Singkong merupakan komoditas hasil pertanian yang sudah tidak
asing lagi bagi penduduk Indonesia. Hal ini dikarenakan keberadaannya dapat
disejajarkan dengan beras dan jagung yang merupakan bahan pokok sebagian besar
masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia biasa mengolah singkong menjadi
berbagai makanan olahan seperti tiwul, utri, kerupuk, tape dan gethuk.
Disamping itu, singkong juga dapat diolah menjadi tepung tapioka atau pati,
yang nantinya dapat dimanfaatkan pada berbagai industri pangan dan industri
kimia lainnya.
Tepung
tapioka adalah salah satu olahan dari olahan yang dibuat dari singkong yang
mempunyai banyak kegunaan, antara lain sebagai bahan pembantu dalam berbagai
industri. Pada
umumnya masyarakat kita mengenal dua jenis tapioka, yaitu tapioka kasar dan
tapioka halus. Tapioka kasar masih mengandung gumpalan dan butiran ubi kayu
yang masih kasar, sedangkan tapioka halus merupakan hasil pengolahan lebih
lanjut dan tidak mengandung gumpalan lagi.
“Tapioca
Fermented Flour” (TFF)merupakan produk olahan tepung dari singkong yang melalui proses
fermentasi untuk menghasilkan tepung yang bermutu baik dari sifat fisik dan
kimianya. Berdasarkan hal yang dikemukakan di atas maka akan diadakan
penelitian, dalam upaya memanfaatkan teknologi pengolahan untuk meningkatkan
nilai mutu dari tapioka melalui proses fermentasi menjadi “Tapioca Fermented Flour” (TFF).
Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar