Upaya Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar (PMT-13)



Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada anggota lain dalam kelompoknya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar. 2. Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mendiskripsikan peningkatan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. 2. Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar.
Pola penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan dalam prakteknya penelitian ini di lakukan selama  4 kali pertemuan dalam 2 Siklus. Penelitian ini dilaksanakan dikelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar, dengan jumlah siswa 21 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan pada tahun pelajaran 2011/2012 dengan materi yang digunakan adalah bangun ruang sisi datar limas dan prisma tegak.

Hasil penelitian untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas VIII B MTs SA Hidayatul Mubtadiin Sawahan Blitar meningkat, hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya motivasi dan prestasi belajar siswa yang diambil dari hasi post test, angket dan observasi terhadap siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan yaitu presentase aktivitas pada siklus I sebesar 73% dan pada siklus II meningkat menjadi 86%. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 66% dan meningkat pada siklus II menjadi 82%. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa prestasi siswa mengalami peningkatan yaitu dari presentase ketuntasan siswa pada pre-test hanya sebesar 10% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 2 siswa dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 18 siswa, pada post-test I presentase ketuntasan menjadi 24% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 5 siswa dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 16 siswa, sedangkan pada post-test II presentase ketuntasan siswa mengalami peningkatan menjadi 89% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 2 siswa. Hasil tersebut sesuai dengan hasil analisis pre-test, post-test I dan  post-test II yang telah dilaksanakan.
Selain itu hasil angket siswa juga menunjukkan hasil yang baik, yaitu dari 19 siswa yang telah mengisi angket sebagian besar siswa menjadi lebih termotivasi, hal ini ditunjukkan dengan presentase hasil angket yang termotivasi sebesar 85% dan yang tidak termotivasi sebesar 15%

Untuk mendapatkan FILE LENGKAP dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Cara Seo Blogger

Contoh Tesis Pendidikan