahasiswa, membuat perlu adanya sistem informasi yang mudah diakses oleh kalangan civitas akademika.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya LAN pada laboratorium Sistem Digital yang membuat hampir semua komputer dapat dihubungkan, memungkinkan untuk membuat suatu sistem informasi berbasis Web pada suatu server yang dapat diakses oleh semua komputer client di laboratorium tersebut. Kebutuhan pengguna umum terutama untuk kalangan civitas akademika terhadap informasi yang berkaitan dengan laboratorim sistem digital bisa didapat kapan saja. Selain memberikan layanan informasi, sistem informasi ini dapat digunakan untuk pendaftaran praktikum atau kurikulum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Maksud dan Tujuan&lt;br /&gt;Tugas akhir ini dibuat dengan maksud laboratorium sistem digital sebagai pihak yang menyajikan informasi dapat memberikan fasilitas informasi yang cukup kepada pihak-pihak yang membutuhkan terutama kalangan civitas akademika tanpa terhalangi oleh waktu dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Batasan Masalah&lt;br /&gt;Pembuatan tugas akhir ini dibatasi dalam hal penyediaan sistem informasi laboratorium sistem digital. Aplikasi ini menyediakan beberapa layanan informasi, di mana yang menjadi bahasan pokok dalam tugas akhir ini adalah sistem informasi perpustakaan di laboratorium (laporan tugas akhir, kerja praktek, buku) dan pendaftaran praktikum di laboratorium tersebut. Selain itu juga disediakan informasi tambahan yaitu kurikulum (baik reguler maupun ekstensi), tata tertib laboratorium, modul praktikum, serta penelitian yang sedang berjalan saat ini di laboratorium tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain level pengguna umum yang hanya dapat melihat sistem informasi serta mendaftar sebagai calon praktikan, ada level laboran yang dapat mengubah, menghapus dan menambah seluruh data yang ada pada database server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6253171905540954412?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6253171905540954412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6253171905540954412&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6253171905540954412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6253171905540954412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/pengembangan-perangkat-lunak-berbasis.html' title='Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Web untuk Sistem Informasi Laboratorium Sistem Digital Jurusan Teknik Elektro FT-UGM (IK-21)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5346762901841602814</id><published>2011-07-19T07:03:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T07:06:24.227-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika dan Komputer'/><title type='text'>Aplikasi Perpustakaan Pada Akademi  Kebidanan An-Nur Husada Lampung Utara Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. (IK-20)</title><content type='html'>I. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;1.1  Latar Belakang&lt;br /&gt; Di era globalisasi sekarang ini banyak terjadi perkembangan di bidang ilmu pengetahuan, terutama perkembangan di bidang informasi. Bidang informasi mengalami perkembangan yang begitu cepat dikarenakan adanya teknologi yang berkembang sudah semakin maju.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salah satu bentuk perkembangan teknologi maju adalah komputer. Dengan menggunakan komputer, kita tidak perlu lagi menghitung dan menganalisa data secara manual, selain itu data atau informasi yang diperoleh  dari komputer lebih cepat dan akurat. Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan manusia mulai menggunakan teknologi komputer yang memang dirasa cukup praktis dan lebih mudah dalam membantu menyelesaikan pekerjaannya, mulai dari bidang pendidikan, industri, jasa, keamanan, sampai bidang hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perpustakaan adalah salah satu bentuk usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan di lingkungan masyarakat, sekolah, perguruan tinggi, dan instansi lainnya, dalam dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi, peranan perpustakaan sangat membantu mahasiswa dalam proses belajar ataupun menambah wawasan karena perpustakaan mampu menyediakan berbagai macam buku sebagai wacana yang berhubungan dengan pendidikan. Di perpustakaan, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk mendapatkan buku yang di inginkan, tetapi harus melalui prosedur yang telah ditetapkan  dan ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setiap lembaga pendidikan lazimnya mempunyai perpustakaan demi kelancaran proses balajar mengajar. Namun, tidak semua perpustakaan mempunyai  desain program aplikasi yang akurat dan efisien. Politeknik Negeri Jember adalah salah satu contoh perguruan tinggi yang sudah mempunyai desain dan program aplikasi tetapi masih perlu adanya suatu perbaikan program aplikasi mulai dari absensi anggota, katalog buku, proses peminjaman, proses pengembalian, laporan absensi anggota, laporan katalog buku, dan laporan peminjaman pengembalian. Oleh karena itu, penulis membuat suatu desain dan program aplikasi sistem informasi di perpustakaan Politeknik Negeri Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5346762901841602814?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5346762901841602814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5346762901841602814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5346762901841602814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5346762901841602814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/07/aplikasi-perpustakaan-pada-akademi.html' title='Aplikasi Perpustakaan Pada Akademi  Kebidanan An-Nur Husada Lampung Utara Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. (IK-20)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-2601949720823303557</id><published>2011-04-05T02:33:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T07:06:42.265-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Sosial'/><title type='text'>Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Melalui Pengembangan Potensi Obyek Wisata Pantai Pangandaran Di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (IS-6)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pembangunan daerah pada dasarnya merupakan bagian integral dari  pembangunan  nasional  yang  diarahkan  untuk  mengembangkan  daerah  dan menserasikan laju  pertumbuhan antar daerah di Indonesia. Dalam pengembangan daerah sudah barang tentu  dibutuhkan peningkatan pendayagunaan, potensi daerah secara optimal. Undang-undang No. 32  Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah adalah salah satu landasan yuridis bagi pengembangan otonomi daerah di Indonesia. Dalam   Undang-undang   ini   disebutkan   bahwa   dalam   rangka   penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Tahun&lt;br /&gt;1945,pemerintahan daerah, yang mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan  menurut  asas  otonomi  dan  tugas  pembantuan,  diarahkan  untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan, pelayanan, pemberdayaan,  dan  peran  serta  masyarakat,  serta  peningkatan  daya  saing  daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi,  pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otonomi yang diberikan kepada daerah Kabupaten dan Kota dilaksanakan dengan memberikan kewenangan yang seluas-luasnya, nyata, dan bertanggung jawab kepada pemerintah daerah secara proporsional. Artinya, pelimpahan tanggung jawab akan diikuti oleh pengaturan pembagian, dan pemanfaatan serta sumber daya nasional yang berkeadilan, serta perimbangan  keuangan pusat dan daerah. Dalam mengurus&lt;br /&gt;dan mengatur rumah tangga sendiri, sudah barang tentu daerah memerlukan biaya&lt;br /&gt;yang cukup besar guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah. Oleh karena itu daerah diberi hak dan wewenang untuk menggali sumber- sumber pendapatan daerahnya sendiri. Hal ini sesuai dengan ketentuan pasal 157 UU No. 32 Tahun 2004 yang mengatur sumber-sumber pendapatan daerah, yang terdiri atas:&lt;br /&gt;a.  Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu terdiri dari:&lt;br /&gt;1)  Hasil pajak daerah&lt;br /&gt;2)  Hasil retribusi daerah&lt;br /&gt;3)  Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan;&lt;br /&gt;4)  Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah b.   Dana Perimbangan; dan&lt;br /&gt;c.  Lain-lain pendapatan daerah yang sah&lt;br /&gt;( Pasal 157 UU No. 32 Tahun 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAD yang merupakan gambaran potensi keuangan daerah pada umumnya mengandalkan unsur pajak daerah dan retribusi daerah. Berkaitan dengan pendapatan asli daerah dari sektor  retribusi, maka daerah dapat menggali potensi sumber daya alam  yang  berupa  obyek  wisata.  Pemerintah  menyadari  bahwa  sektor  pariwisata bukanlah merupakan   sektor penyumbang terbesar  dalam pendapatan daerah, tetapi berpotensi dalam meningkatkan PAD. Untunglah di Indonesia ini masih mempunyai potensi alam dan seni budaya yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era globalisasi sekarang ini, bidang pariwisata merupakan salah satu kegiatan   yang   mempunyai   peranan   yang   sangat   strategis   dalam   menunjang pembangunan  perekonomian nasional. Sektor ini dicanangkan selain sebagai salah satu sumber penghasil devisa yang cukup andal, juga merupakan sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong perkembangan investasi. Untuk mengembangkan sektor ini pemerintah berusaha keras membuat rencana dan berbagaikebijakan yang mendukung kearah kemajuan sektor ini. Salah satu kebijakan tersebut adalah  menggali, menginventarisir dan mengembangkan obyek-obyek wisata yang ada sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pariwisata mempunyai peranan penting dalam pembangunan nasional, yaitu sebagai   penghasil  devisa,  meratakan  dan  meningkatkan  kesempatan  kerja  dan pendapatan, memperkokoh persatuan, dan kesatuan, serta mengenal budaya bangsa. Seperti yang telah  diamanatkan dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tahun 1999, bahwa mengembangkan pariwisata, melalui pendekatan sistem yang utuh dan terpadu bersifat interdisipliner dan partisipatoris  dengan menggunakan kriteria ekonomi, teknis, argonomis, sosial budaya, hemat energi, melestarikan alam dan tidak merusak lingkungan. (TAP MPR No.IV/MPR/1999)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembangunan kepariwisataan tetap dijaga terpeliharanya kepribadian bangsa dan  kelestarian serta mutu lingkungan hidup. Pembangunan kepariwisataan dilakukan secara menyeluruh dan terpadu dengan sektor-sektor pembangunan lainnya serta antara berbagai usaha kepariwisataan  yang kecil, menengah dan besar agar saling menunjang.&lt;br /&gt;Kabupaten Ciamis mempunyai potensi di bidang pariwisata yang cukup besar untuk dikembangkan, dengan terdapatnya berbagai obyek wisata, baik  obyek wisata alam maupun obyek wisata buatan. Mengingat obyek wisata yang ada dan potensinya yang  cukup  pesat  dimasa  mendatang.  Dari  beberapa  obyek  wisata  yang  ada  di Kabupaten Ciamis, obyek wisata pantai Pangandaran merupakan taman wisata yang memiliki berbagai keistimewaan seperti pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak  antara  pasang  dan  surut  relatif  lama  sehingga  memungkinkan  kita  untuk&lt;br /&gt;berenang dengan aman, terdapat pantai dengan hamparan pasir putih dan terdapat taman   laut   dengan   ikan-ikan   dan   kehidupan   laut   yang   mempesona.   dengan pemandangan alamnya yang sangat indah. Obyek wisata pantai Pangandaran sangat diharapkan   dapat   memberikan   sumbangan   yang   cukup   besar   terhadap   PAD Kabupaten Ciamis. Tetapi keberadaan obyek wisata pantai  Pangandaran ini akan kurang berdaya guna apabila pemerintah daerah Kabupaten Ciamis sebagai  pihak pengelola tidak berupaya untuk mengelolanya dengan baik. Dalam hal ini terutama faktor-faktor penunjang obyek wisata seperti daya tarik, sarana dan prasarana serta promosi.&lt;br /&gt;Dari penjelasan diatas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang Peningkatan Pendapatan  Asli Daerah (PAD) Melalui Pengembangan Potensi Obyek Wisata Pantai Pangandaran Di Kabupaten Ciamis-Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-2601949720823303557?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/2601949720823303557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=2601949720823303557&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2601949720823303557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2601949720823303557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/peningkatan-pendapatan-asli-daerah-pad.html' title='Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Melalui Pengembangan Potensi Obyek Wisata Pantai Pangandaran Di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (IS-6)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8579828922751929561</id><published>2011-04-05T02:32:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:58:05.123-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Sosial'/><title type='text'>Pengangkatan Anak Menurut Hukum Adat Di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan (IS-5)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang&lt;br /&gt;Di  dalam  Undang-undang  No.  1  Tahun  1974  tentang  perkawinan disebutkan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai  suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tujuan perkawinan pada dasarnya adalah untuk memperoleh keturunan. Begitu pentingnya keturunan dalam kehidupan keluarga maka keluarga yang  tidak  atau  belum   dikaruniai  anak  akan  berusaha  untuk  mendapatkan keturunan. Pengangkatan anak  merupakan  salah satu peristiwa hukum didalam memperoleh keturunan.&lt;br /&gt;Latar  belakang  dilakukan  pengangkatan  anak  untuk  mempertahankan keutuhan  ikatan  perkawinan  dan  untuk  kemanusiaan  dan  untuk  melestarikan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan   anak  dilakukan  karena  adanya  kekhawatiran  akan terjadinya ketidak harmonisan suatu perkawinan dan suatu keluarga karena tidak adanya keturunan.&lt;br /&gt;Tujuan  pengangkatan  anak  adalah  untuk  meneruskan  keturunan  dan merupakan  motivasi dan salah satu jalan keluar sebagai alterlatif yang positif serta  manusiawi   terhadap   naluri  kehadiran  seorang  anak  didalam  pelukan keluarga, yang bertahun-tahun belum dikaruniai seorang anak. Dengan pengangkatan  anak  diharapkan  agar  ada  yang  memelihara  dihari  tuanya,  dan&lt;br /&gt;mengurusi harta kekayaannya sekaligus menjadi generasi penerusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah keluarga yang harmonis dan lengkap, anggotanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Anak pada hakekatnya merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dan buah hati dari orang tuanya yang tiada ternilai harganya, dan menjadi generasi penerus orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya perkawinan tidak akan puas bilamana tidak mempunyai anak,  sehingga berbagai usaha dilakukan untuk memperolehnya. Pengangkatan anak adalah salah  satu usaha untuk memiliki anak, mengambil serta mengasuh anak hingga menjadi orang dewasa yang mandiri sehingga  terjalinlah  hubungan rumah tangga antara bapak dan ibu angkat disatu pihak dan anak angkat di lain pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan anak merupakan salah satu perbuatan hukum, oleh karena itu mempunyai akibat hukum, salah satu akibat hukum dari peristiwa pengangkatan anak adalah mengenai status hukum pengangkatan anak, itu sendiri yang sering menimbulkan permasalahan di dalam keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan anak menurut hukum adat yang dilakukan di masyarakat Kedungwuni   Kabupaten  Pekalongan  tidak  ada  suatu  kesatuan  cara  untuk melaksanakannya,   sehingga   akibat   hukum   dari   pengangkatan   anak   itupun berbeda-beda menurut hukum adat masing-masing daerah yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan anak secara umum dilakukan dengan motif yang berbeda- beda, antara  lain dapat disebutkan: karena keiginanan untuk mempunyai anak, adanya harapan atau kepercayaan akan mendapatkan anak atau sebagai”Pancingan”, adanya keiginan memiliki anak lagi yang diharapkan dapat&lt;br /&gt;menjadi  teman  bagi  anak  yang  telah  dimilikinya,  sebagai  rasa  belas  kasihan terhadap anak terlantar, dan juga terhadap anak yatim piatu&lt;br /&gt;Pengangkatan  anak  dilakukan  karena  kekhawatiran  akan  terjalinnya keretakan hubungan yang telah dibinanya. Selain itu juga untuk mempertahankan keutuhan ikatan perkawinan dan untuk mendapatkan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan anak di masyarakat Kedungwuni Kabupaten Pekalongan dilakukan  dengan berbagai macam cara ada yang melalui lembaga pengadilan, berdasarkan  kepada  ketentuan-ketentuan  hukum  Islam,  namun  sebagian  besar dilakukan secara adat kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan anak  di  Kecamatan  Kedungwuni  Kabupaten  Pekalongan sebagian besar mempunyai pendapat bahwa pengangkatan anak baru dianggap sah apabila dilaksanakan sesuai dengan adat isiadat yang telah berlaku.&lt;br /&gt;Atas   dasar   uraian   tersebut   diatas,   maka   peneliti   mengambil   judul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”PENGANGKATAN ANAK MENURUT ADAT DI KECAMATAN KEDUNGWUNI KABUPATEN PEKALONGAN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000;"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8579828922751929561?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8579828922751929561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8579828922751929561&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8579828922751929561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8579828922751929561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/pengangkatan-anak-menurut-hukum-adat-di.html' title='Pengangkatan Anak Menurut Hukum Adat Di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan (IS-5)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8263126383405578746</id><published>2011-04-05T02:29:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:58:24.361-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Metode Latihan Terbimbing Dengan Media Teks Lagu Siswa Kelas X-7 SMA NEGERI 1 PEMALANG (PBI-6)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa merupakan  alat yang sangat vital  bagi manusia dalam berkomunikasi.   Manusia   berkomunikasi   agar   dapat   saling   belajar,   berbagi pengalaman,  dan  dapat  meningkatkan  kemampuan  intelektualnya.  Penggunaan bahasa dalam berkomunikasi ada dua macam yaitu bahasa lisan dan bahasa tulis. Bahasa  yang  digunakan  dalam  berkomunikasi  baik  secara  lisan  maupun  tulis tersebut muncul dalam segala   aktivitas seperti pendidikan, keagamaan, perdagangan, politik, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran keterampilan bahasa dan sastra Indonesia mencakupi keterampilan mendengarkan, keterampilan membaca, keterampilan berbicara, dan keterampilan menulis. Keempat keterampilan tersebut selalu berkait satu dengan yang  lain.  Di  antara  keterampilan  tersebut  keterampilan  mendengarkan  dan keterampilan membaca merupakan keterampilan reseptif, sedangkan keterampilan berbicara dan keterampilan menulis merupakan keterampilan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suyatno (2004:6) menyatakan bahwa posisi bahasa Indonesia berada dalam dua  tugas.  Tugas  pertama  adalah  bahasa  Indonesia  sebagai  bahasa  nasional. Sebagai  bahasa  nasional,  bahasa  Indonesia  tidak  mengikat  pemakainya  untuk sesuai dengan kaidah dasar. Tugas kedua adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa negara berarti bahasa Indonesia  harus digunakan sesuai&lt;br /&gt;dengan kaidah, tertib, cermat, dan masuk akal. Bahasa Indonesia yang dipakai&lt;br /&gt;harus lengkap dan baku. Tingkat kebakuannya diukur oleh aturan kebahasaan dan logika  pemakaian. Dengan demikian pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tidak  hanya  mempelajari  bahasa  yang  resmi,  bahasa  yang  sesuai  dengan  tata bahasa dan kaidah-kaidah  penggunaannya saja tetapi juga mempelajari bahasa dalam bentuk yang tidak resmi seperti dalam bahasa sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus  diajarkan  pada  siswa.  Keterampilan  menulis  mempunyai  peranan  yang sangat penting dalam  kehidupan sehari-hari. Keterampilan menulis merupakan syarat untuk berkecimpung dalam berbagai macam bidang atau kegiatan. Hal ini mengandung pengertian betapa pentingnya keterampilan dan kemampuan menulis dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diberlakukannya  Kurikulum  Tingkat  Satuan  Pendidikan  (KTSP)  oleh pemerintah  menghendaki  (1)  peserta  didik  dapat  mengembangkan  potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya kesastraan dan hasil intelektual bangsa sendiri; (2) guru dapat memusatkan perhatian kepada pengembangan kompetensi bahasa siswa dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar; (3) guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan  dan kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan siswanya; (4) orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan dan  kesastraan  di  sekolah;  (5)  sekolah  dapat  menyusun  program  pendidikan tentang  kebahasaan  dan  kesastraan  sesuai  dengan  keadaan  siswa  dan  sumber&lt;br /&gt;belajar yang tersedia; (6) daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar&lt;br /&gt;kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional (Depdiknas, 2005:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar kompetensi  mata  pelajaran  Bahasa  dan  Sastra  Indonesia  aspek bersastra SMA kelas X untuk subaspek menulis menyebutkan bahwa siswa harus mampu mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen (Depdiknas,   2005:4).   Untuk   mencapai   standar   kompetensi   di   atas   proses pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia  bukan sekadar pengajaran mengenai teori-teori  sastra.  Di  samping  memperoleh  pengetahuan  tentang  teori-teorinya siswa pun dituntut untuk dapat mengungkapkan pikiran, gagasan, pendapat, dan perasaannya melalui sebuah karya sastra yang berupa cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan imajinatif yang merupakan tulisan kreatif, dalam hal ini dapat berupa puisi, cerpen, novelet, dan novel. Dalam kajian ini dipilih cerpen sebagai objek penelitian. Pemilihan cerpen karena cerpen tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuatnya karena  bentuknya yang lebih pendek daripada novel, begitu pun untuk membacanya, sehingga cerpen sering disebut bacaan yang dapat dibaca sekali duduk. Bahasa yang digunakan dalam cerpen  pun menggunakan bahasa yang sederhana, lebih sederhana jika dibandingkan dengan bahasa dalam puisi yang mempunyai arti lebih kompleks, serta berupa pemadatan kata yang di dalamnya menceritakan gagasan, perasaan ataupun pengalaman penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan  menulis  cerpen  bukanlah  sesuatu  yang  dapat  diajarkan melalui   uraian   atau  penjelasan  semata-mata.  Siswa  tidak  akan  memperoleh keterampilan menulis  hanya dengan duduk, mendengarkan penjelasan guru, dan&lt;br /&gt;mencatat  penjelasan  guru.  Keterampilan  menulis  cerpen  dapat  ditingkatkan&lt;br /&gt;dengan melakukan kegiatan menulis cerpen secara terus-menerus sehingga akan mempengaruhi hasil dan prestasi siswa dalam menulis cerpen. Hasil dan prestasi dapat  meningkat apabila ada perubahan sikap dan tingkah laku siswa baik pada aspek pengetahuan, keterampilan maupun psikomotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit  siswa  yang  mengalami  hambatan  dalam  mengembangkan keterampilannya  menulis  cerpen.  Hal  ini  juga  dialami  siswa  kelas  X-7  SMA Negeri  1  Pemalang,  hambatan-hambatan  tersebut  yaitu  daya  imajinasi  siswa masih kurang, diksi yang  digunakan dalam menulis cerpen kurang bervariasi, kesulitan menentukan tema, dan kurang dapat mengembangkan ide. Proses belajar mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah-sekolah umumnya berorientasi pada  teori  dan  pengetahuan  semata-mata  sehingga   keterampilan  berbahasa khususnya keterampilan menulis kurang dapat perhatian. Ide, gagasan,  pikiran, dan perasaan mereka berlalu begitu saja, tidak diungkapkan khususnya dalam bentuk karya sastra.&lt;br /&gt;Keterampilan menulis cerpen yang diajarkan di sekolah-sekolah selama ini menggunakan  metode  konvensional.  Peran  guru  amat  dominan  dalam  proses pembelajaran.  Siswa  kurang  aktif dan  sering  kali  metode  ini  menimbulkan kebosanan bagi siswa dalam pembelajaran menulis cerpen sehingga karya yang dihasilkan siswa kurang maksimal. Cerpen yang dibuatnya kurang menarik karena bahasa yang digunakan  monoton, dan pengembangan ide atau gagasan kurang bervariasi.  Hal  ini  dapat  dilihat  dari   kesesuaian  isi  cerpen  dengan  tema,&lt;br /&gt;pengembangan topik, dan diksi yang belum mendapat perhatian dari siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru sebagai penyampai materi kepada siswa harus dapat menyampaikan materi yang akan dibahas dengan metode dan media yang tepat dan menarik. Hal tersebut akan berdampak pada keberhasilan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keprofesionalan seorang  guru  dituntut  demi  lancarnya  proses  belajar mengajar. Ada tiga persyaratan utama yang harus dimiliki oleh seorang guru agar menjadi  guru  yang   baik,  yaitu  menguasai  (1)  bahan  ajar  (2)  keterampilan pembelajaran, dan (3) evaluasi  pembelajaran. Dalam penguasaan keterampilan pembelajaran guru dituntut untuk menggunakan  berbagai strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang tepat dan dapat menarik perhatian  siswa sehingga menciptakan  suasana  pembelajaran  yang  menyenangkan  dan  dapat  mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran menulis cerpen dalam penelitian ini menggunakan metode latihan  terbimbing  karena  keterampilan  menulis  bukanlah  semata-mata  milik golongan orang yang berbakat menulis, melainkan dengan latihan yang sungguh- sungguh keterampilan itu dapat  dimiliki oleh siapa saja. Keterampilan menulis merupakan proses belajar yang memerlukan  ketekunan berlatih, semakin rajin berlatih, keterampilan menulis akan meningkat. Begitu juga dengan  keterampilan menulis cerpen, untuk dapat menulisnya diperlukan usaha yang keras dan latihan terbimbing secara terus-menerus untuk menghasilkan cerpen yang baik. Peran guru   sebagai  motivator,  fasilitator,  sekaligus  inspirator  bagi  siswa  sangat diperlukan dalam hal  ini yaitu memberikan latihan terbimbing kepada siswa&lt;br /&gt;dalam menulis kreatif cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media yang digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen yaitu teks lagu. Teks lagu merupakan sebuah naskah yang berisi lirik lagu yang berisi rangkaian kata yang merupakan  ungkapan pikiran dan perasaan penyair. Pemilihan teks lagu sebagai media dalam pembelajaran menulis cerpen didasarkan pada alasan- alasan berikut: (1) pada usianya yang masih tergolong remaja kebanyakan siswa SMA   menyukai   lagu-lagu,   sehingga   dengan   media   ini   diharapkan   dapat menstimulus siswa untuk menghasilkan karya terbaiknya dan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, (2) lagu merupakan  sarana hiburan yang menyenangkan dan dapat menciptakan kepuasan, kebahagiaan dan keharuan bagi yang menikmatinya, (3)  teks lagu berisi rangkaian kata indah yang mengisahkan sebuah cerita, baik mengenai  kehidupan, pengalaman ataupun sebuah peristiwa, dengan   teks   lagu   tersebut   dapat   diketahui   alur   dan   temanya   yang   akan mempermudah siswa dalam menulis cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media memegang peran penting dalam pembelajaran karena dengan adanya media siswa dapat menangkap penjelasan yang disampaikan guru dengan mudah, begitu juga dengan media  yang digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen dengan media teks lagu ini. Siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya menuangkan ide-ide atau pengalamannya ke dalam sebuah karya sastra yaitu cerita pendek dengan mudah dan dapat menghasilkan karya yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penelitian mengenai keterampilan menulis cerpen telah banyak dilakukan. Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas tentang keterampilan menulis cerpen&lt;br /&gt;telah  banyak  dilakukan,  namun  metode-metode  dan  media  yang  digunakan&lt;br /&gt;berbeda-beda. Metode dan media yang telah digunakan antara lain karya wisata, pengalaman  pribadi sebagai basis melalui pendekatan keterampilan proses dan pemodelan.  Hal  tersebut   memberi  kemungkinan  untuk  menemukan  metode- metode  yang  lain  untuk  dijadikan  penelitian  lebih  lanjut.  Penelitian  ini  akan mencoba metode latihan terbimbing dengan media teks lagu untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan menulis cerpen melalui metode latihan terbimbing dengan media  teks   lagu  diasumsikan  dapat  mengatasi  permasalahan  siswa  dalam pembelajaran keterampilan  menulis cerpen. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian  tindakan  kelas  sekaligus  sebagai  bahan  penyusunan  skripsi  dengan judul  Peningkatan  Keterampilan  Menulis  Cerpen   melalui  Metode  Latihan Terbimbing dengan Media Teks Lagu Siswa Kelas X-7 SMA Negeri 1 Pemalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8263126383405578746?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8263126383405578746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8263126383405578746&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8263126383405578746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8263126383405578746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/peningkatan-keterampilan-menulis-cerpen.html' title='Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Metode Latihan Terbimbing Dengan Media Teks Lagu Siswa Kelas X-7 SMA NEGERI 1 PEMALANG (PBI-6)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8631009663362524453</id><published>2011-04-05T02:24:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:29:07.370-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Male Feminis Dan Kontra Male Feminis Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari (PBI-5)</title><content type='html'>BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya sastra  adalah  salah  satu  jenis  hasil  budidaya  masyarakat  yang dinyatakan dengan bahasa, baik lisan maupun tulis, yang mengandung keindahan. Karya  sastra  diciptakan  pengarang  untuk  dinikmati,  dipahami,  dihanyati,  dan dimanfaatkan oleh masyarakat pembacanya. Pengarang itu sendiri adalah anggota masyarakat  dan  lingkungannya,  ia  tak  bisa  begitu  saja  melepaskan  diri  dari masyarakat lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari yang mengangkat persoalan  perempuan  dan  menceritakan  perjalanan  hidup  seorang  perempuan (Srintil)  dalam  menggapai  kehidupan  yang  diinginkannya.  Selanjutnya,  tokoh perempuan  itu  juga  bertemu  dengan  banyak  tokoh  laki-laki  yang  mempunyai karakter  yang  berbeda-beda,  karakter  yang  mendukung  tokoh  perempuan  dan karakter yang menghambat kebahagiaan tokoh wanita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya  sastra,  seperti  diakui  banyak  orang,  merupakan  suatu  bentuk komunikasi yang disampaikan dengan cara yang khas dan menolak segala sesuatu yang serba “rutinitas”  dengan memberikan kebebasan kepada pengarang untuk menuangkan kreativitas imajinasinya. Hal ini menyebabkan karya sastra menjadi lain, tidak lazim, namun juga kompleks sehingga memiliki berbagai kemungkinan penafsiran  dan  sekaligus  menyebabkan  pembaca  menjadi  “terbata-bata”  untuk&lt;br /&gt;berkomunikasi dengannya. Berawal dari inilah kemudian muncul berbagai teori untuk mengkaji karya sastra, termasuk karya sastra novel.&lt;br /&gt;Novel merupakan sebuah “struktur organisme” yang kompleks, unik, dan mengungkapkan  sesuatu  secara  tidak  langsung.  Hal  inilah,  antara  lain,  yang menyebabkan sulitnya pembaca menafsirkan  sebuah novel, dan untuk keperluan tersebut dibutuhkan suatu upaya untuk menjelaskannya disertai bukti-bukti hasil kerja kajian yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel merupakan salah satu jenis karya sastra prosa yang mengungkapkan sesuatu  secara  luas. Berbagai kejadian di dalam kehidupan yang dialami oleh tokoh cerita merupakan gejala kejiwaan.&lt;br /&gt;Manfaat yang akan terasa dari hasil kajian itu adalah apabila pembaca (segera)  membaca  ulang  karya  sastra  yang  dikajinya.  Dengan  cara  ini  akan dirasakan adanya pembedaan: ditemukan sesuatu yang baru, yang terdapat dalam karya  sastra  itu  sebagai  akibat   kekompleksitasan  karya  yang  bersangkutan sehingga  sesuatu  yang  dihadapi  baru  dapat   ditentukan.  Dengan  demikian, pembaca akan lebih menikmati dan memahami cerita, tema, pesan-pesan, tokoh, gaya  bahasa,  dan  hal-hal  lain  yang  diungkapkan  dalam  karya  yang   dikaji (Nurgiyantoro 1995: 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesusastraan Indonesia modern banyak pengarang yang menghasilkan cerita fiksi, sebagai contoh dapat disebutkan di antaranya Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jantera Bianglala karya Ahmad Tohari,  Para  Priyayi  karya  Umar  Kayam.  Pengakuan  Pariyem  karya  Linus Suryadi AG serta Roro Mendut karya J.B. Mangunwijaya. Kebanyakan inti cerita&lt;br /&gt;dan karya-karya itu tentang etika Jawa dan persoalan wanita Jawa yang masih memegang teguh nilai-nilai dan pandangan hidup wanita Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya sastra  yang  dijadikan  objek  kajian  penelitian  ini  adalah  novel Trilogi  Ronggeng  Dukuh  Paruk  karya  Ahmad  Tohari  karena  novel  tersebut menempatkan wanita  sebagai tokoh utama meskipun masih dipengaruhi tokoh pria. Tokoh wanita dalam novel Ahmad Tohari adalah sosok wanita yang penuh dengan permasalahan yang harus dihadapi.  Masalah cinta, rumah tangga, asal usul,  dan  kebahagiaan  yang  masih  dihadapi  dan  harus  dipecahkan  oleh  sang tokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Srintil ingin mempertahankan sesuatu yang menjadi haknya. Ia ingin berhenti menjadi ronggeng dan menjadi perempuan seutuhnya, menikah dan mempunyai anak. Srintil sebagai ronggeng harus melakukan pengorbanan, ia mengorbankan  sebuah  kesucian  dalam  acara  Bukak-Klambu.  Kartareja  telah menyanyembarakan kesucian Srintil pada laki-laki yng bisa memenuhi syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca  menyukai  novel-novel  Ahmad  Tohari  karena  kemenarikan ceritanya. Ahmad tohari sering mengangkat tema tentang kehidupan masyarakat lapisan bawah yang  disajikan dengan gaya bahasa yang mampu menghidupkan suasana cerita dan mudah dipahami  pembaca. Ahmad Tohari bisa melahirkan karya yang mengangkat kesukaran hidup kaum bawah karena pengalaman hidup yang  sangat  berkesan,  terutama  yang  mengangkat  tentang  kemelaratan  para tetangga, kebodohan, serta ketidakberdayaan mereka keberpihakan Ahmad Tohari terhadap wong cilik seakan menjadi obsesinya yang tidak pernah berkesudahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pribadi-pribadi yang terwujud dalam diri tokoh-tokoh manusia Jawa dalam karya Ahmad Tohari merupakan cerminan dari kepribadiannya selaku pengarang dalam pergulatannya dengan pengalaman hidup. Ahmad Tohari memang tinggal dan  dibesarkan  di  daerah  Jawa,  tepatnya  di  daerah  Jati  Lawang,  Banyumas, sehingga wajar bila nilai kultur Jawa yang melatarbelakangi hidupnya sangat lekat dan kentara mewarnai hampir dalam semua karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel Trilogi  Ronggeng  Dukuh  Paruk  terdiri  dari  tiga  episode  yaitu episode  pertama berjudul Ronggeng Dukuh Paruk, episode kedua diberi judul Lintang Kemukus Dini Hari, dan yang ketiga adalah Jantera Bianglala. Menurut pengarangnya, novel Ronggeng Dukuh Paruk sengaja dipersiapkan untuk menjadi trilogi,   ketika   menulis   episode   pertama,   pengarang   mengakui   mengalami kebuntuan untuk menyelesaikan dalam sebuah trilogi  sekaligus. Novel tersebut berkisah tentang dunia Ronggeng Dukuh Paruk. Tokoh-tokohnya  adalah Srintil dan  Rasus  yang  menginjak  dewasa  pada  sekitar  tahun  1965.  Sekian  tahun sebelumnya, Dukuh Paruk adalah sebuah desa kecil yang terpencil dan terbilang miskin. Namun, segenap warganya memiliki suatu kebanggaan tersendiri karena mewarisi kesenian  ronggeng yang senantiasa menggairahkan kehidupan. Tradisi itu  nyaris  musnah  setelah  terjadi  musibah  keracunan  tempe  bongkrek  yang mematikan belasan warga Dukuh Paruk. Untunglah mereka menemukan kembali semangat kehidupan setelah gadis cilik Srintil pada umur belasan  tahun secara alamiah memperlihatkan bakatnya sebagai calon ronggeng (Yudiono 2003: 17-&lt;br /&gt;18).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lebih jauh, novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari sepertinya   ingin  menunjukkan  sisi  lain  dari  kehidupan  perempuan,  sebuah fenomena  yang  jarang   terjadi  ketika  sosok  perempuan  dengan  tekad  dan kegigihannya berusaha keluar dari  jeratan nasib yang kurang memihaknya. Hal lain, novel ini banyak mengangkat tokoh laki-laki  untuk secara bersama-sama memerangi   suatu ketidakadilan, baik yang berasal dari sosok  laki-laki maupun sosok perempuan itu sendiri. Laki-laki dan perempuan adalah sosok yang secara maknawi mereka sama, konstruksi sosial di masyarakatlah yang menyebabkan mereka diperlakukan berbeda.&lt;br /&gt;Dalam waktu singkat, Srintil membuktikan kebolehannya menari disaksikan orang-orang Dukuh Paruk sendiri. Srintil sebagai seorang ronggeng, harus   menjalani   serangkaian  upacara  tradisional  yang  puncaknya  menjalani upacara  bukak  klambu,  yaitu  menyerahkan  keperawanannya  kepada  siapapun lelaki yang mampu memberikan imbalan paling mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama  ini  perempuan  dipandang  sebagai  sosok  yang  lemah.  Banyak anggapan  yang beredar di masyarakat tentang diri perempuan itu sendiri yang menyebabkan perempuan semakin terpinggirkan. Adanya anggapan bahwa sosok perempuan itu irrasional atau emosional  sehingga perempuan tidak bisa tampil memimpin, berakibat munculnya sikap yang menempatkan perempuan pada posisi yang tidak penting. Laki-lakilah yang dianggap dominan yang berada di  pusat. Perempuan  hanya  sebagai  kanca  wingking  atau  dalam istilah  bahasa  jawanya “swargo nunut neroko katut” (Fakih 2003: 12).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Srintil merupakan sosok wanita yang berparas cantik. Sejak usia sebelas tahun ia sudah menjadi Primadona karena menjadi ronggeng. Kecantikan Srintil banyak menrik perhatian orang terutama kaum laki-laki. Mereka rela mengeluarkan  uang  dalam  jumlah  banyak  untuk  sekedar  bertayub  dan  tidur dengan Srintil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan yang jelas antara konsep jenis kelamin (sex) telah melahirkan ketidakadilan, baik kaum laki-laki dan terutama perempuan. Disadari atau tidak, ketika gagasan  feminis ini dilihat secara sekilas, sepertinya perempuanlah yang menjadi korban konsep-konsep  gender tersebut. Laki-laki bisa menjadi feminis jika  sikap  dan  tingkah  laku  mereka   menunjukkan  sikap  menghargai  dan menghormati perempuan. Namun, tatkala istilah male feminis dimunculkan, akan ada  sebuh  oposisi  yang  menyatakan  perlawanan  dari  male  feminis  yang  bisa disebut  dengan  istilah  kontra  male  feminis.  Sikap  laki-laki  yang  kontra  male feminis  terlihat  dari  tingkah  laku  mereka  yang  tidak  menghargai  perempuan, bahkan cenderung semena-mena (Adian dalam Subono 2001: 26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dominasi tokoh laki-laki cukup mewarnai novel Ronggeng Dukuh Paruk tersebut Srintil banyak melibatkan tokoh laki-laki. Pada kenyataannya tokoh laki- laki ada yang mendukung atau yang disebut male feminis dan ada pula yang tidak mendukung dan disebut  kontra male feminis. Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa tokoh kontra kontra feminis lebih dominan dibanding dengan laki-laki yang male feminis. Tokoh male feminis inilah  yang banyak membantu tokoh perempuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Mereka dalam bersikap dan tingkah lakunya sangat menghormati dan menghargai perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  laki-laki  pun  bisa  menjadi  feminis  jika  tingkah  laku  mereka menunjukkan sikap menghargai dan menghormati perempuan. Dan laki-laki bisa menjadi kontra male feminis  jika mereka menunjukkan sikap tidak menghargai dan menghormati perempuan. Terlihat jelas bahwa laki-laki dan perempuan perlu berkolaborasi untuk membangun sebuah masyarakat yang bebas dari diskriminasi dan  hal  ini  jelas  terlihat  dalam  novel  Trilogi  Ronggeng  Dukuh  Paruk  karya Ahmad Tohari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk adalah  Srintil,  Rasus,  Ki  Kertareja,  Bajus,  Marsusi,  Sakarya,  Sulam,  Dower, Warta, Darsun, dan lain-lain. Deretan nama-nama dalam novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk telah mampu  memerankan perannya dengan baik. Hampir semua tokoh  yang  dimunculkan  oleh  Ahmad   Tohari  telah  mampu  menunjukkan karakteristik pribadi yang unik, sanggup memberikan penginderaan yang jelas dan terasa begitu nyata, lengkap dengan segala pelukisan gambaran, penempatan, dan perwatakannya masing-masing tokoh tersebut.&lt;br /&gt;Berdasarkan hal di atas, dalam penelitian ini penulis tertarik untuk meneliti tokoh male feminis dan kontra male feminis dalam novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk  karya  Ahmad  Tohari  berdasarkan  teori  male  feminis  dan  kontra  male feminis.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8631009663362524453?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8631009663362524453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8631009663362524453&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8631009663362524453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8631009663362524453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/male-feminis-dan-kontra-male-feminis.html' title='Male Feminis Dan Kontra Male Feminis Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari (PBI-5)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-1304619227008929522</id><published>2011-04-05T02:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:21:36.337-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Geografi'/><title type='text'>Kemampuan Guru Dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (PKLH) Dengan Mata  Pelajaran  Sains  Dan  Pengetahuan  ..(PGEO-4)</title><content type='html'>BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang Masalah Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan  lingkungan  hidup  akan  membawa  dampak  positif  untuk tetap  lestarinya  lingkungan  itu  sendiri.  Namun,  kenyataan  yang  terjadi  justru sebaliknya,  ketika  kita  berjalan  di  sekitar  halaman  rumah,  di  sepanjang  jalan bahkan di sekeliling gedung-gedung pemerintahan, maupun di lembaga-lembaga pendidikan, dengan sangat  mudah didapati sampah-sampah yang berserakan di sana-sini dan sudah menjadi pemandangan keseharian. Belum lagi krisis air yang sering terjadi melanda negeri ini, saat musim kemarau sulit untuk mendapatkan air dan bila musim penghujan tiba, maka dapat  dipastikan  terjadi banjir (Kompas Mahasiswa  2002:15). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan  banyak  dibabat  untuk  kepentingan  sesaat  tanpa mempedulikan  upaya  penghijauannya  (Warnadi.,  Sunarto,   dan   Muchlidawati&lt;br /&gt;1997:35). Tanah dan air banyak tercemar oleh limbah-limbah industri dan limbah domestik yang berasal dari rumah hunian, belum lagi udara yang tercemar akibat asap kendaraan bermotor dan asap pabrik (Warnadi., Sunarto, dan Muchlidawati&lt;br /&gt;1997:36-39).  Jika  keadaan  seperti  itu  dibiarkan  terus-menerus,  maka  dapat dipastikan   cepat   ataupun   lambat   lingkungan   hidup   akan   semakin   parah kerusakannya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah sebenarnya sudah sejak lama melakukan upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan  hidup, salah satu diantaranya adalah melalui Pendidikan&lt;br /&gt;Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) yang mulai dirintis sejak tahun&lt;br /&gt;1975   (Anonim   a   2002:1).   Seperti   diungkapkan   oleh   Alkarhami   (dalam http://www.pdk.go.id/balitbang/publikasi/jurnal/no_26/program_pklh_suud_kari m.htm.),   bahwa  pengenalan   program  PKLH  telah  diimplementasikan   sejak kurikulum  1984,   namun  kenyataan  sehari-hari  menunjukkan  hampir  semua lulusan sekolah belum  menampilkan kinerja ramah lingkungan. Buktinya masih banyak menemui lulusan sekolah yang membuang sampah di jalanan, merokok di kendaraan  umum,  berludah  dan  membuang  hajat  tidak  pada  tempatnya,  dan kegiatan merusak lingkungan lainnya. Dengan demikian dapat dikatakan program PKLH di sekolah  belum optimal, untuk  itu  perlu dilakukan  pembenahan pada tubuh PKLH jalur sekolah.&lt;br /&gt;Pertemuan regional Sekolah Model Berwawasan Lingkungan tahun 2001 dilaksanakan di Makasar, Denpasar, dan Batam. Utusan Jawa Tengah mengikuti pertemuan  regional  di  Denpasar,  Bali  yang  berlangsung  dari  tanggal  12  Juli sampai dengan 13 Juli 2001. Wakil dari Jawa Tengah adalah: SD Negeri Singosari&lt;br /&gt;03-04  Semarang  yang  sekarang   menjadi   SD   Negeri   Pleburan   IV-V  Kota Semarang, SMP 4 Semarang, dan SMA 1 Semarang (Anonim b 2001:1), namun dari laporan pelaksanaan implementasi pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup  (PKLH)  didapat adanya ketidakpedulian warga sekolah terhadap masalah lingkungan hidup (Syafrudie 2002:19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya   10,01%   guru   yang   pernah   mempunyai   pengalaman   dalam mengintegrasikan  materi  pendidikan  kependudukan  dan  lingkungan  hidup/isu lingkungan  pada  proses  belajar  mengajar  dan  89,99%   guru  belum  pernah mempunyai pengalaman  dalam  mengintegrasikan  materi  Pendidikan&lt;br /&gt;Kependudukan  dan  Lingkungan  Hidup  (PKLH)  pada  proses  belajar  mengajar&lt;br /&gt;(Anonim a 2002:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Pendidikan  Kependudukan  dan Lingkungan Hidup  (PKLH)  di sekolah   akan   berhasil   tergantung   pada   keinginan   guru   untuk   melakukan perubahan  mendasar pada keyakinan  tentang  hakikat belajar-mengajar, strategi pengajaran, dan  penyediaan pengalaman belajar pada peserta didik (Alkarhami http: //www.pdk.go.id/balitbang/publikasi/jurnal/no_26/program_pklh_suud_ karim.htm.).&lt;br /&gt;Di sekolah dasar guru masih merupakan ujung tombak pelaksanaan proses pembelajaran dan masih merupakan tokoh yang “sentral” karena siswa banyak meneladani tingkah laku gurunya. Namun, kenyataan yang ada di lapangan, guru kurang  berkomunikasi  dalam  menyampaikan  pesan  pembelajaran  lingkungan hidup sehingga masih terjadi banyak hambatan yang dialami siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur pendidikan sebenarnya merupakan salah satu wahana yang efektif dalam sosialisasi dan internalisasi pelestarian lingkungan hidup, khususnya pada tingkat  pendidikan dasar. Materi  pendidikan  lingkungan  hidup  yang dirancang dengan baik, diajarkan kepada siswa dengan benar, dan dipraktekkan dalam tata kehidupan sekolah akan memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan hidup   dikemudian   hari.   Melalui   pendidikan   lingkungan   hidup   di   tingkat pendidikan dasar, siswa dan warga sekolah lebih dini dapat memahami pentingnya menjaga  dan  melestarikan  lingkungan   hidup,  sehingga  kelak  mereka  tidak melakukan kesalahan  yang sama sebagaimana  telah terjadi  dengan lingkungan&lt;br /&gt;hidup kita dalam beberapa dekade belakangan ini (Tim Pendidikan Lingkungan&lt;br /&gt;Hidup 2000:viii).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian dunia terhadap lingkungan hidup sebenarnya telah diawali sejak konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup di Stockholm, Swedia pada bulan Juni&lt;br /&gt;1972.  Konferensi  ini  mencanangkan  Pembangunan  Berkelanjutan  yang Berwawasan Lingkungan  (PBBL) dengan menghasilkan suatu keputusan untuk tetap  meneruskan kegiatan pembangunan ekonomi, namun pada saat yang sama menjamin Lingkungan Hidup maupun Sumber Daya Alam akan tetap layak untuk diwariskan pada generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya  menjaga  kelestarian  Lingkungan  Hidup  tersebut  direspon  oleh Indonesia  melalui  Program Pendidikan  Kependudukan  dan  Lingkungan  Hidup (PKLH) yang sudah mulai dirintis sejak tahun 1975 berdasarkan SK Mendikbud No.  068/U/1974  dan  secara  sentral  dilaksanakan  oleh  proyek  PKLH  Ditjen Dikdasmen  (Anonim  e   2002:3).  Tahun  1976  dinamakan  “Proyek  Nasional Program Kependudukan” bekerjasama  dengan  BKKBN.  Program  Diklat Kependudukan mulai dilaksanakan di sekolah pada tahun 1978.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  tahun  1987/1988   mulai  dirasakan  bahwa  manusia  tidak  dapat dipisahkan  dari  lingkungan  hidup,  sehingga  dimasukkanlah  materi  lingkungan hidup,   dan  berubah  nama  menjadi  “Proyek  Kependudukan  dan  Lingkungan Hidup”.   Adapun   pelaksanaan   program   PKLH   mulai   terealisir  sejak   tahun&lt;br /&gt;1992/1993 (Anonim a 2002:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan  PKLH  ini  diperkuat  dengan  memorandum  bersama  antara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depdiknas dengan Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 0142/U/1996&lt;br /&gt;dan Kep. 89/MenLH/5/1996 tentang pembinaan dan pengembangan pendidikan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahardjo  (2004:45),  mengungkapkan  bahwa  DEPDIKNAS  telah  lama melaksanakan program PKLH di sekolah dasar yang disesuaikan ke dalam lima bidang studi yaitu IPS, IPA, Bahasa Indonesia, agama, dan orkes.&lt;br /&gt;Siswa sekolah dasar secara formal telah mengenal konsep-konsep PKLH, dengan   demikian  Susilowati  (2003:9),  menekankan  bahwa  untuk  menjamin keberhasilan  pendidikan  lingkungan  di sekolah dasar, maka pengetahuan guru- guru sekolah dasar tentang lingkungan harus memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di   sisi   lain   para   guru   masih   kurang   memiliki   wawasan   tentang kependudukan  dan  lingkungan  hidup,  akibatnya  pengintegrasian   pendidikan kependudukan dan  lingkungan hidup  ke  dalam  materi pelajaran  masih  kurang (Anonim  c 2002:2). Menurut Siskandar (2002:5), pendidikan di sekolah sangat strategis sebagai tempat untuk merencanakan dan melaksanakan pendidikan yang diberi  muatan  nilai-nilai,  pengetahuan,  dan  pembiasaan  perilaku  positif  dalam rangka  memberikan  kesadaran   tentang  pentingnya  sikap  dan  perilaku  untuk melestarikan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  latar  belakang  di  atas  maka  peneliti  tertarik  untuk  melakukan penelitian di kelas 4, 5, dan 6 dengan mempertimbangkan aspek perkembangan kognitif  siswa  menurut  William  Stern  dan  Clam  Stern  (dalam  Ahmadi  dan Munawar Soleh 2005:91), bahwa anak usia 9 – 10 tahun (kelas tinggi) telah dapat mengamati relasi/hubungan kausal dari benda-benda dan peristiwa-peristiwa dan mulai memperhatkan ciri-ciri  dan  sifat-sifat  dari  benda  sebagai  objek&lt;br /&gt;pengamatannya.  Berdasarkan  pertimbangan  di  atas  maka  peneliti  mengadakan penelitian dengan judul “Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dengan Mata Pelajaran Sains dan Pengetahuan   Sosial   di   SD   Negeri   Se-Kecamatan   Semarang   Selatan   Kota Semarang Tahun 2006/2007).&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-1304619227008929522?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/1304619227008929522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=1304619227008929522&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1304619227008929522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1304619227008929522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/kemampuan-guru-dalam-mengintegrasikan.html' title='Kemampuan Guru Dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (PKLH) Dengan Mata  Pelajaran  Sains  Dan  Pengetahuan  ..(PGEO-4)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6168163332289038480</id><published>2011-04-05T02:17:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:19:09.103-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Seni'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Minat Mahasiswa Sendratasik Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Semarang Terhadap Musik Kontemp (PS-1)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebudayaan merupakan hasil cipta dan karsa manusia adalah suatu kekayaan yang sampai saat ini masih kita miliki dan patut kita pelihara. Tiap masyarakat mempunyai kebudayaan  yang   berbeda  dengan  kebudayaan  masyarakat lain. Beragamnya kebudayaan inilah yang menjadi bukti bahwa bangsa kita kaya akan budaya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Ralph  Linton (dalam  Ihromi,   2000:18), kebudayaan  adalah  seluruh  cara  kehidupan  dari  masyarkat manapun dan tidak hanya mengenai sebagian dari cara hidup yang oleh masyarakat   dianggap lebih   tinggi atau lebih diinginkan.  Meskipun   banyak  perbedaan     diantara kebudayaan-kebudayaan manusia, namun isi dari kebudayaan yang berbeda itu dapat digolongkan ke dalam sejumlah kategori yang sama. Menurut Koentjoroningrat (dalam Ihromi, 2000:xx) kebudayaan terdiri dari  tujuh kategori yaitu sistem peralatan hidup,  norma, sistem kemasyarakatan, bahasa  religi,  dan kesenian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di atas menunjukan bahwa kesenian&lt;br /&gt;merupakan salah  satu  dari  tujuh  kategori  kebudayaan.  Ini&lt;br /&gt;berarti kesenian adalah salah satu kebudayaan manusia yang sampai sekarang masih bertahan. Adapun kesenian itu sendiri mencakup seni  pahat, seni lukis, seni tari, dan seni musik. Dari kelima seni tersebut yang akan dibahas dalam masalah ini adalah seni musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni musik merupakan salah satu kekayaan budaya yang selalu  berkembang  sejalan  dengan  berjalannya  waktu.  Oleh Jamalus (1998:1)  musik adalah suatu hasil karya seni bunyi dalam  bentuk lagu atau komposisi musik,   yang mengungkapkan  pikiran  dan  perasaan  penciptanya  melalui unsur-unsur musik yaitu irama, melodi, harmoni, bentuk atau struktur lagu, dan ekspresi sebagai satu kesatuan. Lagu atau komposisi musik tersebut baru merupakan suatu  hasil karya seni jika diperdengarkan dengan menggunakan suara (nyanyian) atau dengan alat-alat musik.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan   sehari-hari,  kita   dapat menikmati karya  musik  melalui  beberapa  cara,  di  antaranya  dengan menonton pertunjukan  musik  secara langsung di tempat pertunjukan ataupun menikmatinya melalui media audio serta audio visual. Jenis musik yang disajikan oleh beberpa tempat pertunjukan  ataupun media itu pun bermacam-macam, sehingga kita bisa  leluasa  memilih jenis musik yang sesuai dengan  selera  kita,  misalnya  musik  klasik,  pop,  rock,  jazz,&lt;br /&gt;blues, disco, dangdut, keroncong, campursari, dan yang lainnya termasuk musik kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam jenisnya  musik  yang  disajikan  oleh  berbagai media  pertunjukan tersebut menunjukan bahwa selera atau minat masyarakat terhadap jenis musik beragam pula. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti lingkungan, status sosial, pendidikan, sarana dan prasarana serta faktor-faktor yang lain. Menurut Walgito (1997:38)  minat adalah  suatu  keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap obyek-obyek disertai  dengan  keinginan-keinginan  untuk  mengetahui  dan mempelajari  maupun  membuktikannya  lebih  lanjut  tentang obyek tertentu dengan pengertian  adanya   kecenderungan untuk  berhubungan lebih aktif terhadap obyek tersebut. Demikian halnya dengan peminat musik kontemporer. Peminat musik kontemporer tentunya juga mempunyai alasan atau latar belakang tertentu dalam menyukai musik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kita akui dan sadari, bahwa hingga saat ini peminat musik  kontemporer  belumlah  begitu  banyak  seperti  halnya peminat musik pop, dangdut, atau jenis musik lain yang sudah populer di kalangan  masyarakat  umum. Musik kontemporer memang tidak sepopuler seperti  jenis-jenis musik tersebut di atas,  hanya  kalangan  tertentu  saja  yang  mempunyai  minat untuk menikmatinya, sebagai contohnya adalah para&lt;br /&gt;mahasiswa yang mempelajari musik pada program studi seni musik di  berbagai  perguruan  tinggi, termasuk mahasiswa jurusan  Sendratasik (Prodi) program studi Seni Musik (FBS) Fakultas Bahasa dan  Seni (UNNES) Universitas  Negeri Semarang.  Walaupun demikian, bukan berarti semua mahasiswa menyukai musik  kontemporer karena masih ada juga sebagian mahasiswa yang tidak berminat pada jenis musik ini, dan cenderung   lebih suka memainkan  serta menikmati musik jenis lain, misalnya pop, dangdut, rock, hip-hop,  R&amp;B, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian  di  atas,  dapat  disimpulkan  bahwa  musik kontemporer belumlah sepopuler seperti jenis musik lainnya, dan belum tentu semua orang berminat serta bisa menikmatinya.  Dalam  penelitian  ini,  penulis  akan  meneliti minat mahasiswa  Sendratasik Prodi Seni Musik FBS UNNES terhadap musik kontemporer, khususnya pada angkatan&lt;br /&gt;2002/2003.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6168163332289038480?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6168163332289038480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6168163332289038480&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6168163332289038480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6168163332289038480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/minat-mahasiswa-sendratasik-program.html' title='Minat Mahasiswa Sendratasik Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Semarang Terhadap Musik Kontemp (PS-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-3020656725721423687</id><published>2011-04-05T02:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:15:34.131-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Olahraga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Bahu Dan Daya Ledak Otot Lengan Bahu Dengan Hasil Jumping Service Pada Mahasiswa Putra (POL-7)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Alasan Pemilihan Judul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia olahraga dikenal berbagai macam cabang olahraga, salah satunya adalah cabang bola voli. Permainan bola voli merupakan salah satu diantara banyak cabang olahraga yang populer di masyarakat. Hal ini terbukti bahwa bola voli banyak dimainkan di sekolah-sekolah, di kantor-kantor maupun di kampung-kampung. Permainan bola voli digemari oleh masyarakat dari berbagai tingkat usia, anak-anak, remaja dan dewasa baik pria maupun wanita  ( Suharno HP, 1984 : 6 ).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembina bola voli berpendapat bahwa sumber pemain kebanyakan berasal dari sekolah-sekolah, seperti dikatakan oleh Bonnie Robinson ( 1993 : 7 ) bahwa tempat yang cocok untuk latihan olahraga adalah sekolah, termasuk Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran pendidikan jasmani dan kesehatan olahraga di Sekolah Dasar dan  sekolah menengah, hendaknya tidak diartikan secara sempit, ialah  hanya sebagai kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan kegiatan sebagai penyela kesibukan belajar atau sekedar untuk mengamankan siswa supaya  tertib.  Pendidikan  jasmani  adalah   proses  pendidikan  melalui aktifitas jasmani. Tujuan yang ingin dicapai bersifat menyeluruh mencakup  domain  psykomotor,  kognitif  dan  afektif. Dengan  kata  lain&lt;br /&gt;melalui  aktifitas  jasmani,  anak  diarahkan  untuk  belajar  melalui  fisik&lt;br /&gt;sehingga akan  terjadi  suatu  perubahan  perilaku  tidak  saja  menyangkut aspek  psikomotor,  tetapi  juga  kognitif  dan  afektif.  Sehingga  sekolah sebagai  suatu  lembaga  pendidikan  formal  pada  pelaksanaannya  secara nasional telah menetapkan  kurikulum yang disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan  memperhatikan tahap perkembangan peserta  didik  dan  disesuaikan  dengan  lingkungannya (  Rusli  Lutan,&lt;br /&gt;2000:4 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan   bola   voli   dapat   digunakan   sebagai   sarana   untuk mendidik, sebab dengan olahraga bola voli dapat membentuk pribadi yang sportif, jujur, kerjasama, bertanggung jawab. Yang semua itu merupakan nilai-nilai pendidikan yang dapat  ditanamkan. Oleh karena itu olahraga permainan bola voli diberikan dalam  lingkungan  atau sebagai olahraga sekolah, bola voli diberikan sejak anak-anak SD, SLTP, SLTA sampai di tingkat   Perguruan   Tinggi.   Hal   yang   sama   juga   diungkapkan   oleh Maryanto, dkk. ( 1993:51 ) bahwa olahraga dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, salah satunya ialah olahraga permainan bola voli digemari dan menarik bagi anak didik, ternyata juga mengandung nilai-nilai  secara  langsung  dapat  membentuk  kepribadian  anak  didik, memberi   ketegasan   dan   kecekatan   pada   anak   didik.   Hal   tersebut mendorong untuk selalu terus  dikembangkan serta ditingkatkannya mutu permainan olahraga bola voli di Indonesia,  dan salah satu usaha untuk mengembangkannya  adalah  mengajarkan  permainan  olahraga  bola  voli sedini mungkin. Karena kepada anak-anak akan lebih mudah dan  cepat&lt;br /&gt;menyerap teknik dasar bola voli dibandingkan dengan orang dewasa ( PBVSI,  1995 : 55 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini olahraga bola voli bukan hanya merupakan olahraga rekreasi, tetapi sudah merupakan olahraga prestasi. Seperti yang dikemukakan oleh Suharno H.P ( 1984:10 ), bahwa bola voli pada abad ke-20 ini  tidak  hanya merupakan olahraga rekreasi lagi, melainkan telah menjadi olahraga  prestasi  sehingga menuntut kualitas prestasi setinggi- tingginya.   Karena   ada   tuntutan   prestasi   yang   tinggi   dan   semakin berkembangnya  permainan  bola  voli  maka  akan  mengalami  beberapa perkembangan baik secara teknik maupun  taktik. Selain itu juga perlu dicari cara latihan yang efektif dan efisien, terutama untuk  memilih dan menyusun metode latihan yang baik, terutama untuk penguasaan teknik dasar yang sempurna sehingga prestasi yang diharapkan dapat tercapai  ( M. Yunus, 1992, 5 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam permainan  bola  voli  dikenal  berbagai  teknik  dasar,  dan untuk dapat  bermain bola voli harus betul-betul dikuasai dahulu teknik- teknik dasar ini. Salah  satu  teknik dasar adalah service, dimana service merupakan  permulaan  untuk   dimulainya  suatu  pertandingan.  Service adalah pukulan bola yang dilakukan dari daerah dibelakang garis lapangan melampaui   net   ke   daerah   lawan.   Pukulan   service   dilakukan   pada permulaan dan setelah terjadinya suatu kesalahan. Pukulan  service dapat berupa serangan bila bola dipukul dengan keras dan terarah ( Sunardi,&lt;br /&gt;1993 : 114 ). Service harus dilakukan  dengan  baik  dan  sempurna  dan oleh semua pemain, karena   kesalahan   service   mengakibatkan pertambahan  angka  bagi  lawan  dan  uniknya  lagi  setiap  pemain  akan melakukan  service  ini.  Demikian  pentingnya  kedudukan  service  dalam permianan bola voli, maka teknik dasar service harus  dikuasai dengan baik, sebaiknya latihan dasar service mendapat porsi yang  cukup. Service dilakukan dari daerah service di belakang lapangan, dengan panjang tak terbatas. Mula-mula service hanya berperan sebagai pelayanan  saja untuk memulai pertandingan, tetapi dewasa ini service bisa merupakan serangan awal untuk mendapat nilai agar suatu regu memperoleh kemenangan ( M. Yunus, 1992 : 69 ). Oleh karena itu service harus dilakukan dengan keras dan terarah dengan tujuan agar tidak bisa diterima oleh lawan yang berarti pihak pemegang service mendapatkan angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Service sendiri  juga  ada  bermacam-macam,  dan  masing-masing memiliki  nama dan sifat serta teknik sendiri-sendiri. Menurut M Yunus, ( 1992 : 69-71 ),   bertolak dari pentingnya kedudukan service diciptakan bermacam-macam teknik dan  variasi service. ialah : 1) Service tangan bawah  (  underhand  service  ),  terutama   diajarkan  untuk  pemula.  2) Floating Service ( Servis Mengapung), terdiri atas  Floating Overhand Service dan Overhand Change Up Service ( Slider  Floating Overhand ).&lt;br /&gt;3) Overhand Round-Hause Sservice ( Hook Service ), dan 4) Jumping&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Service.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penguasaan tehnik dasar secara sempurna dapat di capai dengan melakukan  latihan-latihan kontinyu dan menggunakan metode latihan yang&lt;br /&gt;baik. Penguasaan teknik dasar sebagai salah satu penunjang keberhasilan permainan bola  voli  sangat  di  pengaruhi  oleh  unsur  lain  yaitu  unsur kondisi fisik. Komponen  fisik yang diperlukan dalam service terutama dalam  jumping  service  dalam   permainan  bola  voli  adalah  kekuatan, kecepatan,  daya  tahan,  keseimbangan  dan  koordinasi.  (Agus  Margono&lt;br /&gt;1993 : 174 )  Komponen-komponen fisik tersebut masing-masing memiliki peranan yang berbeda, sesuai karakteristik yang dimiliki. Komponen fisik yang  dirasa  sangat  penting   berkaitan  dengan  jumping  service  dalam permainan bola voli antara lain adalah  unsur  kekuatan otot lengan bahu dan daya ledak otot lengan bahu. Hal ini didasarkan  pada teori   bahwa service yang baik ialah keras dan terarah. Service yang keras dan terarah adalah spesifikasi jumping service, dan pelaksanaannya dibutuhan lompatan yang tinggi agar pemain leluasa dalam  mengarahkan bola dan pukulan yang lepas dan keras. Untuk pukulan yang keras ini dubutuhkan daya ledak otot lengan bahu dan kekuatan otot lengan bahu. ( M.Maryanto,&lt;br /&gt;1993 : 114-115 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-3020656725721423687?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/3020656725721423687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=3020656725721423687&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3020656725721423687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3020656725721423687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/hubungan-antara-kekuatan-otot-lengan.html' title='Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Bahu Dan Daya Ledak Otot Lengan Bahu Dengan Hasil Jumping Service Pada Mahasiswa Putra (POL-7)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-3943089041644712967</id><published>2011-04-05T02:10:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:13:38.051-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Olahraga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Hubungan Antara Daya Ledak Otot Tungkai Dan Panjang Lengan Dengan Hasil Jumping Service Pada Mahasiswa Putera Unit Kegiatan Mhs Bola Voli (POL-6)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Alasan Pemilihan Judul&lt;br /&gt;Pendidikan  jasmani  merupakan  pendidikan  yang  mengacu  pada keseimbangan gerak, penanaman sikap, watak, emosi, dan intelektual dalam setiap  pengajarannya. Pendidikan jasmani dilaksanakan guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran  yang  tinggi,  serta  dimulai  sejak  usia  dini  melalui  pendidikan olahraga  di  sekolah  dan  masyarakat.  Segala  usaha  yang  ditempuh  untuk mewujudkan tujuan tersebut harus mampu diterapkan dalam setiap pengajaran pendidikan   jasmani.   Pendidikan   jasmani   merupakan   proses   pendidikan melalui  aktivitas  jasmani.  Tujuan  yang  ingin  dicapai  bersifat  menyeluruh mencakup aspek fisik, intelektual, sosial dan moral (  Maryanto dkk. 1993 : 51&lt;br /&gt;).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pendidikan dapat dicapai salah satunya dengan mengajarkan pendidikan jasmani atau olahraga di sekolah mencakup berbagai macam cabang olahraga seperti atletik, permainan, olahraga air dan olahraga bela diri. Olahraga permainan yang dilakukan dalam proses pendidikan salah satunya adalah olahraga bola voli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan  bola voli sendiri mengalami perkembangan yang pesat, ini terbukti dengan  adanya klub-klub bola voli yang ada sekarang ini. Hal tersebut didukung olah perkembangan bola voli di sekolah-sekolah, baik di tingkat  SLTP  maupun  SLTA  yang  menempatkan&lt;br /&gt;bola voli sebagai salah-satu cabang olahraga permainan yang masuk dalam kurikulum  pendidikan  sebagai  olah  raga  yang  wajib  diajarkan  baik  lewat pendidikan  intrakurikuler   maupun  ekstrakurikuler  dan  terprogram  dalam Garis–garis Besar Program Pengajaran  (GBPP). Keberadaannya secara tidak langsung ikut serta dalam upaya mewujudkan  pembangunan nasional yaitu pembangunan manusia yang berkualitas baik fisik maupun mental.( Depdiknas , 1998 : 1 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu lembaga pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sekjak masih berstatus sebagai IKIP Negeri Semarang, mempunyai Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) juga bertanggung jawab untuk mengembangkan olahraga dan memiliki kurikulum berbagai cabang olahraga salah satunya ialah cabang olahraga bola voli.  FIK adalah fakultas olahraga memiliki beberapa jurusan. Salah satunya ialah jurusan Kepelatihan Olahraga yang salah satu tujuannya mencetak para pelatih olahraga, dan oleh sebab itu setiap mahasiswa diharapkan melakukan kegiatan melatih ketrampilan sendiri dengan bergabung pada unit-unit kegiatan mahasiswa yang lazim disebut Unit Kegiatan  Mahasiswa  (  UKM  )  yang  salah  satunya  adalah  Unit  Kegiatan Mahasiswa Bola Voli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan  bola  voli  merupakan  salah  satu  cabang  olahraga permainan  besar yang dimainkan oleh dua regu dan masing-masing regu terdiri  dari  6  orang.  Permainan  ini  adalah  kontak  tidak  langsung,  sebab masing-masing  regu  bermain  dalam  lapangan  sendiri  yang  dibatasi  oleh jaring atau net. Prinsip bermain bola voli adalah  memainkan bola dengan&lt;br /&gt;memvoli (memukul dengan tangan) dan berusaha menjatuhkannya kedalam lapangan permainan lawan dengan menyeberangkan bola lewat atas net atau jaring  dan  mempertahankannya  agar  bola  tidak  jatuh  dilapangan  sendiri. Setiap Regu diperkenankan memainkan atau menyentuh bola tidak lebih dari tiga kali sebelum melewati  net selama bola dalam permainan. (M. Yunus,&lt;br /&gt;1992:27). Permainan  bola  voli  merupakan  cabang  olahraga  yang  banyak diminati oleh masyarakat Indonesia baik pria maupun wanita, hal ini terbukti bahwa  baik  dilingkungan   sekolah,  instasi  pemerintah,  swasta,  maupun perguruan  tinggi  serta  dilingkungan  masyarakat.  Permainan  bola  voli  ini banyak   dimainkan,   di   berbagai   kalangan,   hal   ini   disebabkan   selain manfaatnya  sangat  baik  untuk  pembentukan  individu  secara  keseluruhan lapangan permainannya juga tidak membutuhkan tempat yang begitu luas sehingga  mudah  untuk  mendapatkannya  (M.  Yunus,  1992:2).  Ternyata bahwa  bola  voli  pada  masa  sekarang  ini  bukan  hanya  sebagai  olahraga rekreasi  melainkan  telah   menjadi  olahraga  prestasi,  apalagi  bola  voli sekarang  sudah  dikelola  secara   profesional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hal  ini  terlihat dengan munculnya Livotama ( Liga Bola Voli Utama ) ialah kejuaraan antar klub bola  voli  yang  dilakukan  rutin  setiap  tahun,  dimana  setiap  klub  sudah mendatangkan  pemain   asing  yang  secara  kualitas  memang  lebih  baik daripada  pemian  lokal.  Mau  tidak   mau  kedatangan  pemain  asing  ini merupakan saingan dan tantangan bagi pemain lokal  untuk bermain lebih baik,  maka  tidak  heran  apabila  dalam  permainan  bola  voli  para  pemain dituntut prestasi setinggi-tingginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya tuntutan prestasi yang tinggi, maka perlu dilakukan latihan yang  lebih   efektif  dan  efisien,  terutama  sekali  dalam  metode  latihan, sehingga   penguasaan   teknik   dasar   dapat   dikuasai   dengan   sempurna. Penguasaan teknik dasar merupakan  suatu yang perlu dikembangkan untuk prestasi  permainan.  Teknik  dasar  bola  voli   harus  betul-betul  dipelajari terlebih dahulu, guna dikembangkan mutu prestasi bola voli sebab menang atau  kalahnya  suatu  regu  di  dalam  suatu  pertandingan  salah  satunya ditentukan oleh penguasaan teknik dasar permainan bola voli ( Suharno HP,&lt;br /&gt;1984 : 11 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu modal dasar untuk mencapai prestasi yang tinggi dalam suatu  cabang  olahraga adalah memiliki bibit yang berbakat sesuai dengan tuntunan dan spesifikasi masing-masing cabang olahraga. M Yunus (1992:68) Untuk dapat berprestasi dalam cabang olahraga bola voli mutlak harus dimulai sejak umur muda, dalam hal ini bibit yang dimaksud adalah anak yang masih muda berumur sekitar 9 sampai 13 tahun dan mempunyai potensi (bakat) yang tunggi untuk dikembangkan menjadi pemain yang baik (M Yunus, 1992 : 68 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik-teknik  dasar  permainan  bola  voli,  menurut  M.  Yunus (1992:130-132)  terbagi  dalam  lima  macam  teknik  dasar  yaitu  :  1)  servis, meliputi servis tangan bawah, servis dari tangan samping, dan servis dari atas;&lt;br /&gt;2) passing, meliputi pass bawah, pass atas; 3) umpan; 4) smah meliputi smash normal, smash semi, smash pull, smash pull (quick), smash pull straigh, smash push; dan 5) bendungan (block). Dalam bola voli dikenal adanya bermacam- macam  service,  dan  masing-masing  memiliki  nama  dan  sifat  serta  teknik&lt;br /&gt;sendiri-sendiri. Pada dasarnya ada dua macam pukulan service yaitu : 1) Pukulan dari bawah yang juga sering disebut service bawah. Jenis pukulan ini bagi pemain pemula merupakan pukulan yang sederhana dan cocok. ( Sunardi,&lt;br /&gt;1993 : 115 ). 2) Pukulan dari atas kepala atau yang disebut service atas. Pukulan service  atas ada tiga variasi yang pokok ialah : Floating Service ( Servis Mengapung), Overhand Round-Hause Sservice ( Hook Service ), dan Jumping Service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan  tehnik  dasar  secara  sempurna  dapat  di  capai  dengan melakukan  latihan-latihan kontinyu dan menggunakan metode latihan yang baik.  Penguasaan  teknik  dasar  sebagai  salah  satu  penunjang  keberhasilan permainan  bola voli sangat di pengaruhi oleh unsur lain yaitu unsur kondisi fisik. Komponen fisik yang diperlukan dalam service terutama dalam jumping service dalam permainan bola voli adalah kekuatan, kecepatan,  daya tahan, keseimbangan dan koordinasi. (Agus Margono 1993 : 174 ) Komponen- komponen  fisik  tersebut  masing-masing  memiliki  peranan  yang  berbeda, sesuai karakteristik yang dimiliki. Komponen fisik yang dirasa sangat penting berkaitan dengan kekuatan jumping seperti jumping service dalam permainan bola  voli  adalah  unsur  daya  ledak  otot  lengan  bahu  dan  daya  ledak  otot tunghkai. Hal ini didasarkan pada teori dasar  bahwa untuk jumping service dibutuhkan kekuatan otot lengan yang prima agar bola dapat  berlari dengan cepat serta daya lompat yang tinggi agar pemain mudah mengarahkan bola. ( Soedarminto 1992: 60-61)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan bola voli  adalah  servis,  sebab  dalam teknik  servis  yang  baik  suatu  regu  dapat dengan mudah memperoleh  point. Servis merupakan salah satu teknik dasar permainan Bola voli. Pada mulanya servis  hanya merupakan pukulan awal untuk dimulainya suatu permainan awal untuk diperoleh nilai agar suatu regu berhasil  meraih  kemenangan  (M.  Yunus,1992:69).  Teknik  servis   dalam permainan  bola  voli  merupakan  persyaratan  tertentu  sebagai  modal  dalam setiap melakukan servis diantaranya memiliki kondisi fisik yang baik berupa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Kekuatan  (strenght), 2)  Kecepatan  (Speed),  3)  Kelincahan  dan koordinasi (agility and coordination), 4) Tenaga (power), 5) Daya tahan otot (musculer   undurance),   6)   Daya   kerja   jantung   dan   paru-paru   (cardio respiratory function), 7) Kelentukan (flexibility), 8) Keseimbangan (balance),&lt;br /&gt;9) Ketepatan (accurisy), dan 10) Kesehatan untuk olahraga (Healt for sport) (Sajoto,M,1988:4). Sebab untuk dapat melakukan servis yang diharapkan perlu  ketrampilan  khusus  disamping  kemampuan  untuk  melakukan  servis secara berulang  sepanjang permainan yang baik. Misalnya kecepatan gerak lengan  ketika  bola  dipukul,  kekuatan  otot  lengan  untuk  memberi  tenaga, ayunan lengan agar bola mampu melaju cepat dan keras serta antropometrik yang memungkinkan lengan dapat menguntungkan bola dipukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  usaha  pemain  untuk  mencapai  prestasi  maksimal  bermain bola  voli,  persiapan  pemain  bukan  hanya  ditekankan  kepada  penguasaan teknik  dan  taktik  saja,  tetapi  kondisi  fisik  yang  sempurna  berkat  latihan, merupakan syarat penting bagi pemain bola voli. Kondisi fisik pemain perlu&lt;br /&gt;penjagaan dan peningkatan secara kontinyu untuk menghadapi latihan dan pertandingan.   Diharapkan  pemain  selalu  dalam  kondisi  sempurna  dalam menghadapi pertandingan  agar  tidak mengurangi prestasi individu dan regu. Apabila seorang pemain atau lebih  memiliki kondisi fisik jelek pada saat pertandingan, akan menimbulkan prestasi regu tersebut dalam menurun secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian ini faktor kondisi fisik yang akan dikaji adalah daya ledak  otot tungkai dan panjang lengan. Daya ledak otot tungkai dan panjang  lengan   merupakan   faktor  penting  dalam  melakukan  servis  atas terutama jumping service.&lt;br /&gt;Daya  ledak,  merupakan  unsur  kecepatan  maksimal  dan  kekuatan maksimal  dan  merupakan  salah  satu  komponen  yang  sangat  penting  dan diperlukan   dalam   berbagai   cabang   olahraga,   daya   ledak   otot   tungkai merupakan  salah  satu  komponen  kondisi  fisik  yang  sangat  penting  dan diperlukan bagi keberhasilan melakukan pukulan servis jumping. Daya ledak (power) ialah  kemampuan sebuah otot atau sekelompok otot untuk mengatasi tahanan beban dengan kekuatan dan kecepatan tinggi dalam suatu  gerakan yang utuh (Suharno HP, 1984:11). Komponen daya ledak dapat terbentuk secara optimal jika  unsur-unsur seperti kecepatan dan kekuatan ditumbuhkembangkan dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya  peningkatan daya ledak dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kontraksi otot, kecepatan gerak dalam mengatasi  hambatan, koordinasi kekuatan berbagai macam otot dan panjang pengungkit  (Guyton,  A.C.  1991:72).  Daya  ledak  otot  tungkai  merupakan&lt;br /&gt;faktor pendukung dalam melakukan servis jumping, dengan daya ledak otot tungkai yang optimal akan menghasilkan servis jumping dengan baik sehingga sulit  diterima  oleh  lawan.   Sementara  panjang  lengan  merupakan  faktor pendukung  untuk  melakukan  servis  jumping  dengan baik.  Panjang  lengan merupakan  tuas  yang  panjang  dipengaruhi  dengan  kecepatan  gerakan  dan kecepatan itu yang sebanding dengan radius, yaitu panjang lengan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya tingkat kondisi fisik dan anatomis seseorang berbeda. Sedangkan untuk diperoleh bibit pemain bola voli yang baik perlu diketahui seberapa  besar faktor tersebut diatas ikut berpengaruh terhadap hasil  permainan  bola  voli  terutama  dalam  pelaksanaan  servis  jumping. Dengan   pertimbangan   seperti   tersebut   di   muka   maka   peneliti   akan mengadakan penelitian dengan  judul : ” Hubungan antara Daya Ledak Otot Tungkai   dan   Panjang   Lengan   Dengan   Hasil   Jumping   Service   Pada Mahasiswa Putra Unit Kegiatan Mahasiswa Bola Voli Univwersitas Negeri Semarang Tahun 2006..”&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-3943089041644712967?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/3943089041644712967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=3943089041644712967&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3943089041644712967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3943089041644712967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/hubungan-antara-daya-ledak-otot-tungkai.html' title='Hubungan Antara Daya Ledak Otot Tungkai Dan Panjang Lengan Dengan Hasil Jumping Service Pada Mahasiswa Putera Unit Kegiatan Mhs Bola Voli (POL-6)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-429943609174227517</id><published>2011-04-05T02:06:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:08:08.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Lara Cameron’s Motivation In Achieving Power And Wealth In Sidney Sheldon’s The Stars Shine Down (PBING-17)</title><content type='html'>CHAPTER I&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nowadays, some people tend to read literature more than to scientific or religious books since  they consider that literature will lead human to a better social or personal conduct. Moreover, literary book presents expression of feelings, while scientific or religious books are the most exact kind of reporting. In a very real sense, some people who have read good literature have  lived more comfortable than people who cannot or will not read.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rees (1973: 1-2) defines literature in a broad and a narrow sense. The former means  anything that is written such as catalogues, textbooks, brochures, and  so  on.  While  the  latter  means  writing  that  expresses  and  communicates thoughts, feelings, ideas, and attitudes  towards  life in serious, fuller and deeper sense of words such as novel, poetry, prose, fiction, essay, and autobiography.&lt;br /&gt;Actually, literature has primary aim is giving pleasure, to entertain those who concern to it. Darma (1984: 55) says that literature is really an expression to explore the life problems, philosophy, and psychology. In other words, the author of literary work is usually considered as an expert in psychology, and philosophy who concern about life problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In psychological point of view, there is a relation between psychology and&lt;br /&gt;literature that we called psychoanalysis. Felman, as quoted in Green and LeeBihan&lt;br /&gt;(1996: 143), explains that we normally tend to see psychoanalysis as the active practice performed upon the passive text:&lt;br /&gt;While literature is considered as a body of a language-to be interpreted- psychoanalysis is considered as a body of knowledge, whose competence is called upon interpret. Psychoanalysis, in other words, occupies the place of a subject, literature that of an object. (Felman, 1982: 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  main  subject  of  psychoanalysis  is  the  term  “unconsciousness”. Psychoanalytic  treatment  demonstrates  how  these  unconscious  factors  affect current relationship and patterns of behavior. Ernest R. Hilgrad (1962: 125) states that psychologist have made a distinction between the things we learn, our habits, and the things which make us to use these habits, that is our motives&lt;br /&gt;The subjects of motivation can be found in the literary work. We can find how motivation is described individually or socially and how an individual reacts to  his/her  motives.  However,  some  people  may  not  recognize  that  they  need certain motivation to reach goal related to power and wealth. Since they probably think that motivation only a piece of science  which does not influence in one’s success.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moreover, motivation appears from the person himself and it does not depend on  the environment, so he needs encouragements to build his internal drive  to  be  motivated.  Floyd  L.  Ruch  mentioned  there  are  two  effects  of motivation on behavior. They are:&lt;br /&gt;1.  Motives  determine  the  direction  of  behavior  and  their  change  within individual to its environment.&lt;br /&gt;2.  Motives make energy available for the activity required.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because of the varieties of motivate existing in individual the terms of motivation in literary works are significant to be explored principally women’s motivation.&lt;br /&gt;As we know God creates human men and women. They are born to this world  with  several  differentiations  in  physique,  thinking,  and  characteristic. Commonly men are always  identified with his strength and women with her weakness. A lot of opinions on stereotypes  say that women are weaker, more emotional, less able to learn and dependent through men who have everything to judge themselves as superior.&lt;br /&gt;Obviously, women have been treated unfairly although that is only public opinion.  Based on those differentiations women are motivated to surpass men’s authority.  They  tend  to  show  that  women  can  do  anything  better  that  men. Actually, it is not easy for women to be highly-motivated in the society because they are still norms, principles, and traditions that  limit  their activities. Now, women’s motivation has moved through the recognition of significant purposes. They are determined to get particular achievement, fulfill their inner  drive,  or reach higher status in society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Stars Shine Down written by Sidney Sheldon talks about a woman who  was  motivated  to  achieve  power  and  wealth.  The  main  character,  Lara Cameron, had to struggle to change her life. She did hard work in many ways to change her life. Here, in this study, I intend to show Lara Cameron’s motivation in achieving power and wealth. I will discuss the problem in the next chapter.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-429943609174227517?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/429943609174227517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=429943609174227517&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/429943609174227517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/429943609174227517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/lara-camerons-motivation-in-achieving.html' title='Lara Cameron’s Motivation In Achieving Power And Wealth In Sidney Sheldon’s The Stars Shine Down (PBING-17)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8709045325010397089</id><published>2011-04-05T02:04:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:06:42.003-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Common Strategic Competence Employed By Senior High School Debaters (PBING-16)</title><content type='html'>CHAPTER I INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;English debate is nowadays widely known among senior high school students especially in  Semarang. This activity has been something popular for its image among  both  students  and   English  teachers.  They  think  of  this  activity  as something outstanding. This thought may  appear due to the fact that not many students of senior high school are able to do so. Only  those who are at least capable in producing oral communication in English will be chosen as  debater. Referring to this assumption, it is no wonder that the number of English debaters is  not  of great  significance  compared  with  the  whole  number  of students  in general.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The effort of facilitating this great potential has been done. It is proven that many  competitions among high schools and vocational schools have been conducted recently. In fact, this effort gains so much attention and respect from several parties. They are students as the  agent, teachers as the supporters, and frequently  may  collaborate  with  the  government  as   the   facilitator  through Department of Education to present debate competitions. The question that may arise upon this notion is how it gains such great attention.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the one hand, if we see this fact from the perspective of students’&lt;br /&gt;cognitive aspect, we come into the answer that debate itself will stimulate the&lt;br /&gt;students to have good understanding of what happens around them. It deals with how  they  cope  with  the  current  issues  and  how  they position  themselves  as humans who have great  faith in their own thought or idea upon the issues. This thought is not merely for the sake of their own, it is to be believed by others. In short, we can say that debate can be used as a tool to prepare students to cope with social life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the other hand, if we see this fact from the perspective of linguistic knowledge,  debate can be used as a tool to train students to use the language practically.   In   relation   to   English   language learning, it is   actually   the implementation of language in use; that is oral communication.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Those two elements mentioned above, as the answer of the question arises, carry a  comprehensive concept. This concept constitutes the reason why debate necessarily  affects  one’s  mindset  and  the  need  of  debaters  to  convince  the adjudicators that somehow their case is logical, reliable, convincing, and therefore undefeatable. To reach this point, a debater should have the competence that will ease   them   in   carrying   his   massage   through   speech   so   that   it   becomes comprehensible and convincing to the adjudicators as the decision makers of the winning. Since it deals with the massage being conveyed and the language being employed, one way to overcome this is to have what so called communicative competence.  As  stated  by  Hymes  (1972),  communicative  competence  is  the knowledge  which  enables   someone  to  use  a  language  effectively  for  real&lt;br /&gt;communication which involves two or more speakers. These speakers interact&lt;br /&gt;each other in the form of oral communication and stimulate each other to respond what each says.&lt;br /&gt;Briefly,  communicative  competence  is  really  needed  in  anytime  and anywhere to present nearly perfect performance. Debate, in this case, is one of the examples where a speaker  is supposed to be able to convey massages or cases comprehensively and to respond what other speakers say.  This fact is exactly the main idea of what a debate is intended to be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The component of communicative competence that relates to the way each speaker  maintains  and  sustains  his  communication  is  what  we  call  strategic competence or communicative strategy. This competence is deemed to be the last but practical choice if the  speakers are lacking of linguistic competence. When they are in this very situation, communication breakdown is so much possible to occur.&lt;br /&gt;Problem in oral communication, especially for those learning a foreign language,  may  coincide  with  the  insufficient  knowledge  in  that  language.  In relation to this, Willing  once declared that  communication to  some degree is problematic since people communicating  may fail to discover that they do not understand  each  other  fully  due  to  lack  of  common  vocabulary  or  common background, or perhaps due to different attitudes (1992: 1).  A debater may say “a…a... what is it?” during his speech when he forgets some massage or some lexical items to be delivered.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If breakdown occurs in debate and the debaters fails to compensate it, their&lt;br /&gt;performance will be less convincing and finally it will influence the adjudicator’s&lt;br /&gt;judgment  about  which  team  deserves  the  winning.  Therefore,  having  good strategic competence is deemed to be crucial for them as merely debaters and as students basically whose background is academic institution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From this long elaboration, we have seen the pedagogical idea implied in a debate that  somehow becomes the  major point  of our discussion. Since I am engaged in a society dealing  with debate namely English Debate Society (EDS) and engaged in educational program,  it becomes a great importance for me to analyze some strategies employed by debaters during their speeches.&lt;br /&gt;Being a judge, or usually called as adjudicator, in several English debate competitions also drives my curiosity upon how debaters maintain their speeches to give more assurance on their cases.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8709045325010397089?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8709045325010397089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8709045325010397089&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8709045325010397089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8709045325010397089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/common-strategic-competence-employed-by.html' title='Common Strategic Competence Employed By Senior High School Debaters (PBING-16)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7041099851619023501</id><published>2011-04-05T02:03:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:04:56.657-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Figures Of Speech Expressed In Norman Vincent Peale’s You Can If You Think You Can (PBING-15)</title><content type='html'>CHAPTER I&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the real life actually we use figures of speech to express our ideas, thoughts, feelings and minds. Figures of speech is also related to the literature and human  life.  Figures  of  speech,  manner  of  speaking  or  writing,  gives  to  our sentiments and thoughts a greater force, more vivacity and agreeableness.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The study analyzes a book entitled You Can if You Think You Can, the writer finds some figures of speech which are expressed in this book. Figures of speech are not only used in speaking but also in writing. Besides, the figures of speech are also commonly known as rhetorical devices.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Figures of speech are terms used to describe the devices employed to add colour,  decoration and imaginative expression to linguistic use. It distinguishes figurative or imaginative language from its usage in a literal manner.&lt;br /&gt;Meanwhile in  the  Oxford  Advanced  Learner’s  Dictionary  tells  about figures of speech, it says that figure of speech is a word or phrase is used for vivid or dramatic effect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The writer also finds in www.home.comcast.net that a figure of speech is a change from the ordinary manner of expression, using words in other than their&lt;br /&gt;literal sense to enhance the way a thought is expressed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The figures of speech in the book You Can if You Think You Can makes the beautiful of writing because figures of speech are often used and crafted for emphasis, freshness of expression or clarity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Figures of speech have many functions both oral and written communication, as explained in the Encyclopedia of Americana, that figures of speech serve  variety of purposes. They are used to clarify meaning, to provide vivid  example,  to  emphasize,  to  stimulate  objects,  to  amuse  or  to  ornament (Holman, 1997:195).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Figures of speech are also used in public speaking especially in persuasive speech. The goal of the speaker is to persuade the audience, and it is usually used for  campaign  speech,  religion  persuasion  speech  and  a  speech  for  promotion goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is explained before that figures of speech are also used in writing, one of the literary  works that use figures of speech is a book entitled You Can if You Think You Can written by  Norman Vincent Peale. There are many sentences which are expressed the figures of speech found in the book.&lt;br /&gt;Based on the background above, the book You Can if You Think You Can which is written by Norman Vincent Peale is going to be analyzed further on this research. The writer interests to analyze the expressions which are reflected the figures of speech.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7041099851619023501?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7041099851619023501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7041099851619023501&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7041099851619023501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7041099851619023501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/figures-of-speech-expressed-in-norman.html' title='Figures Of Speech Expressed In Norman Vincent Peale’s You Can If You Think You Can (PBING-15)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-1512613904554714605</id><published>2011-04-05T02:01:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:03:33.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Unveiling The Mystery Of Incest As The Mirror Of Soul Depression In “The God Of Small Things” And Its Relevance To The Modern Society (PBING-14)</title><content type='html'>CHAPTER I&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exultation can be reached through reading. This kind of activity is believed to be an effective way in avoiding listlessness. Many people love reading for looking for pleasure or just  spending spare times. When reading foreign literature, the readers  may  also  get  supplementary  knowledge  about  different  culture.  This activity  can  also  stimulate  people  to  learn  English  as  well  as  to  learn  about themselves, people, lifestyle, and other societies.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reading becomes my prominent activity for doing the analysis. As an English  literature student I have read many literary works such as poetry, short story, novel, drama script, and so on. During my study, being deeply involved in literary works is considered to be one of the main tasks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In a narrow sense, literature is defined as all things written; for example, text  book,  brochures,  recipe,  timetable,  etc.  In  a  broad  sense,  as  stated  in Encyclopedia Americana  (1973:559), literature is ‘one of the great creative and universal means of communicating the emotional, spiritual, or intellectual concern of mankind’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hardjana (1985:10) in Kritik Sastra, Sebuah Pengantar states:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sastra merupakan  pengungkapan  baku  dari  apa  yang  telah  disaksikan orang dalam kehidupan, apa yang telah direnungkan, dan dirasakan orang mengenai segi-segi kehidupan yang paling menarik minat secara langsung lagi kuat pada hakikatnya adalah  suatu pengungkapan kehidupan lewat bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literature exists because it pleases us by imitating life or more precisely, by displaying the writer’s vision of life as it is or as the writers think it should be. Another function of literature is to expand or to refine our minds or quicken our sense of life (Koesnobroto, 1988).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As it is stated before, novel is one branch of literature. The theme about love,  friendship, and life that are found in novels seems to be the outstanding points that attract the  readers’ curiosity. The dictions used in novels are mostly denotative, containing little complexity and ambiguity. Therefore, novel is easier to read than poetry, play and other literary works. It is considered as a very crucial and enjoyable work to be analyzed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Talking about novel, I choose novel as the object of the study. In addition, I have read many novels during my study in English department. One of them is Arundhati Roy’s The God of Small Things. I am interested in its theme very much since it offers such magic, mystery, sadness, and love in explicit terms. It mostly tells about autobiographical story of an upper-caste  family in Kerala, a part of India. Furthermore, the pictorial details of Kerala’s beauty and  romanticism are also flowing freely through our senses. This novel also offers the exoticism, mysticism, and historical phenomenon in this city. Concerning those reasons, I will analyze The God of Small Things further in this paper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In this project, I will unveil the topic about incest as found in the novel. This topic  attracts me to analyze it further. Different opinions about this sexual relationship towards someone who is closely related has created a controversy that has not ended yet today. Many people think incest as a taboo phenomenon to be&lt;br /&gt;raised. Kalibonso  (2003)  as  quoted  by  Abdi  (2003:109)  states  that  ‘incest  is always considered as a private family problem which the victim position is under pressured’.  However, others claim that incest is a crime that the doer should be punished. The controversy has made incest one of interesting topics in novel. The author wrote about incest, committed by the  characters, in a unique way. This phenomenon  appeared  differently  compared  to  other  sex  deviation  cases  that finally enrich the incest itself. This is the main reason why I took incest as  the focus of the analysis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Furthermore, the result of this analysis is very crucial for me to compose the final project. As undergraduate (S1) student, I have to propose a final project in  the  end  of  my  study.  This  final  project  is  considered  to  be  one  of  the requirements for getting the degree of Sarjana Sastra in English.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-1512613904554714605?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/1512613904554714605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=1512613904554714605&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1512613904554714605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1512613904554714605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/unveiling-mystery-of-incest-as-mirror.html' title='Unveiling The Mystery Of Incest As The Mirror Of Soul Depression In “The God Of Small Things” And Its Relevance To The Modern Society (PBING-14)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-2566757053227468974</id><published>2011-04-05T01:59:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T02:01:18.533-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Teaching Procedure Written Text Of Cooking Recipe Using Sequence Pictures (An Action Research On The Seventh Degree Of Junior High School (PBING-13)</title><content type='html'>CHAPTER I INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This chapter is divided into six sub sections. They are background of the study, reason for choosing the study, research question, purpose of the expected result of the study, significant of the study, limitation of the problem, and outline of the final project.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teaching is not an easy job but it is a necessary one and can be very rewarding when we see our students’ progress and know that we have helped to make it happen. It is true  that some lessons can be difficult and students feel stressful at times but it is also worth remembering that the best teaching can also be extremely enjoyable.&lt;br /&gt;Based  on  the  concept  and  function  of  English  as  stated  in  the  2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Competence-Based  Curriculum  which  has  similar  principle  with  Kurikulum Tingkat  Satuan  Pendidikan  (KTSP)  for  SMP/MTS,  the  teaching-learning  of English  has  the  purpose  to  develop  four  language  skills;  listening,  speaking, reading  and  writing.  The  other  English   language  components;  vocabulary, structure and pronunciation (in speech) or spelling (in writing) are also important to be taught to support the development of four language skills. It  means that English teacher should teach the four aspects. It is not only reading or speaking but also listening and writing so the students can master all these skills.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;English teacher  should  provide  materials  that  are  appropriate  with  the curriculum  and find suitable methods in teaching and learning process to make students understand our  lessons. KTSP is the recent curriculum in Indonesia. A curriculum has to prepare students to achieve the competence. It also prepares the student  to  communicate  using  language  society.  One  of  the  new  approaches methods introduced by the government is by using media as  stated by Keidler (1965:1) that media can be useful to the language teachers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition, Brown et al (1977:2-3) say that medium is the tools or physical things used by the teacher to facilitate the instruction. Supporting Brown’s idea, Gerlach and Ely (1980:216) say that a medium, broadly conceived, in any person, material, or event that establishes condition, which enable the learner to acquire knowledge, skills and attitude. In this sense, the  teacher, the textbook, and the school environment are media. Every medium is a means to an end or to a goal. It means that the teacher have to consider the characteristic of media which will be given to the students.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Writing skill is more complex and difficult skill to be taught because it is not only  requiring mastery on grammatical and rhetorical devices but also on conceptual  and  judgment  devices  (heaton,  1975:138).  In  writing  process,  the students are expected to write their written grammatically, express their idea, and make the conclusion as the steps to develop rhetorical devices in the written form. It is clear that the way we organize our students writing and the  way  we offer advice and correction will be different .It is depending on what kind of writing they are involved in.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;A text that is any meaningful stretch of language (Derewiangka, 1990:17) in the written  form belongs to the written product that is produced grammatically. The students have to choose the words that are used and how to put the words to communicate meaning. There are two main categories of text, namely: literary and factual form. A text has a particular type which is called with genre. Genre is a social informed theory of language offering an authoritative pedagogy grounded in research of texts and contexts. Many genre teachers are also strongly committed to  empowering student to participated effectively in writing situations. Genre- based teaching  helps teacher and students to see that texts are purposeful and patterned to serve writer and  community purpose. Each text type has different social function, different structure and different linguistic feature. There are many kinds of  text type’s that are studied for the junior high school  students, namely : description, narration, spoof/recount, procedure, report, and news items.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The study will be focused on writing a procedure text only which is one of the materials in English lesson for SMP/MTs especially on eight degree students. . It  is  a  kind  of  factual  type  that  is  designed  to  describe  how  something  is accomplished  through  a  sequence  of  acts  or  steps  (Derewianka,  1946:27).  In learning  this  material,  students  have  many  difficulties  such  as  understanding generic  structure,  using  imperative  verbs  and  temporal   conjunction  in  the procedure text. Sometimes, the students create the procedure text without analyses the generic structure specifically. They also get difficulties in using imperative verbs  and temporal conjunction in appropriate words so the result of learning procedure text is not optimal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Because of the difficulties in writing procedure text, the teachers have to prepare  some  method  that  appropriate  to  students  in  learning  procedure  text easily.  According  to  Kreidler  (1965:1),  he  states  that  because  pictures  are recognized way of a representing a  real situation so they can be served as an example of the advantages in using visual aids. In the classroom, picture can help the students to associate with their real life experience. In this case,  the writer intends to choose picture of cooking recipe to teach the procedure text because it can make the students understand the grammatical structure, imperative verb and temporal conjunction of procedure texts easily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The writer focuses the study on the using of sequence picture of cooking recipe  in   teaching  procedure  text  and  the  contribution  of  it  to  help  them understand to write procedure text well. She also wants to know whether or not it improves their ability significantly of writing the procedure text after using this method.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-2566757053227468974?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/2566757053227468974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=2566757053227468974&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2566757053227468974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/2566757053227468974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/teaching-procedure-written-text-of.html' title='Teaching Procedure Written Text Of Cooking Recipe Using Sequence Pictures (An Action Research On The Seventh Degree Of Junior High School (PBING-13)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-4454560726206100517</id><published>2011-04-05T01:58:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T01:59:36.806-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Word, Above Word And Grammatical Level Equivalence In The Translation Of Nokia 2300 Manual (PBING-12)</title><content type='html'>CHAPTER I&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Communication can not be limited only in a certain area or community but people in all over the world need to communicate each others. It is because the needs of life are more complex  and various. Not only the needs of food, clothing and housing   but   nowadays   the   needs   of   information,   education,   science   and technology, fashion and many more become very important.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  issue  above  can  not  be  separated  from  language  as  a  mean  of communication. Language is the tool by which we express what we think, the typical vehicle of communication that humans use of dealing with one another. On the other hand, the presence of various languages that people speak in different nations all over the world, has more or less  caused obstacles in the process of communicating  among  speakers  of  different  language.  Not  every  human  can speak in all languages. How we can understand information from others country with  different  languages?  How  we  can  share  the  experiences,  sciences  and technology and many things to the people in all over the world? Translation plays important  role   here.  Catford  in  A  Linguistics  Theory  of  Translation  said, “Translation is an activity of enormous importance in the modern world and it is a subject of interest not only to linguist,  professional and amateur translators and languages teachers, but also to electronic engineers  and  mathematicians”. The&lt;br /&gt;statement  shows  us  how  very  useful  translation  for  enhancing  the  people&lt;br /&gt;knowledge so that not only the professional translators who take interest in this subject.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We often are not aware that translation gives much contribution to the growth of the world. As stated by Smith,&lt;br /&gt;The man in the street doesn’t always realize that in the world today, the vast bulk of translation is performed in the fields of commerce, industry and science, and that literacy translation, exciting as it is a relatively minor activity. (1989:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In line with Catford, Smith agreed that translation is needed in the fields of life for example commerce, industry and science.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Especially in  the  fields  of  industry,  science  and  technology,  it  saying without doubt that translation bring much ease to their progress. As we know that nowadays there are so many products of technology have been launched and most of  them  are  sophisticated  tools.  For  instance,  computer,  mobile  phone,  plays station and others electric tools.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Of course the distributions of those products are not limited in a certain country. The companies compete to enhance their distribution to the international market. Of course in order to use those products optimally, the companies have to provide user’s guide book or manual. Beside it will facilitate the users, the manual useful for them in avoiding the mistakes which cause the damage and endanger the users. Automatically they have to provide the manual in languages where the companies distribute their products. Here, the translation will take the important role to give much understanding of how to use the product properly by conveying the message of the Source Language.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Translation is not as simple as most people think. It’s more than just ability in speak in the target language and understand it. A translator has to know and understand the language  not just semantically and grammatically, but also the culture of where the language is used.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The problem of translation is very complicated, from the level of finding the most  equivalent in word level until the problem of cultural. One in millions problems of translation is the words beras, gabah, menir (Indonesia) only can be translated rice in English. Another example is how to translate words that are not available in target language? For  example a noun rawon (Indonesia/Javanese) must  be  defined  as  kind  of  beef  stew  made  with  ‘keluak’. In  the  previous translation analysis of manual, Rofiatun (2005:2) gave an example, “At Nokia, we call   it   human   technology.   (Nokia   3530:1)   is   translated   Di   Nokia   kami menyebutnya teknologi yang mengerti Anda (Nokia 3530:1)”. There is a shifting in meaning in translating the phrase ‘human  technology’ which should literally mean ‘teknologi manusia’, but it was translated ‘teknologi yang mengerti Anda’. Here, the translator strives for every effort to find the closest equivalent  of the target language. The translator also has to know the suitable strategies how to translate   the  language  naturally,  therefore  the  message  can  be  understood correctly.&lt;br /&gt;From those issues above, the writer will analyze the translation of Nokia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2300 manual. The analysis will be focused on the strategies used by the translator based on the classification word, above word and grammatical level equivalence.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-4454560726206100517?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/4454560726206100517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=4454560726206100517&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4454560726206100517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4454560726206100517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/word-above-word-and-grammatical-level.html' title='Word, Above Word And Grammatical Level Equivalence In The Translation Of Nokia 2300 Manual (PBING-12)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6866102949806678797</id><published>2011-04-05T01:54:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T01:57:59.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>A Comparative Study On Diction And Sentence Structure Between Spoken News Broadcast By Cnn International And Written News Articles Issued  (PBING-11)</title><content type='html'>CHAPTER I INTRODUCTION&lt;br /&gt;1.1 Background of Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jay Black and Frederick C. Whitney (1988) as quoted by www.buzzin.net mention that  mass  communication  is  a  process  whereby  mass-produced  message  are transmitted to large, anonymous, and heterogeneous masses of receivers. So the number of the receivers are numerous and unpredictable in that way we need to scrutinize which receivers go to which media, In this case audio - visual media represented by television and visual media represented by broadsheet or famous as newspaper. Revealing all aspects of these two media will such an effort that needs a lot of energy and time wasted. So, I will concentrate on the point of the style of those two media as the sender of spoken and written message.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even though the receivers of certain messages are not only the reader or those who  watch television, I will stress upon those two media for their great influences that they have in  nowadays time of information, they   are television and newspaper. Joseph A Devito, (in Nuruddin 2003:10) suggests that&lt;br /&gt;“First, mass communication is communication addressed to masses, to an  extremely  large  science.  This  does  not  means  that  the  audience includes all people or  everyone who reads or everyone who watches television; rather it means an audience that is large and generally rather poorly defined. Second, mass communication is communication mediated by audio and/or visual  transmitter. Mass communication is perhaps most easily and most logically defined by its forms; television, radio, newspaper, magazines, films, books, and tapes”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In ‘delivering’ the messages both television and newspaper has their own ideology, whether it is for the purpose of propaganda or telling the truth, and even for entertainment only.  Here I would analyze more on the choices of words, grammatical structures, and the length of certain utterances which could lead to a typical distinctive style of spoken and written news reporting. Dennis Freeman (in (www.buzzin.net.2006) state it in his book entitle Style “…..how important are the choices  of  vocabulary  and  grammatical  structure  in  producing  the  distinctive styles of writing that serve to make that ideology clear.” The question is why only those several aspects that is being analyzed? In linguistics, the purpose of close analysis is to identify and classify the elements of language being used.) Stylistic analysis in linguistic refers to the identification of patterns of usage in speech and writing. Other than the close analysis of the  style, I will also try to see the correlation  of  the  style  being  used  and  the  effect  towards  the  audiences  or receivers.  But  the  main  point  of  this  writing  is  to  provide  us  with  adequate information of what is actually the style of spoken and written news reporting.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6866102949806678797?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6866102949806678797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6866102949806678797&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6866102949806678797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6866102949806678797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/comparative-study-on-diction-and.html' title='A Comparative Study On Diction And Sentence Structure Between Spoken News Broadcast By Cnn International And Written News Articles Issued  (PBING-11)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7375539369980424012</id><published>2011-04-05T01:52:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T01:53:54.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Matematika'/><title type='text'>Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Siswa KelaS VIII SMP Bhakti Praja Gebog Kudus Tahun Pelajaran 2006/2007 Pada Materi Pokok ..(PMT-1)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMP Bhakti Praja bukanlah pilihan pertama dari lulusan SD/MI di sekitar  Gebog,  walau  merupakan  satu-satunya  SMP  swasta  di  kecamatan Gebog.  Setelah  hasil  seleksi  SMP  negeri  diumumkan,  siswa  yang  tidak diterima baru mendaftar di SMP Bhakti Praja Gebog. Dengan demikian input SMP Bhakti Praja Gebog adalah saringan atau  sisa dari anak-anak terpilih, dengan motivasi orangtua yang kurang mendukung, latar  belakang ekonomi orangtua kebanyakan buruh pabrik, sehingga proses belajar mengajar di SMP Bhakti  Praja  Gebog,  terutama  pada  mata  pelajaran  matematika  yang  bagi sebagian siswa adalah pelajaran yang kurang menarik terasa berat.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah  menonjol  yang  dihadapi  oleh  pendidikan  matematika adalah  pada umumnya hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, hal ini dikarenakan kurangnya  minat siswa terhadap pelajaran matematika sehingga tidak sedikit dari mereka yang  menganggap bahwa matematika adalah ilmu yang sulit dan tidak menarik. Hal inilah yang perlu mendapat perhatian khusus dari guru selaku pendidik untuk menemukan metode  pengajaran yang tepat dan sesuai dengan materi dan bahan yang diberikan kepada siswa,  karena suatu pembelajaran akan efektif jika metode pembelajaran yang digunakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan siswa. Di samping menguasai metode pembelajarannya  seorang  guru  juga  harus  menguasai  teknik  menerangkan,&lt;br /&gt;mengajarkan konsep matematika, cara membangkitkan motivasi siswa, cara&lt;br /&gt;menggunakan alat bantu dan teknik mengevaluasi seberapa jauh proses belajar mengajar dalam kelas telah tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu para pendidik matematika perlu memahami dan mengembangkan berbagai metode, keterampilan dan strategi dalam mengajarkan   matematika.   Tujuannya   antara   lain   agar   dapat   menyusun program pengajaran yang dapat membangkitkan motivasi siswa agar mereka belajar dengan antusias. Lebih daripada itu agar siswa merasa benar-benar ikut ambil  bagian  dan  berperan  aktif  dalam  proses  kegiatan  belajar-mengajar, mengingat  metode  pembelajaran  yang  selama   ini  digunakan  oleh  guru matematika yang kebanyakan didominasi oleh guru itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem persamaan  linear  dua  variabel  adalah  salah  satu  materi pokok matematika di kelas VIII. Materi pokok yang berkaitan dengan masalah sehari-hari ini terasa sulit dipahami siswa kelas VIII SMP Bhakti Praja Gebog. Indikatornya  siswa kurang  mampu  menyelesaikan soal-soal tentang sistem persamaan  linear  dua  variabel  apalagi  bila   disajikan  dalam  soal  cerita, akibatnya lebih dari 75% siswa belum tuntas belajar dan rata-rata nilai ulangan harian kurang dari 6,00 serta kurang dari 75% siswa yang terlibat aktif ketika proses   pembelajaran   berlangsung.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembelajaran berbasis masalah dipilih sebagai salah satu alternatif karena model ini merupakan pendekatan pengajaran yang&lt;br /&gt;menggunakan  masalah-masalah  dunia  nyata  sebagai  konteks  bagi  peserta didik untuk belajar berpikir kritis dan terampil memecahkan,  serta mendapatkan  pengetahuan dan konsep-konsep dasar. Ciri-ciri utama pembelajaran  berbasis  masalah  meliputi  suatu  pengajuan  pertanyaan  atau masalah, memusatkan pada  keterkaitan antar disiplin, penyelidikan autentik, kerjasama, dan menghasilkan karya dan peragaan.&lt;br /&gt;Guru  dalam  model  pembelajaran  berbasis  masalah,  berperan sebagai  penyaji masalah, fasilitator, membantu siswa memecahkan masalah dan menjadi salah satu  sumber belajar siswa. Selain itu, guru memberikan dukungan,  motivasi  dan  dorongan  yang  dapat  meningkatkan  pertumbuhan inkuiri dan intelektual siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini guru  berperan sebagai pemberi rangsangan, pembimbing kegiatan siswa dan penentu arah belajar mereka. Di samping itu, kegiatan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah dalam materi pokok sistem persamaan linear dua variabel amatlah strategis, seiring dengan implementasi KBK, sehingga kreativitas guru dapat ditingkatkan, serta ketersediaan berbagai fasilitas yang dimiliki secara terbatas dapat ditingkatkan.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7375539369980424012?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7375539369980424012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7375539369980424012&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7375539369980424012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7375539369980424012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/meningkatkan-kemampuan-menyelesaikan.html' title='Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Siswa KelaS VIII SMP Bhakti Praja Gebog Kudus Tahun Pelajaran 2006/2007 Pada Materi Pokok ..(PMT-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-591841038228823905</id><published>2011-04-05T01:46:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T01:48:30.118-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Perceraian Di Pengadilan Agama Kabupaten Kendal Tahun 2006 – 2008 (HK-21)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Perkawinan menurut Pasal 1 No. 1 tahun 1974 Undang- undang Perkawinan menyatakan bahwa “Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami-istri dengan tujuan membentuk keluarga (Rumah  Tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.” Perkawinan bertujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal, maka undang-undang tersebut  memuat pasal-pasal yang mempersukar perceraian. Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami-istri. Dengan ikatan lahir batin dimakudkan bahwa perkawinan itu tidak hanya cukup dengan adanya ikatan lahir atau  ikatan batin saja, tetapi harus kedua-duanya (Wantjik Saleh, 1980&lt;br /&gt;:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  kenyataan   dalam   rumah   tangga   yang   mengalami   ketidak harmonisan  dan perselisihan atau pertengkaran yang terjadi terus-menerus, dan akhirnya memutuskan jalan untuk bercerai di Sidang Pengadilan Agama. Pertumbuhan angka yang sangat tinggi di setiap tahunnya, baik perkara yang diputus untuk cerai talak dan  cerai gugat maupun perkara yang diterima untuk cerai talak dan cerai gugat (Lihat tabel 1 sampai dengan 6, hal 53-55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  kalanya   sepasang   suami-istri   tidak   merasa   bahagia   dalam kehidupan  rumah  tangga,  hal  ini  dikarenakan  sering  terjadi  perselisihan&lt;br /&gt;diantara  keduanya,   untuk   menghindari   hal   tersebut,   kita   harus   dapat menjauhkan  diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan perselisihan diantara suami-istri seperti yang disebutkan dalam Buku Pintar Keluarga Muslim (BP4&lt;br /&gt;1993) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Menceritakan  kepada  suami/istri  yang  menyinggung  tentang  kenangan lama yang berkenaan dengan kekasih terdahulu.&lt;br /&gt;2.  Mengungkit kekurangan keluarga suami/istri&lt;br /&gt;3.  Suka mencela kekurangan suami/istri&lt;br /&gt;4.  Memuji wanita/pria lain&lt;br /&gt;5.  Kurang  peka  terhadap  hal-hal  yang  tidak  disenangi  suami/istri  (BP4&lt;br /&gt;1993:26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan  yang  timbul  dalam rumah  tangga  yang  terjadi  terus- menerus,  sehingga tidak dapat lagi untuk didamaikan, maka perkara yang diajukan ke Pengadilan  Agama bisa mengabulkan permohonannya maupun gugatannya. Namun, pada dasarnya  Hakim tidak semata-mata mengabulkan suatu permohonan maupun gugatan tersebut, karena  harus ada alasan-alasan yang kuat untuk orang yang akan bercerai. Untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 19 PP No. 9 tahun&lt;br /&gt;1975 menyebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabok, pemadat dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan.&lt;br /&gt;2 Salah satu pihak meninggalkan  pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut- turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain di luar kemampuannya.&lt;br /&gt;3 Salah satu pihak  mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung.&lt;br /&gt;4 Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan yang membahayakan pihak lain.&lt;br /&gt;5 Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjlankan kewajibannya sebagai suami/istri.&lt;br /&gt;6 Antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengakaran serta tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam Rumah Tangga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kabupaten Kendal sebagai salah satu banyaknya jumlah perceraian yang terjadi di setiap tahunnya (2006-2008). Berbagai upaya untuk mendamaikan kedua belah pihak, agar tidak terjadi perceraian, namun hal tersebut susah untuk dihindarkan. Maka, oleh Pengadilan Agama Kabupaten Kendal memasukkan daftar  nama-nama orang yang bercerai dalam   sebuah buku Register.&lt;br /&gt;Berdasarkan  uraian  di  atas,  peneliti  memilih  judul  untuk  mengkaji permasalahan di atas dengan tema atau judul skripsi: “TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN KENDAL TAHUN 2006-2008.”&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-591841038228823905?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/591841038228823905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=591841038228823905&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/591841038228823905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/591841038228823905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/tinjauan-yuridis-pelaksanaan-perceraian.html' title='Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Perceraian Di Pengadilan Agama Kabupaten Kendal Tahun 2006 – 2008 (HK-21)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6898384960241427997</id><published>2011-04-05T01:44:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T01:46:41.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Pelaksanaan Verzet Terhadap Eksekusi Dalam Perkara Perdata (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang, Dalam Kasus Hutang Piutang Atas Hak .. (HK-20)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang mengajukan suatu perkara perdata ke Pengadilan untuk mendapatkan penyelesaian perkara. Pemeriksaan perkara dalam pengadilan diakhiri dengan putusan. Namun hanya dengan putusan saja belum dikatakan persoalan selesai. Putusan ini harus dilaksanakan atau dieksekusi.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan pengadilan yang harus dieksekusi atau dilaksanakan itu hanya putusan   yang  bersifat  kondemnatoir  artinya  putusan  yang  mengandung tindakan penghukuman terhadap pihak yang kalah dalam suatu perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan  deklaratoir  dan  konstitutief  tidak  perlu  dieksekusi  karena keadaan  hukium demikian itu sudah ada pada waktu diucapkan oleh hakim. Jadi  disini  hakim  hanya  menyatakan  apa  yang  sudah  ada.  Demikian  juga dengan keputusan konstitutief, dengan diucapkan oleh hakim maka penggugat yang  telah  melakukan  tindakan  hukum  sudah  ada,  tidak  perlu  dieksekusi. Putusan komdemnatoir bisa berupa :&lt;br /&gt;a. membayar sejumlah uang;&lt;br /&gt;b. menyerahkan suatu barang;&lt;br /&gt;c. mengosongkan sebidang tanah;&lt;br /&gt;d. menghentikan suatu perbuatan/keadaan;&lt;br /&gt;e. melakukan perbuatan tertentu (Subekti, 1994:130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksekusi dalam diktum (a) adalah eksekusi yang diatur dalam HIR Pasal&lt;br /&gt;195-200 HIR. Eksekusi dalam diktum (b, c, dan d) tersebut diatas merupakan&lt;br /&gt;eksekusi riil yang tidak diatur dalam HIR karena pelaksanaannya lebih mudah. Jadi tidak memerlukan peraturan khusus. Selanjutnya dalam diktum (e) yaitu melakukan sesuatu  perbuatan tertentu diatur dalam pasal 225 HIR jis, pasal&lt;br /&gt;228, 195-200 HIR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain putusan kondemnatoir tersebut diatas yang dapat dieksekusi adalah tulisan-tulisan  tertentu  yang  diberi  kekuatan  sama  dengan  putusan  hakim diatur dalam pasal 224 HIR tulisan yang dapat dieksekusi tersebut dinamakan tulisan dengan eksekutorial titel, dapat berupa :&lt;br /&gt;a. Setifikat Hak Tanggungan, dulu sertifikat Hipotik;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sertifikat Jaminan Fidusia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Grosse akta pengakuan hutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum yang pasti dapat  dilaksanakan  dengan  sukarela  oleh  pihak  yang  kalah.  Pelaksanaan secara   sukarela   tersebut   tidak   menimbulkan   masalah.   Namun   apabila seseorang  enggan  memenuhi   isi  putusan  tersebut  maka  eksekusi  dapat dipaksakan dengan bantuan kekuatan umum (execution force).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sebelumnya tidak dilakukan sita jaminan, maka eksekusi dimulai dengan menyita sekian banyak barang-barang bergerak, dan apabila diperkirakan  belum  cukup,  juga  dilakukan  terhadap  barang-barang  tidak bergerak  milik  pihak  yang  dikalahkan  sehingga  cukup  untuk  memenuhi pembayaran sejumlah uang yang harus dibayar menurut putusan beserta biaya- biaya yang timbul sehubungan dengan pelaksana putusan tersebut. Penyitaan&lt;br /&gt;yang  dilakukan  tersebut  di  atas  disebut  eksetutorial  (Sutantio  Iskandar,&lt;br /&gt;1995:131).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam HIR ditentukan bahwa yang dapat mengajukan verzet terhadap eksekusi   tidak   hanya  debitur  (pasal  207  (1)  HIR),  tetapi  pihak  ketiga berdasarkan hak milik dapat mengajukan verzet (pasal 208 (1) HIR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan alasan tersebut diatas maka penulis sangat tertarik untuk mengadakan penelitian di Pengadilan Negeri Semarang dengan judul&lt;br /&gt;”PELAKSANAAN VERZET TERHADAP EKSEKUSI DALAM PERKARA PERDATA   (STUDI  KASUS  DI  PENGADILAN  NEGERI  SEMARANG, KASUS HUTANG PIUTANG ATAS HAK TANGGUNGAN)”.&lt;br /&gt;Alasan penulis memiih judul ini karena dalam hal pelaksanaan eksekusi diajukan  verzet,  maka  timbulah  sengketa  eksekusi,  sebab  jalannya  eksekusi terganggu. Dalam praktik verzet terhadap eksekusi tidak menghentikan eksekusi yang akan dimulai atau menghentikan eksekusi yang sudah bejalan. Akan tetapi ketua berwenang memerintahkan, menunda eksekusi  sambil sambil menunggu putusan dari perlawanan itu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6898384960241427997?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6898384960241427997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6898384960241427997&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6898384960241427997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6898384960241427997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/pelaksanaan-verzet-terhadap-eksekusi.html' title='Pelaksanaan Verzet Terhadap Eksekusi Dalam Perkara Perdata (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang, Dalam Kasus Hutang Piutang Atas Hak .. (HK-20)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8694715676271398099</id><published>2011-04-05T01:42:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T07:07:16.468-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi Pendidikan'/><title type='text'>Keterampilan Pengelolaan Kelas Guru SDN Wilayah Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Ajaran 2006/2007 (TP-1)</title><content type='html'>BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan merupakan salah satu wahana penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.  Hal ini sebagaimana tercantum  dalam Pasal 3 Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk   watak  serta  peradaban  bangsa  yang  bermartabat dalam  rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa  kepada  Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung-jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, baik   pemerintah  pusat  dan  daerah,  guru,  masyarakat,  dan  lembaga- lembaga di luar  lembaga pemerintah. Dari semua pihak tersebut, guru merupakan komponen yang paling menentukan, karena guru merupakan pihak  yang  berhubungan  secara   langsung   dalam  pelaksanaan  proses belajar-mengajar di dalam kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Jalal dan  Mustafa dalam Mulyasa (2007 : 9) yang menyatakan bahwa komponen  guru  sangat  mempengaruhi  kualitas  pengajaran  melalui  (1) penyediaan waktu lebih banyak pada peserta didik, (2) interaksi dengan&lt;br /&gt;peserta didik  yang  lebih  intensif,  dan  (3)  tingginya  tanggung  jawab mengajar dari guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, peranan dan fungsi guru yang sangat penting tersebut  belum  sepenuhnya  dapat  dijalankan  oleh  para  guru.  Hal  ini dibuktikan dengan masih buruknya kinerja para guru. Mulyasa (2007 : 9) menyebutkan tujuh indikator yang menunjukkan lemahnya kinerja guru, yaitu  :  (1)  rendahnya  pemahaman  tentang  strategi  pembelajaran,  (2) kurangnya kemahiran dalam mengelola kelas, (3) rendahnya kemampuan melakukan dan memanfaatkan penelitian tindakan kelas, (4)  rendahnya motivasi berprestasi, (5) kurang disiplin, (6) rendahnya komitmen profesi, dan (7) rendahnya kemampuan manajemen waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator pertama adalah strategi pembelajaran. Guru berkualitas wajib  mengetahui dan memahami strategi pembelajaran yang berbeda- beda. Minimnya pengetahuan dan pemahaman tentang strategi pembelajaran menyebabkan guru tidak mampu mempergunakan strategi pembelajaran  yang  berbeda-beda,  sehingga  kegiatan  belaajar-mengajar berlangsung dengan monoton dan membosankan.&lt;br /&gt;Indikator kedua adalah pengelolaan kelas. Guru harus terampil dalam  mengelola kelas, karena pengelolaan kelas yang baik merupakan salah satu syarat  berlangsungnya proses belajar-mengajar yang efektif. Sebaliknya, pengelolaan kelas  yang buruk menyebabkan proses belajar- mengajar menjadi tidak berjalan secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tujuh indikator tersebut, indikator pengelolaan kelas merupakan salah satu indikator yang sangat penting. Meskipun indikator pertama  juga   penting,  tetapi  indikator  pertama  tersebut  tidak  akan berfungsi apabila guru tidak  memiliki keterampilan dalam pengelolaan kelas. Misalnya adalah, guru menerapkan  strategi pembelajaran berupa ceramah  dan  diskusi  untuk  satu  mata  pelajaran.   Pemakaian  strategi pembelajaran ini akan berhasil apabila didukung oleh keterampilan guru dalam mengelola kelas, misalnya mengatur tata ruang dan kursi, membuat kelompok   diskusi   yang   tepat,   memotivasi   siswa   dengan   memberi penguatan atau menegur, dan keterampilan pengelolaan kelas lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan indikator kinerja guru yang lain, seperti kedisiplinan,  manajemen  waktu,  motivasi  berprestasi,  dan  komitmen profesi. Indikator-indikator tersebut tercakup dan terlibat dalam pengelolaan  kelas.  Kedisiplinan  guru  yang  tinggi  akan  mendukung kemampuan guru dalam mengelola kelas, tetapi kedisiplinan yang tinggi tidak akan bermanfaat banyak apabila tidak disertai dengan kemampuan dalam  mengelola  kelas.  Hal  ini   disebabkan  karena  proses  belajar- mengajar yang dijalankan oleh guru sebagian besar berlangsung di dalam kelas.  Kinerja  guru  yang  rendah  dalam  hal  pengelolaan  kelas  dapat mengakibatkan siswa tidak mampu belajar secara efektif, karena kondisi kelas  yang  tidak  memungkinkan  untuk  belajar.  Kondisi  tersebut  pada gilirannya menyebabkan ketidakberhasilan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  demikian,  upaya  perbaikan  pendidikan  harus  dimulai melalui perbaikan kualitas guru, terutama perbaikan dalam hal kemampuan guru dalam mengelola kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Depdiknas  (2004  :  6)  seorang  guru  disebut  memiliki kompetensi  profesional apabila telah menguasai 12 keterampilan dasar guru yaitu : (1) memahami standar nasional pendidikan, (2) mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, (3)  menguasai materi standar, (4) mengelola program pembelajaran, (5) mengelola kelas, (6)  menggunakan  media  dan  sumber   pembelajaran,  (7)  menguasai landasan kependidikan, (8) memahami dan melaksanakan pengembangan peserta didik, (9) memahami dan menyelenggarakan administrasi sekolah, (10)   memahami   penelitian   dalam   pembelajaran,   (11)   menampilkan keteladanan dan kepemimpinan dalam pembelajaran, (12) memahami dan melaksanakan konsep pembelajaran individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah  satu  aspek  dalam  keterampilan  dasar  tersebut  adalah keterampilan pengelolaan kelas. Aspek ini merupakan aspek yang paling mendasar  yang harus dimiliki oleh guru karena aspek ini berpengaruh terhadap pelaksanaan 11 keterampilan dasar yang lain. Dengan kata lain, kesebelas keterampilan dasar terwujud dalam pelasanaan proses belajar- mengajar  di  dalam  kelas.  Misalnya  adalah  keterampilan  dasar  yang pertama,  yaitu  memahami  standar  nasional  pendidikan.   Pemahaman terhadap standar pendidikan nasional tidak akan memberikan kontribusi yang berarti apabila guru yang bersangkutan tidak memiliki kemampuan&lt;br /&gt;mengelola  kelas  dengan  baik.  Demikian  halnya  dengan  keterampilan- keterampilan   dasar  yang  lain  seperti  keterampilan  mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan  Pendidikan, keterampilan menguasai materi standar,  keterampilan  menggunakan  media  dan  sumber  pembelajaran, atau  keterampilan  menguasai  landasan   kependidikan.  Keterampilan- keterampilan tersebut terkait dengan proses pembelajaran di dalam kelas. Apabila guru mampu mengelola kelas dengan baik, maka  ketrampilan- keterampilan dasar tersebut akan berfungsi dengan baik dalam menunjang proses belajar-mengajar. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa proses belajar-mengajar siswa dapat terselenggara secara efektif apabila pelaksanaan kegiatan pengelolaan kelas dapat berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  peranannya  sebagai  pengelola  kelas,  guru  hendaknya mampu  mengelola  kelas  sebagai  lingkungan  belajar.  Lingkungan  ini diatur dan diawasi agar kegiatan belajar terarah kepada tujuan pendidikan. Pengawasan  terhadap  lingkungan  belajar  ini  turut  menentukan  sejauh mana lingkungan tersebut dapat menjadi  lingkungan belajar yang baik. Dalam pengelolaan  kelas,  guru  bertugas  menciptakan  dan  memelihara kondisi yang optimal untuk belajar-mengajar. Apabila terjadi situasi yang menyimpang  sehingga  kondisi  belajar-mengajar  menjadi  tidak  optimal maka guru berupaya untuk mengembalikan ke kondisi yang optimal agar proses belajar-mengajar yang ada dapat berjalan dengan efektif.&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, dapat disimpulkan bahwa  keterampilan mengelola kelas sangat penting dikuasai oleh guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan  pengelolaan  kelas  dapat  mendukung  terjadinya  proses belajar-mengajar yang efektif. Kenyataan ini mendorong peneliti untuk mengkaji  lebih  lanjut tentang sejauh mana keterampilan yang dimiliki oleh guru dalam mengelola kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8694715676271398099?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8694715676271398099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8694715676271398099&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8694715676271398099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8694715676271398099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/keterampilan-pengelolaan-kelas-guru-sdn.html' title='Keterampilan Pengelolaan Kelas Guru SDN Wilayah Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Ajaran 2006/2007 (TP-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5474922780287294780</id><published>2011-04-05T01:36:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T07:07:59.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Mesin'/><title type='text'>Perbedaan Konsumsi Bahan Bakar Dan Tegangan Output Cdi Pada Mesin Honda Gl Pro Antara Yang Menggunakan Cdi Standar Gl Pro Dengan Cdi Suzuki  (TM-4)</title><content type='html'>BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Pembakaran dalam ruang bakar motor adalah hal yang sangat menentukan besarnya tenaga yang dihasilkan motor tersebut. Campuran bahan bakar dan udara dalam  ruang  bakar   akan  dinyalakan  oleh  nyala  api  busi  yang  kemudian menghasilkan tenaga. Pembakaran ini  menyebabkan naiknya tekanan di dalam silinder dan memungkinkan terjadinya gerakan torak.  Pembakaran dalam ruang bakar motor merupakan reaksi kimia antara unsur yang terkandung  di dalam bahan bakar dengan udara atau oksigen, yang diikuti oleh timbulnya panas. Panas yang  dilepaskan selama proses pembakaran inilah yang digunakan oleh motor untuk menghasilkan tenaga.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembakaran di dalam silinder belum tentu terjadi sempurna, ada 2 macam pembakaran  yang mungkin terjadi di dalam silinder, yaitu pembakaran normal (sempurna), pembakaran sendiri (tidak sempurna). Waktu pengapian dan besarnya api  pada busi yang membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar motor harus sesuai dengan spesifikasi  mesin. Apabila kurang tepat dapat menyebabkan  campuran  bahan  bakar  dan  udara  tidak  dapat  terbakar  dengan sempurna sehingga bahan bakar menjadi lebih boros, berwarna  kehitaman dan berbau bensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen dari sistem pengapian (ignition system) terdiri dari busi, koil,&lt;br /&gt;magnet dan pemutus arus (platina dan CDI). Salah satu sistem pengapian pada&lt;br /&gt;sepeda motor adalah sistem pengapian magnet dengan CDI (capasitor ignition system).&lt;br /&gt;Setiap sistem pengapian CDI diharapkan mampu menghasilkan api tepat pada saat diperlukan untuk membakar campuran bahan bakar dan udara, sehingga campuran   bahan   bakar   tersebut   dapat   terbakar   dengan   sempurna.   Sistem pengapian CDI juga dapat menyesuaikan dengan perubahan beban dan perubahan kecepatan yang terjadi pada kendaraan pada saat mesin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pengapian dari sepeda motor Honda GL PRO dan Suzuki Shogun mempunyai kesamaan. Dari survey yang dilakukan pada pengguna sepeda motor Honda GL PRO, khususnya anak-anak muda, kebanyakan dari mereka mengganti CDI Honda GL PRO dengan CDI milik Suzuki Shogun yang dianggap api dari sistem pengapian Suzuki Shogun lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan survey awal dari pemakai sepeda motor Honda GL PRO yang menganti unit CDI-nya dengan unit CDI Suzuki Shogun di mana belum diketahui secara pasti gejala apa  yang akan terjadi, maka peneliti mengambil penelitian dengan judul “Perbedaan Konsumsi Bahan Bakar dan Tegangan Output CDI Pada Mesin Honda GL PRO antara yang  Menggunakan CDI Standar Gl PRO dengan CDI Suzuki Shogun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5474922780287294780?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5474922780287294780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5474922780287294780&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5474922780287294780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5474922780287294780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/perbedaan-konsumsi-bahan-bakar-dan.html' title='Perbedaan Konsumsi Bahan Bakar Dan Tegangan Output Cdi Pada Mesin Honda Gl Pro Antara Yang Menggunakan Cdi Standar Gl Pro Dengan Cdi Suzuki  (TM-4)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5223935795843331828</id><published>2011-04-04T18:07:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:11:43.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bimbingan dan Konseling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Peningkatan Pemahaman Tentang Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Informasi Bimbingan Pribadi Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Kesatrian I Semarang (BK-3)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anugerah Allah SWT yang tak ternilai harganya bagi manusia salah satunya adalah kecerdasan. Manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun  peradaban  dan  keadaban  demi  kesejahteraan  umat  manusia  dengan kecerdasan akal. Kecerdasan memungkinkan manusia maju dalam bersikap, berbuat, dan berkarya secara dinamis dan konstruktif.  Beberapa kecerdasan tersebut antara lain: kecerdasan intelegensi, emosi, spiritual, linguistik, bodi kinestik, dan interpersonal,  kecerdasan  sosial  seperti  yang  dikemukakan  oleh  Wahab  (Sumber: Republika Online Collected By pasarmuslim.com).  Perkembangan terakhir dalam seminar Multiple Intelligence di Denpasar diperoleh hasil penelitian Goleman, bahwa keberhasilan  seseorang  hanya  20%  dipengaruhi  Intelligence  Quotient  (IQ),  80% dipengaruhi Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ).&lt;br /&gt;(http://www.mail-archive.com/ppiindia@yahoogroups.com/msg20773.html).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EQ tinggi diperlukan agar mampu mengendalikan diri sendiri dan orang lain,  dengan   mengutamakan  kepentingan  umum/  rakyat,  daripada  kepentingan perorangan dan golongan. Keberhasilan seseorang semata-mata tidak ditentukan oleh kecerdasan rasional yang diukur IQ,   ada  unsur lain yang harus diperhatikan yaitu Emotional Quotient (EQ). Unsur ini jauh lebih efektif menyokong kesuksesan dalam&lt;br /&gt;hidup manusia. EQ sangat menekankan aspek emosional dalam diri manusia. Aspek ini memungkinkan orang menghidupkan segala talenta yang dimiliki serta mengembangkan afeksi secara wajar.&lt;br /&gt;Kecerdasan emosi  menggambarkan  kemampuan  seorang  individu  untuk mampu  mengelola dorongan-dorongan dalam dirinya terutama dorongan emosinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan terakhir dalam bidang ilmu psikologi menunjukkan bahwa perkembangan  kecerdasan emosi ini ternyata lebih penting bagi seorang individu daripada kecerdasan intelektualnya. Mengapa? Goleman (1999) menyebutkan bahwa: (1)  EQ mempengaruhi prestasi anak&lt;br /&gt;(2)  EQ mempengaruhi perilaku anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)  EQ mempengaruhi penyesuaian sosial, konsep diri, kepribadian anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(http://multiply.com/user/join?connect=jovandc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangan sekolah sebagai lembaga pendidikan yang paling berarti bagi pertumbuhan   dan   perkembangan   siswa   adalah   mengarah,   membimbing   serta mengantar  mereka  menuju  kepada  bidang  yang  cocok  dengan  bakatnya.  Adanya sumbangan sekolah sebagai lembaga pendidikan mengaktualisir segala potensi siswa sehingga diharapkan siswa puas dan berkompeten dalam pelbagai konteks kehidupan. Tujuan   pengembangan   kecerdasan   emosional   adalah   agar   manusia   memiliki kompetensi emosional. Kompetensi emosional meliputi kompetensi individual  dan sosial. Kompetensi sosial yaitu kemampuan berelasi, berempati terhadap yang lain. Peranan EQ  yang disoroti tidak berarti menggantikan peran IQ. EQ dan IQ tetap&lt;br /&gt;dibutuhkan hanya proporsinya berbeda. (http://www.indomedia.com/poskup/2003/01/30/EDISI30/h04.htm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang  siswa   sebagai   generasi   penerus   bangsa,   sepatutnya   mampu mengelola  aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dimilikinya secara baik. Usia siswa yang tergolong remaja berkisar antara 15-18 tahun. Masa remaja dikenal dengan masa storm dan stress, masa-masa  terjadi pergolakan emosi yang diiringi dengan pertumbuhan fisik yang pesat dan bervariasi. Pergolakan emosi yang terjadi pada  remaja  tidak  terlepas  dari  bermacam-macam  pengaruh,  seperti  lingkungan tempat tinggal, keluarga, sekolah dan teman-teman sebaya serta  aktivitas-aktivitas yang dilakukannya dalam kehidupannya sehari-hari (Mu’tadin, 2002: 1).  Hurlock (2004: 207)  menyatakan bahwa “masa remaja sebagai periode perubahan, yang salah satunya adalah meningginya emosi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena di SMA Kesatrian I Semarang khususnya pada kelas XI IPS, bahwa  terdapat 4 siswa yang sering berselisih dengan teman, 9 siswa berperilaku kasar, 50 siswa suka berfoya-foya, 7 siswa bersikap individualis, 8 siswa tidak bisa berempati,  12  siswa  belum  mampu   memecahkan  masalahnya  sendiri,  9  siswa bermalas-malasan  dalam  mengerjakan  tugas  dan  suka  membolos,  serta  12  siswa bersikap tidak saling menghormati antar sesama. Penelitian  sebelumnya juga telah dilakukan oleh Siti Uswatun, salah satu mahasiswi Universitas Negeri  Semarang tentang  upaya  meningkatkan  kecerdasan  emosional  melalui  layanan  bimbingan kelompok. Adanya penelitian tersebut juga menunjukan bahwa kecerdasan emosional siswa di SMA Kesatrian I Semarang masih perlu ditingkatkan (belum optimal). Jika&lt;br /&gt;perilaku demikian dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi kehidupan siswa tersebut di kemudian hari.&lt;br /&gt;Agustian (2001: 199) menyatakan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat IQ atau kecerdasan intelegen sebagian umumnya tetap, sedangkan EQ (kecerdasan emosional) dapat terus ditingkatkan.  Dalam  peningkatan  inilah  kecerdasan  emosi  sangat berbeda  dengan IQ, yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup. Apabila kemampuan murni kognitif relatif tidak berubah, kecakapan emosi dapat  dipelajari  kapan saja. Tidak peduli orang yang tidak peka, pemalu, kikuk, atau sulit bergaul dengan orang lain, dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat  mempelajari dan menguasai kecakapan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan   Tinggi   (2004:   14)   “visi   konseling   adalah   terwujudnya   kehidupan kemanusiaan  yang  membahagiakan  melalui  tersedianya  pelayanan  bantuan  dalam pemberian   dukungan   perkembangan   dan   pengentasan   masalah   agar   individu berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia”. Berdasarkan visi konseling, maka guna membantu perkembangan siswa dalam rangka  pencegahan masalah tersebut, peneliti turut   mengupayakan  siswa agar meningkatkan pemahaman  tentang kecerdasan  emosional.  Meningkatnya  pemahaman  siswa  tentang kecerdasan emosional, diharapkan mampu mempengaruhi tingkat kecerdasan emosional. Peneliti pun berupaya meningkatkan pemahaman tentang kecerdasan emosional siswa melalui pemberian layanan informasi   bidang  bimbingan  pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti memilih menggunakan  layanan  informasi  karena  layanan  informasi  bertujuan  membekali individu dengan berbagai pengetahuan tentang lingkungan yang diperlukan untuk memecahkan  masalah yang dihadapi   berkenaan dengan  lingkungan   sekitar,&lt;br /&gt;pendidikan, jabatan,  maupun  sosial  budaya.  Sukardi  (2003:  33)  mengungkapkan bahwa “layanan informasi bertujuan untuk membekali individu dengan pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan   dan   mengembangkan   pola   kehidupan   sebagai   pelajar,   anggota keluarga dan masyarakat”. Sedangkan alasan menggunakan bidang bimbingan pribadi adalah  karena  kecerdasan   emosi  berkaitan  dengan  pribadi  siswa.  Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Zulfa (2007: 43) tentang efektivitas layanan informasi karier  dalam  meningkatkan  perencanaan  karier  siswa  bahwa  “layanan  informasi karier efektif dalam meningkatkan perencanaan karier siswa”. Begitu  juga dengan penelitian Widyastuti (2006: 29) tentang meminimalkan kenakalan remaja melalui layanan  informasi  bimbingan  sosial  bahwa  “layanan  informasi  bimbingan  sosial dapat meminimalkan kenakalan remaja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti memilih judul “Peningkatan Pemahaman tentang Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Informasi Bimbingan Pribadi Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Kesatrian I Semarang Tahun Ajaran 2008/ 2009” dengan alasan  untuk mengetahui sejauh mana layanan  informasi bimbingan pribadi dapat meningkatkan pemahaman tentang kecerdasan emosional pada  siswa. Sedangkan alasan peneliti mengambil  lokasi  SMA  Kesatrian  I  Semarang  adalah  karena   lokasi  tersebut merupakan  lokasi  praktikan  memperoleh  fenomena  yang  terkait  dengan  upaya meningkatkan  pemahaman  tentang  kecerdasan  emosional  siswa.  Selain  itu  lokasi tersebut juga dekat dengan lokasi peneliti sehingga diharapkan memudahkan kegiatan penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5223935795843331828?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5223935795843331828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5223935795843331828&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5223935795843331828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5223935795843331828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/peningkatan-pemahaman-tentang.html' title='Peningkatan Pemahaman Tentang Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Informasi Bimbingan Pribadi Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Kesatrian I Semarang (BK-3)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-3048370620710431744</id><published>2011-04-04T18:05:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:12:00.965-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bimbingan dan Konseling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Peningkatan Motivasi Belajar Pada Siswa Berintelegensi Rendah Melalui Konseling Behavior Di Kelas VIII-B SMP Negeri 22 Semarang (BK-2)</title><content type='html'>BAB 1&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dari jaman ke jaman mempunyai peranan yang amat penting. Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 1 ayat (1) menyebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan  proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,  pengendalian  diri,  kepribadian,   kecerdasan,  akhlak  mulia,  serta ketrampilan  yang  diperlukan  dirinya,  masyarakat,  bangsa  dan  negara.  Untuk menyiapkan peserta didik yang bermutu maka diperlukan motivasi belajar  pada setiap  siswa.  Baik  terhadap  siswa  yang  pandai  dan  terlebih  pada  siswa  yang tingkat  intelegensinya  rendah  perlu  mendapatkan  dukungan  agar  termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran karena keberadaanya  sangat berarti bagi perbuatan belajar (Uno, 2007: 23). Selain itu motivasi  belajar  merupakan  faktor  psikis  yang  dapat  menumbuhkan  gairah, menimbulkan perasaan senang dan semangat  untuk belajar.   Hasil belajar akan menjadi optimal kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, maka akan berhasil pula proses belajar siswa. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para siswa. Sardiman (2003: 74) menjelaskan bahwa&lt;br /&gt;motivasi akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada diri manusia, sehingga akan bergayut dengan persoalan gejala kejiwaan, perasaan dan juga emosi, untuk kemudian bertindak atau melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;Di dalam kegiatan belajar mengajar peranan motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik  sangat diperlukan. Motivasi selain dapat mengembangkan aktivitas siswa  juga  dapat  mengarahkan  dan  memelihara  ketekunan  dalam  melakukan kegiatan belajar.  Siswa  yang memiliki motivasi yang kuat dalam belajar akan menunjukkan hasil belajar yang  baik. Adanya usaha yang tekun dan terutama didasari dengan adanya motivasi, maka individu yang belajar itu akan melahirkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seorang siswa akan  sangat menentukan tingkat  pencapaian  prsetasi  belajarnya.  Namun  apabila  siswa  tidak  memiliki motivasi yang kuat maka hasil belajar yang dicapai juga tidak akan optimal, dalam hal ini siswa akan mengalami kegagalan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang kurang memiliki motivasi dalam belajar dapat dilihat melalui ciri-ciri diantaranya sebagai berikut: jarang mengerjakan tugas, mudah putus asa, harus memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi (kurang ada dorongan dari dalam diri sendiri), cepat puas dengan prestasinya, kurang semangat belajar, tidak mempunyai  semangat  untuk  mengejar   cita-cita,  tidak  senang  mencari  dan memecahkan soal-soal (Suhaimin, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siswa  yang  mempunyai  motivasi  intrinsik,  mereka  akan  memiliki kesadaran sendiri untuk memperhatikan penjelasan dari guru. Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang diberikan. Siswa yang demikian tidak akan mudah mendapatkan pengaruh gangguan  dari sekitarnya. Lain halnya bagi&lt;br /&gt;siswa yang tidak ada motivasi di dalam dirinya, maka motivasi ekstrinsik yang merupakan  dorongan  dari  luar  dirinya  mutlak  diperlukan.  Di  sini  tugas  guru pembimbing adalah membangkitkan motivasi peserta didik sehingga mereka mau belajar.&lt;br /&gt;Sebelum peneliti  akan  melakukan  penelitian  ini,  ada  diantara  penelitian terdahulu  yang meneliti tentang motivasi belajar. Penelitian sebelumnya, oleh Sulistiyaningrum (2003) tentang “keefektifan bimbingan belajar melalui layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi berprestasi pada siswa kelas 1&lt;br /&gt;SMU Negeri  1  Semarang”  menunjukkan  bahwa  ada  43  anak  yang  memiliki motivasi  rendah.  Sampel  ini  diperoleh  melalui  skala  motivasi  kepada  seluruh jumlah  populasi  yaitu  kelas  1  Nilai  yang  diperoleh  dari  masing-masing  sub variabel yaitu: nilai post test pada sub variabel “berorientasi  sukses” adalah 1211 dengan prosentase 70, 41 % kategori tinggi, nilai  post test pada sub variabel “berorientasi  jauh  ke  depan”  adalah  adalah  1463  dengan  prosentase  75,61% kategori  tinggi,  nilai  post  test  pada  sub  variabel  “suka  tantangan”  yaitu  964 dengan  prosentase  74,73  %  kategori  tinggi,  nilai  post  test  pada  sub  variabel “tangguh dalam bekerja” yaitu 1910 dengan prosentase 74,03 % kategori tinggi. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan diadakanya bimbingan kelompok maka motivasi berprestasi siswa dapat meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena di SMP Negeri 22 semarang menunjukkan bahwa ada beberapa siswa  yang  memiliki  motivasi  belajar  rendah  terjadi  pada  siswa  yang  tingkat intelegeensinya rendah. Data ini diperoleh dari hasil wawancara dengan konselor sekolah dan didukung dengan data tes IQ.  Gejala ini ditandai dengan ciri-ciri&lt;br /&gt;sebagai berikut; malas dalam menerima pelajaran di kelas, jarang mengerjakan tugas dari guru, malas mencatat materi dari guru, kurang konsentrasi apabila guru menjelaskan materi  (melamun), bercanda sendiri dengan temanya apabila guru sedang menyampaikan pelajaran, tidak berusaha untuk merubah kebiasaan belajar dan hasil belajarnya yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fenomena di atas menunjukkan bahwa terdapat gejala-gejala motivasi belajar  yang  rendah  pada  siswa  di  sekolah.  Apabila  motivasi  tersebut  tidak ditingkatkan maka hal ini akan berakibat pada menurunya hasil belajar siswa dan tidak tercapainya prestasi yang  diharapkan. Supaya siswa tidak mengalami hal tersebut  maka  penulis  berpandangan  bahwa  dengan  menggunakan  konseling behavior diharapkan motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan  dengan berbagai cara.  Salah  satunya  dengan  cara  memperkuat  perilaku  belajar  siswa   dan mempertahankan kebiasaan belajar yang sudah sesuai serta dapat juga mencontoh perilaku   belajar  orang  lain  sebagai  pendorong  agar  seseorang  mempunyai motivasi untuk meniru perilaku belajar yang baik dari orang lain. Pada dasarnya konsep motivasi erat kaitanya dengan  prinsip bahwa perilaku yang diperkuat di masa lalu akan lebih diulang lagi di masa sekarang dibandingkan dengan perilaku yang  dihukum.  Jadi  untuk  menumbuhkan  motivasi  belajar  yang  tinggi  dapat dilakukan dengan prinsip penguatan atau reinforcement karena pada  dasarnya konsep  utama  dalam  behavior  theraphy adalah  reinforcement  (Pujosuwarno,&lt;br /&gt;1993: 80).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konseling  behavior  memandang  bahwa  kepribadian  manusia  itu  pada hakekatnya  adalah perilaku. Dengan dasar bahwa konsep utama dari behavior&lt;br /&gt;yaitu  reinforcement   atau   penguatan   maka   penulis   memilih   menggunakan konseling  behavior  untuk  meningkatkan  motivasi  belajar  siswa  karena  dalam kaitanya dengan konsep tersebut motivasi belajar dapat ditingkatkan salah satunya dengan  reinforcement  dan  juga   melalui  modeling.  Jadi  dengan  pemberian renforcement  diharapkan  siswa  dapat  termotivasi  dalam  kegiatan  belajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa juga diharapkan untuk dapat  mengulangi perilaku belajar yang diperkuat dan  meniadakan  perilaku  belajar  yang  salah.  Hal  ini  sesuai  dengan  tujuan konseling behavior yaitu mengubah perilaku yang maladaptif menjadi adaptif. Sejalan dengan pernyataan tersebut, Latipun (2005: 114) juga menjelaskan bahwa tujuan  yang  khusus  dari  konseling  behavioral  yaitu  mengubah  perilaku  salah dalam penyesuaian dengan cara-cara  memperkuat perilaku yang diharapkan dan meniadakan perilaku yang tidak diharapkan serta  membantu menemukan cara- cara  berperilaku  yang  tepat.  Berdasarkan  paparan  diatas  maka  penulis  akan melakukan penelitian dengan judul “Peningkatan Motivasi Belajar Pada Siswa Berintelegensi Rendah Melalui Konseling Behavior di Kelas VIII-B SMP Negeri&lt;br /&gt;22 Semarang Tahun Ajaran 2008/2009”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-3048370620710431744?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/3048370620710431744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=3048370620710431744&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3048370620710431744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/3048370620710431744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/peningkatan-motivasi-belajar-pada-siswa.html' title='Peningkatan Motivasi Belajar Pada Siswa Berintelegensi Rendah Melalui Konseling Behavior Di Kelas VIII-B SMP Negeri 22 Semarang (BK-2)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5022074305311034967</id><published>2011-04-04T18:01:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:12:16.047-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bimbingan dan Konseling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Hubungan Antara Sikap Terhadap Merokok Dengan Kebiasaan Merokok Pada Remaja (Penelitian Pada Siswa Laki-laki di SMA Negeri 1 Jasinga (BK-1)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok merupakan kegiatan yang masih banyak dilakukan oleh banyak orang, walaupun sering ditulis di surat-surat kabar, majalah dan media masa lain yang menyatakan bahayanya merokok. Bagi pecandunya, mereka dengan bangga menghisap  rokok  di   tempat-tempat  umum,  kantor,  rumah,  jalan-jalan,  dan sebagainya.  Di  tempat-tempat  yang  telah  diberi  tanda  “dilarang  merokok” sebagian orang ada yang masih terus merokok. Anak-anak sekolah yang masih berpakaian seragam sekolah juga ada yang melakukan kegiatan merokok.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok merupakan salah satu masalah yang sulit dipecahkan. Apalagi sudah menjadi masalah nasional, dan bahkan internasional. Hal ini menjadi sulit, karena berkaitan  dengan banyak faktor yang saling memicu, sehingga  seolah- olah sudah menjadi lingkaran setan. Di tinjau dari segi kesehatan merokok harus dihentikan karena menyebabkan kanker dan penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan kematian,  oleh  karena  itu  merokok  harus  dihentikan  sebagai usaha   pencegahan   sedini   mungkin.   Dari   segi   pemerintahan,   pemerintah memperoleh pajak pemasukan rokok yang tidak sedikit jumlahnya, dan mampu banyak  menyerap  tenaga  kerja.  Jika  pabrik  rokok  ditutup  harus  mencarikan pemasukan  dana  dari sumber lain dan mengalihkan para pekerja pabrik rokok yang tidak sedikit jumlahnya (sulit pemecahannya). Di pihak perokok sendiri, mereka  merasakan  nikmatnya  begitu  nyata,  sampai  dirasa  memberikan  rasa kesegaran dan kepuasan  tersendiri sehingga setiap harinya harus menyisihkan uang untuk merokok. Kelompok lain,   khususnya  remaja pria, mereka menganggap  bahwa merokok adalah merupakan ciri kejantanan yang membanggakan, sehingga mereka yang tidak merokok malah justru diejek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia tahun 1990 yang dikutip  oleh  Mangku  Sitepoe  (2000:  19)  menunjukkan data  pada  anak-anak berusia 10-16 tahun sebagai berikut  : angka perokok &amp;lt;10 tahun (9%), 12 tahun (18%), 13 tahun (23%), 14 tahun (22%), dan 15-16 tahun (28%). Mereka yang menjadi perokok karena dipengaruhi oleh teman-temannya sejumlah 70%, 2% di antaranya hanya coba-coba. Selain itu, menurut data  survei kesehatan rumah tangga 2002 seperti yang tercatatat dalam koran harian Republika tanggal 5 juni 2003, menyebutkan bahwa jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai 75% atau 141 juta orang. Sementara itu, dari data WHO jumlah perokok di dunia ada sebanyak 1,1 miliar orang, dan 4 juta orang di antaranya meninggal setiap tahun. Dewasa ini di Indonesia kegiatan merokok seringkali dilakukan individu dimulai di sekolah menengah pertama, bahkan mungkin sebelumnya. Kita sering melihat di jalan atau tempat yang biasanya dijadikan sebagai tempat “nongkrong” anak-anak tingkat sekolah menengah banyak siswa yang merokok. Pada saat anak  duduk di sekolah menengah atas, kebanyakan pada siswa laki- laki merokok merupakan kegiatan yang menjadi kegiatan sosialnya. Menurut mereka merokok merupakan lambang pergaulan bagi mereka. Siswa SMU yang berada dalam masa remaja yang merasa dirinya harus lebih banyak  menyesuaikan diri dengan norma-norma kelompok sebaya dari pada norma-norma orang dewasa. Dalam hal ini remaja menganggap merokok sebagai  lambang  pergaulannya.  Khususnya  siswa  laki-laki  bahwa  merokok sebagai suatu tuntutan pergaulan bagi mereka. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Hurlock (1999: 223) bahwa bagi remaja rokok dan  alkohol merupakan lambang  kematangan.  Hal  tersebut  disampaikan  oleh  Hurlock   berdasarkan fenomena di Amerika. Tetapi menurut norma yang berlaku di Indonesia lebih memandang bahwa remaja khususnya remaja yang masih berada diusia sekolah melakukan aktivitas merokok diidentikan sebagai anak yang nakal.  Hampir semua orang mulai merokok dengan alasan yang sedikit sekali kaitannya dengan kenikmatan. Dalam pikiran remaja, rokok merupakan lambang kedewasaan. Sebagai  seorang remaja mereka menggunakan berbagai cara agar terlihat  dewasa.  Untuk   membuktikannya  mereka  melakukan  dengan  sadar melakukan  kebiasaan  orang  dewasa   yakni  merokok.  Seperti  halnya  yang diungkapkan oleh  Hariyadi (1997: 12) bahwa remaja ingin mencoba melakukan apa  yang  sering  dilakukan  oleh  orang  dewasa,  dengan  sembunyi-sembunyi remaja pria mencoba merokok karena seringkali mereka melihat orang dewasa melakukannya.   Pada masa remaja, ada sesuatu yang lain yang sama pentingnya dengan kedewasaan,  yakni solidaritas kelompok, dan melakukan apa yang dilakukan oleh kelompok. Apabila dalam suatu kelompok remaja telah melakukan kegiatan merokok  maka  individu  remaja  merasa  harus  melakukannya  juga.  Individu remaja tersebut mulai merokok karena individu dalam kelompok remaja tersebut tidak  ingin  dianggap  sebagai  orang  asing,  bukan  karena   individu  tersebut menyukai rokok.  Sitepoe (2000: 20) menyebutkan bahwa alasan utama menjadi perokok adalah karena ajakan teman-teman yang sukar ditolak, selain itu juga, ada juga pelajar  pria  mengatakan  bahwa  pria  menjadi  perokok  setelah  melihat  iklan rokok. Ini berarti bahwa tindakan merokok diawali dari adanya suatu sikap, yaitu kecenderunga seseorang untuk menerima atau menolak, setuju atau tidak setuju terhadap respon yang datang dari luar dalam hal ini adalah rokok. Orang melihat rokok atau melihat orang lain merokok, lalu respon apa yang muncul di dalam pikiran  atau  perassaanya, bisa  saja  orang tertarik  (setuju) atau  tidak  tertarik (tidak setuju), hal ini  akan terjadi pada setiap orang. Orang yang setuju, ada kecenderungan akan melakukannya atau menirunya, bagi yang tidak setuju tentu kencenderungannya akan menghindari. Namun  ada kecenderungan lain, yaitu dalam hati ia tidak setuju, tetapi kenyataannya ia melakukannya (merokok). Hal ini   tentu   ada   faktor   lain   yang   mempengaruhinya.   Di   sinilah   terjadinya kontradiksi antara sikap dan perbuatan.   Penelitian akan dilakukan di SMA Negeri 1 Jasinga Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat. Berdasarkan hasil penelitian sementara di lapangan didapat data dari hasil penyebaran angket kebiasaan merokok pada remaja sebagai studi pendahuluan yang  disebarkan  kepada  404  siswa  laki-laki  di  SMA  Negeri 1 Jasinga Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat didapat bahwa 61,14% siswa laki- laki tersebut melakukan aktivitas merokok. Berkaitan  dengan  fenomena  di  atas,  maka  peneliti  bermaksud  untuk mengadakan  penelitian  di  lapangan  dengan  judul  “  Hubungan Antara  Sikap Remaja Terhadap Merokok Dengan Kebiasaan Merokok Pada Remaja (Penelitian Pada Siswa  Laki-laki di SMA Negeri 1 Jasinga Kabupaten Bogor Pada Tahun Pelajaran 2004/2005)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5022074305311034967?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5022074305311034967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5022074305311034967&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5022074305311034967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5022074305311034967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/hubungan-antara-sikap-terhadap-merokok.html' title='Hubungan Antara Sikap Terhadap Merokok Dengan Kebiasaan Merokok Pada Remaja (Penelitian Pada Siswa Laki-laki di SMA Negeri 1 Jasinga (BK-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7801190671247830888</id><published>2011-04-04T17:59:00.000-07:00</published><updated>2011-04-04T18:01:06.625-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><title type='text'>Strategi Pengembangan Kualitas Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kota Semarang (MS-25)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya setiap instansi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya   membutuhkan   beberapa   faktor   yang   mendukung   untuk tercapainya  kinerja yang baik dan produktifitas yang tinggi. Sumber daya manusia merupakan salah  satu faktor terpenting, karena tanpa adanya peran dari  sumber  daya  manusia  yang  berkualitas,  segala  aktifitas  dalam  suatu instansi tidak akan dapat terlaksana secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap instansi harus menyadari berhasil atau tidaknya tugas dan fungsi yang  dilaksanakan  tergantung  pada  faktor  sumber  daya  manusia  (SDM). Sumber  daya  manusia  yaitu  orang-orang  yang  memberikan  tenaga,  bakat, kretifitas dan usahanya kepada organisasi, perusahaan atau instansi. Bagaimanapun  canggihnya  sarana  dan  prasarana  yang  dimiliki  oleh  suatu instansi  tanpa   ditunjang  dengan  kemampuan  pegawai,  mustahil  instansi tersebut dapat maju dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu instansi yang ingin melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, maka  instansi tersebut akan berusaha untuk merubah para pegawainya agar  mempunyai  mutu  serta  kinerja  yang  baik,  sehingga  membuat  para pegawainya lebih produktif dalam  menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Untuk memperoleh pegawai yang sesuai dengan apa yang diharapkan, maka perlu adanya strategi pengembangan pegawai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Strategi pengembangan pegawai adalah suatu usaha yang penting dalam instansi, karena dengan penggunaan strategi pengembangan yang tepat suatu instansi akan dapat  maju dan berkembang. Strategi pengembangan pegawai dirancang untuk meningkatkan  efisiensi dan efektifitas kerja, meningkatkan prestasi  kerja,  mengurangi  absensi  dan  rotasi  jabatan,  serta  memperbaiki kepuasan  kerja.  Para  pegawai  yang  telah  memperluas  kecakapannya  serta kemampuan  kerja  melalui  program  pengembangan  kualitas  pegawai  akan memperoleh hasil dan mutu yang lebih baik dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian  pula  pada  Badan  Kepegawaian  Daerah  Pemerintah  Kota Semarang,  yang merupakan salah satu instansi pemerintah yang mempunyai tugas membantu Walikota  dalam bidang kepegawaian, dalam menjalankan tugasnya tidak bisa terlepas dari peran  pegawai. Untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, Badan Kepegawaian Daerah menggunakan berbagai program pengembangan pegawai yang nantinya diharapkan  dapat&lt;br /&gt;meningkatkan kemampuan, produktifitas serta kualitas para pegawainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya  pengembangan   pegawai   yang   diselenggarakan   oleh   Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kota Semarang merupakan salah satu cara untuk  dapat   meningkatkan  kemampuan,  produktifitas  serta  kualitas  para pegawainya, agar nantinya setelah diadakan program pengembangan pegawai diharapkan  para  pegawai  dapat  menjalankan  tugas  dan  fungsinya  secara optimal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasarkan  hasil  wawancara  yang  penulis  lakukan  dengan  Bapak Drs. Slamet  Budi Utomo selaku Kepala Sub Bidang Diklat Antar Lembaga pada  Badan  Kepegawaian   Daerah  Pemerintah  Kota  Semarang,  strategi pengembangan kualitas pegawai yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kota Semarang dilaksanakan secara formal yaitu melalui pendidikan dan pelatihan yang terdiri dari pendidikan dan  pelatihan dalam jabatan serta pendidikan dan pelatihan teknis/fungsional.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian  yang  telah  dikemukakan  diatas,  khususnya  yang berkaitan dengan strategi pengembangan pegawai  yang  dilakukan oleh Badan  Kepegawaian  Daerah Pemerintah  Kota Semarang, maka dalam penelitian tugas akhir ini, penulis mencoba mengangkat judul : “STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS PEGAWAI  PADA BADAN  KEPEGAWAIAN    DAERAH  PEMERINTAH  KOTA SEMARANG”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7801190671247830888?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7801190671247830888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7801190671247830888&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7801190671247830888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7801190671247830888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/04/strategi-pengembangan-kualitas-pegawai.html' title='Strategi Pengembangan Kualitas Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kota Semarang (MS-25)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-4527987048356287352</id><published>2011-03-25T18:10:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T07:15:36.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosiologi'/><title type='text'>Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Petani (Studi Tentang Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Di Desa Badakarya, Kecamatan Punggelan, (SO-3)</title><content type='html'>BAB. I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang&lt;br /&gt;Secara tradisional, keluarga merupakan unit sosial yang terkecil dari masyarakat   dan  merupakan  suatu  sendi  dasar  dalam  organisasi  sosial. Keluarga  merupakan  kelompok  sosial  pertama  dalam  kehidupan  manusia dimana ia belajar dan menyatakan  dirinya sebagai manusia sosial di dalam hubungan  dalam  kelompoknya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  samping  itu   keluarga  adalah  suatu kesatuan sosial yang terkecil yang terdiri atas suami, istri, dan jika ada anak- anak yang didahului oleh perkawinan. Memang salah satu faktor mengapa individu itu membentuk keluarga adalah: mengharapkan anak atau keturunan. Tetapi itu  bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Di samping faktor mengharapkan keturunan ada faktor-faktor lain yang menyebabkan membentuk keluarga yaitu:&lt;br /&gt;1. Untuk memenuhi kebutuhan biologis atau kebutuhan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Untuk memenuhi kebutuhan sosial, status, penghargaan dan sebagainya.&lt;br /&gt;3.  Untuk pembagian tugas misalnya: mendidik anak, mencari nafkah dan sebagainya.&lt;br /&gt;4.  Demi hari tua kelak, yaitu pemeliharaan di hari tua artinya setelah anak  dewasa   anak  berkewajiban  untuk  memberikan  kasih  sayang&lt;br /&gt;kepada orang tua. (Suwardiman, 1989: 121)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ikatan keluarga ditandai atau didahului oleh suatu perkawinan. Hal ini dimaksudkan bahwa perkawinan merupakan syarat mutlak terbentuknya suatu keluarga. Tanpa didahului perkawinan dua orang laki-laki dan  perempuan yang tinggal di suatu rumah belum berhak disebut sebagai suatu  keluarga.   Keluarga,  sebagai  kelompok  primer  yang  terikat  oleh hubungan intim mempunyai  fungsi-fungsi utama yang meliputi: pemberian afeksi, dukungan dan persahabatan,  memproduksi dan membesarkan anak, meneruskan norma-norma kebudayaan, agama dan  moral pada yang muda, membagi dan melaksanakan tugas-tugas di dalam keluarga  maupun  di luar serta mengembangkan kepribadian. Salah satu perbedaan yang cukup penting terlihat   dari   bentuk   hubungan   anggota-anggotanya   yang   lebih   bersifat “gemeinschaff’ dan merupakan ciri-ciri kelompok primer, yang antara lain mempunyai  hubungan yang lebih intim, kooperatif, face io face, masing- masing anggota  memperlakukan anggota lainnya sebagai tujuan bukannya sebagai alat untuk mencapai tujuan. (Khaerudin, 1985:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan  antara  orang  tua  dan  anak  sangat  penting  artinya  bagi perkembangan kepribadian anak, sebab orang tualah yang merupakan orang pertama yang dikenal oleh si anak. Melalui orang tualah anak mendapatkan kesan-kesan pertama tentang  dunia luar. Bagi seorang bayi atau anak kecil, hubungan afeksi dengan orang tua  merupakan faktor penentu, agar ia dapat “survive”.   Penyelidikan   Renespitz   (Munandar,   1985:42),   menunjukkan bahwa tanpa cinta kasih seorang bayi tidak dapat hidup terus;  memperoleh cinta kasih merupakan kebutuhan dasar, seperti makan dan tidur. Orang tualah yang  merupakan  orang  pertama  yang  membimbing  tingkah  laku  anak. Terhadap tingkah laku anak mereka bereaksi dengan menerima, menyetujui, membenarkan atau  menolak. Dengan demikian nilai terhadap tingkah laku berpengaruh  dalam  diri  anak  yang  akan  membentuk  norma-norma  sosial, norma-norma susila dan norma-norma tentang apa yang baik dan buruk, apa yang boleh atau tidak boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam suatu keluarga yang harmonis semua fungsi keluarga dapat dijalankan   dengan  baik  sehingga  diharapkan  keluarga  itu  menemukan kebahagiaan dan  ketentraman dalam hidup berumah tangga. Seiring dengan perkembangan yang terus bergulir lembaga-lembaga dalam masyarakat terus mengalami perubahan baik itu perubahan progres maupun regres, termasuk di dalamnya adalah lembaga keluarga yang mengalami  disorganisasi. Menurut Khaerudin  (1987:  106-107)  disorganisasi  keluarga  berkaitan  erat  dengan disorganisasi di dalam masyarakat yang lebih luas. Sikap-sikap, nilai-nilai dan norma-norma dan anggota keluarga merupakan gambaran dan kebudayaan yang  berasal  dan  interaksi  dan  anggota-anggota  dalam  masyarakat  luas. Suami-suami  dan  istri-istri  sebagai  individu  menjabat  peranan-peranan  di dalam rnasyarakat yang lebih luas, juga di  dalam subsistem keluarga yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan  perkawinan  selanjutnya  dipengaruhi   oleh  bagaimana mereka memenuhi peranan-peranan tersebut di dalam masyarakat. Nilai-nilai dan  norma-norma  yang  mengalami  pertentangan  dalam  dunia  yang  lebih besar  diperlihatkan pada bagaimana masing-masing partner untuk menilai satu  sama  lain,  yang  selanjutnya  merupakan  faktor-faktor  penting  dalam menentukan jumlah perkawinan yang gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga  mempunyai  sistem  jaringan  interaksi  yang  lebih  bersifat hubungan   interpersonal,  dimana  masing-masing  anggota  dalam  keluarga dimungkinkan mempunyai  intensitas hubungan satu sama lain; antara ayah dan ibu, ayah dan anak, ibu dan anak,  maupun antara anak dengan anak. Sistem interaksi antar pribadi juga terdapat dalam keluarga petani. Keluarga petani merupakan keluarga yang anggota keluarganya  (ayah/ibu) memiliki mata  pencaharian  bercocok  tanam  baik  di  sawah  atau  di  ladang  untuk menyambung hidup. (Khairuddin,1985:10-11)&lt;br /&gt;Pada umumnya  hubungan  antara  orang  tua  dan  anak  pada  keluarga petani  cenderung  kurang  intensif  (jarang)  artinya  orang  tua  hanya  bisa memperhatikan   anak-anaknya  pada  saat  sebelum  atau  sesudah  bekerja, sehingga anak kurang mendapat kasih sayang dan perawatan yang cukup dan orang tua khususnya ibu. Bagaimanapun orang tua lebih dekat dengan anak- naknya sehingga orang tua dapat mengamati dan mengenal anaknya. Jarang orang  tua  menyadari  bahwa  banyak  yang  dapat  mereka  lakukan   untuk merangsang perkembangan intelektual anak sebelum mereka masuk sekolah. Waktu  yang tepat untuk belajar dan untuk merangsang dasar-dasar belajar adalah pada saat-saat  jauh sebelum anak masuk sekolah. Oleh karena itu, orang tua diberi pengertian mengenai proses-proses belajar di masa dini ini, mereka dapat membantu merangsang kesenangan belajar anak untuk seumur hidupnya sekaligus meningkatkan kecerdasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil-hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  mendidik  anak-anaknya&lt;br /&gt;dengan cara-cara  yang  biasa  (tradisional)  dilakukan,  tanpa  disadari  telah menghambat  perkembangan mental anak. Cara-cara yang biasa (tradisional) yang  dimaksud  yaitu:  anak  dibiarkan  berjam-jam  dalam  gendongan  atau tempat tidur tanpa adanya variasi permainan  dan orang tua yang penting si anak  tidak  menangis.  Lain  halnya  dengan  orang  tua  yang  mengusahakan anaknya untuk bermain, dimana si anak diberi kesempatan untuk mendapat banyak  pengalaman  yang  merangsang,  si  anak  akan  cepat  “belajar  untuk belajar”. Anak akan terdorong untuk senang belajar. Namun pada kenyatanya di desa banyak sekali orang tua yang membiarkan anak-anaknya berjam-jam di tempat tidur atau digendong. (Munandar, 1985: 45-46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan  mendidik  anak  dengan  cara-cara  tradisional  juga  dapat ditemukan  di  Desa  Badakarya.  Hal  ini  dimungkinkan  karena  pendidikan masyarakat secana umum di Desa Badakarya relatif rendah yang kebanyakan hanya tamat SD. Faktor lain yang berpengaruh di samping pendidikan yaitu masih terdapat ketergantungan dan sebagian penduduk desa pada usaha tani. usaha kerajinan tangan dan usaha kecil-kecilan. Usaha tani yang terdapat di Desa  Badakarya  meliputi:  petani  penyewa,  penyakap  dan  buruh   tani. Kehidupan perekonomian masyarakat desa Badakarya yang mengandalkan usaha tani  dengan mekanisme yang tradisional masih tergolong lemah, pria dan wanita terpaksa mencari nafkah sebagai buruh tani dengan curahan waktu yang  panjang  tetapi  hasilnya   tidak  seimbang,  hal  mana  hanya  cukup memenuhi  kebutuhan  hidup  rumah  tangganya  yang  paling  minim.  Oleh karena itu, orang tua tidak banyak memiliki waktu bersama  anak-anaknya&lt;br /&gt;sehingga anak-anak mereka cenderung berkembang tanpa asuhan orang tua. Para orang tua beranggapan bahwa anak mereka pada suatu saat nanti pasti akan berkembang dengan  sendirinya tanpa perlu ada bimbingan dan asuhan dan orang tua. Akibatnya, mereka tidak  memperhatikan kegiatan anak-anak mereka sehari-hari, dengan siapa mereka bergaul serta  bagaimana kondisi lingkungan  tempat  si  anak  bermain.  Bagi  bayi  atau  anak  kecil  hubungan efektif dengan orang tua merupakan faktor penentu survive seperti cinta kasih, makan, minum dan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuhan anak (child rearing) adalah bagian dan proses sosialisasi tata pergaulan keluarga yang mengarah pada terciptanya kondisi kedewasaan dan kemandirian anggota keluarga atau masyarakat tersebut (Purwadarminta dalam Soetomo WE, dkk, 1989: 1-2). Wagnel dan Funk 1965 (Soetomo WE, dkk,  1989:  1-2)  menyebutkan  bahwa   mengasuh  meliputi  menjaga  serta memberikan bimbingan menuju pertumbuhan kearah kedewasaan. Sedangkan pengertian lain diutarakan oleh Webster (Soetomo WE, dkk, 1989: 1-2) yang intinya  bahwa  mengasuh  itu  membimbing  menuju  ke  arah  pertimbangan kedewasaan  dengan  memberikan  pendidikan,  makanan  dan  sebagainya terhadap   mereka  yang  diasuh.  Fungsi  utama pengasuhan  anak  adalah mempersiapkan  anak  untuk  menjadi  warga  masyarakat.  Jadi  tidak  hanya menjaga dan  rnengawasi anak tetapi di dalamnya meliputi mendidik baik sopan   santun,   menghormati   orang,   mengajarkan   tentang   disiplin   dan keberhasilan anak bahkan  memberi pengetahuan bagaimana seorang wanita atau laki-laki seharusnya bersikap dan  memperkenalkan kebiasaan lainnya&lt;br /&gt;(Soenarti, 1989:49).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-4527987048356287352?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/4527987048356287352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=4527987048356287352&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4527987048356287352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4527987048356287352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/pola-pengasuhan-anak-pada-keluarga.html' title='Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Petani (Studi Tentang Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Di Desa Badakarya, Kecamatan Punggelan, (SO-3)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-1387269590037874814</id><published>2011-03-25T18:07:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T18:08:12.269-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Studi Tentang Minat Siswa Terhadap Mata Pelajaran Biologi Pada SLTP Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep (P-67)</title><content type='html'>ABSTRAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanilang : 2002 : Studi Tentang Minat Siswa Terhadap Mata Pelajaran Biologi Pada SLTP Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat belajar Biologi siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada SLTP Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas 2 sebanyak 2 kelas yang terambil secara acak. Data dalam penelitian ini dikumpul dengan menggunakan instrumen berupa angket. Data yang terkumpul selanjutnya di analisis dengan statistik deskriptif berupa persentase.&lt;br /&gt;Hasilnya menunujukkan minat belajar biologi siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata skor minat sebesar 115,48 dari 150 skor tertinggi yang mungkin dicapai. Terdapat 63,83 % siswa yang minat belajarnya sedang, 29,79 % tinggi, dan 4,26 % siswa yang minatnya rendah. Sedangkan faktor-faktor kurikulum, 72,34 % faktor dari diri siswa, 70,39 % faktor metode mengajar, dan faktor sarana dan prasarana sebesar 70,07 %.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-1387269590037874814?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/1387269590037874814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=1387269590037874814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1387269590037874814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1387269590037874814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/studi-tentang-minat-siswa-terhadap-mata.html' title='Studi Tentang Minat Siswa Terhadap Mata Pelajaran Biologi Pada SLTP Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep (P-67)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-4715622107561983596</id><published>2011-03-25T18:03:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T18:05:04.968-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><title type='text'>Pengaruh Keluhan Pelanggan Terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Studi Pada PT. DAYA ADIRA MUSTIKA Main Dealer Sepeda Motor Honda Jawa Barat ) (MS-24)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Penelitian&lt;br /&gt;Dunia otomotif khususnya sepeda motor sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang mendorong sektor industri sepeda motor terus mengembangkan produknya. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan ekonomi Indonesia juga berperan terhadap semakin menggeliatnya industri otomotif  khususnya sepeda motor, kondisi ini terlihat semenjak melonjaknya pertumbuhan pemenuhan produk sepeda motor untuk mengimbangi permintaan yang terus bertambah. Selama beberapa tahun terakhir penjualan sepeda motor terus tumbuh dengan pesat, hal ini cukup menarik sebab dikala sektor lain sibuk berbenah tetapi industri sepeda motor justru malah melesat. Pesatnya pertumbuhan industri sepeda motor di Indonesia juga disebabkan keran impor otomotif yang dibuka sehingga hadir sejumlah merk sepeda motor yang rata-rata berasal dari Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sarana transportasi masal di Indonesia yang tidak memadai ditengah kebutuhan masyarakat akan sebuah alat transportasi yang cepat dan murah apalagi disejumlah kota besar yang terkenal dengan kemacetan jalannya maka sangat rasional bila kebanyakan masyarakat kita lebih memilih untuk mengendarai sepeda motor untuk menunjang mobilitasnya sehari-hari. Ditambah lagi dengan kebijakan pemerintah yang menaikan harga bahan bakar minyak ditengah keadaan ekonomi Indonesia yang tidak stabil, maka tidak heran jika banyak para pengguna mobil beralih menggunakan sepeda motor yang lebih irit penggunaan bahan bakarnya, dengan begitu mereka dapat meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan untuk transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidaklah heran bila Indonesia dibidik oleh produsen sepeda motor baik yang berasal dari Jepang, Eropa, Korea, bahkan Cina karena dianggap sebagai pasar yang sangat potensial untuk mencari laba dan mengembangkan industrinya. Indonesia merupakan pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India, dan penetrasi sepeda motor yang masih rendah di Indonesia merupakan salah satu peluang besar bagi produsen-produsen sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini penjualan motor di Indonesia masih dikuasai oleh lima merk besar yang cukup dikenal di Indonesia yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan Piaggio (vespa). Merk-merk sepeda motor ini sudah akrab ditelinga masyarakat Indonesia. Honda merupakan perusahaan motor terbesar di dunia dan menjadi pemimpin pasar motor di Indonesia hingga kini disusul kemudian oleh Yamaha dan Suzuki. Pada 2007 penjualan motor Honda tercatat 2.141.015 unit, sedangkan pada 2006 tercatat 2.234.168 unit, demikian data penjualan yang diterima dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesi0a (AISI) di Jakarta, turunnya penjualan motor Honda ini juga menyebabkan pangsa pasar sepeda motor PT Astra Internasional Tbk turun dari 53 persen pada 2006 menjadi 46 persen pada 2007. Astra merupakan produsen sepeda motor merek Honda. Sebaliknya penjualan sepeda motor merek Yamaha sepanjang 2007 mencatat penjualan yang lumayan besar jika dibandingkan dengan 2006. Pada 2007 penjualan sepeda motor Yamaha tercatat 1.833.506 unit atau naik 25,7 persen jika dibandingkan 2006 yang mencapai 1.458.561 unit. Begitu juga penjualan sepeda motor merek Suzuki sepanjang 2007 mencatat kenaikan 12,1 persen menjadi 637.031 unit. Naiknya penjualan sepeda motor Yamaha dan Suzuki menjadi salah satu penyebab turunnya pangsa pasar sepeda motor Honda Sementara secara nasional penjualan sepeda motor mengalami peningkatan sebesar 5,9 persen dari 4.427.342 unit pada 2006 menjadi 4.688.263 unit pada 2007. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaingan yang begitu ketat menjadikan setiap produsen motor terus menerus mengembangkan usahanya agar dapat memenangkan persaingan dan mampu menundukkan pesaing-pesaingnya di masa yang akan datang. Salah satu cara yang ditempuh para  para pelaku industri sepeda motor dalam mengembangkan usahanya adalah dengan menyediakan kebutuhan after sale bagi para pelanggannya seperti mendirikan bengkel-bengkel resmi sebagai sarana pemeliharaan sepeda motor, dan juga menyediakan produk-produk suku cadang asli dan pelumas mesin dari ATPM (Agen Tungal Pemegang Merek).&lt;br /&gt;Para pelaku bisnis otomotif khususnya sepeda motor sangat sadar dengan perkembangan industri ini yang harus diimbangi dengan pelayanan terhadap pelanggannya. Sebab pada saat ini pelanggan memegang peranan yang sangat penting dalam dunia bisnis, bahkan pemerintah republik Indonesia menyatakan bahwa tanggal 9 September 2003 sebagai hari Pelanggan Nasional. Peristiwa tersebut adalah suatu pengakuan resmi pemerintah terhadap kontribusi pelanggan dalam dinamika kehidupan perekonomian dan bisnis di Indonesia. Pentingnya peran pelanggan telah diperjelas karena peristiwa dimaksud, sekaligus memunculkan suatu paradigma baru dalam dunia bisnis di Indonesia yaitu eksistensi pelanggan telah dilindungi secara formal oleh negara, dan dunia bisnis harus memiliki sikap yang seiring dengan pengakuan pemerintah tersebut yakni memunculkan komitmen untuk tidak lagi memperlakukan pelanggan secara semena-mena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pelanggan adalah urat nadi bagi suatu perusahaan. Peningkatan jumlah pelanggan akan semakin memperkuat posisi  perusahaan tersebut, karena peningkatan jumlah pelanggan berarti meningkatnya jumlah penjualan, memperluas market share, mempertinggi nilai perusahaan, citra perusahaan yang semakin baik di mata konsumen serta semakin tingginya loyalitas pelanggan terhadap perusahaan tersebut. Sebaliknya berkurangnya pelanggan akan menyebabkan semakin memburuknya kinerja perusahaan, merefleksikan kekalahan perusahaan dalam menghadapi arena persaingan, rendahnya tingkat kepuasaan konsumen dan pelanggan sudah tidak memiliki lagi loyalitas terhadap perusahaan. Pelayanan yang diberikan terhadap pelanggan tidak hanya sebelum dan ketika pembelian namun juga pelayanan setelah pembelian yang salah satunya adalah penanganan keluhan yang disampaikan oleh pelanggan, sebab saat ini tren yang terjadi mengharuskan perusahaan untuk lebih peka terhadap apa yang diinginkan oleh pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu studi yang dilakukan oleh Rockefeller Foundation tentang pelanggan yang dikutip dari buku Customer Loyalty oleh Griffin (2005: 179), menyatakan bahwa alasan dari hilangnya atau kepergian pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :&lt;br /&gt;• Keluhan yang tidak ditangani ( 14 persen)&lt;br /&gt;• Pesaing (9 persen)&lt;br /&gt;• Relokasi (9 persen)&lt;br /&gt;• Tiada alasan Khusus(68 persen)&lt;br /&gt;Dari data tersebut dapat dilihat bahwa jika keluhan pelanggan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi hilangnya pelanggan, banyak fenomena dilapangan tentang keluhan pelanggan yang tidak tertangani dengan baik selain akan membuat pelanggan tersebut beralih ke produk lain, juga jika permasalahan tersebut dilempar ke publik melalui surat pembaca di media masa maka akan menjadi konsumsi publik yang bukan tidak mungkin akan merubah pandangan publik terhadap produk yang dikeluarkan perusahaan menjadi negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Daya Adira Mustika juga sangat yakin akan pentingnya peranan pelanggan dalam  menjaga eksistensinya di dunia bisnis ini, yang salah satunya dengan terus memperhatikan keluhan maupun pengaduan yang disampaikan oleh pelanggannya. Keluhan pelanggan yang merupakan input untuk perbaikan pelayanan, dilakukan perusahaan ini melalui pengorganisasian unit yang dinamakan HC3 (Honda Customer Care Centre). Adanya HC3 ini menyebabkan pelanggan memiliki akses langsung untuk menyampaikan keluhannya kepada perusahaan. PT Daya Adira Mustika selain sebagai main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat juga memiliki sarana penunjang  lainnya sebagai usaha pemenuhan kebutuhan pelanggan yaitu AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) untuk pemeliharaan dan HEPS (Honda Esklusive Parts Shop) untuk suku cadang. &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-4715622107561983596?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/4715622107561983596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=4715622107561983596&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4715622107561983596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4715622107561983596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/pengaruh-keluhan-pelanggan-terhadap.html' title='Pengaruh Keluhan Pelanggan Terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Studi Pada PT. DAYA ADIRA MUSTIKA Main Dealer Sepeda Motor Honda Jawa Barat ) (MS-24)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-126032223673451455</id><published>2011-03-25T17:13:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:57:36.697-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keperawatan'/><title type='text'>Hubungan Penyuluhan Kesehatan Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kelurahan Pagesangan Wilayah Kerja Puskesmas (KPR-8)</title><content type='html'>BAB 1&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;     Salah satu yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cenderung semakin luas penyebarannya, sejalan dengan meningkatnya arus transportasi dan kepadatan penduduk adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).      Penyakit ini ditemukan nyaris diseluruh belahan dunia terutama di negara tropik dan subtropik baik secara endemik maupun epidemik dengan outbreak yang berkaitan dengan datangnya musim penghujan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Di Asia Tenggara termasuk Indonesia, epidemik Demam Berdarah       Dengue (DBD) merupakan problem dan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak .Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk.” (Djunaedi,2006:vii).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia merupakan salah satu emerging disease dengan insiden yang meningkat dari tahun ke tahun. DBD pertama kali dilaporkan di Surabaya dan Jakarta tahun 1968 dengan CFR 41,5% (Soegijanto S, 2004 dalam Sustini,2006: 91). Dan pada tahun 1997 DBD telah menyerang semua provinsi di Indonesia. Jumlah kasus DBD di Indonesia antara Januari sampai Maret 2004, secara kumulatif yang dilaporkan dan ditangani sebanyak 26.015 kasus dengan kematian mencapai 389 orang” (Sustini, 2006: 92).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan wabah yang disebabkan oleh virus dengue (WHO, 2004). Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh  empat faktor utama, yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan (herediter) (Notoatmodjo, 2007: 18). Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang berbasis lingkungan. Artinya, kejadian dan penularannya dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Karena itu upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus ditujukan kepada keempat faktor utama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Hasil studi epidemiologi menunjukkan bahwa penyakit ini terutama dijumpai pada umur antara 2-15 tahun dan tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam kerentanan terhadap serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) antar gender (Djunaedi, 2006:7). Pengetahuan atau pemahaman tentang Demam Berdarah Dengue (DBD), cara pencegahan, dan pengendaliannya secara baik dan benar oleh masyarakat, aparat pemerintah dan lintas sektor terkait termasuk LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan tokoh masyarakat akan meningkatkan kepedulian, kemampuan dan peran sertanya secara tepat. Agar masyarakat mempunyai tanggung jawab, diperlukan upaya hukum  seperti undang-undang atau peraturan pemerintah yang memberikan keharusan kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan , bangunan dan rumah masing-masing agar bebas dari jentik-jentik dan nyamuk aedes vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) sehingga tidak menjadi sumber penularan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Sejak pertama kali ditemukan jumlah kasus menunjukkan kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan secara sporodis  selalu terjadi kejadian luar biasa (KLB) setiap tahun. Berdasarkan data yang didapatkan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) dari 1 Januari -10 Agustus 2005 di seluruh Indonesia mencapai 38.635 orang, sebanyak 539 penderita diantaranya meninggal dunia (www.wikipedia, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Program nasional untuk pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) yang disebut 3M plus (Menguras kontainer air secara berkala minimal dua kali seminggu, mengubur kaleng bekas atau bahan lainnya yang dapat menampung air hujan, menutup kontainer air secara rapat dan plusnya adalah memberikan bubuk abate pada kontainer, mengganti air minum burung peliharaan secara periodik, membersihkan dahan atau pelepah yang dapat menampung air hujan dan sebagainya). Program tersebut dicanangkan secara nasional dan ditindaklanjuti oleh masing-masing pemerintah daerah tetapi upaya tersebut belum memberikan hasil yang maksimal. Program PSN tersebut dapat dilakukan antara lain melalui penyuluhan kesehatan. Promosi kesehatan seperti penyuluhan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya intervensi yang ditujukan pada faktor perilaku. Namun pada kenyataannya tiga faktor yang lain perlu intervensi pendidikan atau penyuluhan kesehatan juga, karena perilaku juga berperan pada faktor-faktor tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Data dinas kesehatan provinsi NTB mencatat jumlah seluruh kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2006 di provinsi NTB mencapai 627 orang dengan 4 kematian dan tahun 2007 jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sembilan kabupaten sampai bulan Oktober mencapai 645 kasus  dengan 2 angka kematian, dimana kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di sembilan kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat dilihat pada tabel berikut (Data Dinas Kesehatan Provinsi, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-126032223673451455?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/126032223673451455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=126032223673451455&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/126032223673451455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/126032223673451455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/hubungan-penyuluhan-kesehatan-dengan.html' title='Hubungan Penyuluhan Kesehatan Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kelurahan Pagesangan Wilayah Kerja Puskesmas (KPR-8)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5636552498668823265</id><published>2011-03-25T17:11:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T17:13:06.406-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keperawatan'/><title type='text'>Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Paviliun Vinolia Dan Ruang Dahlia Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Yogyakarta (KPR-7)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Keperawatan adalah ilmu yang berkenaan dengan masalah-masalah fisik,  psikologis,  sosiologis,  budaya  dan  spiritual  dari  individu  (Doenges,&lt;br /&gt;1998). Proses keperawatan merupakan suatu kerangka yang memungkinkan keperawatan   untuk  mengidentifikasi keunikannya  terhadap  masyarakat. Proses  keperawatan  memudahkan  identifikasi  respon  manusia  terhadap masalah kesehatan. Respon manusia memperlihatkan perubahan kesehatan, kesejahteraan,  dan  gaya  hidup  (Atlen,  1998).  Proses  keperawatan  juga diartikan  sebagai  suatu  metode  bagi  perawat  untuk  memberikan  asuhan keperawatan kepada klien (Nurjannah, 2005).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keperawatan di  Indonesia  saat  ini masih dalam  suatu proses profesionalisasi, yaitu terjadinya suatu perubahan  dan perkembangan karakteristik sesuai tuntutan secara global dan lokal. Untuk mewujudkannya maka   perawat   harus  mampu  memberikan  asuhan  keperawatan  secara profesional  kepada   klien.  Salah  satu  bukti  asuhan  keperawatan  yang profesional tercermin  dalam pendokumentasian proses  keperawatan (Nursalam, 2001).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dokumentasi  secara  umum  merupakan  suatu  catatan  otentik  atau semua   warkat   asli  yang  dapat  dibuktikan  atau  dijadikan  bukti  dalam persoalan hukum.  Sedangkan dokumentasi keperawatan merupakan bukti pencatatan dan pelaporan yang  dimiliki perawat dalam melakukan catatan keperawatan  yang  berguna  untuk   kepentingan   klien,  perawat  dan  tim kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan dasar komunikasi yang akurat dan lengkap secara tertulis dengan tanggung jawab perawat  (Hidayat,  2001).  Dokumentasi  keperawatan  adalah  bagian  dari keseluruhan tanggung jawab perawatan pasien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan klinis memfasilitasi pemberian perawatan, meningkatkan kontinuitas  perawatan dan membantu mengoordinasikan pengobatan dan evaluasi pasien (Iyer, 2004).&lt;br /&gt;Responsibilitas  dan  akuntabilitas  profesional  merupakan  salah  satu alasan penting  dibuatnya  dokumentasi  keperawatan  yang  akurat  (Iyer,&lt;br /&gt;2004).  Dokumentasi  keperawatan  sangat  penting  bagi  perawat  dalam memberikan   asuhan  keperawatan  karena  pelayanan  keperawatan  yang diberikan kepada klien membutuhkan pencatatan dan pelaporan yang dapat digunakan  sebagai  tanggung  jawab   dan  tanggung  gugat  dari  berbagai kemungkinan masalah yang dialami klien baik  masalah kepuasan maupun ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan (Hidayat, 2001).&lt;br /&gt;Dokumentasi  asuhan keperawatan  banyak dikritik dengan  berbagai alasan  antara  lain: perawat mengatakan bahwa pendokumentasian hanya membuang waktu karena tidak ada yang membaca catatan tersebut. Dokterjuga mengatakan bahwa membaca catatan perawat hanya membuang waktu saja karena  catatan tidak berisikan informasi yang ingin diketahui tentang kliennya (Tim Departemen Kesehatan RI 1997). Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit, pemerintah menyusun standar pelayanan di  rumah sakit  yang diberlakukan melalui Surat   Keputusan Menteri Kesehatan Nomor&lt;br /&gt;436/MENKES/SK/VI/1993 dan standar asuhan  keperawatan yang diberlakukan  melalui  SK  Dirjen  Pelayanan  Medik  No.  YM.00.03.2.6.7637 tahun  1993.   Standar  tersebut  berlaku  dimanapun  asuhan  keperawatan dilakukan dan berfungsi sebagai alat ukur untuk mengetahui, memantau, dan menyimpulkan apakah  pelayanan/asuhan keperawatan yang diselenggarakan di rumah sakit sudah sesuai dengan standar yang ada. Bila sudah  sesuai,  maka  dapat  disimpulkan  bahwa  pelayanan  tersebut  dapat dipertanggungjawabkan,   termasuk  di  dalamnya  adalah  mutu  pelayanan keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat penelitian akan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Yogyakarta yang merupakan rumah sakit swadana yaitu salah satu organisasi perangkat daerah yang sesuai dengan peraturan daerah Kota Yogyakarta nomor 42 tahun 2000. Dengan visi yaitu “Menjadi pilihan utama dalam pelayanan perumahsakitan”. Dan misi RSUD Kota Yogyakarta yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mewujudkan pengembangan pelayanan perumahsakitan dengan standar profesi yang tinggi.&lt;br /&gt;2. Mewujudkan pengembangan sarana, prasarana dan infrastruktur rumah sakit yang modern.&lt;br /&gt;3. Mewujudkan pengembangan manajemen rumah sakit yang modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membangun sistim informasi dan manajemen rumah sakit yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Meningkatkan secara terus menerus: pengetahuan, keterampilan, sikap dan kinerja pegawai.&lt;br /&gt;6. Meningkatkan   pelayanan   rumah   sakit   sebagai  tempat  pendidikan, pelatihan serta penelitian dan pengembangan.&lt;br /&gt;7. Ikut  mewujudkan  Yogyakarta  sebagai  kota  dengan  lingkungan  yang bersih dan sehat.&lt;br /&gt;8. Memberikan pelayanan yang memuaskan bagi semua pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5636552498668823265?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5636552498668823265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5636552498668823265&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5636552498668823265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5636552498668823265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/kualitas-dokumentasi-asuhan-keperawatan.html' title='Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Paviliun Vinolia Dan Ruang Dahlia Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Yogyakarta (KPR-7)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5973233525598984094</id><published>2011-03-25T17:09:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T17:11:34.294-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keperawatan'/><title type='text'>Efektifitas Tehnik Relaksasi Progresif Terhadap  Berkurangnya Keluhan Insomnia Pada Lansia Di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes (KPR-6)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Menua merupakan suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri dan mempertahankan struktur dan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap jejas (termasuk infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta adanya kerusakan sel, jaringan dan organ tubuh akibat radikal bebas yang dapat terbentuk dalam badan. Tubuh sebetulnya dapat menangkal hal ini dalam bentuk enzim seperti superoksida dismutase, katalase, glutation peroksida dan zat penangkal seperti vitamin C, vitamin E, beta karoten  (Constantinides, dalam Boedi &amp; Hadi, 2004). Menurut Boedi &amp;  Hadi (2004) peristiwa menua akibat metabolisme badan sendiri, antara lain karena kalori yang berlebihan atau kurang aktivitas. &lt;br /&gt;Lansia secara progresif akan kehilangan daya tahan terhadap infeksi dan akan menumpuk makin banyak distorsi metabolik dan struktural yang disebut sebagai “penyakit degeneratif” (seperti hipertensi, asterosklerosis, diabetes mellitus dan kanker) yang akan menyebabkan atau menghadapi akhir hidup dengan episode terminal yang dramatik seperti stroke, infark miokard, koma asidosik, metastasis kanker (Boedi &amp;  Hadi (2004)&lt;br /&gt;Pada lansia, kualitas tidur pada malam hari mengalami penurunan menjadi sekitar 70-80 % sedikit efektif dari usia dewasa. Hal ini juga didukung oleh pendapat Nugroho (1999) yang mengatakan bahwa pada kelompok usia 70 tahun dijumpai 22 % kasus mengeluh mengenai masalah tidur dan 30 % dari kelompok tersebut banyak yang terbangun di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur merupakan bagian hidup manusia yang memiliki porsi banyak, rata-rata hampir seperempat hingga sepertiga waktu digunakan untuk tidur. Tidur merupakan proses yang diperlukan oleh manusia untuk pembentukan sel-sel tubuh yang baru, perbaikan sel-sel tubuh yang rusak (natural healing mechanism), memberi waktu organ tubuh untuk beristirahat maupun untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan biokimiawi tubuh (Setiyo P, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Perry &amp; Potter (2005), fisiologi tidur dimulai dari irama sirkadian yang merupakan irama yang dialami individu yang terjadi selama 24 jam. Irama sirkandian mempengaruhi pola fungsi mayor biologik dan fungsi perilaku. Naik turunnya temperatur tubuh, denyut nadi, tekanan darah, sekresi hormon, ketajaman sensori dan suasana hati tergantung pada pemeliharaan siklus sirkandian. Irama sirkandian meliputi siklus harian bangun tidur yang dipengaruhi oleh sinar, temperatur dan faktor eksternal seperti aktivitas sosial dan kerjaan rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu fungsi tidur yang paling utama adalah untuk memungkinkan sistem syaraf pulih setelah digunakan selama satu hari. Dalam The World Book Encyclopedia, dikatakan tidur memulihkan energi kepada tubuh,  khususnya kepada otak dan sistem syaraf. Beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa orang Indonesia tidur rata-rata pukul 22.00 dan bangun pukul 05.00 keesokan harinya. Penelitian di Denpasar menunjukkan 30-40% aktivitas mereka  untuk tidur. Sedang penelitian yang dilakukan di Jepang  disebutkan 29% responden tidur kurang dari 6 jam, 23% merasa kekurangan dalam  jam tidur 6% menggunakan obat tidur, 21 % memiliki prevalensi insomnia dan 15% memiliki kondisi mengantuk yang parah pada siang harinya. Setiap orang pada dasarnya pernah mengalami insomnia. Sebuah survei yang dilakukan oleh National Institut of Health di Amerika menyebutkan bahwa pada tahun 1970, total penduduk yang mengalami insomnia 17% dari populasi, presentase penderita insomnia lebih tinggi dialami oleh orang yang lebih tua, dimana 1 dari 4 pada usia 60 tahun mengalami sulit tidur yang serius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hawari (1990), insomnia berasal dari kata in artinya tidak dan somnus yang berarti tidur, jadi insomnia berarti tidak tidur atau gangguan tidur. Gangguan dan kesulitan tidur seringkali mengganggu, baik ketika memasuki tahap pertama tidur ataupun ketika tidur berlangsung. Gangguan ini dapat terjadi karena adanya permasalahan psikis maupun fisik, yang dapat menimbulkan kesulitan seseorang untuk memasuki keadaan tenang. Keadaan cemas yang berlebihan akan menyebabkan otot-otot tidak dapat relaks dan pikiran tidak terkendali. Gangguan tidur yang sering muncul dapat digolongkan menjadi 4 yaitu : (1) insomnia; gangguan masuk tidur dan mempertahankan tidur, (2) hypersomnia; gangguan mengantuk atau tidur berlebihan, (3) disfungsi kondisi tidur seperti somnabolisme, night teror, dan (4) gangguan irama tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling umum terjadi pada individu dewasa, yaitu ketidakmampuan mendapatkan keadekuatan tidur berdasarkan kualitas maupun kuantitas tidur (Koezier, 2004 dalam potter &amp; perry, 2005). Menurut National Institute of Health 1995 dalam setiyo,2007 Insomnia atau gangguan sulit tidur dibagi menjadi tiga yaitu insomnia sementara (intermittent) terjadi bila gejala muncul dalam beberapa malam saja. Insomnia jangka pendek (transient) bila gejala muncul secara mendadak tidak sampai berhari-hari, kemudian insmonia kronis (Chronic) gejala susah tidur yang parah dan biasanya disebabkan oleh adanya gangguan kejiwaan. &lt;br /&gt;Upaya mengatasi insomnia tergantung dari penyebab yang menimbulkan insomnia. Bila penyebabnya adalah kebiasaan yang salah atau lingkungan yang kurang kondusif untuk tidur maka terapi yang dilakukan adalah mengubah kebiasaan dan lingkungannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya untuk mengatasi insomnia adalah dengan metode relaksasi. Relaksasi adalah salah satu teknik di dalam terapi perilaku yang pertama kali dikenalkan oleh Jacobson, seorang psikolog dari Chicago yang mengembangkan metode fisiologis melawan ketegangan dan kecemasan. Teknik ini disebutnya relaksasi progresif yaitu teknik untuk mengurangi ketegangan otot. Jacobson berpendapat bahwa semua bentuk ketegangan termasuk ketegangan mental didasarkan pada kontraksi otot (Setiyo P, 2007).&lt;br /&gt;Relaksasi adalah salah satu teknik dalam terapi perilaku untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan (Goldfried dan Davidson, 1976). Teknik ini dapat digunakan oleh pasien tanpa bantuan terapi dan mereka dapat menggunakannya untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan yang dialami sehari-hari dirumah. Menurut pandangan ilmiah relaksasi merupakan perpanjangan serabut otot skeletal, sedangkan ketegangan merupakan kontraksi terhadap perpindahan serabut otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relaksasi otot bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan dengan cara melemaskan otot-otot badan. Termasuk dalam relaksasi otot adalah: 1) Relaxation via tension-Relaxation, 2) Relaxation via Letting Go, 3) Differential Relaxation. Pelatihan relaksasi semakin sering dilakukan karena dari hasil penelitian-penelitian yang dilakukan Jacobson dan Wolpe terbukti bahwa relaksasi secara efektif dapat mengurangi ketegangan dan kecemasan (Prawitasari, 1988).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes jumlah lansia pada bulan November tahun 2007 sebanyak 92 lansia. Dari jumlah tersebut didapat 52 lansia perempuan (56.52%) dan 40 lansia laki-laki (43.48%), rata-rata berumur 60-70 tahun. Setelah peneliti melakukan wawancara pada petugas kesehatan yang berada di panti mengatakan bahwa lansia yang mengeluh seperti : tidak bisa tidur dengan nyenyak, badannya terasa pegal-pegal seteleh bangun tidur, sulit mengawali tidur pada malam hari. Selama ini pihak panti senantiasa melakukan kegiatan bimbingan yang melibatkan lansia berupa bimbingan sosial (perorangan, kelompok maupun masyarakat), mental agama, estetika, fisik, keterampilan, bimbingan konsultatif. Selain bimbingan sosial, kegiatan rekreatif (pengisi waktu luang dan rekreasi) juga diberikan kepada para lansia, seperti kegiatan menyulam yang didasarkan pada bakat dan keinginan lansia namun hanya sedikit lansia yang melakukan kegiatan ini. Selain menyulam lansia yang masih potensial juga tetap dilibatkan dalam kegiatan sehari-hari sesuai dengan jadwal pembagian tugas. Pihak panti selama ini juga telah rutin melakukan senam setiap pagi yaitu Senam Sehat Indonesia (SSI). Selain SSI, dan senam osteoporosis juga diberikan kepada lansia yang dilakukan oleh para praktikan di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan fenomena dan permasalahan tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Efektifitas tehnik relaksasi progresif terhadap berkurangnya keluhan insomnia pada lansia di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes”.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5973233525598984094?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5973233525598984094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5973233525598984094&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5973233525598984094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5973233525598984094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/efektifitas-tehnik-relaksasi-progresif.html' title='Efektifitas Tehnik Relaksasi Progresif Terhadap  Berkurangnya Keluhan Insomnia Pada Lansia Di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes (KPR-6)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-1611761411671877889</id><published>2011-03-25T17:07:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:56:29.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><title type='text'>Pengetahuan Dan Sikap Perilaku Merokok Pada Siswa SMU Negeri 3 Padang Sidimpuan Sumatera Utara (KD-03)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial maupun ekonomis. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa kesehatan adalah suatu investasi. Jadi, ketika kita sedang memperjuangkan kesehatan berarti kita juga sedang menanam investasi baik dari sosial maupun dari segi ekonomi. Jika demikian keadaanya, maka kesehatan harus diperjuangkan semaksimal mungkin. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, kesehatan merupakan hak setiap orang. Karena itu prinsip-prinsip investasi di dunia perekonomian tidak seluruhnya diterapkan di dunia kesehatan. Maksudnya, ketika kita membuat orang yang tidak sehat menjadi sehat maka tidak etis kalau kita mengharapkan produktifitasnya sama dengan biaya yang dikeluarkan untuk membuat orang yang tidak sehat menjadi sehat. Karena kesehatan merupakan hak setiap orang maka kesehatan harus diusahakan dan dinikmati oleh setiap orang. Usaha itu bukan saja kewajiban pemerintah semata, melainkan kewajiban setiap orang (Depkes. RI, 1992:2).&lt;br /&gt;Salah satu penyebabnya masalah kesehatan yang ada hampir seluruh negara didunia termasuk Indonesia saat ini yaitu merokok. Merokok menjadi penyebab masalah karena menimbulkan kehilangan ataupun kerugian sumber daya baik tingkat keluarga, tingkat perusahaan, maupun tingkat nasional. (Gani, 1993:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesakitan dan kematian yang diakibatkan rokok adalah bagian dari bentuk kelalaian atau kealahan yang disengaja, karena itu identik dengan bunuh diri. Padahal dalam sudut pandang agama apapun, tindakan itu tidak akan diridhoi oleh tuhan yang Maha Bijaksanan. Menurut data di Indonesia 6,5 juta orang dewasa menderita penyakit akibat merokok. Berbagai penyakit tersebut antara lain kanker terutama kanker paru, jantung dan peredaran darah, bayi lahir dengan berat rendah serta sindroma bayi meninggal medadak (studden death) dari ibu yang merokok (Depkes RI, New Letter, Mei 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi kesehatan telah terbukti bahwa merokok berhubungan dengan sedikitnya 25 jenis penyakit yang diakibatkan diantaranya penyakit kardiovaskuler (seperti jantung koroner, stroke, aneurisma arterosklerosis aorta, arteroklerosis pembuluh darah perifer), penyakit kanker (seperti kanker paru, mulut, tenggorokan, pankreas, ginjal dan lambung), keadaan alergi dan penurunan daya tahan tubuh, diabetes melitus, perubahan genetik, gangguan kromosom, menghambat perbaikan DNA yang rusak serta mengganggu sistem enzimetik. Akhir-akhir ini para ahli juga menghubungkan kebiasaan merokok dengan katarak mata dan osteoporosis. (Aditama, 1996:20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat begitu luas dan fatalnya dampak negatif merokok terhadap kesehatan juga ekonomi yang tentunya akan berdampak pada kelanggengan pembangunan bangsa, maka seharusnya merokok bukan menjadi pilihan setiap orang dan banyak laporan hasil penelitian mengenai rokok menemukan bahwa sampai saat ini perilaku merokok masih disukai banyak orang dari berbagai kalangan, dari mulai anak-anak, remaja, pemuda dan orang tua sehingga merokok merupakan masalah kesehatan dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;World Health Organization (WHO) memperkirakan dewasa ini terdapat sekitar 1,1 milyar perokok didunia ini, tiga ratus juta diantaranya (200 juta pria dan 100 juta wanita) merupakan penduduk negara maju. Di negara berkembang diperkirakan jumlah perokok hampir tiga kali lebih banyak dibanding di negara maju yaitu sekitar 800 juta orang yang terdiri dari 700 juta perokok pria dan 100 juta perokok wanita. Di dunia ini 48% pria dan sekitar 12% wanita adalah wanita. Data yang dikeluarkan WHO pada tahun 1996 menyebutkan bahwa 41% pria dan 21% wanitanya adalah perokok, sementara di negara berkembang 50% pria dan 8% wanita punya kebiasaan merokok. (Aditama, 1996:43).&lt;br /&gt;Setiap orang yang meninggal akibat rokok pada usia pertengahan rata-rata meninggal 22 tahun lebih cepat dari pada rata-rata. Dalam dekade 1990-an terdapat 2 juta orang yang meninggal akibat rokok diberbagai negara maju dimana 1,44 juta diantaranya adalah pria dan 0,48 juta lainnya adalah wanita, di pihak lain data yang terkumpul menunjukkan bahwa di negara berkembang di dekade yang sama terdapat 1 juta kematian akibat rokok yang angkanya akan naik tajam menjadi 7 juta kematian di tahun 2000 kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Kesehatan Dr. Akhmad Sujudi mengatakan, bahwa rokok menjadi penyebab kematian diantara 10 orang dewasa di dunia. Kecenderungannya makin meningkat, tahun 2030 diperkirakan akan menyebabkan 10 juta kematian setahun. Di Indonesia konsumsi rokok tumbuh paling cepat di dunia, penyebab utamanya perokok pemula. (IDI, 2002:1).&lt;br /&gt;Menurut World Health Organization (WHO) kematian akibat rokok adalah 4 juta jiwa pertahun yang 500.000 diantaranya adalah perempuan. Data Departemen Kesehatan RI, Indonesia pada akhir tahun 1999 kematian akibat rokok sudah mencapai 57.000 jiwa pertahun. Angka konsumsi rokok di Indonesia termasuk yang paling cepat pertumbuhannya di dunia karena melonjaknya perokok pemula yang sebagian besar berumur antara 10-19 tahun. (Djunaedi, 2002:19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil Survai Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Departemen Kesehatan Tahun 1980 telah menunjukan bahwa kebiasaan merokok pria mencapai 46,5% dan pada tahun 1988 meningkat menjadi 52,9% hasil SKRT tahun 1995 didapat 22,9% orang berumur 10 tahun keatas telah menghisap 100 batang rokok dalam hidupnya dan berstatus merokok. Dilihat dari usia mulai merokok berdasarkan kelompok umur penduduk yakni 53,2% adalah penduduk berusia 15-19 tahun (SKRT 1995:18). Sedangkan hasil penelitian yan dilakukan oleh LM3 tahun 1998 menunjukan bahwa perilaku 59,04% laki-laki usia 10 tahun keatas, 4,83% perempuan berusia 10 tahun keatas (LM3, 1998:6). Padahal seorang pada usia tersebut masa perkembangan yang seyogyanya terbatas dari hal-hal yang dapat merusak dan mengganggu kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok dapat menjadi penyebab masalah kesehatan di Indonesia sangat nyata terlihat sejak tahun 1980 dengan dimunculkannya hasil survai tentang kebiasaan merokok dan beberapa aspek lainnya yang berhuungan dengan merokok sekalipun data yang ada belum transparan menggambarkan situasi sebenarnya. Sejak SKRT tahun 1992 hingga sekarang ditemukan bahwa penyakit jantung koroner (PJK) menempati tingkat pertama penyebab kematian di Indonesia. Hal ini juga mempertegas bahwa Indonesia sedang pada kondisi transisi epidemiologi yaitu sementara penyebab kematian akibat infeksi belum teratasi dengan tuntas ternyata penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner sudah menjadi penyebab kematian utama di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan istilah umum yang digunakan untuk menyatakan kelainan myocardium yang disebabkan oleh insufiensi aliran darah koroner. (Himawan, 1973:57). Dari segi etiologi, merokok memang bukan penyebab tunggal Penyakit Jantung Koroner. Beberapa faktor resiko Penyakit Jantung Koroner, yaitu kebiasaan merokok, kadar kolesterol yang tinggi dalam darah, kadar lemak yang tinggi dalam darah, hipertensi, diabetes melitus, obesitas dan sedentary living (gaya hidup dengan aktivitas fisik yang sedikit).                       Dari kesemuanya itu, ternyata kebiasaan merokok merupakan faktor resiko yang relatif besar menyebabkan terjadinya Penyakit Jantung Koroner. (Siagian, 1998:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logikanya, menghilangkan salah satu faktor resiko atau mengurangi resiko akan berarti menurunkan kemungkinan terjadinya Penyakit Jantung Koroner. Sebaliknya kematian akibat Penyakit Jantung Koroner yang disebabkan merokok akan terus meningkat jika upaya untuk mengurangi atau menghilangkan faktor penyebab tidak sungguh-sungguh dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari SKRT tahun 1995 juga menunjukan bahawa perilaku merokok tidak saja tersebar di kota-kota besar melainkan di pedesaan juga. Hal ini berarti bahwa masalah merokok tersebar di desa dan di kota. Karena itu, upaya penanggulangannya pun harus tersebar di desa dan di kota dengan lebih terencana dan komprehensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penelitian terdahulu sudah membuktikan bahwa umur mulai merokok terbanyak terdapat pada kelompok remaja. Salah satunya yaitu penelitian yang dilakukan oleh Soekidjo Notoadmodjo di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta pada tahun 1981 menemukan umur mulai merokok pertama kali, 11% pada umur sebelum 12 tahun, 31% pada kelompok umur 13-17 tahun, 41% pada kelompok umur 18-22 tahun dan diatas 22 tahun sebesar 17%. Dari penelitian itu juga didapatkan alasan merokok karena iseng (38,5%), sebagai alat pergaulan (21,1%), mengganggap rokok sebagai kebiasaan saja (9,3%), untuk mengisi kesepian (6,2%), tidak tahu (3,1%) dan dengan alasan lainnya sebesar 6,2%. (Notoadmodjo, 1982:68).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa penelitian terdahulu juga menunjukan angka orang yang berhenti merokok sangat kecil yaitu 2,1% pernah merokok (SKRT, 1992). Hal itu diakibatkan efek adiksi dari kandungan zat kimia dalam rokok sehingga orang yang sudah merokok tanpa disertai pengalaman menyakitkan secara fisik cenderung akan mempertahankan perilaku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui dampak negatif merokok di dunia termasuk di Indonesia, kelompok resiko tinggi mulai merokok, penyebaran masalah rokok, sekarang kita telah sampai pada pemikiran cara mengatasi masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penanggulangan masalah merokok tersebut WHO telah memulainya dengan menetapkan tanggal 31 Mei 1988 sebagai Hari Tidak Merokok Sedunia (World No Tobacco Day) pertama dengan tema “Tembakau Atau Sehat, Pilihlah Sehat”, yang selanjutnya ditetapkan setiap tanggal 31 Mei sebagai Hari Tidak Merokok Sedunia.&lt;br /&gt;WHO menganjurkan tiga upaya pokok untuk menanggulangi masalah akibat merokok yaitu: (Aditama, 1996:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Upaya pengorganisasian yang mantap&lt;br /&gt;2. Upaya di bidang peraturan yang tegas&lt;br /&gt;3. Upaya pendidikan kesehatan yang luas&lt;br /&gt;Departemen Kesehatan sendiri dalam upaya mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh WHO telah mengeluarkan peraturan melalui instruksi Menkes RI No.&lt;br /&gt;161/Menkes/Ins/III/1990 tanggal 28 Maret 1990 Tentang Lingkungan Kerja Bebas Rokok (TLKBR) yang ditujukan seluruh jajarannya mulai dari Tingkat Pusat sampai tingkat Kabupaten/Kotamadya di seluruh Indonesia, yang isinya antara lain: (Hanafiah,1993:32).&lt;br /&gt;1. Menjadikan lingkungan bebas rokok masing-masing unit&lt;br /&gt;2. Melaksanakan larangan merokok terhadap pejabat dan tamu/pengunjung di lingkungan kerja masing-masing unit.&lt;br /&gt;3. Menyediakan tempat atau ruangan khusus bagi mereka yang ingin merokok sehingga tidak mengganggu orang di lingkungan kerja.&lt;br /&gt;4. Larangan merokok di lingkungan atau tempat kerja bagi pejabat/karyawan kesehatan agar dilaksanakan secara konsekuen dan bertanggung jawab sehingga dapat menjadi panutan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga sudah melakukan pembatasan iklan rokok yakni dengan melarang iklan rokok yang menampilkan orang-orang yang sedang merokok. Tetapi, sepertinya larangan total iklan rokok perlu diterapkan juga di Indonesia. Pemerintah juga sudah melakukan pencantuman peringatan bahaya merokok pada setiap bungkus tapi sepertinya belum efektif. Respon yang menunjukan bahwa tidak tertarik sering dijumpai penulis, baik dari perokok maupun non perokok, (Aditama, 1996:13) dan juga melaui Interuksi Direktur Jendral Pendidikan dasar dan menengah  Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 019/C/I/Inst/1978 tentang Larangan Pelajar Membawa Rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendidik remaja (kelompok usia rawan mulai merokok) dapat dilakukan dengan pendidikan masyarakat di sekolah atau melalui media lainnya. (Aditama, 1996:21). Agar materi yang diberikan dapat efektif, maka langkah awal yang perlu diketahui yakni gambaran pengetahuan, sikap dan kecenderungan berperilaku remaja tentang kebiasaan merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan masalah diatas membut penulis tertarik untuk mengangkat tema tentang perilaku merokok dikalangan Siswa Menengah Umum (SMU). Untuk lokasi penelitian penulis mengambil sampel di SMU Negeri 3 Padang Sidimpuan Sumatera Utara. Alasannya karena belum pernah ada penelitian tentang perilaku merokok siswa di SMU Negeri 3 Padang Sidimpuan dan karena keterbatasan yang dimilki penulis, maka populasi penelitian ini hanya terbatas pada siswa kelas satu dan dua SMU Negeri 3 Padang Sidimpuan Sumatera Utara dengan peritmbangan karena kelas 3 SMU tesebut mau mengahdapi Ujian Akhir Nasional 2005. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-1611761411671877889?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/1611761411671877889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=1611761411671877889&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1611761411671877889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1611761411671877889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/pengetahuan-dan-sikap-perilaku-merokok.html' title='Pengetahuan Dan Sikap Perilaku Merokok Pada Siswa SMU Negeri 3 Padang Sidimpuan Sumatera Utara (KD-03)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6575239330521247360</id><published>2011-03-25T17:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:18:14.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Sosial'/><title type='text'>Profesionalisme  Polisi Republik Indonesia (Studi Penelitian Tentang Analisis Kinerja POLRI di POLTABES D.I Yogyakarta) (IS-4)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. LATAR BELAKANG MASALAH&lt;br /&gt;Indonesia secara normatif-konstitusional adalah negara berdasarkan hukum, atau yang sering disebut sebagai negara hukum. Ditengah-tengah itu, polisi merupakan salah satu pilar yang penting, karna badan tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan janji-janji hukum menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat melihat pada era Reformasi telah melahirkan paradigma baru dalam segenap tatanan kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan bernegara yang ada dasarnya memuat koreksi terhadap tatanan lama dan penyempurnaan kearah tatanan indonesia baru yang lebih baik. Paradigma baru tersebut antara lain supermasi hukum, hak azasi manusia, demokrasi, transparansi dan akuntabilitas yang diterapkan dalam praktek penyelenggara pemerintahan negara termasuk didalamnya penyelenggaraan fungsi Kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengidentifikasian polisi sebagai birokrasi kontrol sosial memang memberi deskripsi mengenai polisi itu. Polisi seyogyanya kita lihat tidak hanya menjalankan kontrol sosial saja, melainkan juga memberi pelayanan dan interpretasi hukum secara konkrit, yaitu melalui tindakan-tindakannya. Dengan kontrol sosial, pelayanan dan agen interpretasi tersebut menjadi lebih lengkaplah bahwa polisi mewujudkan janji-janji hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pengidentifikasian yang demikian itu masih belum juga memuaskan untuk melihat apa dan siapa po0lisi itu, apa yang dikerjakannya dan lain sebagainya, secara lebih seksama. Dirasakan, bahwa badan yang namanya polisi itu tidak bisa hanya dilihat sebagai aparat atau birokrasi penegakan hukum belaka. Apabila kiya mendekati dan menelaahnya secara sosiologis, cukup banyak “misteri” yang terkandung dalam pekerjaan polisi. Artinya, ia tidak bisa diukur dengan ukuran hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanapun dunia ini, kepolisian  akan selalu ditarik kedua arah yang berbeda, yaitu arah formal prosedural dan arah sosiologis substansial .Keadaan dasar seperti itu mendorong kita untuk memahami pekerjaan kepolisian sebagai sesuatu yang “ berakar peraturan” dan sekaligus juga “ berakar prilaku”. Kalau mempelajari kepolisian juga berarti berusaha memberikan penjelasan mengenai objeknya, seperti lazimnya aturan main dalam ilmu pengetahuan, maka kita tidak akan bisa  memahami pekerjaan kepolisian dengan sebaik-baiknya, tanpa masuk kedalam hakikatnya sebagai suatu pekerjaan yang berakar prilaku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegakan hukum, penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pelayanan dan pengayoman masyarakat adalah tugas pokok polisi sebagai profesi mulia, yang aplikasinya harus berakibat pada asas legalitas, undang-undang yang berlaku dan hak azasi manusia. Atau dengan kata lain harus bertindak secara professional dan memegang kode etik secara  ketat dan keras, sehingga tidak terjerumus kedalam prilaku yang dibenci masyarakat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan masi  menunjukan , bahwa  polisi lebih di kenal oleh masyarakat sebagai badan yang  pekerjaannya memburu dan menenangani  kejahatan. Mendengar kata polisi, segera saja pikiran masarakat tertuju pada pencurian, perampokan, pembunuhan , dan sebagainya. Atau, yang lebih ringan, kemacetan lalu lintas.   &lt;br /&gt;Masyarakat dan polisinya merupakan dua kegiatan yang tidak bisa di pisahkan. Tanpa masyarakat, tidak akan ada polisi dan tampa polisi, proses-proses dalam masyarakat tidak akan berjalan dengan lancar dan produktif. Susah sekali untuk menemukan celah-celah  di mana polisi tidak di perlukan. Bahkan rumputpun telah menjadi syahabat polisi. Hal ini bisa di saksikan di lapangan yang di capai papan bertuliskan  “Dilarang Berjalan di Rumput” Larangan tersebut mengiplikasikan kerja pemolisian, karena sekaligus  mengundang polisian untuk mengamankan larangan tersebut. Tanpa kehadiran polisi, tidak ada yang akan mengamankan larangan tersebut.&lt;br /&gt;Seperti yang dikemukakan oleh prof. Satjipto Rahardjo bahwa “perilaku polisi adalah wajah hukum sehari-hari”. Apabila kita menyadari bahwa polisi merupakan ujung tembok penegakan hukum, yang berarti :polisilah yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat, dan khususnya, pelanggar hukum dalam usaha menegakan hukum . Dengan demikian, bagaimana perilaku polisi dengan  cara-cara kotor dan korup, maka secara otomatis masyarakatpun memandang hukum sebagai sesuatu yang kotor dan korup, juga andaikan pemolisian dikerjakan dengan baik, maka wajah hukum punakan dipandsang baik. Karena itu, pandangan masyarakat tentang polisi akan membawa implikasi pada pandangan mereka terhadap hukum. Pekerjaan pemolisian yang tertanam kedalam masyarakat dapat kita lihat bagaimana struktur sosial, kultural dan ideologis telah menentukan pemberian tempat kepada polisi dalam masyarakatnya, bagaimana ia diterima oleh masyarakat, dan bagaimana ia harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan tunggal negara ditanggan kepolisian pada abad ke-6 dan wewenang kepolisian yang terjadi alat kekuasaan dimasa penjajahan hindu belanda dahulu terhadap rakyat menggandung kosekwensi polisi berdarah panas, sehingga kurang dekat hubunggan antara polisi dimata rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan kepolisian dewasa ini telah berubah doktrinnya, menjadi “friends partners and dependers of citizen”, dalam arti polisi sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat dari pada urusan kekuasaan negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal sorotan berupa keritikan maupun hujatan terhadap kepolisian, umumnya komunitas aparat kepolisian sudah amat siap menghadapinya. Sebagian dikarenakan secara faktual polri memang nyata-nyata masih mengidap berbagai kelemahan sehingga pantas dikeritik. Sebagian lain dikarenakan kuatnya pemahaman bahwa semua keritik dan bahkan hujatan dari anggota-anggota masyarakat tersebut pada dasarnya adalah bentuk lain dari kecintaan masyarakat terhadap polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergeseran serta perubahan dalam fungsi yang harus dijalankanoleh suatu badan dalam masyarakat merupakan hal yang biasa. Hal yang agak istimewa adalah bahwa kita sekarang hidup dalam dunia dan masyarakat yang sedang mengalami perubahan yang sangat intensif  dibandingkan dengan waktu-waktu yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan polisi yang berhadapan langswung dengan masyarakat itu  berkualitas penuh, sehingga tidak hanya bisa dikatakan, bahwa mereka berhadapan  dengan rakyat, melainkan lebih dari itu; berada ditenggah-tenggah rakyat. Polisi juga disebut-sebut  sebagai melakukan jenis pekerjaan yang tidak sederhana, yaitu melakukan pembinaan dan sekaligus  pendisiplinan masyarakat. kedua-duanya memiliki ciri-ciri yang beda sekali, yang disatu pihak bisa bisa dilambangkan dalam bentuk “ pistol dan borgol”, sedang dilain pihak mempolisi masyarakat “dengan hati” atau “setangkai” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai alasan memang bisa dikemukakan untuk mencoba menjelaskan mengapa begitu besar perhatian masyarakat terhadap polisinya. Mungkin karena ketertiban, keamanan dan ketentraman merupakan hal-hal yang sangat merisaukan masyarakat, sedang polisilah yang bertugas untuk menanganinya. Hal tersebut mungkin juga disebabkan karna polisi merupakan birokrasi yang bekerja secara langsung ditenggah-tenggah masyarakat, sehingga resiko bagi terjadinya pergeseran dan pembenturan dengan masyarakat juga menjadi tinggi. Karena begitu dekatnya polisi dengan masyarakat, maka masyarakat pun banyak harapan kepada polisinya, sehingga demikian kinerja polisi pun banyak mendapat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bahan untuk meningkatkan diri, citra polisi yang dad harus diperjelas dengan alasan yang menyertai citra tersebut. Citra polisi bisa terbentuk setidaknya melalui dua pandangan yaitu pandangan obyektif dan subyektif. Secara obyektif masih ada kekurangan-kekurangan pada polisi, misalnya kekurangan personil anggaran dan sarana prasarana. Namun kondisi obyektif polisi saat ini bisa dipersepsikan berbeda-beda menurut pihak yang menilai. Masyarakat bisa memandang polisi berdasar standar, nilai, latar belakang dan pengalaman mereka. Pandangan subyektif ini berkembang terus dimasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tantangan yang dihadapi polisi dalam pelaksanaan tugas kesehariannya adalah adanya kesenjangan masyarakat atas tugas-tugas polisi seharusnya dengan kenyataan yang terjadi ditenggah-tenggah masyarakat. untuk mencapai pelaksanaan tugas kepolisian tersebut, polisi melakukan  sejumlah tindakan-tidakan sesuai tugas dan wewenang  yang diberikan dalam pengertian bahwa kepolisian harus menjalankan tugas dan wewenangnya setiap waktu meliputi : pelayanan masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan serta penegakan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesionalisme polisi dapat tumbuh melalui peningkatan standar profesi yang tinggi dan tugas profesi sebagai panutan sadar hukum serta prilaku  sesuai dengan hukum yang dicetuskan  mulai dari sistem “ recruitmen and training”  kepolisian sesuai dengan tuntutan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah mustahil untuk mewujudkan penampilan kerja polisi dalam bentuk yang ideal. Yang dapat dilakukan, baik oleh pimpinan polri maupun unsur-unsur lain dimasyarakat, adalah mempersempit jarak antara identitas tersebut dengan realitas yang hidup dewasa ini. Mangkin semit atau lebih lebarkah jarak itu, antara lain dapat diukur lewat berbagai respon masyarakat terhadap penampilan kerja anggota-anggota polri.&lt;br /&gt;Pandangan diatas sesungguhnya kurang menggambarkan apa yang sesungguhnya sedang terjadi dalam tubuh kepolisian. Dapat disebut bahwa kepolisian telah terjadi pergeseran yang makin terasa kuat dari polisi sebagai “Pemburu Kejahatan” kepada polisi yang menjalankan “pekerjaan sosial”. Pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak hanya mengandung isi sosial biasa,melainkan juga ekonomi, politik dan kebudayaan.&lt;br /&gt;Menjelang akhir tahun 1992, ada kesibukan istimewa dikalangan Polri. Yaitu, membuat perhitungan dengan prestasinya selama ini. Polri bukan suatu ” badan diatas angin”, melainkan yang akuntabel terhadap rakyatnya. Perhitungan tersebut dilakukan dengan cara istimewa dan yang tidak lazim dilakukan di negeri ini. Polri membuat perhitungan dengan cara menunjukan kepada masyarakat, kekurangan-kekurangan yang ada padanya selama ini. Dan itupun dilakukannya dengan tidak tanggung-tanggung, yaitu dengan menunjukkan dengan adanya sejumlah polisi berprilaku buruk (Polda Jatim) dan laporan tentang suap dalam dunia kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Polri yang berbeda ditengah-tengah masyarakat akan dapat mempengaruhi kinerjanya dalam pelaksanaan tugasnya. Dalam ilmu sosial dan semacam konsep stgmatis yang mengatakan, bahwa lembaga-lembaga dalam suatu masyarkat akan membawa ciri masyarakat bersangkutan. Konsep tersebut lalu dituangkan kedalam rumus, “bagaiman masyrakatnya, begitu pula lembaganya”. Dengan demikian bisa dikatakan juga, bahwa masyarakat akan mempunyai lembaga-lembaganya yang berkualitas sama dengan kualitas masyarakat itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat dikatakan bahwa stempel masyarakat akan selalu melekat pada sekalian lembaga yang dimiliki masyarakat tersebut. Polisi sebagai salah satu lembaga dalam masyarakat tidak merupakan perkecualian, kualitas pekerjanya juga akan sangat ditentukan oleh keadaan, watak serta kualitas masyarakat disitu. Dengan demikian, stempel masyarakat indonesia juga melekat pada Polri.&lt;br /&gt;Harapan masyrakat terhadap kepolisian itu sebenarnya hanya dua hal : Pertama, mereka membutuhkan keamanan dan perlindungan Polri secara maksimal baik atas dirinya, maupun keluarga nya dan harta bendanya; kedua, mereka  menginginkan  pelayanan yang lebih baik dari Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kondisi mekanisme penegakan hukum dengan berbagai kendalanya bukan saja membuat mekanisme penegakan hukum menjadi tak sesuai yang diharapkan, lebih dari itu adalah munculnya berbagai keluhan masyarakat tentang pelaksanaan tugas dan pungsi kepolisian. Berbagai keluhan masyarakat ( public complint ) tersebut antara lain adalah : polisi lalu lintas yang kerap terlambat hadir di jalan yang macet, atau anggota satuan bhyangkara ( Sabhra ) yang meminta “ salam tempel “ dari kendaraan-kendaraan angkutan, adalah salah satu citra polisi yang tertanam dibenak masyarakat.  contoh lain, adalah sikap anggota reserse yang ogah-ogahan dalam menuntaskan kasus, atau petugas binmas yang “ asal sudah selesai” saat memberi penyuluhan.  Mau tak mau juga masih merupakan gambaran yang dipersepsikan oleh masayrakat tentang pribadi polisi dan  organisasi kepolisian dewasa ini&lt;br /&gt;Dewasa ini, usaha Polri mengembangkan profesonalismenya terus diperjuangkan. Usaha-usaha itu terus dilakukan antara lain dengan jalan mengikutsetakan anggotanya kedalam berbagai kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menunjang peningkatan kualitas kerja dan profe4sionalisme Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian PSKP UGM tahun 1998-1999 bekerjasama dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan Mabes Polri menunjukkan hasil, pada bidang penegakan hukum masih tingginya pelanggaran hukum oleh anggota dan penyalahgunaan wewenang oleh aparat kepolisian, yang tercermin adanya moral yang rendah, pada bidang keamanan masih ada tingginya rasa tidak aman, pada bidang pelayanan terdapat kewibawaan anggota yang rendah. Selanjutnya penelitian tersebut memokuskan pada penyebab utama rendahnya profesionalisme polisi karena aspek structural, institusional dan kultural. Jati diri Polri menunjkkan indikasi profesionalisme rendah, militeristik, sehingga sikap pelayanan kaku, kapasitas intelektual anggota bintara dan tamtama rendah, komunikasi kerja yang patuh saja pada atasan, dan kurang peluang untuk berlaku kritis. Hasil penelitian tersebut perlu ditindak lanjuti guna meningkatkan profesionalisme Polri.&lt;br /&gt;Upaya meningkatkan profesionalisme dapat pula dilihat dari pelepasan POLRI dari struktur organisasi ABRI mulai tanggal 1April 1999. kebijakan tersebut setidaknya telah memberi nuansa baru bagi Polri sendiri, paling tidak Polri sudah bisa “mandiri” didalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Polri dapat benar-benar bertindak sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pentingnya penelitian tentang Analisis kinerja polri POLTABES jogjakarta yakni melihat lebih jauh sektor-sektor rell kenerja Polri khususnya Poltabes jogjakarta. sebagai bahan pertimbambangan dan menjadi sebuah aturan hukum dari sebuah lembaga organisasi formal yang mungkin menjadi sebuah acuan pembelajaran, apa saja yang telah dikerjakan, dan melihat lebih dalam kinerja-kinerja polri yang dalam hal ini sudahkah dapat dikatakan Profesional dalam mengemban tugas-tugas negara. &lt;br /&gt;Berdasarkan uraian diatas, pada dasarnya persepsi tentang kinerja  Polri merupakan masalah penting yang perlu dilihat lebih lanjut dalam dalam rangka mewujudkan profesionalisme polisi dalam menaggapi tantangan yang semakin berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6575239330521247360?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6575239330521247360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6575239330521247360&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6575239330521247360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6575239330521247360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/profesionalisme-polisi-republik.html' title='Profesionalisme  Polisi Republik Indonesia (Studi Penelitian Tentang Analisis Kinerja POLRI di POLTABES D.I Yogyakarta) (IS-4)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7511691578747872956</id><published>2011-03-25T17:02:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:18:32.241-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Sosial'/><title type='text'>IMPLEMENTASI KEPUTUSAN GUBERNUR NO.27 TAHUN 2004 TENTANG STANDART PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA DI JAWA TIMUR (IS-3)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Sejak awal dibentuknya organisasi pemerintah (birokrasi), yaitu pada awal kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1945 hingga saat ini telah banyak keluhan bahkan kritikan pedas dari para pemerhati pemerintahan. Sejarah birokrasi di Indonesia memiliki raport buruk, khususnya semasa Orde Baru, di mana yang menjadikan birokrasi sebagai mesin politik. Imbas dari itu semua, masyarakat harus membayar biaya yang mahal, ketidakpastian waktu, ketidakpastian biaya dan ketidakpastian siapa yang bertanggung jawab adalah beberapa fakta empiris rusaknya layanan birokrasi.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, layanan birokrasi justru menjadi salah satu causa prima terhadap maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme. Pejabat politik yang mengisi birokrasi pemerintah sangat dominan. Kondisi ini cukup lama terbangun sehingga membentuk sikap, perilaku dan opini bahwa pejabat politik dan pejabat birokrasi tidak dapat dibedakan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber disebutkan bahwa setidaknya ada tiga penyebab ketidakberfungsian birokrasi dalam menjalankan tugasnya saat ini sehingga merusak struktur dan pondasi ekonomi – sosial – politik di Indonesia. Ketiga penyebab ketidakberfungsian birokrasi tersebut ialah permasalahan struktur birokrasi, permasalahan budaya dan nilai yang berkembang dalam birokrasi, dan permasalahan lingkungan birokrasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggaraan pemerintahan yang baik khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik harus dilaksanakan secara akuntable, responsif, dan efisien. Suatu pelayanan publik bisa dapat dikatakan memiliki akuntabilitas tinggi apabila kegiatan tesebut dianggap benar dan sesuai dengan nilai-nilai serta norma-norma yang berkembang di dalam masyarakat. Artinya, pelayanan publik yang baik relatif harus berdasar pada kepuasan atau setidaknya berdasar pada apa yang diinginkan oleh masyarakat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan publik yang saat ini banyak menjadi sorotan adalah bidang kesehatan. Hal ini diakibatkan oleh kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan yang semakin meningkat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan juga semakin meningkat. Namun, hal tersebut tidak disertai dengan manajement pelayanan kesehatan yang baik oleh pemerintah. Tidak itu saja, bidang kesehatan adalah salah satu bidang pelayanan publik yang pelayanannya cukup mengecewakan, banyak masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses kesehatan yang layak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan motifasi guna memberikan manajemen pelayanan yang baik di bidang kesehatan, Pemerintah Pusat melalui Keputusan Menteri Kesehatan No.1457/MENKES/SK/X/2003 tentang standart pelayanan minimal bidang kesehatan kabupaten / kota, kemudian diperkuat oleh Keputusan Gubernur Jawa Timur No.27 Tahun 2004 tentang standart pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan kabupaten / kota di Jawa Timur  telah menetapkan sebanyak 26 jenis pelayanan disertai dengan 47 indikator kinerjanya untuk dilaksanakan oleh setiap kabupaten / kota di Jawa Timur. Ditambah lagi dengan layanan tambahan sebanyak 7 jenis layanan dengan 7 indikator kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berdasar pada Keputusan Menteri Kesehatan, Kabupaten Sampang telah melaksanakan standart pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan pada tahun 2003. Semua point pelayanan yang ada di dalam standart pelayanan minimal (SPM) kesehatan dilaksanakan, termasuk juga pelayanan penyelenggaraan pembiayaan untuk keluarga miskin dan masyarakat rentan yang dirasa sangat bersentuhan dengan kepentingan mayoritas masyarakat Sampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data BPS  pada tahun 2001 menunjukkan ada 2.196.363 rumah tangga miskin, atau 23,12 persen dari 9.499.756 jumlah rumah tangga yang ada di Jatim. Jumlah rumah tangga yang paling banyak dililit kemiskinan berada di Kabupaten Bondowoso, yakni 45 persen. Disusul Sampang (43,22 persen), Situbondo (33,75 persen), Ponorogo (33,06 persen), Pacitan (33,05 persen), Probolinggo (30,73 persen), dan Bojonegoro (30,62 persen). Dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jatim, penduduk miskin terbanyak berada di Kabupaten Sampang. Persentase penduduk miskin di kabupaten itu mencapai 45,69 persen dari 750.046 penduduk Sampang atau dengan kata lain ada 342.725 jiwa penduduk miskin di Sampang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis pelayanan penyelenggaraan pembiayaan untuk keluarga miskin dan masyarakat rentan menjadi sangat penting, karena melihat kondisi nyata masyarakat Sampang, di mana kesejahteraan masyarakatnya masih rendah, akses untuk memperoleh kesehatan rendah, pengetahuan akan kesehatan juga sangat rendah. Dengan implemntasi pelayanan penyelenggaraan pembiayaan untuk keluarga miskin dan masyarakat rentan, diharapkan masyarakat miskin yang berada di Kabupaten Sampang dapat menikmati pelayanan kesehatan yang memadai dari Pemerintah Kabupaten Sampang dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan melalui puskesmas-puskesmas yang telah disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7511691578747872956?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7511691578747872956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7511691578747872956&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7511691578747872956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7511691578747872956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/implementasi-keputusan-gubernur-no27.html' title='IMPLEMENTASI KEPUTUSAN GUBERNUR NO.27 TAHUN 2004 TENTANG STANDART PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA DI JAWA TIMUR (IS-3)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8171851904313509824</id><published>2011-03-25T16:56:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:16:26.083-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Kesehatan'/><title type='text'>Karakteristik Tenaga  Kesehatan Dalam Pelaksanaan Askes Di Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone (IKS-4)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar belakang&lt;br /&gt;Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional karenanya merupakan suatu kesatuan yang tak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Pembangunan kesehatan di Indonesia dilaksanakan dalam suatu Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang unsur-unsurnya terdiri dari individu /perorangan, keluarga, masyarakat, pemerintah (sektor kesehatan dan non kesehatan) dan swasta (SKN, 1992).  &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sektor yang sangat esensial adalah pengembangan di bidang kesehatan, karena sektor kesehatan sangat mempengaruhi sektor pembangunan lainnya. Oleh karena itu dalam konsep pembangunan nasional ditentukan perlunya pembangunan yang berwawasan kesehatan, kebijakan ini tentu sangat relefan dengan posisi Indonesia dengan tingkat kesehatan masyarakat Indonesia berada pada urutan 110 dari 117 negara (UNDP,2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam PP No. 32 tahun 1996 pasal 15 mengatakan bahwa dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat , pemerintah dapat mewajibkan tenaga kesehatan untuk di tempatkan pada sarana kesehatan tertentu untuk jangka waktu tertentu. (Yaslis Ilyas,2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Kesehatan Nasional (SKN) menegaskan bahwa pembiayaan upaya kesehatan menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat temasuk swasta dan perorangan. Pembiayaan tersebut dapat bersumber antara lain dari dan bersama masyarakat yang dikembangkan atas dasar gotong-royong dan kekeluargaan. Pendekatan ini berintikan suatu sistem penyelenggaraan pembiayaan pemeliharaan kesehatan secara pra-upaya (pre-paid health care)  yang tidak lain adalah konsep dana pra upaya kesehatan masyarakat (Amran Rasak,2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjamin meningkatnya derajat kesehatan masyarakat melalui pemerataan dan peningkatan mutu upaya kesehatan serta pengendalian pembiayaan  kesehatan yang penuh tantangan (UU Kesehatan RI No. 23 Tahun 1992 pasal 66).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana masalah pokok pembiayan kesehatan antara lain disebabkan karena kurangnya dana yang tersedia, penyediaan yang sesuai, pemamfaatan dana yang tidak tepat, pengelolan dana  yang belum sempurna, serta biaya kesehatan yang makin meningkat (Azrul Azwar, 1996).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini pemerintah selalu berperan sebagai motor penggerak utama pembangunan kesehatan, namun sejak beberapa tahun akhir-akhir ini telah nampak peran serta masyrakat dalam pembangunan kesehatan berdasarkan data Depertemen Kesehatan bahwa total pembiayaan pemeliharaan kesehatan yang berasal dari masyarakat sebesar 70 % dan hanya 30 % yang berasal dari pemerintah, hal ini sesui dengan peran yang diharapkan oleh sistem kesehatan nasional (Depkes RI,1997).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1968 yang mengatur hak dan kewajiban peserta (Pegawai Negeri Sipil, penerima pensiun, dan anggota keluarganya) yang disertai berbagai pembahasan-pembahasan. Dalam pembiayaan pegawai, gaji mereka dipotong 2 persen sebagai dana pra upaya pemeliharaan kesehatan. Sedangkan administrasinya dilakukan oleh suatu badan khusus yang ditunjuk Depertemen Kesehatan dalam hal ini Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK) atau PT. (Persero) Asuransi Kesehatan.&lt;br /&gt;Secara real, peserta asuransi kesehatan PT. (Persero) Askes Indonesia yang pegawai negeri berjumlah 13.822.400 dan peserta sukarela 1.217.616 di tahun 2003 (Buletin info askes, 2004) . Di Propinsi Sulawesi selatan data pesertaa askes sosial berjumlah 685.051, di Kabupaten Bone jumlah peserta askes sebanyak 29.252 (PT. Persero Askes IX Makassar, 2004) khusus di Puskesmas Camming Kecematan Libureng Kabupaten Bone jumlah peserta askes sebanyak 76 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah R.I No. 6 tahun 1992 tentang Perubahan Pelaksanaan dan Status Perum Husada Bhakti menjadi PT. (Persero) askes Indonesia yang dalam hal ini bertanggung jawab terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi pegawai negeri sipil serta anggota keluarganya, vetran dan perintis kemerdekaan serta perluasan kepesertaan askes (Vuluntary) tidak mempunyai fasilitas-fasilitas kesehatan sendiri, oleh karena itu digunakanlah fasilitas kesehatan yang telah dikembangkan pemerintah atau fasilitas kesehatan milik swasta yang di tunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayan kesehatan yang baik dari segi pelayanan kedokteran maupun pelayan kesehatan masyarakat harus memiliki syarat pokok kesehatan yaitu tersedia dan berkesinambungan, dapat diterima dengan wajar, mudah dicapai, mudah dijangkau dan bermutu. (Azwar, 1996).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut di atas mengenai standard pelayanan kesehatan yang baik maka dalam penelitian ini, peneliti akan mencoba melihat bagaimana standar pelayanan dalam hal ini pelaksanaan asuransi kesehatan yang ada di Puskesmas Camming Kecematan Libureng Kabupaten Bone, yang dapat dilihat dari berbagai aspek yang merupakan inti pelaksana pelayanan kesehatan yaitu petugas kesehatan kita akan melihat dari kemampuan yang dimiliki oleh petugas yaitu dari aspek masa kerja, pendidikan, pelatihan, dan sikap petugas. &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Masa kerja merupakan jangka waktu seseorang bekerja pada suatu organisasi, berarti semikin lama orang bekerja, berarti semakin banyak pula pengalaman yang dimiliki, sehingga produktivitas kerja dengan mudah ditingkatkan dan juga menggunakan waktu kerja produktif sangat baik. (Yaslis Ilyas 1999).&lt;br /&gt;Pendidikan adalah segala usaha untuk membina dan mengembangkan kemampuan jasmani dan rohani yang berlangsung seumur hidup, baik di dalam maupun di luar sekolah dalam rangka Pembangunan Nasional yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. (Atmodiro, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan sebagai salah satu tindakan pemberian pemahaman dan pengetahuan bagi petugas terhadap pekerjaannya, maka pelatihan ini dimaksudkan untuk memperbaiki penguasaan berbagai keterampilan dan teknik pelaksanaan kerja tertentu dalam waktu relatif singkat. Disamping itu pelatihan juga bertujuan mempersiapkan tenaga kerja untuk masa yang akan datang. Jadi dengan pemberian  pelatihan, pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian sikap biasanya berhubungan dengan suatu obyek. Sikap dapat memberikan penilaian (menerima atau menolak) tehadap obyek yang dihadapai. Sikap tidak dapat diamati secar langsung, sikap harus diduga dari pernyataan. Persyaratan dan tindakan-tindakan. Sikap menunjuk bukan pada tingkah laku itu sendiri melainkan kepada perangkat atau kecenderungan reaksi yang diungkapkan dalam keberaturan berpolanya tingkah laku (Wiseso, 1987).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat pada Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone mengenai pelaksanaan asuransi kesehatan  belum maksimal yaitu adanya keluhan peserta menganai lamanya prosedur pelayanan dari segi administrasi, sehingga peserta lama menunggu dalam pemberian pelayanaan, dari segi pelayanan, peserta lama menunggu dibandingkan dengan pasien umum. (keluhan masyarakat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari masalah tersebut diatas maka peneliti akan mencoba melihat bagaimana pelaksanaan asuransi kesehatan yang selama ini dilaksanakan di Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8171851904313509824?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8171851904313509824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8171851904313509824&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8171851904313509824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8171851904313509824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/karakteristik-tenaga-kesehatan-dalam.html' title='Karakteristik Tenaga  Kesehatan Dalam Pelaksanaan Askes Di Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone (IKS-4)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5996618083605126520</id><published>2011-03-25T16:52:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:10:29.542-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Peranan Majelis Ta'lim Al-Mujahidin Dalam Pembentukan Sikap Keagamaan Remaja Di Kelurahan Belendung Batu Ceper Tangerang (AI-2)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Pada umunya pendidikan adalah tugas dan tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara sadar baik dari pihak pendidik maupun pihak terdidik. Kesadaran dalam melaksanakan  pendidikan adalah dimaksudkan untuk mencapai kedewasaan dan kematangan berfikir yang dapat diusahakan melalui beberapa proses pendidikan, yaitu proses pendidikan formal, informan, dan nonformal.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran pendidikan yang telah dilakukan di luar pendidikan formal yang sering diusahakan  orang  dewasa  dalam  membina  generasi  muda  secara  otomatis  telah mendukung  segenap  teori   yang  didapat  dari  pendidikan  formal.  Hal  tersebut diwujudkan dengan  diselenggarakannyapengajian-pengajian remaja, yang bertujuan untuk melahirkan generasi-generasi muda yang dinamis serta bermental agamis.&lt;br /&gt;Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, mereka sangat membutuhkan tuntunan dan bimbingan untuk memahami diri sendiri yang  penuh  dengan  sikap   egoistis  dan  rasa  keingintahuan  yang  amat  tinggi. Keingintahuan yang tinggi menyebabkan para remaja tidak hanya diberikan siraman rohani  saja  yang  berisi  ajaran-ajaran  agama  yang  wajib  dijalankan,  akan  tetapi melalui kegiatan pengajian ini mereka mampu mentelaah serta mempelajari  Islam&lt;br /&gt;sebagai pedoman hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sebagai agama yang menjadi pedoman hidup bagi manusia mencakup seluruh kehidupan manusia. Di samping sebagai pedoman hidup, Islam menurut para pemeluknya juga sebagai ajaran yang   harus didaíwahkan  dan memberikan pemahaman  berbagai  ajaran  yang  terkandung  di  dalamnya.  Sarana  yang  dapat dilakukan dalam  mentranspormasikan nilai-nilai agama tersebut antara lain melalui Majelis Taílim  yang berfungsi  memberikan pemahaman tentang nilai-nilai ajaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kegiatan Majelis Taílim  yang telah dilakukan merupakan proses pendidikan  yang  mengarah  kepada  internalisasi  nilai-nilai  agama  sehingga  para remaja mampu mereflesikan  tatanan normatif yang mereka pelajari dalam realitas kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis Taílim adalah wadah pembentuk jiwa dan kepribadian yang agamis yang berfungsi  sebagai stabilisator dalam seluruh gerak aktivitas kehidupan umat Islam Indonesia, maka sudah  selayaknya kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami mendapat  perhatian  dan  dukungan  dari  masyarakat,  sehingga tercipta  insan-insan yang memiliki keseimbangan antara potensi intelektual  dan mental spiritual dalam upaya menghadapi perubahan zaman yang semakin global dan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya antusias remaja Islam di lingkungan Desa Belendung Batu Ceper Tangerang,  merupakan salah satu ekspresi dari usaha masyarakat dalam mewadahi generasi Islam di Majelis Taílim Al-Mujahiddin, sehingga perkembangannya terarah dengan baik. Hal ini menjadikan para orang tua, ulama, umara setempat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Majelis Taílim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertitik tolak dari masalah tersebut, penulis tertarik untuk meneliti aktivitas Majelis  Taílim  ini  melalui  skripsi  dengan  judul:  ìPeranan  Majelis  Taílim  Al- Mujahiddin dalam Pembentukan Sikap Keagamaan Remaja di Desa Belendung Batu Ceper Tangerangî.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5996618083605126520?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5996618083605126520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5996618083605126520&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5996618083605126520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5996618083605126520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/peranan-majelis-talim-al-mujahidin.html' title='Peranan Majelis Ta&apos;lim Al-Mujahidin Dalam Pembentukan Sikap Keagamaan Remaja Di Kelurahan Belendung Batu Ceper Tangerang (AI-2)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-4031226233710084505</id><published>2011-03-25T16:50:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T06:11:22.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Pengaruh Asset Growth, Debt To Equity Ratio, Return On Equity, Total Asset Turnover Dan Earning Per Share Terhadap Beta Saham Pada Perusahaan (AI-1)</title><content type='html'>Pengaruh Asset Growth, Debt To Equity Ratio, Return On Equity, Total Asset Turnover Dan Earning Per Share Terhadap Beta Saham Pada Perusahaan Yang Masuk Dalam Kelompok Jakarta Islamic Index (JII) PERIODE 2005-2007 (AI-1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Setiap keputusan investasi selalu menyangkut dua hal, yaitu risiko dan return. Risiko mempunyai hubungan positif dan linier dengan return yang diharapkan dari suatu investasi sehingga semakin besar return yang diharapkan semakin besar pula risiko yang harus ditanggung oleh investor. Dalam melakukan keputusan investasi, khususnya pada sekuritas saham, return yang diperoleh berasal dari dua sumber, yaitu dividen dan capital gain, sedangkan risiko investasi saham tercermin dari variabilitas pendapatan (return saham) yang diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis investasi membagi risiko total menjadi dua bagian yaitu risiko tidak sistematis dan risiko sistematis. Risiko tidak sistematis adalah risiko yang disebabkan oleh faktor-faktor unik pada suatu sekuritas dan dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi. Sedangkan risiko sistematis adalah risiko yang disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi semua sekuritas sehingga tidak dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi.  Ukuran besarnya risiko sistematis saham adalah indeks beta yang menunjukkan sensitivitas tingkat pengembalian surat berharga saham terhadap tingkat pengembalian indeks pasar yang telah disesuaikan dengan tingkat pengembalian bebas risiko.  Beta sebagai pengukur risiko yang berasal dari hubungan antara tingkat keuntungan suatu saham dengan pasar. Risiko ini berasal dari beberapa faktor fundamental perusahaan dan faktor karakteristik pasar tentang saham perusahaan antara lain cyclicality, operating leverage dan financial leverage.&lt;br /&gt;Barr Rosenberg dan Vinay Marathe dalam Frank J. Fabozzi mengembangkan model yang lebih ekstensif untuk memperkirakan risiko fundamental dari sekuritas tidak hanya menggunakan data harga namun juga data keuangan dan data berhubungan dengan pasar lainnya. Produk dari mereka disebut beta fundamental. Prosedur  memperkirakan beta fundamental dimulai dengan menjabarkan perusahaan dalam hal rasio-rasio yang merefleksikan kondisi dasar perusahaan. Baik data keuangan maupun data yang berhubungan dengan pasar dapat digunakan oleh analis  untuk memperkirakan risiko sistematis sekuritas.  Rasio-rasio baik data keuangan maupun data yang berhubungan dengan pasar dalam penelitian ini meliputi asset growth, debt to equity ratio, return on equity, total asset turnover dan earning per share.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asset growth mempunyai pengaruh terhadap beta saham. Beaver, Kettler dan Scholes menyatakan variabel asset growth berhubungan positif dengan risiko sistematis dikarenakan  perusahaan yang tumbuh membutuhkan lebih banyak modal. Kebutuhan modal yang lebih besar (tingkat pertumbuhan tinggi) memberikan tekanan terhadap rasio pembayaran dividen. Pembayaran dividen yang kecil akan meningkatkan risiko sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debt to equity ratio menunjukkan perbandingan antara hutang dengan modal sendiri.  DER yang semakin besar akan mengakibatkan risiko financial perusahaan yang semakin tinggi. Dengan penggunaan hutang yang semakin  besar akan mengakibatkan semakin tingginya risiko untuk tidak mampu membayar hutang. &lt;br /&gt;Return on equity yaitu menggambarkan sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan laba yang tersedia bagi pemegang saham. Investor biasanya akan mempertimbangkan perusahaan yang mampu memberikan kontribusi ROE yang lebih besar. Semakin tinggi ROE maka semakin rendah nilai beta, sehingga ROE mempunyai pengaruh negatif terhadap beta saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total asset turnover menunjukkan efektivitas penggunaan seluruh harta perusahaan dalam rangka menghasilkan penjualan atau menggambarkan berapa rupiah penjualan bersih yang dapat dihasilkan oleh setiap rupiah yang diinvestasikan dalam bentuk harta perusahaan.  Semakin tinggi total asset turnover maka semakin rendah nilai beta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Earning per share adalah perbandingan antara keuntungan bersih setelah pajak yang diperoleh emiten dengan jumlah saham yang beredar.   Semakin tinggi earning per share  maka akan menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi. Laba tersedia bagi pemegang saham biasa juga akan meningkat. Dalam kondisi demikian perusahaan tidak akan kesulitan dalam meningkatkan modal, baik dengan cara menarik investor dari luar atau dengan meyakinkan pemegang saham untuk meningkatkan jumlah kepemilikannya.  Hal ini mengindikasikan semakin rendah beta saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, penelitian yang dilakukan di pasar modal Indonesia menunjukkan ketidakkonsistenan antara penelitian yang satu dan yang lainnya. Selain itu, penelitian-penelitian terdahulu masih banyak dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam bursa konvensional, sehingga peneliti tertarik untuk meneliti pada perusahaan yang tergabung di bursa syariah seperti Jakarta Islamic Index (JII) untuk menjelaskan apakah penelitian yang dilakukan pada bursa syariah akan menghasilkan kesimpulan yang sama atau tidak dengan penelitian terdahulu yang dilakukan di bursa konvensional, sehingga bermanfaat bagi investor yang ingin menanamkan dananya secara syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian perlu diuji kembali untuk pasar modal syariah di Indonesia mengenai pengaruh asset growth, debt to equity ratio, return on equity, total asset turnover dan earning per share terhadap beta saham. Maka dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap beta, khususnya pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2005-2007. Oleh karena itu, judul yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah: “Pengaruh Asset Growth, Debt to Equity Ratio, Return on Equity, Total Asset Turnover dan Earning Per Share terhadap  Beta Saham pada Saham Perusahaan yang Termasuk dalam Kelompok Jakarta Islamic Index (JII) periode 2005-2007”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-4031226233710084505?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/4031226233710084505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=4031226233710084505&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4031226233710084505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4031226233710084505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/pengaruh-asset-growth-debt-to-equity.html' title='Pengaruh Asset Growth, Debt To Equity Ratio, Return On Equity, Total Asset Turnover Dan Earning Per Share Terhadap Beta Saham Pada Perusahaan (AI-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5005578796158924690</id><published>2011-03-25T16:45:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T05:28:18.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Administrasi Bisnis'/><title type='text'>Pengaruh Harga Dan Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang) (AB-1)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Kesehatan merupakan suatu kebutuhan pokok bagi masyarakat pada masa sekarang ini. Karena kesehatan sudah menjadi hal yang begitu pokok bagi masyarakat, maka antara rumah sakit yang satu dengan yang lainnya saling bersaing untuk memberikan pelayanan terbaiknya supaya pasien dapat merasa nyaman dan puas setelah merasakan pelayanan yang diberikan rumah sakit. Pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit diharapkan akan menjadi salah satu faktor penentu kepuasan konsumennya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kepuasan pasien tersebut diharapkan mampu menjadi alat promosi yang efektif rumah sakit karena pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa, keputusan pembelian konsumennya banyak terjadi karena dipengaruhi oleh cerita pengalaman orang lain.&lt;br /&gt;Pada umumnya perusahaan atau instansi selalu mempunyai suatu strategi tertentu dalam proses kegiatan yang dilakukan tiap harinya. Banyak sekali unsur yang berperan penting dalam ikut serta memajukan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pelayanan merupakan hal yang sangat vital yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, bukan hanya sekedar untuk tetap survive tetapi juga berkembang. Jumlah pasien yang rawat inap yang tinggi atau memenuhi target merupakan satu hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan (dalam hal ini Rumah Sakit), karena dengan tercapainya target tersebut maka operasional rumah sakit dapat terus berjalan. Sejalan dengan perkembangan persaingan bisnis yang semakin ketat dewasa ini ditambah dengan selektifitas masyarakat dalam memilih produk jasa maka para pelaku bisnis jasa dituntut untuk memberikan apa yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat, karena memahami konsumen adalah hal yang mutlak, hal ini dikarenakan  setiap orang mempunyai tujuan, karakter, dan kemampuan keuangan yang berbeda satu sama lain. Maka strategi dalam menghadapinya pun tidak harus sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep pemasaran diantaranya bertujuan memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan kepuasan terhadap apa yang mereka inginkan dan butuhkan, atau berorientasi pada kepuasan konsumen (costumer oriented). (Swastha dan Handoko, 1997:5). Dalam bisnis yang berorientasikan pelayanan seperti dewasa ini, maka pelayanan yang prima lebih dari sekedar senjata untuk bersaing. Pelayanan yang prima juga adalah keterampilan untuk bertahan hidup, dan organisasi bisnis yang tidak memiliki pelayanan tentunya akan tersisih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang keputusan pembelian konsumen untuk memilih menggunakan suatu jasa, tentunya tak lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, diantaranya jumlah dan jenis produk (fasilitas) yang tersedia, pelayanan, serta harganya. Keberadaan tentang fasilitas sangat mempengaruhi persepsi konsumen. Keberadaan fasilitas juga harus didukung dengan pelayanan yang memuaskan agar persepsi konsumen tetap bagus. Pelayanan yang tanggap, dan ramah tentunya akan berkesan di mata pelanggan dan tidak tertutup kemungkinan para konsumen atau pasien yang puas tersebut menceritakan pengalamannya tersebut ke kerabat dekatnya, sehingga akan memancing calon konsumen lain untuk mencoba, begitupun sebaliknya. Hukum ini bersifat berkesinambungan, semakin tertancap di benak konsumen persepsi baik tentang produk maka kemungkinan semakin meningkat pula konsumen yang datang. Jika persepsi konsumen buruk, maka hal ini akan menjadi bumerang terhadap perusahaan dan bisa juga menjadi racun yang membunuh secara perlahan. Lengkapnya fasilitas, serta pelayanan yang memuaskan juga harus didukung dengan harga yang sesuai dengan tingkat ekonomi konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Kamar rumah sakit yang tidak dihuni, atau jam tertentu tanpa pasien di tempat praktik seorang dokter, akan berlalu/ hilang begitu saja karena tidak dapat disimpan untuk dipergunakan di waktu yang lain. Hal ini tidak menjadi masalah bila permintaannya tetap karena mudah untuk menyiapkan pelayanan untuk permintaan tersebut sebelumnya. Bila permintaan berfluktuasi, berbagai permasalahan muncul berkaitan dengan kapasitas mengangggur (saat permintaan sepi) dan pelanggan tidak terlayani dengan resiko mereka kecewa/ beralih ke penyedia jasa lainnya (saat permintaan puncak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang merupakan salah satu rumah sakit swasta yang ada di Semarang, karena merupakan rumah sakit swasta maka maju mundurnya rumah sakit sangat dipengaruhi oleh bagaimana tim manajemen menjalankan roda operasinya. Kebijakan penentuan harga dan kebijakan pelayanan adalah suatu yang mutlak dilakukan oleh perusahaan jasa. Kebijakan yang dibuat tersebut tentunya dengan tujuan agar rumah sakit dapat diterima dan diminati masyarakat. Diminati atau tidaknya rumah sakit salah satunya dapat dilihat dari bagaimana perkembangan jumlah pasien rawat inapnya ataupun rawat jalannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan harga, Rumah Sakit Roemani Semarang mempunyai tim tarif dalam menentukan tarif yang akan mereka bebankan pada pasiennya. Karena rumah sakit ini adalah salah satu bentuk usaha di bidang pelayanan kesehatan milik Persyarikatan Muhammadiyah Semarang, maka kepada para pasien yang mempunyai KATAM (Kartu Anggota Muhammadiyah) diberikan potongan harga. Dalam usaha meningkatkan pelayanannnya, Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang membekali pegawainya dengan berbagai pelatihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5005578796158924690?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5005578796158924690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5005578796158924690&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5005578796158924690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5005578796158924690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/03/pengaruh-harga-dan-pelayanan-terhadap.html' title='Pengaruh Harga Dan Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang) (AB-1)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-8629698293024385184</id><published>2011-02-25T04:57:00.000-08:00</published><updated>2011-05-14T07:16:48.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>KETIDAKPEDULIAN KELUARGA YANG MEMILIKI ANAK AUTIS TERHADAP PENDIDIKAN REMAJA AUTIS (PSIK-8)</title><content type='html'>BAB 1&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1  Konteks Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang  tua  dituntut  untuk  peduli  terhadap  pendidikan  anaknya. Sebagai pendidik yang utama dan pertama, orang tua mempunyai peran penting dalam mendidik dan membimbing anaknya. Orang tua tidak hanya bertanggung jawab agar anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas, tetapi juga membuat anak menjadi pribadi yang mandiri, bertanggungjawab dan dapat menghadapi  kehidupannya  kelak dengan baik dan berhasil. Tugas mendidik dan membimbing anak, tidak hanya dilakukan oleh seorang ibu, namun  juga  seorang  ayah.  Orang   tua,  khususnya  ayah  tidak  hanya bertanggung jawab dalam mendidik, namun  juga dalam memenuhi biaya pendidikan anaknya, tidak terkecuali ayah yang berprofesi guru.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah yang berprofesi sebagai guru, hendaknya dapat memberikan layanan pendidikan yang tepat untuk anaknya, terutama bila anak tersebut membutuhkan layanan pendidikan khusus seperti pada anak autis. Anak autis  membutuhkan penanganan yang cukup berat, karena membutuhkan strategi yang berbeda dengan anak lain pada umumnya. Menurut Ginanjar (2008; 19) orang tua merupakan tokoh kunci yang sangat berperan dalam memberikan contoh, bimbingan,  dan  kasih  sayang  dalam  proses pertumbuhan   anak-anak.   Orang   tua   diharapkan   dapat   memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedulian terhadap anak autis hendaknya perlu ditingkatkan, hal ini  mengingat  bahwa  jumlah  penderita  autis  meningkat  dari  tahun  ke tahun. Penelitian menunjukan bahwa pada tahun 1987, ratio penderita autis&lt;br /&gt;1:5000.  angka  ini  meningkat  tajam  menjadi  1:500  pada  tahun  1997, kemudian  jadi  1:150  pada  tahun  2000.  Para  ahli  memperkirakan  pada tahun    2010   mendatang   penderita   autis   akan   mencapai   60%   dari keseluruhan populasi di dunia. Sekitar 80%, gejala autis terdapat pada anak laki-laki.(www.autis.or.id).&lt;br /&gt;Semakin  meningkatnya  penderita  autis  tersebut  hendaknya dibarengi  dengan  meningkatnya  layanan  untuk  penderita  autis.  Namun pada  kenyataannya, penanganan untuk anak autis masih sangat sulit hal tersebut  karena penanganan anak autis membutuhkan  biaya yang sangat mahal.  Penderita  autis  dari  keluarga  tidak  mampu  menjadi  terabaikan karena  biaya  pendidikan   untuk  anak  autis  sangat  mahal.  Kasus  ini menimpa seorang satpam yang harus membiayai pendidikan anaknya yang autis  sebesar  seratus  ribu  per  hari,  sedangkan  gajinya  tidak  mencapai seratus ribu per hari (Kompas Jawa Barat, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai  orang  tua  yang  mempunyai  anak  autis  memang mempunyai tanggung jawab serta peran yang penting dalam memberikan pelayanan  serta  pendidikan  bagi  anaknya.  Terutama  orang  tua  yang berprofesi guru. Tidak hanya seorang ibu, ayah juga berperan serta dalam mendidik anaknya. Seorang ayah yang berprofesi guru yang mempunyai anak  autis, mempunyai peran yang penting, karena selain membutuhkan pendidikan  yang tepat,  anak autis juga  membutuhkan  biaya yang besar dalam penanganannya. Biaya terapi yang harus dikeluarkan para orang tua autis terbilang sangat mahal. Apalagi terapi tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama dan  tidak  bisa  dipastikan  akhirnya. Salah satu  sebab utama mahalnya biaya terapi bagi anak-anak penderita autis adalah karena tingginya juga bayaran untuk profesi  di dunia autis, baik terapis, dokter, psikiater, maupun profesi terkait lainnya.  Padahal masa depan anak-anak autis tergantung dari terapi yang optimal (www.portalinfaq.co.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Puspita dalam Hadis (2006; 113) bahwa peranan orang tua anak autis dalam membantu anak untuk mencapai perkembangan dan pertumbuhan   optimal  sangat  menentukan.  Tindakan  awal  yang  perlu dilakukan oleh  orang  tua  ialah  orang  tua perlu  teliti  dalam  mengamati berbagai gejala yang nampak pada diri anak yang autis. Tindakan lainnya adalah memberikan penanganan kepada anaknya berdasarkan masalah dan gejala perilaku  yang  nampak  pada  diri  anak  autis.  Sedangkan  menurut Hamalik (2002; 33) peran seorang guru adalah selain sebagai pengajar juga sebagai pembimbing. Sebagai seorang pembimbing, guru berperan dalam proses pemberian bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman dan pengarahan diri yang  dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimum terhadap sekolah, keluarga serta masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun   mempunyai  peran   penting   dalam  pendidikan,   pada kenyataannya  profesi  guru  tidak  menjadikannya  lebih  peduli  terhadap pendidikan  anaknya. Hal ini terjadi  pada seorang  ayah yang berprofesi guru Sekolah Dasar di desa Sumbergirang. Ayah yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar ini, mempunyai tiga orang anak dan seorang istri yang bekerja  sebagai  pegawai  Tata  Usaha di salah  satu  Madrasah  Aliyah  di Rembang. Salah  satu anak dari keluarga ini menderita autis. Anak autis yang kini  telah  berusia  15  tahun  ini,  hanya  memperoleh  pendidikan  di sebuah SLB hingga kelas tiga. Anak autis yang kini telah menginjak usia remaja  ini  merupakan  anak  ketiga   dari  tiga  bersaudara.  Berdasarkan wawancara awal dengan subyek yang  merupakan ayah dari remaja autis tersebut, anaknya berhenti sekolah karena tidak ada pengasuh yang dapat mengantar jemput anaknya ke sekolah. Bahkan setelah  berhenti sekolah, remaja autis tersebut tidak mendapat pendidikan baik formal maupun non formal.  Berbeda  dengan  dua  anak  subyek  lainnya  yang   memperoleh pendidikan hingga Perguruan Tinggi, remaja autis ini hanya disekolahkan hingga kelas tiga SLB. Mengingat profesi ayahnya sebagai guru,  remaja autis ini tidak seharusnya berhenti dalam memperoleh pendidikan. Sebagai seorang ayah  sekaligus  seorang  guru,  hendaknya  subyek  dapat bertanggungjawab dan menjalankan perannya secara maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kenyataannya, subyek yang merupakan seorang guru, tidak  menjalankan  perannya  secara  maksimal,  yakni  membimbing  dan mendidik anak. Hal ini terlihat ketika anaknya berhenti dari SLB, subyek tidak  melajutkan   pendidikan  untuk  anaknya  di  sekolah  khusus  autis ataupun mendidik dan  membimbing anaknya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya hal ini bertentangan  dengan  profesinya  sebagai  guru,  yang  seharusnya mempunyai kepedulian lebih besar terhadap pendidikan.&lt;br /&gt;Berdasarkan  latar  belakang  inilah  maka  peneliti  tertarik  untuk mengetahui secara mendalam tentang kepedulian orang tua yang berprofesi sebagai guru terhadap pendidikan remaja berkebutuhan khusus, dalam hal ini  adalah  remaja  autis.  Dalam  penelitian  ini  peneliti  mengambil  judul “Ketidakpedulian  Keluarga  Yang  Memiliki  Anak  Autis  Terhadap Pendidikan Remaja Autis (Studi Kasus Pada Keluarga Dengan Ayah Yang  Berprofesi  Guru  Di  Desa  Sumbergirang,  Kecamatan  Lasem, Kabupaten Rembang)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Untuk mendapatkan koleksi Judul Tesis Lengkap dan Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik&lt;/i&gt; &lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#CC0000"&gt;download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Atau klik&lt;/i&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;&lt;a href="http://ilmiahtesis.blogspot.com/2011/05/download-tesis-dan-skripsi-gratis.html"&gt;&lt;span style="color:red"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-8629698293024385184?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/8629698293024385184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=8629698293024385184&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8629698293024385184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/8629698293024385184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/ketidakpedulian-keluarga-yang-memiliki.html' title='KETIDAKPEDULIAN KELUARGA YANG MEMILIKI ANAK AUTIS TERHADAP PENDIDIKAN REMAJA AUTIS (PSIK-8)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5257981858952819562</id><published>2011-02-25T04:54:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:56:19.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><title type='text'>TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WACANA KOMIK DI MAJALAH ANNIDA (PBI-3)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan  manusia  salah  satunya  yaitu  sebagai  alat  komunikasi dengan  lingkungannya.  Tuturan  manusia  dapat  diekspresikan  melalui  media massa baik lisan  maupun tulisan. Dalam media lisan, pihak yang melakukan tindak   tutur   adalah   penutur   (pembicara)   dan   mitra   tuturnya   (penyimak), sedangkan dalam media tulis, tuturan disampaikan oleh penulis (penutur) kepada mitra tuturnya, yaitu pembaca.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Sementara, untuk  tuturan melalui media penutur dapat mengekspresikan tulisannya baik lisan maupun tulisan dengan memanfaatkan media massa. Media massa yang dapat dimanfaatkan untuk tuturan lisan adalah media elektronik, seperti televisi dan radio. Sedangkan, untuk media cetak seperti majalah, tabloid, dan surat kabar merupakan sarana cetak yang dapat dimanfaatkan oleh penulis (penutur) untuk disampaikan kepada pembaca (mitra tutur)  dengan   tujuan  agar  apa  yang  disampaikannya  melalui  media  tulis mendapatkan respon dari para pembacanya (mitra tutur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media tulis  yang  banyak  dikonsumsi  oleh  masyarakat  baik  dikalangan remaja  maupun  dewasa  salah  satunya  yaitu majalah.  Ketertarikan  masyarakat terhadap majalah dikarenakan penyajian serta pengemasan yang dibuat semenarik mungkin oleh penerbit, dengan maksud agar pembaca tertarik untuk membeli atau&lt;br /&gt;membaca majalahnya tersebut. Selain itu, majalah juga banyak jenisnya, antara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lain majalah  tentang  seputar  keagamaan,  seputar  kehidupan  atau  gaya  hidup remaja dan  lain-lain. Majalah yang mengkaji tentang seputar agama khususnya agama Islam salah satunya majalah Annida. Majalah Annida merupakan majalah yang berisi informasi berupa hiburan  maupun pendidikan. Bagian hiburan yang terdapat dalam majalah Annida diantaranya cerpen  (cerita pendek) dan komik, sedangkan bagian pendidikan berisikan pengetahuan baik cerita atau kisah-kisah maupun fenomena-fenomena yang terjadi dikehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Akan tetapi, penelitian ini hanya mengakaji satu objek penelitian, yaitu komik yang terdapat pada bagian hiburan dalam majalah Annida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komik  merupakan  salah  satu  alat  komunikasi  massa  yang  memberikan pendidikan, baik untuk anak-anak   maupun orang dewasa (Lubis dalam Rahayuningsih 2005:19). Selain itu, komik adalah bahan bacaan yang ringan dan menarik.  Sebagai salah satu alat komunikasi, komik juga dapat melatih daya imajinasi setiap  pembacanya yang diwujudkan dalam bentuk gambar dan teks (bahasa tulisan), karena gambar dapat berfungsi untuk membantu pembaca dalam mengimajinasikan informasi yang dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa tulisan yang terdapat dalam komik mengikuti gambar yang terdapat dalam  komik.  Bahasa  dalam  komik  mampu  menyampaikan  informasi  secara efektif dan efisien melalui gambar dan teks. Bahasa dalam komik bertujuan untuk alat komunikasi antara penulis  dan pembacanya. Tuturan dapat memunculkan daya  pengaruh  terhadap  mitra  tutur  untuk  melakukan  sesuatu.  Tuturan  yang demikian disebut tindak tutur atau tindak ujar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tindak tutur sebagai wujud peristiwa komunikasi bukanlah peristiwa yang terjadi  dengan sendirinya, melainkan memunyai fungsi, mengandung maksud, dan tujuan tertentu  serta dapat menimbulkan pengaruh atau akibat pada mitra tutur. Tarigan (1990:145)  mengemukakan bahwa komunikasi memunyai fungsi yang bersifat purposif, mengandung  maksud dan tujuan tertentu, dan dirancang untuk menghasilkan efek, pengaruh, akibat pada lingkungan para penyimak dan para pembicara. Demikian halnya dengan komik yang dibuat oleh penulis kepada pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi dengan bahasa membuat setiap orang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dengan bahasa pula orang dapat mempelajari kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan latar belakang peserta komunikasi masing-masing. Komunikasi merupakan  proses di mana seseorang menyampaikan rangsangan- rangsangan (biasanya lambang-lambang dalam bentuk kata-kata) untuk mengubah tingkah  laku  orang  lain.  Komunikasi  juga  diartikan  sebagai  pengiriman  atau penerimaan pesan atau informasi antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksudkan dapat dipahami.&lt;br /&gt;Berkenaan dengan bermacam-macam maksud yang mungkin berkomunikasi,  Leech  (1983)  berpendapat  bahwa  sebuah  tindak  tutur  yaitu mencakupi: (1) penutur dan mitra tutur; (2) konteks tutur; (3) tujuan tuturan; (4) tindak tutur sebagai bentuk tindak atau aktivitas dan (5) tuturan sebagai produk tindak verbal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuturan  memunyai   tujuan   dan   maksud   tertentu   untuk   menghasilkan komunikasi.  Tujuan  tuturan  merupakan  salah  satu  aspek  yang  harus  hadir  di dalam suatu tuturan. Karena yang dimaksud dalam tujuan tuturan tersebut yakni upaya untuk mencapai suatu hasil yang  dikehendaki oleh penutur kepada mitra tutur. Tujuannya yaitu untuk menyampaikan informasi,  menyampaikan berita, membujuk, menyarankan, memerintah dan sebagainya. Dalam hal ini  seorang penutur harus mampu menyakinkan mitra tuturnya atas maksud tuturannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rustono (1999:29) mengemukakan bahwa tujuan tuturan adalah apa yang ingin dicapai  penutur dengan melakukan tindakan bertutur. Tujuan tuturan ini merupakan  hal  yang   melatarbelakangi  tuturan.  Tuturan  seseorang  memiliki sebuah tujuan. Hal ini berarti tidak mungkin ada tuturan yang tidak mengungkapkan suatu tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipilihnya majalah Annida sebagai sumber data penelitian ini, dikarenakan majalah  Annida adalah majalah yang dapat menghibur sekaligus mendidik para pembacanya terutama  pengetahuan tentang agama Islam. Majalah Annida terbit dua kali dalam satu bulan. Disetiap edisinya disajikan informasi-informasi yang terbaru dengan fenomena-fenomena yang nyata  terjadi dikehidupan sehari-hari dalam  masyarakat.  Akan  tetapi,  penelitian  ini  dikhususkan  pada  komik  yang terdapat pada bagian yang terdapat dalam majalah Annida, karena komik  yang disajikan di majalah Annida ini dirasa dapat memberikan pengetahuan kepada pembacanya. Berdasarkan alasan tersebut peneliti tertarik untuk meneliti lebih jauh tentang  wacana komik di majalah Annida, terutama masalah tindak tutur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk itu,  penelitian  ini  akan  mengkaji  jenis  dan  fungsi  tindak  tutur  dalam wacana komik di majalah Annida.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5257981858952819562?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5257981858952819562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5257981858952819562&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5257981858952819562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5257981858952819562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/tindak-tutur-ilokusi-dalam-wacana-komik.html' title='TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WACANA KOMIK DI MAJALAH ANNIDA (PBI-3)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5558448348297947093</id><published>2011-02-25T04:31:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:33:45.194-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Luar Sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PENDIDIKAN ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA GELANDANGAN (Studi Kasus di Pekojan Kelurahan Jagalan Kecamatan Semarang Tengah) (P-66)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan moderen, Indonesia telah berkembang dengan pesat. Beberapa fasilitas infra struktur, seperti gedung, jalan bebas hambatan, jalan raya dan taman,  telah dibangun dengan mantap dan indah. Akan tetapi hal tersebut mengalami  hambatan  bagi  bangsa  Indonesia  yang  dalam  tahap  berkembang, hambatan tersebut dimulai sejak adanya  krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga bangsa Indonesia pada masa sekarang masih menghadapi pemasalahan yang cukup kompleks, meliputi aspek politik, ekonomi, budaya, pendidikan serta sosial&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimnya  Pendidikan  Formal  masyarakat  Indonesia  merupakan  suatu hambatan  bagi bangsa Indonesia untuk berkembang maju. Berdampak negatif terhadap keluarga tidak mampu atau keluarga golongan bawah. Dampak negatif tersebut antara lain kemampuan  keluarga dalam membiayai sekolah anaknya. Bagi  keluarga  gelandangan,  permasalahan   yang   dialami  itu  bersifat  multi demensional sehingga mengakibatkan  kehidupannya semakin terpuruk. Munculnya  gelandangan  di  lingkungan  perkotaan   merupakan  gejala  sosial budaya yang  menarik.  Gejala sosial ini kebanyakan   dikaitkan  dengan perkembangan lingkungan perkotaan, karena didaerah kota sampai saat ini relatif masih  membutuhkan  tenaga  yang  murah,  kasar  dan   tidak  terdidik  dalam mendukung proses perkembangannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kondisi semacam ini membuktikan bahwa semakin kuatnya dikotomi antara kehidupan yang  "resmi"  kota dan  kehidupan lain yang   berbeda  atau berseberangan dengan  kontruksi   kehidupan  yang resmi tersebut. Pada kenyataannya  Indonesia  pada  saat  ini  merupakan  salah  satu  negara  sedang berkembang yang ketinggalan jauh dibandingkan dengan negara lainnya, seperti Jepang, Korea, Cina, Malaysia dsb. Keterbelakangan itu menyangkut di bidang ekonomi,  teknologi  maupun  bidang  pendidikan.   Guna  menanggula-ngi  hal tersebut khususnya dibidang pendidikan, pemerintah berupaya mengadakan atau lebih  menekankan  program  Pendidikaa  Wajib  Belajar  9  Tahun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena  kita sadari  pendidikan  diajarkan  sejak  anak  masih  kecil,  jadi  bahwasannya  anak adalah generasi penerus bangsa  yang diharapkan  mampu mendapatkan pendidikan yang layak serendah-rendahnya setingkat SLTP sebagai bekal yang berguna bagi masa depannya kelak, di samping itu anak dapat menikamati masa kecilnya  secara  wajar  dalam  lingkup  pergaulan  yang  layak.  Hal  ini  perlu diperhatikan agar anak dapat tumbuh dan mengembangkan kepribadianya seiring dengan  bertambahnya usia sampai berusia 16  tahun. Program tersebut berlangsung dari tahun 1990. Program Pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun yaitu setiap  anak  minimal  harus  memiiki  ijazah  sampai  Sekolah  Lanjutan  Tingkat Pertama (SLTP) bukan hanya sekedar sampai bangku sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataanya  program  tersebut  hanya  dapat  dinikmati  atau  dilaksanakan pada masayarakat golongan keluarga yang mampu, lain halnya dengan keluarga yang  tidak  mampu   (keluarga  gelandangan),  bagi  mereka  untuk  memenuhi kebutuhan sehari-hari saja mereka sudah kurang, apalagi harus untuk&lt;br /&gt; memikirkan biaya akan pendidikan bagi anaknya. Keadaan seperti inilah yang menyebabkan  negara kita semakin terbelakang, karena Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah itu  menjadi salah satu faktor utama mengakibatkan kita terpuruk. Keterpurukan itu berdampak  negatif pada masyarakat, misal semakin sulitnya  seseorang  mencari  suatu  pekerjaan,  karena   semakin  sempit  serta semakin  sedikitnya  lapangan  kerja  yang ada  sehingga  rakyat  sebagian hidup dalam  keadaan  yang  tidak  memiliki  daya,  sehingga  menjadi  suatu  penyakit masyarakat yaitu Gelandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah gelandangan merupakan salah satu dari penyakit masyarakat yang dari  dahulu  tidak  dapat  ditemukan  jalan  keluarnya.  Contoh  dari  masalah  itu misalnya pemerintah sudah  berupaya mengentaskan gelandangan tersebut dari keadaan. Kenyataannya keadaan itu akan  kembali lagi seperti semula. Masalah tersebut akan terselesaikan apabila si gelandangan serta  pemerintah berupaya penuh akan pengentasan kemiskinan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini berkaitan erat dengan beberapa faktor penyebab gelandangan yang paling dominan antara lain:&lt;br /&gt;1.  Kemiskinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan baik kemiskinan kelembagaan maupun kemiskinan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan juga merupakan salah satu faktor terjadinya gelandangan.&lt;br /&gt;Yang  paling  utama  dalam  masalah  ini  adalah  gelandangan  yang  sudah mempunyai  keluarga serta mempunyai anak. Dari sinilah sudah tampak baik&lt;br /&gt; secara langsung maupun tidak langsung adanya "regenerasi" dari gelandangan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya keluarga gelandangan, khususnya orang tua tidak memikirkan pendidikan  anaknya  dengan  alasan  kondisi  miskin  yang  menimpa  keluarga tersebut.  Orang  tua  tidak  dapat  memberikan  bimbingan  pada  anak-anaknya, padahal pendidikan serta bimbingan orang tua atau orang dewasa yang berada di sekitar  anak  itu  sangat  dibutuhkan  oleh  anak  pada   usia  pertumbuhan  dan perkembangan dalam hidup ini. Data tersebut merupakan gambaran umum, akan tetapi juga banyak anak dari keluarga gelandangan yang dapat merasakan bangku sekolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamatan peneliti selama ini menunjukkan bahwa peran orang tua sangat dominan  dalam pendidikan bagi anak. Lingkungan keluarga adalah lingkungan yang  berperan  terhadap   perkembangan  diri  pribadi  anak.  Di  samping  itu kesadaran  dalam  diri  anak  untuk  tetap  bersekolah  minimal  sampai  tingkat pendidikan lanjutan pertama masih kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat golongan kurang mampu (gelandangan), pada dasarnya gelandangan masih memiliki ketangguhan dan ketrampilan dasar, hanya karena sebab-sebab  yang  unik  mereka  tidak  dapat  hidup  dan  berkehidupan  sebagai masyarakat  yang  pada  umunya.  Sebenarnya  anak  dari  keluarga  gelandangan membutuhkan  dunia  bermain  maupun  belajar  di  bangku  sekolah.  Umumnya banyak anak dari keluarga gelandangan yang tidak  dapat mengenyam bangku sekolah  serta  mendapatkan  bimbingan  dari  orang  tua  mereka  dapat  dilihat diberbagai tempat seperti halnya di traffic light disitu dapat dilihat banyak anak-&lt;br /&gt; anak  yang  berkeliaran  pada  jam-jam  dimana  semestinya  anak-anak  sekolah, disisi lain ada juga sebagian yang dari keluarga gelandangan yang anaknya dapat sekolah.  Anak-anak dari  keluarga  gelandangan  pada  umumnya malah  harus berfikir  bahwa  yang  penting  ialah  untuk  segera  dapat  memenuhi  kebutuhan dasarnya yakni pangan, sandang serta papan.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5558448348297947093?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5558448348297947093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5558448348297947093&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5558448348297947093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5558448348297947093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/pendidikan-anak-di-lingkungan-keluarga.html' title='PENDIDIKAN ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA GELANDANGAN (Studi Kasus di Pekojan Kelurahan Jagalan Kecamatan Semarang Tengah) (P-66)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5407688882370762960</id><published>2011-02-25T04:28:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:31:54.014-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Biologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN IQRO’ GUNA MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KECAKAPAN HIDUP SISWA PADA PEMBELAJARAN PRINSIP-PRINSIP KLASIFIKASI, VIRUS, ..(P-65)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang sangat pesat terjadi dalam berbagai bidang seperti politik, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini merupakan ciri/karakter dari dinamika di abad 21 yang merupakan abad informasi. Seiring dengan perubahan tersebut,   lembaga   pendidikan   memiliki   peranan   penting   dalam   membantu mempersiapkan  peserta  didik  agar  mampu  hidup  secara  produktif  di  tengah masyarakat dengan berbagai permasalahan yang dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mengantisipasi perubahan yang pesat tersebut, maka pendidikan  yang hanya menekankan pada penanaman konsep (produk) menjadi tidak sesuai lagi. Selain penanaman konsep, pendidikan dewasa ini harus mampu mengembangkan kecakapan-kecakapan yang berguna untuk menghadapi permasalahan dalam kehidupan. Kecakapan ini sering disebut dengan Life Skills. Dalam kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi) telah diupayakan untuk mensinergikan  berbagai  mata  pelajaran  dengan  kecakapan  hidup  (Life  Skills) sebagai  pengalaman  belajar.  Pengalaman  belajar  tersebut  diharapkan  mampu mengembangkan potensi yang dimiliki  peserta  didik, sehingga siap digunakan untuk memecahkan problema kehidupan yang dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  hasil  wawancara  dengan  guru  MA  Al  Asror  Semarang didapatkan  bahwa  rata-rata  nilai  harian  siswa  kelas  X  pada  materi  virus  dan&lt;br /&gt;monera  masih  rendah.  Nilai  harian  siswa  pada  tahun  2003/2004  dan  tahun&lt;br /&gt;2004/2005 secara  klasikal  &lt;6,5.  Dari  hasil  wawancara  juga  diketahui  bahwa aktivitas  siswa rendah dan siswa cenderung pasif. Hal ini dimungkinkan karena metode  pembelajarannya   cenderung  teoritik  yaitu  guru  masih  menggunakan metode ceramah. Jadi dalam proses pembelajaran masih banyak didominasi oleh guru.&lt;br /&gt;Model pembelajaran iqro’ adalah suatu model pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada aktivitas siswa dan guru hanya bertindak sebagai fasilitator. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembelajaran iqro’  mempunyai tiga  sintaks yaitu  eksplorasi, konseptualisasi, dan komunikasi. Dengan model pembelajaran iqro’ siswa diajak untuk aktif  mengeksploitasi lingkungan disekitar siswa, baik lingkungan alam, sosial, budaya, agama dan  sebagainya. Dengan memanfaatkan lingkungan atau alam sekitar diharapkan pembelajaran biologi akan lebih menyenangkan dan lebih mudah untuk dipahami sehingga siswa dapat  mencapai hasil yang lebih baik, siswa juga dapat mempelajari berbagai konsep dan cara mengkaitkannya dengan kehidupan nyata, sehingga hasil belajarnya lebih berdaya guna bagi kehidupannya.&lt;br /&gt;Berdasarkan masalah-masalah yang ada dan segala sesuatu yang mendukung, penulis berkeinginan untuk menerapkan model pembelajaran iqro’ pada  materi  prinsip-prinsip  klasifikasi,  virus,  dan  monera.  Dengan  demikian diharapkan hasil belajar siswa lebih meningkat dan kecakapan hidup siswa dapat lebih ditingkatkan serta dalam  kehidupan di masyarakat dapat mengaplikasikan kecakapan yang dimiliki untuk mengatasi masalah/problem yang dihadapi.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5407688882370762960?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5407688882370762960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5407688882370762960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5407688882370762960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5407688882370762960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/penerapan-model-pembelajaran-iqro-guna.html' title='PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN IQRO’ GUNA MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KECAKAPAN HIDUP SISWA PADA PEMBELAJARAN PRINSIP-PRINSIP KLASIFIKASI, VIRUS, ..(P-65)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-1148496496191354019</id><published>2011-02-25T04:26:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:28:31.697-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Inggris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>THE EXPRESSIONS OF THE MAIN CHARACTERS’ LOVE IN THOMAS HARDY’S NOVEL THE RETURN OF THE NATIVE (Psychological Approach) (P-64)</title><content type='html'>CHAPTER I&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Background of the Study&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The study is in the area of psychology analysis. Davidoff (1976: 2) explains that psychology is  the science of behavior. While behavior itself is any human or animal process or activity that  can be objectively observed or measured. The definition of behavior includes thoughts, feelings, dreams, and anything a person does or experiences.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the area of psychology, psychologists have observed some phenomena such as thoughts, sensations, emotions, needs, motives, personality characteristics, and capabilities that cannot be observed or measured directly. These phenomena are called hypothetical  constructs  (Davidoff 1976: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psychology happens  in  human  mind,  which  will  give  the  impact  on people’s activities everyday. We can learn the psychological study not only in the character of human in real life but also in such literary works, like novel, short story, poem, etc.  According to William Henry as cited by Hardjana (1991: 59), psychology enters the area of literary criticism through four ways: (1) discussion about the process of literary creation, (2) psychological  analysis of the author (either as a type or as a person), (3) discussion about psychological  theories applicable to the analysis of the character’s behavior in literary works, (4) the influence of literary works on the readers.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rees (1973: 20) states that literature is a writing which expresses and communicates thoughts or ideas, feeling or emotions, and attitude towards life. It means that  through literature, we know other people’s feelings, thoughts, and attitude’s in the written form of language.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiel (1974: 9) states that fiction, as a part of literature, can be pointed as a fruitful field  for exploration in the study of human personality. In psychology insight, the writers usually know many things between heaven and earth that the academic wisdom does not dream about. Great writers know how to give a unified picture  of  a  whole  personality  trough  minute   observation  of  meaningful expression, a characteristic mannerism, or unconscious habit. It can be said that there is an intimate relationship between psychology and literature. Psychology helps  to  clarify  some  literary  problems  and  literature  presents  insight  to psychology.  According to Henry L in his book entitled Psychology (1984:423), there are two classification of emotion as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Positive emotions (i.e. joy, love, and sexual excitement) (2)  Negative emotions (i.e. anger, fear, sadness, and grief)&lt;br /&gt;From the  categories  above,  the  writer  will  focus  only  on the  positive emotion that  is love. Love is the most complex and important thing from all human emotions (Tressider, 1997: 1). Love is a prominence and virtue based on the human life. The supreme value of human virtue is out poured from their regard to  the  life  itself.  In  this  case,  the  reality  of  a  certain  person  or  individual development always has direct relation to the attention and relation of conscious inter-subject. It can be described that life flows from and within love.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Along the history, for the sake of love, people are willing to ignore their importance; they even sacrificing their life to show the expressions of their love to others. If we love someone or our homeland for example, we will do anything for them. The Return of the Native is one of  many novels that tells about it. The sacrifice and love are still found all over the countries in the world, including in our country, and is still relevant to be analyzed at the present life.  Therefore, I interested in the novel that reveals these human values that is love and sacrifice.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-1148496496191354019?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/1148496496191354019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=1148496496191354019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1148496496191354019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/1148496496191354019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/expressions-of-main-characters-love-in.html' title='THE EXPRESSIONS OF THE MAIN CHARACTERS’ LOVE IN THOMAS HARDY’S NOVEL THE RETURN OF THE NATIVE (Psychological Approach) (P-64)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7691828686922788559</id><published>2011-02-25T04:24:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:26:29.618-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Biologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PENGARUH PEMBERIAN MERKURI KLORIDA TERHADAP STRUKTUR MIKROANATOMI HATI IKAN MAS (P-63)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Latar Belakang&lt;br /&gt;Masalah  pencemaran   lingkungan   terutama   masalah   pencemaran   air mendapat perhatian yang besar dari pemerintah, karena air merupakan salah satu unsur penting bagi makhluk hidup dan kehidupan. Sejalan dengan meningkatnya industrialisasi, konsentrasi unsur logam berat di dalam perairan juga meningkat, sehingga memungkinkan tercapainya tingkat  konsentrasi toksik bagi kehidupan akuatik.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah  satu  logam  berat  yang  terus  meningkat  konsentrasinya  adalah merkuri. Kandungan merkuri di badan air Kali Surabaya, telah mencapai seratus kali lipat dari Baku  mutu yang ditetapkan Pemerintah yaitu 0,001 mg/l. Kajian ECOTON mendeteksi adanya  peningkatan kandungan merkuri pada tahun 2001 sebesar 0,0011 – 0,0049 mg/l, meningkat pada tahun 2002 menjadi 0,004 – 0,089&lt;br /&gt;mg/l  (Anonim,  2004c).  Pencemaran  merkuri  juga  terjadi  di  perairan  umum&lt;br /&gt;Cakung  Dalam,  Jakarta  Utara.  Tahun  2003  kadar  merkuri  meningkat  dari&lt;br /&gt;0,0012 ppm menjadi 0,0079 ppm dan telah melebihi Baku mutu Hg air Golongan&lt;br /&gt;C sehingga kurang layak dimanfaatkan untuk perikanan (Anonim, 2003).&lt;br /&gt;Dalam  keseharian,  pemakaian  merkuri  telah  berkembang  sangat  luas. Merkuri   digunakan  dalam  bermacam-macam  perindustrian,  untuk  peralatan- peralatan  elektris  digunakan  untuk  alat-alat  ukur  dalam  dunia  pertanian  dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keperluan yang lainnya. Demikian luasnya pemakaian merkuri mengakibatkan semakin mudah pula organisme mengalami keracunan merkuri.&lt;br /&gt;Merkuri telah dikenal sejak zaman Mesir kuno dan Romawi pada awalnya digunakan sebagai bahan pemisah emas dari batuan lain dalam proses pengolahan tambang. Merkuri telah digunakan untuk menambang emas selama berabad-abad karena  racun  tersebut  harganya  murah,  mudah  digunakan,  dan  relatif  efisien. Namun dampak yang ditimbulkannya juga dapat dirasakan sampai berabad-abad kemudian. Merkuri merupakan suatu toksin yang bersifat kuat dapat merusak bayi dalam kandungan, sistem saraf pusat manusia, organ-organ reproduksi dan sistem kekebalan tubuh. Insiden besar yang diakibatkan oleh pencemaran mercuri terjadi di teluk  minimata, jepang . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan 1.800 orang meninggal dunia karena memakan  hasil  laut  dari  perairan  lokal  yang  tercemar  merkuri  (Arie,  2006). Ancaman kematian akibat bahan beracun itu semakin luas karena penggunaannya yang kini beragam. Merkuri juga digunakan untuk thermometer, bahan penambal gigi, juga baterai  (Yun, 2004).&lt;br /&gt;Pada industri  manufaktur  Vinilkhlorida  di  Jepang,  merkuri  digunakan sebagai  katalis. Pemakaian merkuri pada industri tersebut telah mengakibatkan terjadinya pencemaran merkuri pada bidang perairan Teluk Minamata. Pada tahun&lt;br /&gt;1960,  untuk  pertama  kalinya  dunia  dihebohkan  oleh  suatu  jenis  penyakit kerapuhan  pada tulang. Melalui pengujian-pengujian yang dilakukan, diketahui bahwa penyakit tersebut berawal dari keracunan logam berat merkuri yang masuk melalui ikan-ikan yang ditangkap di Perairan Teluk Minamata untuk dikonsumsi (Palar, 1994).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gejala pencemaran merkuri juga mengintai Surabaya. Meurut Amsyari (2004),  penelitian  yang  dilakukan tahun  2003  yang lalu  menunjukkan  kadar merkuri, arsen, cadmium, timbal dan tembaga di perairan sudah di atas ambang batas. Bahkan  kandungan bahan kimia berbahaya ini juga terdapat pada ASI, rambut dan darah di tubuh  masyarakat yang tinggal di pesisir. Hasil penelitian tersebut  menunjukkan  bahwa  perairan  di  muara  sungai  Surabaya,  tepatnya  di Kenjeran telah tercemar. Kondisi ini juga berimbas pada kehidupan nelayan yang hasil tangkapan ikan di perairan Kenjeran terus menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapatnya mekuri  di  perairan  dapat  disebabkan  oleh  dua  hal,  yaitu pertama  oleh kegiatan perindustrian seperti pabrik cat, kertas, peralatan listrik, klorin dan soda kaustik.  Penyebab yang kedua oleh alam yaitu melalui proses pelapukan dan peletusan gunung berapi.  Pencemaran merkuri yang disebabkan kegiatan alam pengaruhnya terhadap biologi maupun ekologi tidak menimbulkan efek-efek  yang  merugikan,  karena  masih  dapat  ditolelir  oleh alam  itu  sendiri (Budiono, 2003).&lt;br /&gt;Merkuri masuk ke dalam jaringan tubuh makhluk hidup melalui beberapa jalan, yaitu saluran pernapasan, pencernaan dan penetrasi melalui kulit. Merkuri yang masuk dalam tubuh  organisme air tidak dapat dicerna, dan merkuri dapat larut dalam lemak. Logam yang larut  dalam lemak mampu untuk melakukan penetrasi  pada  membran  sel,  sehingga  akhirnya  ion-ion  logam  merkuri  akan menumpuk (terakumulasi) di dalam sel dan organ-organ lain. Akumulasi tertinggi biasanya dalam organ detoksikasi (hati) dan organ ekskresi (ginjal) (Palar, 1994).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rand (1980)  dalam Muhammad  (2002),  mengatakan  bahwa  salah  satu jenis  hewan   yang  direkomendasikan  oleh  EPA  (Environmental  Protection Agency)  sebagai  hewan  uji  adalah  Cyprinus  carpio  L.,  karena  ikan  tersebut memenuhi   persyaratan   yaitu   penyebarannya   cukup   luas,   mempunyai   nilai ekonomi yang menonjol, mudah dipelihara di laboratorium. Ikan pada umumnya mempunyai  kemampuan  menghindarkan  diri  dari   pengaruh  pencemaran  air. Namun  demikian,  pada  ikan  yang  hidup  dalam  habitat  yang  terbatas  (seperti sungai, danau, dan teluk), ikan sulit melarikan diri dari pengaruh pencemaran tersebut. Akibatnya, unsur-unsur pencemaran logam berat masuk ke dalam tubuh ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh yang terletak pada bagian sirip dalam rongga peritoneal dan melingkupi viscera. Bentuk hati seperti huruf U dan berwarna merah kecoklatan (Anonim, 2004a). Hati merupakan organ yang sangat rentan terhadap pengaruh zat kimia dan  menjadi organ sasaran utama dari efek racun zat kimia (toksikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan sebagian besar toksikan yang masuk ke dalam tubuh setelah  diserap sel epitel usus halus akan dibawa ke hati oleh vena porta hati. Karena itulah organ hati sangat rentan terhadap pengaruh berbagai zat kimia dan merupakan organ tubuh yang sering mengalami kerusakan (Lu, 1995). Oleh sebab itu, penelitian mengenai kerusakan organ kritis khususnya hati ikan mas akibat Hg (merkuri)   sangat   penting   untuk   mengetahui   sejauh   mana   kerusakan   yang ditimbulkannya sebagai upaya mengkaji berbahayanya logam berat, dalam hal ini merkuri klorida terhadap kehidupan organisme perairan.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-7691828686922788559?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/7691828686922788559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=7691828686922788559&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7691828686922788559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/7691828686922788559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/pengaruh-pemberian-merkuri-klorida.html' title='PENGARUH PEMBERIAN MERKURI KLORIDA TERHADAP STRUKTUR MIKROANATOMI HATI IKAN MAS (P-63)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-5415786045223178822</id><published>2011-02-25T04:21:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:23:41.668-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>REFERENSI DALAM WACANA TULIS BERBAHASA INDONESIA DI SURAT KABAR (P-62)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi umum bahasa adalah sebagai alat komunikasi sosial. Manusia dalam  sepanjang  hidupnya  hampir-hampir  tidak  pernah  dapat  terlepas dari peristiwa  komunikasi. Di dalam berkomunikasi manusia memerlukan sarana untuk   mengungkapkan   ide,  gagasan,   isi   pikiran,   maksud,   realitas,  dan sebagainya.  Sarana yang paling utama dan vital untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah  bahasa. Dengan demikian fungsi bahasa yang paling utama adalah sebagai sarana komunikasi. Setiap anggota masyarakat dan komunitas selalu   terlibat   dalam   komunikasi   bahasa,   baik   dia   bertindak   sebagai komunikator  (pembicara  atau  penulis)  maupun  sebagai  komunikan  (mitra baca, penyimak, pendengar, atau pembaca)&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, sarana komunikasi verbal dibedakan menjadi dua macam,   yaitu  sarana  komunikasi  yang  berupa  bahasa  lisan  dan  sarana komunikasi yang berupa bahasa tulis. Dengan begitu, wacana atau tuturan pun dibagi  menjadi  dua  macam:  wacana  lisan  dan  wacana  tulis.  Kridalaksana (1978:23) berpendapat bahwa dalam konteks tata bahasa, wacana merupakan satuan gramatikal tertinggi atau terbesar. Dari pendapat tersebut berarti bahwa apa  yang  disebut  wacana  mencakup  kalimat,  gugus  kalimat,  alinea  atau paragraf, penggalan wacana (pasal, subbab,  bab, atau episode), dan wacana utuh. Hal ini berarti juga bahwa kalimat merupakan satuan gramatikal terkecil&lt;br /&gt;dalam  wacana  dan  dengan  demikian  kalimat  juga  merupakan  basis  pokok pembentukan wacana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana   merupakan   tataran   yang   paling   besar   dalam   hierarki kebahasaan. Sebagai tataran terbesar dalam hierarki kebahasaan, wacana tidak merupakan susunan kalimat secara acak, tetapi merupakan satuan bahasa, baik lisan   maupun  tertulis.  Untuk  wacana  yang  disampaikan  secara  tertulis, penyampaian isi atau informasi disampaikan secara tertulis. Ini dimaksudkan agar  tulisan  tesebut  dapat  dipahami  dan  diinterpretasikan  oleh  pembaca. Hubungan antarkalimat dalam sebuah  wacana  tulis  tersusun berkesinambungan   dan   membentuk   suatu   kepaduan.   Oleh   karena   itu, kepaduan makna dan kerapian bentuk pada wacana tulis merupakan salah satu faktor yang penting dalam rangka meningkatkan tingkat keterbacaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang disampaikan melalui wacana tulis tentu mempunyai perbedaan  dengan  infomasi  yang  disampaikan  secara  lisan.  Perbedaan  itu ditandai  oleh  adanya keterkaitan  antarproposisi.  Keterkaitan  dalam wacana tulis  dinyatakan   secara  eksplisit  yang  merupakan  rangkaian  antarkalimat secara  gramatikal.  Adapun  untuk  bahasa  lisan  keterikatan  itu  dinyatakan secara implisit, di mana kejelasan informasi akan didukung oleh konteks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasakan pernyataan di atas dapat dikatakan   bahwa bahasa lisan atau ujaran lebih ditekankan pada konteks dan situasi untuk lebih menjelaskan topik  pembicaraan  pada  saat  komunikasi.  Lain  halnya  pada  bahasa  tulis, keterkaitan  kalimat  sebagai  unsur  pembangun  wacana,  harus  dirangkaikan secara  runtut  sehingga  menjadi  wacana  yang  mempunyai  kepaduan,  baik&lt;br /&gt; secara  bentuk  ataupun  secara  makna.  Kelompok  kata  belum  tentu  disebut wacana  bila  rentetan  itu  tidak  memberikan  informasi  yang  lengkap  unsur- unsur yang membangun wacana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat  fenomena  yang  ada,  dalam  wacana  tulis  hubungan antarkalimat  harus  selalu  diperhatikan  untuk  memelihara  keterkaitan  dan keruntutan  antarkalimat.  Di  dalam  ilmu  bahasa  keterkaitan  dan  kerapian bentuk  dinamakan  kohesi  dan  koherensi.  Di  dalam  manifestasi  fonetisnya kohesi  dan  koherensi  memiliki  peran  yang  sangat  vital  untuk  memelihara keterkaitan   antarkalimat,   sehingga   wacana   menjadi   padu,   tidak   hanya sekumpulan  kalimat  yang  setiap  kalimat  mengandung  pokok  pembicaraan yang berbeda,  melainkan  satu  unsur  dalam  teks  harus  menyatakan  konsep ikatan (Nunan 1992:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana merupakan sebuah struktur kebahasaan yang luas melebihi batasan-batasan  kalimat,  sehingga  dalam  penyusunannya  hendaknya  selalu menggunakan bentuk  tulis yang efektif.  Salah satunya dengan penggunaan kohesi  internal yang tepat. Kohesi  merupakan salah satu unsur pembangun wacana yang  menjadikan wacana menjadi padu dan jelas secara gamatikal. Konsep suatu  ikatan  dalam kebahasaan merupakan unsur  pembangun yang membentuk  sebuah  wacana,  sehingga  menjadi  kesatuan  rangkaian  kalimat yang bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian bahasa yang baik dan benar, berarti sesuai dengan  tata gramatikal dalam wacana tulis. Suatu  wacana  mempunyai kesatuan makna yang  diciptakan melalui hubungan yang kohesif antarkalimat dalam wacana&lt;br /&gt; tersebut. Dengan hubungan yang kohesif itu, suatu unsur dalam wacana dapat diinterpretasikan  sesuai  dengan  ketergantungan  antarunsur-unsur  (Halliday dan   Hasan  dalam  Cahyono  1995:231).  Dengan  demikian,  kalimat  yang terdapat dalam wacana saling berkaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baryadi  (2002:17)  mengemukakan  bahwa  untuk  menciptakan keutuhan,   bagian   wacana   harus   saling   berhubungan.   Sejalan   dengan pandangan bahwa bahasa itu terdiri dari bentuk (form) dan makna (meaning), hubungan dalam wacana dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu hubungan bentuk  yang disebut kohesi (cohesion) dan hubungan makna atau hubungan semantis yang disebut koherensi (coherence).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hubungan bentuk dalam sebuah wacana dapat dilakukan dengan  menggunakan  penanda  referensial.  Hubungan  referensial  menandai hubungan kohesif wacana  melalui  pengacuan. Sumarlam  (2003:23) menyebutkan  bahwa pengacuan atau referensi adalah salah satu jenis kohesi gramatikal yang  berupa  satuan  lingual  tertentu  yang  mengacu  pada satuan lingual yang lain (atau suatu acuan) yang mendahului atau mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wacana tulis terdapat berbagai unsur seperti pelaku perbuatan, penderita  perbuatan,  pelengkap  perbuatan,  perbuatan  yang  dilakukan  oleh pelaku,  dan  tempat  perbuatan  (Alwi  1998:40).  Unsur  itu  acap  kali  harus diulang-ulang  untuk mengacu kembali atau untuk memperjelas makna. Oleh karena itu, pemilihan kata serta penempatannya harus tepat sehingga wacana tadi tidak hanya kohesif, tetapi juga koheren. Dengan kata lain, referensinya atau pengacuannya harus jelas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Referensi di dalam bahasa yang menyangkut nama diri digunakan sebagai  topik baru (untuk memperkenalkan) atau untuk menegaskan bahwa topik masih sama. Topik yang sudah jelas biasanya dihilangkan atau diganti. Pada  kalimat  yang  panjang,  biasanya  muncul  beberapa  predikat  dengan subjek yang sama dan subjek menjadi topik juga. Subjek hanya disebutkan satu kali pada permulaan kalimat, lalu diganti dengan acuan (referensi) yang sama. Perhatikan contoh berikut,&lt;br /&gt;(1)  Safira kembali ke Indonesia. Dia membeli rumah baru di daerah    Kebayoran,   dan   mulai   mengatur   hidupnya kembali di tempat baru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh (1) kata ‘Safira’ merupakan topik  yang diletakkan di depan  paragraf.  Pada  kalimat  berikutnya  topik  yang  masih  sama  diulang kembali menggunakan  penanda  referensial  persona  ‘dia,  dan  -nya’,  serta penanda  referensial  demonstratifa ‘itu’. Dengan adanya penanda referensial membuat  kepaduan dalam kalimat. Apabila penanda ini dihilangkan berarti topik merupakan informasi yang kurang penting sebagai unsur kesatuan yang suplementer  (pelengkap).   Bila  penanda  referensial  ini  digunakan   dalam kalimat  tersebut  makna  akan  dijadikan  kesatuan  terdahulu.  Dalam  hal  ini, pronomina dapat digunakan sebagai referensi dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan yang akan dilakukan adalah wacana bentuk tulis dalam surat  kabar karena peneliti menduga bahwa wacana tulis dalam surat kabar mempunyai  variasi penggunaan penanda referensial. Fungsinya sebagai alat penggabung  antarkalimat yang satu dengan yang lain, antara paragraf yang&lt;br /&gt; satu dengan yang lain sehingga membentuk keterkaitan. Penanda kebahasaan itu biasa disebut kohesi referensial.&lt;br /&gt;Adapun  pemilihan  wacana  tulis  dalam  surat  kabar  dikarenakan wacana  yang terdapat  pada surat kabar lebih bervariasi  jenisnya.  Misalnya terdapat wacana narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi. Dengan kevariasian jenis wacana tersebut  menjadikan data penelitian berasal dari berbagai jenis wacana. Selain itu, surat kabar  adalah sebuah lembaga yang menggunakan bahasa tulis sebagai alat komunikasi.  Dengan demikian, penggunaan bahasa selalu diperhatikan untuk membentuk sebuah hubungan dalam sebuah wacana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan surat kabar Kompas, Suara Merdeka, dan Solopos sebagai sumber  data  dalam  penelitian  dengan  mempertimbangkan  beberapa  aspek. Kompas dipilih karena merupakan surat kabar nasional yang memiliki  oplah yang  cukup  besar  dan  rantai  distribusi  yang  luas.  Suara  Merdeka  dipilih karena  merupakan  surat  kabar  regional  terbesar  di  Jawa  Tengah.  Adapun Solopos  dikelompokkan  ke  dalam  surat  kabar  lokal.  Ketiganya  merupakan surat  kabar  ternama,  yang  tentunya  berbanding   lurus  dengan  efektifitas wacana yang berada di dalamnya.&lt;br /&gt;Beranjak dari fenomena yang ada dalam latar belakang di atas maka peneliti   mengangkat   judul   “Referensi   dalam   Wacana   Tulis   Berbahasa Indonesia di Surat Kabar”.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-5415786045223178822?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/5415786045223178822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=5415786045223178822&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5415786045223178822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/5415786045223178822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/referensi-dalam-wacana-tulis-berbahasa.html' title='REFERENSI DALAM WACANA TULIS BERBAHASA INDONESIA DI SURAT KABAR (P-62)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-6335541684232178024</id><published>2011-02-25T04:18:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:20:44.788-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Olahraga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PERBEDAAN URUTAN MENGAJAR SMASH NORMAL ANTARA AWALAN – MEMUKUL DAN MEMUKUL – AWALAN TERHADAP HASIL BELAJAR SMASH NORMAL PADA SISWA PUTRA (P-61)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;1.1.1 Kebijakan Tentang Ekstrakurikuler&lt;br /&gt;Undang-Undang Republik  Indonesia  No.20  tahun  2003  tentang  sistem Pendidikan   Nasional  mengamanatkan  bahwa  Pendidikan  Nasional  berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat  dalam  rangka   mencerdaskan  kehidupan  bangsa,  bertujuan  untuk perkembangan potensi peserta didik agar  menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta  bertanggung jawab.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan yang dirumuskan dalam undang-undang tersebut dan menghadapi era globalisasi, maka diperlukan peningkatan kualitas pendidikan.  Kualitas  pendidikan  membentuk  kualitas  generasi  muda  sebagai generasi  penerus  bangsa  yang  tangguh.  Upaya  untuk  meningkatkan  kualitas pendidikan merupakan usaha yang penting bagi masa depan generasi muda agar mampu berperan aktif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, telah dilakukan oleh  Direktorat  Pembinaan  Sekolah  Menengah  Kejuruan  melalui  usaha-usaha perbaikan  antara  lain  :  peningkatan  SDM,  peningkatan  sarana  dan  prasarana, kurikulum. SMK sebagai lembaga pendidikan menengah berperan menghasilkan&lt;br /&gt;tenaga kerja tingkat menengah yang terampil komponen dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembinaan  siswa  SMK  bertujuan  untuk  menyeimbangkan  kemampuan otak  kanan   dan  otak  kiri  dalam  bentuk  kegiatan  ektrakulikuler.  Kegiatan kesiswaan khususnya pada pembinaan ektrakulikuler  Direktorat pembinaan SMK memfasilitasi beberapa kegiatatan yang diantaranya mengarah kepada kreatifitas dan  inovasi  dalam  pengembangan  bakat  minat   siswa  serta  pengembangan kepribadian. Sebagai usaha dalam merealisasikan kegiatan  ektrakulikuler maka pada tahun 2007 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah  Kejuruan menyediakan dana subsidi untuk memotivasi SMK mengembangkan Klub bakat dan Minat disekolah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di SMK diharapkan   secara   umum   dapat   membekali   siswa   dalam   mengembangkan kepribadian,   bakat   dan   minat.   Disamping   itu   juga   diharapakan   kegiatan ekstrakurikuler dapat digunakan sebagai wahana untuk mengembangkan sikap sportifitas, menghargai karya seni serta kemampuan kecakapan hidup lainnya. Kegiatan  ekstrakurikuler dapat didorong melalui pembentukan klub-klub dalam bidang olahraga, kesenian, pecinta alam, maupun klub-klub lainnya sesuai dengan minat dan potensi sekolah/masyarakat sekitar.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-6335541684232178024?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/6335541684232178024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=6335541684232178024&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6335541684232178024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/6335541684232178024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/perbedaan-urutan-mengajar-smash-normal.html' title='PERBEDAAN URUTAN MENGAJAR SMASH NORMAL ANTARA AWALAN – MEMUKUL DAN MEMUKUL – AWALAN TERHADAP HASIL BELAJAR SMASH NORMAL PADA SISWA PUTRA (P-61)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-4908470394305458231</id><published>2011-02-25T04:13:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:16:09.831-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Bahasa Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO (P-60)</title><content type='html'>BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 1  Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia saat  ini  memasuki  era  globalisasi  yang  ditandai  dengan  arus informasi  dan teknologi yang canggih yang menuntut masyarakat untuk lebih berperan  aktif  dalam  pembangunan.  Tidak  hanya  kaum  laki-laki  saja  yang berperan  aktif,  perempuan  dituntut  untuk  beperan  aktif  juga  dalam  mengisi pembangunan.  Mereka  harus  lebih  mempunyai   suatu  sikap  yang  mandiri, disamping  kebebasan  untuk  mengembangkan  dirinya  sebagai  manusia  sesuai dengan bakat yang dimilikinya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan banyak yang memiliki peran ganda selain  sebagai  ibu  rumah  tangga,  mereka  juga  berperan  sebagai  wanita  yang bekerja atau lebih dikenal dengan sebutan wanita karier. Oleh karena itu wanita belum bisa berperan secara  utuh di masyarakat. Di satu sisi perempuan ingin berperan secara penuh baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, namun di sisi lain perempuan tidak boleh melupakan kodratnya sebagai seorang wanita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi permasalahan di atas diperlukan adanya strategi yang tepat yang mampu mendukung wanita dalam beperan aktif baik di lingkungan keluarga maupun di luar  sebagai wanita karier tanpa mendapat pandangan negatif dari masyarakat. Strategi tersebut  adalah dengan gerakan emansipasi wanita. Namun pada  umumnya  masyarakat  berprasangka   bahwa  gerakan  emansipasi  wanita adalah gerakan pemberontakan terhadap kaum laki-laki, upaya melawan nilai-nilai atau  norma-norma  sosial  yang  ada,  misalnya  lembaga/institusi  rumah  tangga,&lt;br /&gt; perkawinan maupun usaha pemberontakan untuk mengingkari apa yang disebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kodrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan  yang  sebenarnya  dari  gerakan  ini  adalah  untuk  meningkatkan kedudukan dan derajat perempuan agar sama atau sejajar dengan kedudukan serta derajat  laki-laki,  bukan  untuk  mengungguli  atau  mendominasi  kaum  laki-laki sevagai balas dendam dengan menindas atau menguasai kaum laki-laki. Dengan adanya pemahaman yang salah tentang gerakan emansipasi wanita banyak pihak yang menentang gerakan ini terutama dari pihak laki-laki.  Namun dari pihak perempuan pun ada yang menentang terutama mereka yang masih  memegang teguh nilai-nilai budaya tradisional yang masih kuat yaitu ciri tradisional yang mengharuskan wanita menjaga kesalehan serta kemurnian mereka, bersikap pasif dan  menyerah,  rajin  mengurus  keluarga  dan  rumah  tangga  atau  memelihara domestisitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang ahli berpendapat mengenai gerakan emansipasi atau sering disebut feminisme. Feminisme ialah teori tentang persamaan antara laki-laki dan wanita di bidang  politik, ekonomi, dan sosial; atau kegiatan terorganisasi yang memperjuangkan hak-hak serta  kepentingan wanita (Geofe 1986:837). Menurut pendapat   yang   dikemukakan   oleh   Dzuhayatin   (dalam   Bainar   1998:16-17) feminisme merupakan sebuah ideologi yang berangkat dari suatu kesadaran akan suatu penindasan dan pemerasan terhadap wanita dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan  yang  menyatakan  bahwa  emansipasi  wanita  tidak  hanya menuntut  kesamaan saja dan itu dianggap tidak begitu penting, yang penting di&lt;br /&gt; sini  adalah  bagaimana  wanita  memiliki  kesempatan  untuk  mengembangkan potensi serta bakatnya agar lebih maju (Widoyo 1991:16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan  yang  dihadapi  oleh  wanita  terutama  yang  menyangkut emansipasi  wanita ini merupakan kenyataan sosial yang dihadapi oleh wanita tidak hanya di Indonesia  tapi juga di seluruh dunia. Dari kenyataan sosial yang dihadapi manusia khususnya wanita  memberikan ilham kepada sastrawan untuk menuangkannya ke dalam karya sastra yang akan  dibuatnya. Karya sastra ini merupakan  buah  pikiran  seorang  pengarang  yang  bersumber  dari  pengalaman hidupnya  sendiri  maupun  orang  lain.  Hal  ini  sesuai  dengan  pendapat  Wellek (dalam Budianta 1990:109) yang menyatakan bahwa sastra menyajikan kehidupan dan kehidupan sebagian besar terdiri dari kenyataan sosial, walaupun karya sastra itu  juga  meniru  alam  dan   dunia  subyektif  manusia.  Suharianto  (1982:11) mengatakan   bahwa   karya   sastra   pada   hakikatnya   adalah   pengejawantahan kehidupan,  hasil  pengamatan  sastrawan  atas  kehidupan  sekitarnya.  Pengarang dalam   menciptakan   karya   sastra   didasarkan   pada   pengalaman   yang   telah diperolehnya dari realitas kehidupan di masyarakat. Peran tokoh dari dunia nyata kemudian dituangkan ke dalam bentuk karya sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalaha  yang  menjadi  sorotan  publik  dan  ide  dalam  sebuah  karya sastra saat ini adalah mengenai permasalahan gender. Adanya perbedaab gender sesungguhnya tidaklah menjadi masalah sepanjang tidak melahirkan ketidakadilan gender (gender inqualities). Namun  yang menjadi persoalan ternyata perbedaan gender telah melahirkan berbagai ketidakadilan gender baik bagi kaum laki-laki dan  terutama  kaum  perempuan.  Ketidakadilan  gender  merupakan  sistem  dan&lt;br /&gt; struktur dimana baik kaum laki-laki dan perempuan menjadi korban dari sistem tersebut (Fakih  2001:12). Permasalahan gender tersebut yaitu bahwa kehidupan wanita  di  zaman  dahulu  sampai  sekarang  mengalami  kegelapan  dan  sangat diabaikan keberadaannya. Gambaran sosok wanita selalu berada dalam kekuasaan laki-laki (Mukmin 1980:83). Menurut Fakih (2001:10)  karena konstruksi sosial gender, kaum laki-laki harus bersifat kuat dan agresif, maka laki-laki  kemudian terlatih dan tersosialisasi serta termotivasi untuk menjadi atau menuju sifat gender yang  ditentukan oleh suatu masyarakat, yakni secara fisik lebih kuat dan lebih besar. Sebaliknya, karena perempuan harus lemah lembut, maka sejak bayi proses sosialisasi tersebut tidak saja berpengaruh kepada perkembangan emosi dan visi serta ideologi kaum perempuan, tetapi juga  mempengaruhi perkembangan fisik dan biologis selanjutnya. Dengan adanya permasalahan gender tersebut membawa perkembangan baru bagi dunia sastra yaitu memberikan pengaruh  terhadap cara pandang sastrawan untuk menciptakan tokoh perempuan dalam karya sastranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pandang  sastrawan  tersebut  yang  pertama  adalah  wanita  sebagai pelengkap   suami  atau  wanita  yang  melihat  perannya  berdasarkan  keadaan biologisnya (baik sebagai  isteri, ibu rumah tangga, nenek, dsb). Cara pandang yang kedua, wanita sebagai sentral kapitalis. Artinya wanita mampu mandiri dan berkarier   di   lingkungan   luar   (Mukmin   2001:13).   Wanita   yang   mencoba menembus batas stereotip kedudukan perempuan dan melihat diri sendiri sebagai individu bukan hanya sebagai pendamping laki-laki. Tokoh perempuan seperti ini adalah mereka yang disebut perempuan feminis yang berusaha mandiri  dalam berfikir dan bertindak, serta menyadari hak-haknya (Chudori 1991:28).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berbicara mengenai karya sastra yang feminis dalam hubungannya dengan emansipasi   tokoh   wanita   di   masyarakat,   salah   seorang   pengarang   wanita Indonesia yang tertarik  membicarakan masalah perempuan dalam dunia sastra melalui karya-karyanya adalah Maria A. Sardjono. Sebagai pengarang Maria A. Sardjono merupakan pengarang yang cukup poduktif membuat karya sastra yang bertemakan wanita.&lt;br /&gt;Maria A. Sardjono adalah pengarang wanita yang lahir di Semarang 22&lt;br /&gt;April 1945  namun  ia  dibesarkan  dan  bersekolah  di  Jakarta.  Ia  menulis  sejak remaja, namun  baru pada tahun 1974 karya-karyanya dipublikasikan. Ia sudah menulis kurang lebih 80 novel,  belasan novelet dan buku cerita anak-anak dan kurang  lebih  120  cerpen.  Novel-novel  karya  Maria  A.  Sardjono  di  antaranya adalah Langit di atas Merapi, Pengantin Kecilku, Sepatu Emas Untukmu, Daun- daun yang Gugur, Menjolok Rembulan, Bintang Dini Hari, Kemuning,  Ketika Flamboyan  Berbunga,  Melati  di  Musim  Kemarau,  Gaun  Sutra  Warna  Ungu, Lembayung di Kaki Langit, Lembayung di matamu dan masih banyak lainnya. Di antara novel-novel karya Maria A. Sardjono tersebut ada empat novel yang sudah difilmkan dan  beberapa kali dibeli rumah produksi untuk dibuat sinetron. Salah satu sinetron tersebut adalah Tiga Orang Perempuan. Novel ini mengisahkan tiga perempuan  berbeda  generasi  terbentur   oleh  budaya  yang  diwarnai  sistem patriarkat.  Akibatnya  timbul  gejolak  dalam  kehidupan   masing-masing  dan kegiatannya mengalami kegamangan ketika harus mengungkapkan cinta terhadap perasaan laki-laki yang mereka kasihi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sang nenek membentengi dirinya dari perasaan cinta pada suaminya yang berpoligami. Sang Ibu lain lagi. Karena melihat rumah tangga orang tuanya, dia bertekad sebagai wanita super terhadap suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gading  sebagai  generasi  ketiga  yang  hidup  di  masa  sekarang  pun mengalami  benturan  nilai-nilai  tersebut.  Yoyok,  kekasihnya,  masih  memiliki pemikiran yang sama seperti kakek moyangnya, yaitu tempat yang paling pas bagi perempuan  adalah  di  dalam  rumah.  Gading  sadar  bahwa  ada  nilai  lain  yang menyangkut kasih yaitu pengorbanan, Yoyok sudah  pergi meninggalkannya ke negeri orang. Kemana harus dicarinya lelaki itu? Dia yang akhirnya memberinya kesadaran  bahwa  di  rumah  pun  seorang  wanita  tetap  bisa  berkarya  dan mengungkapkan   eksistensinya,   setara   dengan   laki-laki.   Apakah   dia   harus menerima jodoh yang didesakkan neneknya, seorang lelaki ningrat modern yang pikirannya jauh lebih kuno dari Yoyok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian cerita novel Tiga Orang Perempuan di atas dapat kita ambil suatu   permasalahan  yang  menyangkut  masalah  emansipasi  wanita,  sehingga menarik untuk dibahas lebih lanjut dalam skripsi ini. Permasalahan yang sejenis juga pernah dibahas oleh penulis lain tetapi merujuk pada peran tokoh wanita di dalam  keluarga  dan  masyarakat,  bukan  inti  dari   gerakan  emansipasi  yang dilakukan  oleh  tokoh  utama  wanita.  Yang  menarik  dari  novel  Tiga  Orang Perempuan  ini  adalah  bagaimana  pandangan  tiga  orang  tokoh  yang  berbeda generasi yaitu Nenek, Ibu, dan Gading yang terbentur oleh budaya yang diwarnai sistem   patriarkat,   bisa   menyatukan   perbedaan   tersebut   dalam   menghadapi berbagai permasalahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasakan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, penelitian ini akan membahas  secara lengkap dan utuh tentang tokoh wanita dalam sebuah karya sastra (novel), khususnya  ditinjau dari segi feminisme. Penelitian sejenis sudah banyak. Penelitian yang menjadi landasan dalam penelitian skripsi ini diantaranya skripsi berjudul Feminisme Dalam Novel Tumini  (Perawan Onderneming) oleh Suprapti  Dewi  Mahanani  yang  membahas  masalah  kedudukan  wanita,  tokoh wanita dilihat dari perspektif gender. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode struktural dengan pendekatan objektif. Tokoh utama dalam novel ini yaitu  Tumini yang digambarkan selalu menderita dan dilihat dari perspektif gender  sebagai  kaum   perempuan  ia  mengalami  ketidakadilan  gender  yang termanifestasi kekerasan dalam bentuk pemerkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian  skripsi  Fitriani  Nur  Rahayu  berjudul  Perspektif  Feminisme Tokoh Utama  Wanita Dalam Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto yang membahas penentuan pola dan pendeskripsian feminisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Tokoh utama dalam novel ini Bu Bei. Ia memperjuangkan wanita agar memiliki kedudukan yang sejajar dengan kaum pria, persamaan  hak atas rumah dan tanah serta persamaan hak untuk menikah lagi. Penelitian sejenis tersebut sangat relevan dengan penelitian dalam kajian ini, yang mencoba untuk melengkapi penelitian sejenis yang sudah ada. Perbedaannya adalah pada permasalahan yang dikaji. Pada skripsi Suprapti (2001) yang berjudul Feminisme  Dalam  Novel  Tumini  (Perawan  Onderneming)  dibahas   masalah kedudukan wanita, tokoh wanita dilihat dari perspektif gender. Sedangkan pada skripsi Fitriani (2003) yang berjudul Perspektif Feminisme Tokoh Utama Wanita&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto dibahas penentuan pola dan pendeskripsian feminisme. Berbeda dengan skripsi Tri Rahmawati yang berjudul Peran dan Emansipasi Tokoh Utama Wanita Pada Novel Jalan Bandungan Karya Nh.  Dini  (2003)  dibahas  peran  dan  emansipasi  tokoh  utama  wanita  baik  di lingkungan   keluarga   maupun   di   masyarakat.   Penelitian   dalam   skripsi   ini membahas pandangan tiga tokoh utama wanita  yang berbeda generasi tentang emansipasi. Perbedaan tersebut tidak hany dari segi umur tetapi juga menyangkut latar belakang kehidupan sosial ketiga tokoh wanita itu.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2302821196825600961-4908470394305458231?l=skripsi-ilmiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/feeds/4908470394305458231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2302821196825600961&amp;postID=4908470394305458231&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4908470394305458231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2302821196825600961/posts/default/4908470394305458231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2011/02/pandangan-tiga-tokoh-utama-wanita.html' title='PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO (P-60)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2302821196825600961.post-7159901346682430368</id><published>2011-02-25T04:07:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T04:10:11.167-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Olahraga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>SURVAI KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT TAPAK SUCI USIA 13-18 TAHUN DI KECAMATAN WANADADI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2006 (P-59)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembinaan olahraga di Indonesia dewasa ini semakin maju, hal ini tidak lepas dari  peran serta masyarakat yang semakin sadar dan mengerti akan arti pentingnya olahraga itu sendiri, di samping adanya dukungan dan perhatian dari pemerintah  dalam  menunjang  perkembangan  olahraga  di  negara  kita. Dalam kehidupan modern ini suatu kenyataan bahwa ada empat dasar tujuan manusia melakukan kegiatan olahraga yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.  Mereka  yang  melakukan  kegiatan  olahraga  hanya  untuk  rekreasi,  jadi segalanya  dikerjakan dengan santai dan tidak formal, baik tempat maupun peraturannya.&lt;br /&gt;2.  Mereka yang melakukan kegiatan olahraga untuk tujuan pendidikan seperti misalnya anak – anak sekolah yang diasuh oleh guru olahraga. Kegiatan yang dilakukan  formal,  tujuannya  guna  mencapai  sasaran  pendidikan  nasional melalui kegiatan olahraga yang telah disusun melaui kurikulu
