Lowongan

Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Capital Adequacy Ratio ( Car ), Dan Non Performing Loan ( Npl ) Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan (Studi Pada Bank Persero Di Indonesia Periode 2003 – 2010) (BANK-22)

Perbankan merupakan bagian yang sangat penting dalam perekonomian, salah satunya sebagai lembaga intermediasi yang tugasnya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL) terhadap besarnya penyaluran kredit pada Bank Persero di Indonesia. Variable independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL)  sedangkan Variable dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyaluran kredit.
Penelitian ini menggunakan Bank Persero di Indonesia sebagai obyek penelitian, dengan periode penelitian dari tahun 2003-2010. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Bank Persero periode 2003-2010. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 5%, sementara uji hipotesis menggunakan uji - t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi.
Dari hasil analisis menunjukkan bahwa selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variable DPK signifikan positif terhadap penyaluran kredit, sedangkan CAR dan NPL tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap penyaluran Kredit adalah 57,2% sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya adjusted R2, sedangkan sisanya 43,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelititan.


Kata Kunci : Penyaluran Kredit Perbankan, Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL).

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Operational Efficiency, Dan Loan To Deposit Ratio Terhadap Return On Asset (Studi Komparatif Pada Bank Bumn Di Indonesia Periode Tahun 2008-2011) (BANK-21)

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), BOPO (Biaya Operasional/Pendapatan Operasional BOPO, dan Loan to Deposit Ratio (LDR), terhadap Return On Asset (ROA). sebagai proksi dari Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan pada Bank Persero Pemerintah pada Maret 2008 hingga Desember 2011. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Bank BUMN periode Maret 2008 hingga Desember 2011.

Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta F-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi.

Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel CAR tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA. Variabel BOPO memiliki pengaruh positif signifikan terhadap ROA dan variabel LDR berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ROA. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap ROA dalam penelitian ini sebesar 51%, sedangkan sisanya 49% dipengarui oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.

Kata Kunci :

Return On Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), BOPO (Biaya Operasional/Pendapatan Operasional) dan , Loan to Deposit Ratio (LDR).

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Analisis Pengaruh Car, Npl, Bopo Dan Nim Terhadap Ldr Pada Bank Bumn Persero Di Indonesia Periode 2006-2010 (BANK-20)

Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta F-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi.Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel BOPO tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap LDR. Variabel NPL memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap LDR. Variabel CAR dan NIM berpengaruh positif signifikan terhadap LDR.  Kemampuan prediksi dari keempat variabel tersebut terhadap LDR dalam penelitian ini sebesar 52,2%, sedangkan sisanya 47,8% dipengarui oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.


Kata Kunci : Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan , Net Interest Margin (NIM).

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Pengaruh Tingkat Suku Bunga Deposito Terhadap Jumlah Dana Deposito Berjangka Pada Pt.Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar (BANK-19)

Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh tingkat suku bunga deposito terhadap jumlah dana deposito berjangka pada PT. Bank SulSelBar Cabang Utama Makassar penelitian bertujuan untuk mencari bukti empiric, yang mendukung dugaan bahwa Tingkat suku bunga deposito berdasarkan jangka waktu berpengaruh signifikan terhadap dana deposito berjangka.


Dalam penelitian ini sampel yang diambil adalah data penerimaan dana deposito pada tahun 2009. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui teknik kepustakaan dan pengumpulan data melalui studi lapangan. Metode analisis yang di gunakan adalah regresi linear sederhana dengan menggunakan program SPSS 16.0 for Windows.


Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, persamaan regresi sederhananya adalah Y =-9,120+1,650X dan berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F disimpulkan bahwa tingkat suku bunga berjangka memiliki pengaruh positif terhadap dana deposito berjangka. Dan berdasarkan uji parsial (t) disimpulkan bahwa tingkat suku bunga berjangka berpengaruh signifikan terhadap dana deposito berjangka.

  Keyword:  tingkat suku bunga berjangka (X) dan jumlah dana deposito berjangka (Y)

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Loan To Deposit Ratio, Return On Assets, Dan Besaran Perusahaan Terhadap Perubahan Laba Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta (Bej) (BANK-18)

Perubahan laba pada perusahan perbankan merupakan salah satu kinerja perusahaan yang menjadi pusat perhatian para investor. Para investor dalam menilai perusahan tidak hanya melihat laba yang dihasilkan dalam satu periode melainkan terus  memantau perubahan laba dari tahun ke tahun. Salah satu cara memprediksi perubahan laba  adalah  dengan  menggunakan  analisis  rasio  keuangan  diantaranya adalah CAR, LDR dan ROA. Dalam penelitian ini ditambahkan satu variabel yaitu besaran  perusahan  (SIZE).  Permasalahan  yang  akan  dikaji  dalam  penelitian  ini adalah adakah pengaruh CAR, LDR, ROA, dan SIZE terhadap perubahan laba satu tahun  kedepapada perusahan  perbankan  yang  terdaftadBEJ  secara simultan maupun secara parsial. Dengan tujuan penelitian  yaitu  untuk mengetahui pengaruh CAR,  LDR,  ROA,  dan  SIZE  terhadap  perubahan  labsatu  tahun  kedepan  pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEJ secara simultan maupun secara parsial.

Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEJ  periode  1999-2004  yang  berjumlah  16  perusahaan.  Ada  lima  variabel  yang dikaji dalam  penelitian  ini yaitu: CAR, LDR,  ROA, SIZE,  dan Perubahan  Laba. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier ganda dengan menggunakan alat bantu program SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan CAR, LDR, ROA, dan SIZE secara simultan mempunyai pengaruh  yang signifikan terhadap perubahan laba satu tahun sebesar

22,8%. Secara parsial CAR, LDR, dan ROA berpengaruh positif terhadap perubahan laba  masing-masing sebesar 7,84%, 14,59%, dan 10,24%.  Sedangkan SIZE  tidak berpengaruh  terhadap perubahan laba. Sarayang dapat diberikan penulis  dalam penelitian ini adalah:  (1) Dalam pembuatan keputusan menyangkut investasi pada saham-saham perbankan di  pasar modal, investor hendaknya memperhatikan jenis rasio keuangan dan jangka waktu  kegunaan rasio-rasio  keuangan yang digunakan dalam industri perbankan. (2) Perusahan harus selalu menjaga kinerja keuangan yang terdiri  dari  CAR,  LDR,  ROA,  dan  SIZE,  karena  rasio  tersebut  digunakan  oleh investor  sebagai  bahan  pertimbangan  sebelum  berinvestasi.  (3)  Bagi  penelitian selanjutnya agar mengganti tolok ukur untuk mengukur  SIZE agar dapat diperoleh pengaruh SIZE yang lebih rinci.

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum Di Kabupaten Sleman (BANK-17)

BAB I

PENDAHULUAN


1.1     LATAR BELAKANG

Berdirinya IDB (Islamic Development Bank) pada sidang menteri keuangan di Jeddah tahun 1975, menjadi titik awal gagasan pendirian bank-bank syariah di berbagai negara. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade 1980-an, bank-bank syariah bermunculan di Mesir, Sudan, negara-negara Teluk, Pakistan, Iran, Malaysia, Bangladesh, serta Turki (Antonio, 2001:21).
Pada tahun 1985, sistem perbankan syariah dalam lingkup internasional mampu memobilisasi dana sebesar US $ 5 milyar yang sampai tahun 1999 telah meningkat menjadi US $ 80 milyar. Beberapa institusi keuangan konvensional, seperti Citibank, JP morgan, Deutsche Bank, ABN Amro dan American Express telah mengenalkan produk tanpa bunga kepada konsumennya. Demikian pula perusahaan-perusahaan multinasional seperti General Motors, IBM, dan Daewoo Corporation yang telah memulai menggunakan jasa keuangan tanpa bunga ini (Haron dan Ahmad, 2000 :1)
Berkembangnya bank syariah di kancah internasional, memberi pengaruh bagi pengembangan bank syariah di Indonesia. Mengingat Indonesia berpenduduk 88 persen muslim (Sensus Penduduk, 2000), maka pantaslah bila awal pendiriannya kental dengan peluang captive market yang dimiliki Indonesia.
Awal tahun 1980-an, diskusi mengenai ekonomi Islam mulai dilakukan. Bahkan uji coba dalam relatif terbatas telah dilakukan. Diantaranya adalah BaitutTamwil Salman Bandung dan Koperasi Ridho Gusti di Jakarta. Prakarsa lebih khusus bagi pendirian bank Islam baru dimulai tahun 1990. MUNAS IV MUI ( Majelis Ulama Indonesia ) pada agustus 1990 membentuk kelompok kerja untuk mendirikan Bank Islam di Indonesia (Antonio, 2001: 24).
1 Mei 1992 berdirilah bank syariah pertama di Indonesia; Bank Muamalat Indonesia, dengan total komitmen modal disetor Rp 106.126.382.000,- Namun, perangkat hukum operasinya dalam UU No.7 tahun 1992  belum memuat sistem syariah yang memadai. Baru di era reformasi, UU No.10 tahun 1998 memuat secara rinci landasan operasi bank syariah dan memberi arahan bagi bank-bank konvensional untuk membuka cabang syariah atau bahkan mengkonversi diri secara total menjadi bank syariah (Antonio, 2001: 25).
Pengesahan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 membuka peluang yang kian luas bagi pengembangan bank syariah. Bukan hanya menyebut bank syariah dan bank konvensional secara berdampingan, tapi undang-undang ini juga memuat prinsip produk perbankan syariah seperti murabahah[1], salam[2], istisna[3], mudharabah[4], musyarakah[5] dan ijarah[6]. Undang-undang ini memberikan efek perlakuan yang sama diantara bank syariah dan konvensional, padahal saat itu baru ada satu bank syariah dan sekitar 70 BPR syariah[7].  
Perkembangan syariah dapat dilihat dari jaringan kantor perbankan syariah, yang di tahun 1998 baru ada satu bank umum dengan 10 kantor cabang; 1 kantor cabang pembantu; serta 19 kantor kas, menjadi 2 bank umum syariah dengan 123 kantor; 7 unit usaha syariah pada bank umum konvensional yang tersebar dengan 39 kantor; serta 85 BPRS. Diakhir tahun 2003 jumlah bank syariah telah genap sepuluh buah. Apabila dilakukan pembedaan dengan menggunakan konsep full Islamic banking dan konsep Dual Banking System,  hingga tahun 2000 terdapat dua bank dengan konsep full islamic Banking (Bank Muamalat dan bank Syariah Mandiri) dan dua bank konvensional yang membuka branch syariah (Bank IFI dan BNI Syariah). 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang Masalah
Pelaksanaan program pembangunan nasional selama ini tetap bertumpu pada Trilogi pembangunan, yaitu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Untuk itu Bank Indonesia sebagai otoritas moneter berperan aktif dalam mendukung terciptanya iklim berusaha yang kondusif terhadap peningkatan investasi, melalui pengendalian laju inflasi, nilai tukar rupiah yang realistis, kondisi neraca pembayaran yang mantap serta berupaya mempengaruhi perkembangan suku bunga dalam batas-batas yang wajar agar mendorong kegiatan investasi yang efisien.
Dalam suatu pembangunan sudah pasti diharapkan terjadinya pertumbuhan. Untuk mencapai sasaran tersebut, diperlukan sarana dan prasarana, terutama dukungan dana yang memadai. Disinilah perbankan mempunyai peran yang cukup penting karena sesuai dengan fungsinya perbankan Indonesia adalah penghimpun dan penyalur dana dalam masyarakat sedangkan tujuannya adalah untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
Dalam sistem perekonomian sekarang ini, perbankan memang bukan merupakan satu-satunya sumber permodalan utama bagi investasi nasional. Tetapi bagi Indonesia, perbankan merupakan sumber permodalan utama dan peranan itu masih relatif besar dan diandalkan dibandingkan dengan pasar modal dan sumber-sumber permodalan lainnya. Bagi bank umum, kredit merupakan sumber utama penghasilan, sekaligus sumber resiko operasi bisnis terbesar. Sebagian dana operasional bank diputarkan dalam kredit, maka kredit akan mempunyai suatu kedudukan yang istimewa. Dan dapat dianggap “Kredit” sebagai salah satu sumber dana yang penting dari setiap jenis kegiatan usaha dan dapat diibaratkan sebagai darah bagi makhluk hidup. ( Siswanto Sutojo, 1995, 15 )

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Analisis Hubungan Kausalitas Granger Antara Tingkat Imbal Jasa Agregat Dengan Tingkat Pembiayaan Perbankan Syariah Dan Tingkat Kredit Perbankan Konvensional Di Indonesia (BANK-16)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara tingkat imbal jasa secara agregat yaitu SWBI dan SBI dengan pembiayaan pada perbankan syariah dan kredit pada perbankan konvensional di Indonesia pada periode 2001.I-2004.XII yang melaksanakan kebijakan dual banking system.
            Analisis dalam penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji kausalitas granger dua arah. Analisis kualitatif yang dilakukan adalah untuk mendapatkan deskripsi tentang keterkaitan antara variabel yang di uji berdasarkan model yang ada.
            Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam periode 2001.I-2004.XII pada seluruh variabel yaitu SWBI, SBI, pembiayaan bank syariah, dan kredit perbankan konvensional terjadi hubungan kointegrasi. Dikeahui bahwa arah hubungan kausalitas berbeda pada model yang diuji, ada yang unilateral ataupun bilateral. Hal ini mensyaratkan perlunya sikap kehati-hatian dalam menginterpratasikan hasil yang di dapat pada lag terbaik.


Kata kunci :  Sertifikat Wadiah Bank Indonesia, Sertifikat Bank Indonesia, Pembiayaan perbankan syariah, Kredit perbankan konvensional, Dual banking system, Indonesia

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Cara Seo Blogger

Partner

Contoh Tesis Pendidikan

Dapatkan file lengkap dalam FORMAT MS-WORD (*.Doc) Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka , untuk judul tersebut diatas. info lengkap dan judul terbaru bisa anda download di download


Dapatkan informasi judul-judul manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen akuntansi, manajemen pendidikan LENGKAP hanya di http://www.ilmiahmanajemen.blogpsot.com/

Kunjungi juga web kami di
http://www.kumpulantesis.blogspot.com/
http://www.ilmiahpertanian.blogspot.com/
http://www.ilmiahekonomi.blogspot.com/
http://www.tesis-ilmiah.blogspot.com/
http://www.tesis-ilmiah.com/
http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/

Koleksi Judul TERBARU
hanya di www.ilmiahilmu.blogspot.com

Kumpulan TEsis dan Skripsi Terlengkap hanya di
www.ilmiahtesis.blogspot.com